Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN CITRA MEREK (BRAND IMAGE) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SEPATU CONVERSE DI TIGARAKSA KABUPATEN TANGERANG Regita, Restiana; Admiral, Admiral; Suwita, Jaka
JUBISMA Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v5i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas produk dan citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian sepatu converse di Tigaraksa Kabupaten Tangerang baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode non probability sampling. Sampel yang diambil dari populasi tersebut adalah komunitas pengguna sepatu Converse di Tigaraksa Kabupaten Tangerang yang berjumlah 97 orang. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan data kuesioner yang diujikan pada statistik dengan versi 18. Metode analisa yang dipakai yaitu uji instrument, uji asumsi klasik, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji regresi linier dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t (parsial) dan uji-f (simultan). Hasil pada pengujian yaitu variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian sebesar 65,9%, citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian sebesar 67,3%, sedangkan secara simultan pengaruh kualitas produk dan citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian sebesar 77,2%. Adapun uji t dan uji f kualitas produk terhadap keputusan pembelian 13,559 > 1,661, citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian 13,997 > 1,661, sedangkan uji f simultan 158,767 > 2,36. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa secara uji t dan uji f kualitas produk dan citra merek (brand image) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
IKTIKAD BAIK DALAM PELAKSANAAN RE-STRUKTURISASI KREDIT: Good Faith In Implementing Credit Restructuring Admiral, Admiral
Jurnal Kajian Ilmu Hukum Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Kajian Ilmu Hukum
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkih.v1i1.201

Abstract

Abstrak Pada prinsipnya peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami terwujudnya iktikad baik dalam pelaksanaan restrukturisasi kredit pada masa pandemi Covid-19. Iktikad baik itu sendiri merupakan suatu tindakan serta niatan yang diwujudkan serta dituangkan melalui tindakan-tindakan yang responsive, positif, dan bertanggung jawab, sehingga seluruh tujuan awal dari kredit antara para pihak dapat tercapai dan terlaksana dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normative yang memfokuskan terhadap hukum positif berdasarkan peraturan-peraturan, jurnal-jurnal, buku-buku yang secara langsung berkaitan dengan penelitian ini. Hasil kajian penelitian ini diharapkan berguna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta berdampak langsung terhadap dunia perkreditan. Abstract In principle, this research aims to identify and understand the realization of good faith in the implementation of credit restructuring during the Covid-19 pandemic. Good faith itself is an action and intention that is realized and poured through responsive, positive, and responsible actions, so that all the initial goals of credit between the parties can be achieved and carried out properly. The method used in this research is normative juridical which focuses on positive law based on regulations, journals, books that are directly related to this research. The results of this research study are expected to be useful for the intellectual life of the nation and have a direct impact on the world of credit.
KEGIATAN INKUBASI USAHA MASYARAKAT DENGAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR IJIN BERUSAHA (NIB) SEBAGAI UPAYA LEGALITAS UMKM DI DESA PETE TIGARAKSA isnaini, Sri Wahyuni; winanti, winanti; Sudiyono, Rachma Nadhila; Purwaningrum, Dwi; Riyanto, Riyanto; Tiara, Beby; Oktarina, Thina; Admiral, Admiral; Yuniarti, Angger Styo; Sari, Lusiana; Stevanny, Vannesa; Yulia, Yayah; Fajriah, Nurul; Suhartono, Bambang; Jainuri, Jainuri; Crystine, Ervana; Silitonga, Nelson; Sukriyah, Sukriyah; Johan, Muhammad
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v3i1.78

Abstract

Desa Pete adalah salah satu daerah di kecamatan Tigaraksa yang memiliki berbagai macam kearifan lokal dan usaha masyarakat. Banyak usaha masyarakat di desa Pete yang belum memiliki nomor ijin berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha. Untuk itu perlu dilakukan pendampingan pembuatan NIB kepada para pelaku usaha di Desa Pete agar mereka memiliki legalitas usaha yang jelas dan dapat menjalankan usaha dengan nyaman dan aman. Kegiatan pendampingan dilakukan di Bum Desa Pema Bersama yang diikuti oleh para pelaku usaha yang tergabung dalam anggota inkubasi usaha masyarakat. Narasumber kegiatan adalah dosen Universitas Insan Pembangunan Indonesia dan sebagai pendamping kegiatan adalah dosen sebanyak 26 orang dimana satu orang didampingi oleh satu sampai dua orang dosen. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan pembuatan NIB sebagai legalitas. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung. Monitoring dan evaluasi dilakukan setelah kegiatan selesai dengan memberikan pertanyaan kepada peserta dan semua peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para pelaku usaha di Desa Pete. Kelanjutan kegiatan kedepannya akan dilakukan pelatihan, pendampingan dan sosialisi mengenai pachaging, Haki, dan terakhir ditutup dengan pameran produk UMKM desa Pete.
GOOD FAITH AS A BASIS FOR CONSUMER LIABILITY IN CASH ON DELIVERY (COD) TRANSACTIONS Admiral, Admiral; Seruni, Puti Mayang; Febrianto, Surizki
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 001 (2023): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i3.3522

