Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Tuberkulosis pada Balita di Indonesia (Analisis Data Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2024) Resa Triani; Defriman Djafri; Mery Ramadani
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.7598

Abstract

Tuberculosis (TB) was still a major public health challenge in Indonesia, a country that bore the second‑highest global burden of the disease. Cases among toddlers continued to be a significant public health concern because of their greater vulnerability to infection. The rising prevalence of pediatric TB, along with its complex risk factors, highlighted the need to identify the main determinants driving TB occurrence in this age group. The present study investigated factors associated with TB in toddlers across all 38 provinces of Indonesia. Data from the 2024 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) were used in the analysis, and survey weights were applied following official SSGI guidelines. A cross‑sectional design was adopted, and the sample consisted of 246,338 toddlers. The dependent variable was TB occurrence, whereas the independent variables included child age, nutritional status, stunting, BCG vaccination status, history of exposure to TB patients, low birth weight, employment status of both parents, and household density. Data analysis was carried out in three stages: univariate analysis, bivariate analysis using simple logistic regression, and multivariate analysis using multiple logistic regression. Results from the bivariate analysis indicated that nutritional status, stunting, BCG vaccination, TB exposure history, and low birth weight were significantly associated with TB occurrence. In the multivariate model, a history of TB contact was identified as the most dominant determinant, yielding a prevalence odds ratio (POR) of 46.62 (95% CI: 37.13–58.54).
Ikatan Orangtua-anak dalam Perilaku Seksual Berisiko Remaja Eby Frivana; Mery Ramadani; Melisa Yenti
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.70523

Abstract

Latar Belakang: Terjadi peningkatan perilaku seksual berisiko pada remaja di Indonesia. Sebanyak 12% wanita melaporkan pernah mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Parental bonding diidentifikasi sebagai salah satu penyebab krusial.Tujuan: Mengetahui hubungan parental bonding dengan perilaku seksual berisiko pada remaja.Metode: Desain potong lintang dengan sampel 231 siswa. Data dianalisis menggunakan regresi logistik ganda. Perhitungan oddsratio dengan mengontrol variabel kovariat yang dicurigai mengganggu hubungan antara parental bonding dengan perilaku seksual berisiko.Hasil: Sebanyak 52,4% remaja memiliki perilaku seksual berisiko tinggi, 47,6% kurang merasakan bonding dengan orangtua. Lebih separuh mendapatkan pengaruh teman sebaya yang tinggi (56,3%), cukup religius (52,4%), tinggal dengan keluarga lengkap (81,8%) dan sosial ekonomi cukup (50,2%). Remaja dengan parental bonding kurang, memiliki peluang 43 kali lebih tinggi dalam perilaku seksual berisiko setelah dikontrol peer role, social media, religiusitas dan struktur keluarga.Kesimpulan: Lebih separuh remaja memiliki perilaku seksual berisiko tinggi dan memiliki parental bonding yang kurang. Ada hubungan yang bermakna antara parental bonding dengan perilaku seksual berisiko.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN APLIKASI ANDROID SEBAGAI SELF-ASSESSMENT DAN MEDIA INFORMASI COVID-19 DI PUSKESMAS DADOK DAN KELURAHAN KAMPUNG LAPAI NANGGALO KOTA PADANG Augia, Trisfa; Ramadani, Mery; Dahlan, Hendery; Tani, Rizki Ridhatul; Fauziah, Fauziah
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 3 No. 4 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v3i4.476

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 is a new type of coronavirus that has never been previously identified in humans. Indonesia reported its first case of COVID-19 on March 2, 2020 and the number continues to grow until now. Until October, 15 2020 the Ministry of Health reported 349,160 confirmed cases of COVID-19 with 12,268 deaths. The COVID-19 Self-Assessment application can help screening of individual and health workers to accelerate case finding and make it easier for health workers to provide curative efforts. Socialization of the COVID-19 Self-Assessment Application in coordination with the Public Health Center Dadok Tunggul Hitam and Kelurahan Kampung Lapai. Activities included introduction, installation, implementation, and monitoring and evaluation of application usage. Participants installed the application on an Android device and implemented the application enthusiastically. It is hoped that this application can make it easier for community to access information related to COVID-19 and carry out screening independently.
Pendampingan Pengembangan Strategi Business Model Canvas (BMC) dalam Meningkatkan Penjualan UMKM di Jakarta Ramadani, Mery; Indah Lestari, Novia; kusumawati, Imas; Gentari, Rt. Erlina; Purnamasari, Marlia
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v3i1.263

Abstract

UMKM merupakan pilar penting perekonomian Indonesia, termasuk di Jakarta. Berdasarkan data BPS dan Kadin Indonesia 2024, jumlah UMK mencapai 30,18 juta dengan didominasi usaha mikro. program Jakpreneur menunjukkan pertumbuhan positif, namun masih terdapat gap pada kapasitas manajerial pelaku usaha. Banyak UMKM mengelola bisnis berdasarkan intuisi tanpa model bisnis yang jelas, sehingga sulit merumuskan segmen pelanggan, nilai unik, maupun strategi pendapatan. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan melatih 50 UMKM anggota Level Up KOMINFO Jakarta dari total target 200 peserta dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pelatihan interaktif, simulasi praktik, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 55 menjadi 90, atau naik sebesar 63,6%. Pelatihan ini berkontribusi efektif meningkatkan literasi bisnis, mendorong inovasi, serta diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat daya saing UMKM di era digital khususnya di daerah Jakarta.
Systematic Review : Faktor Risiko Dari Ibu Dan Anak Pada Kejadian Stunting Mitha Safutri; Defriman Djafri; Mery Ramadani
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2755

