Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

INDONESIA'S SIMULTANEOUS ELECTORAL SYSTEM UNDER HUMAN RIHTS AND DEMOCRACY: CHALLENGES AND OPPORTUNITIES Suparto, Suparto; Ibnususilo, Efendi; Admiral, Admiral; Taufiqurrahman, Faishal
Kanun Jurnal Ilmu Hukum Vol 26, No 1: April 2024: Islam and Human Rights: National and Global Perspective
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kanun.v26i1.36897

Abstract

The 2024 simultaneous elections mark a significant milestone as they combine the selection of the President, Vice President, Legislative Members, and Regional Heads for enhanced effectiveness and efficiency. However, this innovative approach also presents a host of challenges. This article employs a normative legal research methodology, utilizing both statutory and conceptual frameworks. Data collection involved a comprehensive literature review of relevant laws and regulations pertaining to elections. The findings of this study reveal that the democratic process of simultaneous elections is far from flawless. Instances of power abuse by the DPR and prevalent money politics practices continue to persist. Such misconduct occurs among participants, organizers, and voters, ultimately undermining the intended goals of enhancing democracy and upholding human rights values through the implementation of simultaneous elections.
Penguatan Literasi Digital Remaja melalui Program Penyuluhan Dampak Media Sosial di SMK Multi Mekanik Masmur Melina, Monika; Admiral, Admiral; Sari, Wina Diana
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.534

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan penggunaan media sosial di kalangan remaja, yang membawa dampak positif sekaligus tantangan baru terhadap perkembangan sosial dan emosional mereka. Penyuluhan literasi digital ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMK Multi Mekanik Masmur tentang penggunaan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan presentasi interaktif, diskusi, quiz, dan mini games. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias mengikuti penyuluhan dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap isu-isu literasi digital, seperti privasi daring, risiko cyberbullying, dan pentingnya etika dalam bermedia sosial. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya program literasi digital berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas, guna membentuk generasi muda yang cerdas digital dan beretika.
DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR), EARNING PER SHARE (EPS), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN DEBT EQUITY RATIO (DER) TERHADAP NILAI SAHAM PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR LQ-45 PERIODE TAHUN 2020 – 2024 HARTATI, RIA; Sudiyono, Rachma Nadila; Admiral, Admiral
JUBISMA Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v7i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dividend Payout Ratio (DPR), Earning Per Share (EPS), Return on Equity (ROE) dan Debt Equity Ratio (DER) terhadap Nilai Saham baik secara parsial dan simultan pada Perusahaan terdaftar LQ-45 periode Tahun 2020 sampai dengan 2024. Sampel menggunakan teknik purposive sampling total jumlah sampel yang diteliti sebanyak 120 observasi selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel EPS berpengaruh signifikan terhadap nilai saham namun untuk variabel DPR, ROE, dan DER tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai saham. Terdapat nilai F hitung 36,771 > F Tabel 2,46 dan nilai adjusted R Square 56,1% sehingga sisanya 43,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Revitalisasi Tari Tradisional di Era Digital: Sinergi Nilai Budaya, Inovasi Teknologi, dan Seni Citrawati, A A I A; Nurmalena, Nurmalena; Oktavianus, Oktavianus; Admiral, Admiral; Hardi, Hardi
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jptiv.v7i1.30812