Abstract

Cash on Delivery (COD) is a popular type of transaction in online buying and selling. However, the implementation of the COD feature creates the issue of consumers being reluctant to make payments after the goods have come as agreed. This unilateral cancellation may result in losses for the seller, the application, and the courier. The aim of this research is to examine the legal liabilities of consumers who make unilateral cancellations to prevent losses. This is normative research that employs secondary data from primary, secondary, and tertiary legal materials. The gathered data is then qualitatively analyzed and related with the core problem. According to the findings, the agreement must be made in good faith, which can be defined as subjective good faith (honesty) and objective good faith (propriety and justice) under Article 1338 paragraph 3 of the Civil Code. Judges have the right to evaluate an agreement and terminate it if it contains improper or unfair details.  Before the transaction, where the seller and buyer must be honest, good faith plays a significant part in online transactions using the COD method. Buyers are expected to carefully study the description of the items to be purchased because placing an order indicates that the buyer has agreed to the specifications of the goods and will pay when the goods are received. The COD payment method does not allow customers to cancel unilaterally without providing clear reasons and is therefore considered a default
Character Education’s Dialectics Based on Art and Culture in the Approach of Cultural Studies Ediwar, Ediwar; Elizar, Elizar; Wahyuni, Wahida; Admiral, Admiral; Syofia, Ninon; Nurmalena, Nurmalena
Interdisciplinary Social Studies Vol. 2 No. 9 (2023): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v2i9.464

Abstract

Background: Dialectics of character education based on local culture is conducted through the approach of cultural studies in order to comprehend meanings resulted symbolically from the phenomena of local culture. The process of character education based on local culture is a process that gives an individual the ability to give meaning toward his/herself and his/her environment. Aim: The researchers would like to analyze character education’s dialectics based on art and culture in the approach of cultural studies. Method: Literature studies related to character education studies based on local culture in Minangkabau were carried out through written and oral sources or primary and secondary sources. Qualitative methods with a multidisciplinary approach were used. Field data collection was managed in an 'etic' and 'emic' manner. The data were then analyzed using Miles and Huberman techniques. Findings: The attitude of West Sumatera government that launches the program of "back to nagari (village) and back to surau” is a proper space to rebuild an old culture that is still relevant and is developed in the society toward modern culture. Islamic culture that initially evolves in the surau should be able to be developed with bringing religious mission. The art of local people that lives and evolves in sasaran is also resurrected with bringing the mission of Minangkabau customs.
PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI), DIGITALISASI, DAN ETIKA PROFESI TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG LAPORAN KEUANGAN HARTATI, RIA; Sudiyono, Rachma Nadhila; Admiral, Admiral; Chidir, Gusli
JUBISMA Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v7i2.237

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa perubahan signifikan dalam dunia akuntansi, termasuk dalam proses pembelajaran dan pemahaman laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI, digitalisasi, dan etika profesi terhadap pemahaman mahasiswa tentang laporan keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa akuntansi di Universitas Insan Pembangunan Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial artificial intellegence dan digitalisasi berpengaruh signifikan terhadap pemahaman mahasiswa tentang laporan keuangan namun hasil penelitian pada uji F secara simultan menunjukan bahwa baik artificial intelligence, digitalisasi dan etika profesi berpengeruh simultan terhadap pemahaman mahasiswa tentang laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi antara kompetensi teknologi dan integritas etika menjadi kunci dalam menghasilkan calon akuntan profesional di era digital.
Pembaharuan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Dalam Rangka Memaksimalkan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Hamzah, Rosyidi; Adinda, Fadhel Arjuna; Admiral, Admiral; Taupik, Muhammad; Amin, Muhammad Nur
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 11 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/lljih.v11i1.904

Abstract

Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies establishes social and environmental responsibilities for companies operating in or related to natural resources. Companies based on information and technology must also be accompanied by changes in legal norms, especially in the field of implementing environmental social responsibility. According to Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, only companies whose business activities are related to natural resources or businesses that impact the environment are subject to environmental social responsibility, while IT startups and digital businesses do not disturb natural resources and do not affect the environment. Changes in society are indeed followed by changes in legal norms. The older a law gets, the more weaknesses and shortcomings it will have. Changes in norms governing environmental social responsibility must be adjusted to the current business climate. Environmental Social Responsibility should also be mandated for companies operating in the digital business sector. To maximize environmental social responsibility for large companies operating in the digital business sector, it must be supported by adequate legal norms.
Implikasi Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan Terhadap Pemberi Kerja Dan Pekerja Suparto, Suparto; Admiral, Admiral; Susilo, Efendi Ibnu
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 11 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/lljih.v11i1.1120