Abstract

Prevalensi stunting merupakan indikator penting dari status kesehatan dan gizi suatu populasi. Saat ini, 22,3% anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia mengalami stunting, dengan mayoritas kasus terjadi di Asia (52%) dan Afrika (43%). Tujuan penelitian ini untuk menemukan bukti dari artikel-artikel yang telah dipublikasikan mengenai penyebab dan faktor risiko yang memengaruhi kejadian stunting pada ibu dan anak. Metode yang dilakukan systematic review menggunakan Framework PRISMA. Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan berdasarkan elemen PICO dan melakukan pencarian artikel di database Pubmed dan Google Scholar. Hasil systematic review ini mengumpulkan 20 artikel yang relevan dengan kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri dari 13 studi cross-sectional, 6 studi case control, dan 1 studi mixed method. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor risiko dari ibu meliputi pekerjaan, pendidikan, usia, kelahiran prematur, tinggi badan, status gizi, dan pendapatan keluarga. Sementara faktor risiko dari anak mencakup usia, berat badan lahir rendah, pola makan, jenis kelamin, penyakit infeksi, status imunisasi, dan status gizi. systematic review ini mengidentifikasi sejumlah faktor risiko dari ibu dan anak yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Temuan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan program-program intervensi untuk mengatasi masalah stunting secara efektif.
Factors Associated with Female Bodily Autonomy in West Pasaman District Markolinda, Yessy; Ernawati, Ch Tuty; Ramadani, Mery; Husna, Nadiyatul
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 10, No 2 (2025): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.101853

Abstract

Background: Women's involvement in decision-making related to health services has a significant impact on improving maternal and child health, as well as strengthening women's empowerment. In 2022, the Maternal Mortality Rate (MMR) in Pasaman Barat District was 195 per 100,000 live births, ranking first among districts and cities in West Sumatra Province.Objective: This study aims to identify factors associated with women's physical independence in accessing maternal and child health (MCH) services.Methods: This is an analytical study using a cross-sectional design. The sample size was 106 participants.Results: 3.2% of respondents had low independence in utilizing MCH services. Residential area (p-value = 0.038; AOR = 0.321) and knowledge about MCH (p-value = 0.001; AOR = 7.015) were the dominant factors associated with women's physical independence in utilizing MCH services. Meanwhile, husband's education, number of family members, mother's occupation, age group, mother's education, husband's occupation, family income, and access to health facilities were confounding variables in this study.Conclusion: The low level of women's autonomy in utilizing KIA services is primarily influenced by the area of residence and the level of knowledge about KIA. Educational efforts, training of health workers, and cross-sectoral collaboration are needed to improve access and gender equality in health services.
Co-Authors Ade Suzana Eka Putri Afrizal Afrizal Afrizal ALADIN ALADIN Alda Faujan Aliffa Oktanofrida Hade Anggela Pradiva Putri Anggreini, Stevany aris Aris Tristanto Aris Tristanto Aris Tristanto Auliya, Suci Aurora, Bunga Putri Aziza, Neri Azra Dhabitha Adefyo Bahren Bahren Bunga Putri Aurora Cahyani, Mardhiah BP Christi Yolanda Darmayanti Darmayanti Deca, Fathiya Zarine Defriman Djafri Dian Fajri Utami Dwi Yuliani Eby Frivana Efendi, Melati Putria Ella Nurlaella Hadi Elzi Julia Putri Fadilla Azmi Fathiya Zarine Deca Fauziah Fauziah Fauziah Fauziah Firdawati Firdawati Firly Malik Fitrayeni Fitrayeni Fitri Yuliani Fitri Yusya Fitri Yusya Fitri Yusya Fivi Melva Diana, Fivi Melva Frima Elda Friska Meininda Putri Frivana, Eby Gayatri, Satya Hade, Aliffa Oktanofrida Hamidatul Yuni Hanifah Aulia Rafdi Hanifah Aulia Rafdi Hanifah S Hanifah S Hendery Dahlan, Hendery Husna Yetti Husna, Nadiyatul Ice Yolanda Puri Imelda Aliska Islah, Nurul Kamal Kasra Kusumawati, Imas Livia Ramli Lolly Mayoritha Luthfil Hadi Anshari Malinda Meinapuri Mardhiah Cahyani BP Markolinda, Yessy Marlia Purnamasari, Marlia Melati Putria Efendi Melisa Yenti Melyanti, Melyanti Mira Lilia D.B.P Mitha Safutri Nadiyatul Husna Najmiatul Fitria Nila Kasuma Noor Syrah, Anniba Novia Indah Lestari Nurliza, Okta Nurmayasari, Rita Nursal, Dien Gusta Anggrani Rahmi, Sintha Defiza Raihani Wirdati Ramli, Livia Randy Novirsa Randy Novirsa Ranny Firsti Ranny Firsti Ratu Erlina Gentari, Ratu Erlina Rd. Aldifa Taufiqurrahman reniwati reniwati Resa Triani Rezi Fatrima Surya Rizki Ridhatul Tani Rizola, Clodeya Sahirah, Regina Muthia Salsabila Sawirman Sawirman Simarmata, Sondang Solfiyeni Solfiyeni Sri Setiawati Sri Setiawati Sriyanti, Roza Sukardi, Muthya Divani Sukiyaningsih, Tri Wahyuni Suryati Suryati Sutikno Sutikno Sutikno Sutikno Syafrawati Tani, Rizki Ridhatul Trisfa Augia Tuty Ernawati Vira Gusti Vanila Vivi Triana Wira Iqbal Yani, Zulaiha Safitri Yenti, Melisa Yessy Markolinda Yuniar Lestari