Abstract

Tari tradisional Indonesia merupakan bentuk ekspresi budaya yang mengandung nilai historis, spiritual, dan sosial yang mendalam. Namun, dalam era globalisasi dan dominasi budaya populer, terjadi krisis regenerasi yang menyebabkan penurunan minat generasi muda terhadap seni tradisional. Persepsi bahwa tari tradisional bersifat kaku dan membosankan, diperparah oleh pendekatan pendidikan yang kurang inovatif, telah menggeser perhatian remaja ke arah bentuk seni modern yang lebih ekspresif dan digital. Artikel ini membahas tantangan yang dihadapi tari tradisional dalam mempertahankan relevansi kulturalnya serta peluang revitalisasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Media sosial, digital storytelling, dan teknologi imersif seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) ditinjau sebagai sarana potensial untuk menghidupkan kembali seni tari dalam format yang lebih menarik dan interaktif bagi generasi muda. Lebih lanjut, dibahas pentingnya pendekatan pendidikan interdisipliner yang mampu menyinergikan tradisi dan inovasi secara seimbang. Temuan menunjukkan bahwa teknologi, bila dimanfaatkan secara strategis, dapat menjadi katalis bagi pelestarian sekaligus transformasi tari tradisional. Dengan menggeser paradigma pendidikan seni ke arah yang lebih kontekstual dan multimodal, tari tradisional berpeluang menjadi ruang kreativitas dan ekspresi budaya yang relevan lintas generasi.Kata kunci: ▪ Globalisasi ▪ Pendidikan seni ▪ Revitalisasi budaya ▪ Tari tradisional ▪ Teknologi digital
Advocating Legal Certainty in Status Transition of Individual Companies Exceeding MSEs Criteria to Limited Liability Wiriatma, Dodo Wiradana; Admiral, Admiral; Hamzah, Rosyidi; Febrianto, Surizki; Syafrinaldi, Syafrinaldi; Hyeonsoo, Kim
Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Vol. 7 No. 1 (2025): The Global Challenges on Advocacy and Law Enforcement
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijals.v7i1.22263

Abstract

The enactment of Law Number 6 of 2023, concerning the Stipulation of Government Regulations in Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job Creation, introduced the Individual Company as a legal entity designed to empower Micro and Small Enterprises (MSEs). This provision enables the establishment of a company by a single individual, a departure from the traditional requirement of at least two shareholders. The Job Creation Law, supported by Government Regulation Number 8 of 2021, outlines that an Individual Company is created through a Statement of Establishment, without the need for a Notary Deed, in line with the provisions for MSEs as stipulated in Government Regulation Number 7 of 2021. However, this legal framework creates challenges when an Individual Company exceeds the MSE criteria or gains more than one shareholder. In such cases, the company must transition into a Limited Liability Company (LLC), a process that requires the drafting of a notary deed and registration through the Ministry of Law and Human Rights’ online AHU system. This research focuses on advocating for legal certainty in the status transition of Individual Companies to Limited Liability Companies, which currently involves the dissolution of the original entity before the new LLC can be formed. The lack of a clear, comprehensive legal mechanism for this transition causes significant legal uncertainty. This paper examines the gaps in the existing legal framework and proposes solutions to streamline the conversion process, eliminating the need for dissolution. By advocating for legal certainty in the status transition, this research contributes to the broader discourse on improving the General Legal Administration system, ensuring that the legal status of businesses aligns with their evolving needs, and facilitating smoother business expansion and growth.
Indonesia’s Online Loan Challenges: What Legal Actions Can Solve the Most Pressing Issues? Admiral, Admiral; Suparto, Suparto; Kurniasih, Esy; Afriani, Selvi; Woodward, John; Adinda, Fadhel Arjuna
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): (January-June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jphi.v8i1.21959

Abstract

The rapid growth of online lending platforms in Indonesia has introduced significant challenges, particularly regarding predatory lending practices, lack of consumer awareness, and insufficient regulatory oversight. These challenges have raised concerns about consumer protection, the exploitation of borrowers, and the need for stronger legal frameworks to ensure fair and transparent lending practices. This paper explores the key legal and regulatory actions necessary to address these pressing issues. It examines the role of Indonesia's Financial Services Authority (OJK) in regulating online lenders and proposes potential improvements in licensing, supervision, and enforcement. The paper also suggests the introduction of clearer lending standards, such as interest rate caps and transparent fee structures, alongside stronger consumer protection laws to prevent harassment and over-indebtedness. Data privacy and security concerns are addressed, with a call for more robust protections around borrower data. Additionally, the paper advocates for financial literacy programs to empower borrowers with the knowledge to make informed decisions. The research contributes to the existing body of knowledge by providing an in-depth analysis of the legal gaps within Indonesia’s online lending market, offering comparative insights from other countries like India and the Philippines, and proposing actionable legal solutions. It also emphasizes the importance of integrating technology into the regulatory process to enhance oversight and consumer protection. Ultimately, this study aims to inform policymakers, regulators, and stakeholders in Indonesia’s fintech industry about the necessary legal reforms to create a more transparent, equitable, and secure online lending environment.
Kehadiran Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan Kurniasih, Esy; Admiral, Admiral; Fudika, Moza Dela
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 7 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v7i1.8726