Abstract

Government Regulation Number 37 of 2021 on the Implementation of the Job Loss Guarantee Program provides adequate legal protection for workers who lose their jobs, in addition to providing a sense of social security to former workers. It is also in accordance with the mandate of Article 28D of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, which shows that the state is present in providing legal protection related to severance pay through the job loss guarantee so that workers affected by the termination of employment are still protected for a certain period while they search for new jobs. Because job loss insurance is very important, especially during the pandemic, it is a very good social security measure in Indonesia. Job loss insurance must be implemented properly and continuously monitored to ensure its objectives are achieved without causing problems in the future, and it needs to be socialized to employers and workers. Government Regulation Number 37 of 2021 on the Implementation of the Job Loss Guarantee Program is the government's effort to improve the welfare of the people, especially workers in Indonesia, with the aim of achieving social welfare. The job loss guarantee scheme can help former employees find new jobs more quickly and prevent them from losing the desire to seek new employment.
PENYULUHAN HUKUM PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI DESA MUARO, KECAMATAN SENTAJO RAYA, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: Pengabdian Kepada Masyarakat Iqbal, Muhammad; Aprinelita, Aprinelita; Rizhan, Afrinald; Iryanti, Ita; Shilvirichiyanti, Shilvirichiyanti; Rismahayani, Rismahayani; Asmara, Halmadi; M.Musa, M.Musa; Hamzah, Rosyidi; Apriani, Desi; Admiral, Admiral; Febrianto, Surizki; Susanti, Heni; Prasja, Teguh Rama; Harviasantri, Selvi; Fudika, Moza Dela; Arlina, Sri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3152

Abstract

Lembaga perkawinan merupakan lembaga yang mengesahkan hubungan antara seorang laki-laki dengan seorang wanita dalam sebuah perkawinan. Tujuan perkawinan adalah untuk membentuk rumah tangga yang bahagia lahir dan batin. Namun tidak selamanya tujuan perkawinan ini. Dalam berbagai tindak pidana klekerasan dalam rumah tangga terdapat bentuk-bentuk tindak kekerasan, yang meliputi: Kekerasan fisik,Kekerasan psikis, Kekerasan seksual, Penelantaran rumah tangga. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dapat memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat dalam hal perlindungan terhadap kekerasan didalam rumah tangga. Faktor Penyebab Kekerasan Dalam Rumah Tangga.Dalam berbagai perkara kekersan dalam rumah tangga, faktor penyebab nya adalah ekonomi dan perkembangan teknologi, apakah dalam hal ini media sosisal dan tontonan.
Co-Authors Adinda, Fadhel Arjuna Afriani, Selvi Afrinald Rizhan Amin, Muhammad Nur Anak Agung Istri Agung Citrawati Andela, Jhori Aprinelita Aprinelita Ardiansyah Ardiansyah ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arlina, Sri Arnailis Arnailis Asmara, Halmadi Chidir, Gusli Citrawati, A A I A Crystine, Ervana Deni Jaya Saputra DESI APRIANI, DESI Ediwar Ediwar Efendi Ibnu Susilo Efendi Ibnususilo Elizar Elizar, Elizar Esy Kurniasih Faishal Taufiqurrahman Fajriah, Nurul Febri Yulika Febrianto, Surizki Fernando, Anggi Firdaus Firdaus Firman Firman Halimah Abdul Manaf Hamzah Hamzah Hamzah, Rosyidi Hardi Hardi, Hardi Hartati, Ria Harviasantri, Selvi Heni Susanti, Heni Hero, Eko Hyeonsoo, Kim Iryanti, Ita Isnaini, Sri Wahyuni JAINURI, JAINURI Jaka Suwita Johan, Muhammad Kurniasih, Esy M.Azizi Baihaqi M.Musa, M.Musa Melina, Monika Monika Melina Moza Dela Fudika, Moza Dela Muhammad Iqbal Muhammad Nur Amin Muhammad Taupik Nadira Hafidzah Naqiyya, Sofia Nindila, Fadhila Nurmalena, Nurmalena Oktarina, Thina Oktavianus Oktavianus Pauck, Mega Ardina Prasja, Teguh Rama Purwaningrum, Dwi Puti Mayang Seruni Rafiloza, Rafiloza Rahmatika, Safara Fitri Raja Ria Yusnita Regita, Restiana Rismahayani, Rismahayani Riyanto Riyanto Rosyidi Hamzah Santos, Jose Gama Sari, Lusiana Sari, Wina Diana Shilvirichiyanti, Shilvirichiyanti Silitonga, Nelson Stevanny, Vannesa Sudiyono, Rachma Nadhila Sudiyono, Rachma Nadila Suhartono, Bambang Sukriyah, Sukriyah Suparto Suparto Suparto Suparto Susilo, Efendi Ibnu Syafniati, Syafniati Syafrinaldi Syafrinaldi Syofia, Ninon Tiara, Beby Wahida Wahyuni WINANTI, WINANTI Wiriatma, Dodo Wiradana Woodward, John Yulia, Yayah Yuniarti, Angger Styo Yurnalis Yurnalis Zainal