Abstract

This study primarily aims to identify the consumer protection portal application based on POJK RI No. 31 /Pojk.07/2020 and, secondary, how the Financial Services Authority may settle consumer disputes and safeguard customers in the financial services industry. The need for this research is urgent since it is the first to address consumer protection in the financial services industry, consumer protection portal applications, and Financial Services Authority consumer dispute resolution. The normative juridical technique is the research methodology used in this study. The explanation above leads one to conclude that Law No. 21 of 2011 establishing the Financial Services Authority's mission is why the consumer protection portal application is available. In the financial services industry, disputes are settled either out-of-court or via the Financial Services Institution first if a settlement cannot be achieved. The recommendations state that, because APPK is still used generically, an upgrade to the system is required to maximize the application of legal protection through the principles of information openness and transparency.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana portal perlindungan konsumen digunakan sesuai dengan POJK RI No. 31 /Pojk.07/2020, dan bagaimana perlindungan konsumen di Sektor Jasa Keuangan dan Penyelesaian Sengketa Konsumen Oleh Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini sangat penting karena penelitian sebelumnya belum membahas topik ini. Penelitian ini menggunakan yuridis normatif. Adapun kesimpulan dari diskusi di atas, undang-undang No. 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan memungkinkan portal perlindungan konsumen. Jika sengketa di sektor jasa keuangan tidak diselesaikan melalui Lembaga Jasa Keuangan, mereka akan dilanjutkan dengan penyelesaian di pengadilan atau di luar pengadilan. Rekomendasi mengenai praktik APPK masih banyak digunakan, dan sistem harus diperbarui untuk memaksimalkan penerapan perlindungan hukum melalui prinsip keterbukaan dan transparansi informasi. 
Resolution of Local Head Election Disputes: The Urgency of Establishing a Special Court Suparto, Suparto; Admiral, Admiral; Ardiansyah, Ardiansyah; Santos, Jose Gama
Wacana Hukum Vol 30 No 2 (2024): Article in Press
Publisher : Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/wh.v30i2.12156

Abstract

In accordance with the Constitutional Court's decision Number 97/PUU-XI/2013, the Constitutional Court is no longer empowered to adjudicate disputes regarding regional election results, as Article 236 C of Law Number 12 of 2008 is deemed inconsistent with the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. In response to the Constitutional Court's ruling, Law Number 8 of 2015 was enacted, which designates a specialised judicial body as the authority for resolving disputes about regional head election results in Article 157. The objective of this study was to determine whether a state institution is suitable for adjudicating disputes regarding the outcomes of regional head elections in the future. This study employed a normative legal research methodology, utilising secondary sources and analysing them through qualitative descriptive techniques. The findings of this analysis indicate that the creation of a specialised judicial entity to adjudicate election result disputes is the optimal resolution to the legal issues that arise. To avoid generating additional issues with the establishment of new state organisations and to enhance efficiency, the body responsible for adjudicating disputes about regional head election outcomes would henceforth be Bawaslu. The present Bawaslu has evolved into an entity tasked with a specific judicial duty, namely adjudicating complaints about regional election results as stipulated in Article 157 of Law Number 10 of 2016 concerning the Election of Governors, Regents, and Mayors
THE MAKING OF CULTURAL VILLAGE IN NAGARI JAWI JAWI, GUNUNG TALANG DISTRICT, SOLOK PROVINCE, WEST SUMATERA Admiral, Admiral; Yulika, Febri; Citrawati, Anak Agung Istri Agung; Rahmatika, Safara Fitri
Batoboh Vol 4, No 1 (2019): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v4i1.702

Abstract

Nagari Jawi-Jawi is one area that has a very rich artistic, cultural and literary potential. This is evidenced by the stretching of the activities of cultural arts centers which are held almost every month. To become a developed Cultural Village and tourism destination, there should be attention from the local government, universities, and the private sector to develop its potential. The target to be achieved from the implementation of this program for the people of Nagari Jawi-Jawi, is Services and Training. The approach to help partners, in this case Nagari Jawi Jawi in the effort to be Cultural Village, is conducted in form of counseling and training carried out by the method of lecture and demonstration.
Representasi Kesenian Dikia Baruda Di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar Pada Komposisi Musik “Ma Ayun” Fernando, Anggi; Admiral, Admiral; Andela, Jhori; Yurnalis, Yurnalis
Jurnal Musik Etnik Nusantara Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Musik Etnik Nusantara
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jmen.v4i1.4221

Abstract

Dikia Baruda merupakan salah satu bentuk kesenian bernuansa Islam, berupa amalan zikir yang dibawakan secara ritmis yang hidup dan berkembang di Nagari Andaleh Baruah Bukik Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. Kesenian Dikia Baruda ditampilkan pada acara-acara besar Islam dan acara adat lainnya, biasanya dibawakan secara arak-arakan dan juga sambil duduk tergantung konteks acara dan dimainkan oleh 10-15 orang. Dikia Baruda memiliki beberapa repertoar diantaranya Maulay, Perayaan, Salamin Jamin, dan Dini Hari. Pada repertoar Salamin Jamin terdapat keunikan pada melodi vokal yang berombak dan pola rebana yang bersifat repetitif, dari analisis tersebut berdasarkan pada formulasi formulasi penciptaaan komposisi musik, maka repertoar Salamin Jamin menjadi sebuah ide untuk membuat sebuah komposisi musik baru yang bersumber dari kesenian Dikia Barudah khususnya pada repertoar Salamin Jamin, sekaligus memberikan pemahaman bahwa seni tradisi dapat dijadikan sebagai sumber penggarapan karya baru yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Penciptaan komposisi musik ini dilakukan melalui pendekatan tradisi dengan beberapa teknik pengolahan/penggarapan. Data yang digunakan untuk mewujudkan ide/gagasan berdasarkan studi lapangan berupa observasi, eksplorasi, penyiapan bahan, perwujudan. Data lain diperoleh dari rekaman audio, perpustakaan berupa buku penelitian terdahulu, dan arsip dari daerah setempat terkait kesenian Dikia Baruda, sehingga karya yang dilahirkan tetap berpijak pada nilai nilai tradisi namun lahir dengan kebaruannya.
Co-Authors Adinda, Fadhel Arjuna Afriani, Selvi Afrinald Rizhan Amin, Muhammad Nur Anak Agung Istri Agung Citrawati Andela, Jhori Aprinelita Aprinelita Ardiansyah Ardiansyah ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arlina, Sri Arnailis Arnailis Asmara, Halmadi Chidir, Gusli Citrawati, A A I A Crystine, Ervana Deni Jaya Saputra DESI APRIANI, DESI Ediwar Ediwar Efendi Ibnu Susilo Efendi Ibnususilo Elizar Elizar, Elizar Esy Kurniasih Faishal Taufiqurrahman Fajriah, Nurul Febri Yulika Febrianto, Surizki Fernando, Anggi Firdaus Firdaus Firman Firman Halimah Abdul Manaf Hamzah Hamzah Hamzah, Rosyidi Hardi Hardi, Hardi Hartati, Ria Harviasantri, Selvi Heni Susanti, Heni Hero, Eko Hyeonsoo, Kim Iryanti, Ita Isnaini, Sri Wahyuni JAINURI, JAINURI Jaka Suwita Johan, Muhammad Kurniasih, Esy M.Azizi Baihaqi M.Musa, M.Musa Melina, Monika Monika Melina Moza Dela Fudika, Moza Dela Muhammad Iqbal Muhammad Nur Amin Muhammad Taupik Nadira Hafidzah Naqiyya, Sofia Nindila, Fadhila Nurmalena, Nurmalena Oktarina, Thina Oktavianus Oktavianus Pauck, Mega Ardina Prasja, Teguh Rama Purwaningrum, Dwi Puti Mayang Seruni Rafiloza, Rafiloza Rahmatika, Safara Fitri Raja Ria Yusnita Regita, Restiana Rismahayani, Rismahayani Riyanto Riyanto Rosyidi Hamzah Santos, Jose Gama Sari, Lusiana Sari, Wina Diana Shilvirichiyanti, Shilvirichiyanti Silitonga, Nelson Stevanny, Vannesa Sudiyono, Rachma Nadhila Sudiyono, Rachma Nadila Suhartono, Bambang Sukriyah, Sukriyah Suparto Suparto Suparto Suparto Susilo, Efendi Ibnu Syafniati, Syafniati Syafrinaldi Syafrinaldi Syofia, Ninon Tiara, Beby Wahida Wahyuni WINANTI, WINANTI Wiriatma, Dodo Wiradana Woodward, John Yulia, Yayah Yuniarti, Angger Styo Yurnalis Yurnalis Zainal