Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengaruh Edukasi Seksual melalui Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan Seksualitas pada Anak Prasekolah di TK Aba Kudus Wildan, Ardhea Rahmalia; Hidayah, Noor; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan seks sangatlah penting diajarkan sejak dini pada anak. Baik anak laki-laki maupun perempuan harus mendapatkan itu, terutama dimulai dari keluarga lebih dahulu. Hal ini penting untuk mengajarkan anak-anak tentang perilaku seksual yang sehat dan mencegah pelecehan seksual. Mereka harus menghindari mendapatkan informasi yang salah tentang seks dari sumber yang tidak dapat dipercaya, seperti teman sebaya atau internet. Pendidikan seks usia dini ini lebih menekankan untuk mengajarkan anak-anak tentang kondisi tubuh mereka, lawan jenisnya, dan cara menghindari kekerasan seksual. Di sini, pendidikan seks yang dimaksud adalah anak-anak mulai mengenal identitas diri atau mengetahui bahwa organ tubuh Perempuan itu berbeda dengan laki-laki dan keluarga mereka, bagian privasi tubuh, mengidentifikasi anggota tubuh mereka, dan dapat menyebutkan karakteristik tubuh mereka atau pengenalan anggota tubuh (anatomi). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi seksual melalui audio visual terhadap tingkat pengetahuan seksualitas pada anak prasekolah di TK ABA Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy ekspremental dan menggunakan rancangan penelitian non equivalent control group design with control group design pretest-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak pra sekolah usia 5-6 tahun yang berjumlah 98 orang. Sampel diambil sebanyak 54 responden terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan menggunakan rumus Lemeshow dan proporsi kejadian tidak diketahui secara pasti. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan seksualitas anak prasekolah sebanyak 20 item pertanyaan untuk mengukur pengetahuan seksualitas sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil: Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pengetahuan seksualitas pada kelompok eksperimen pre test adalah 9,37 dan pos test meningkat menjadi 15,96, sedangkan pada kelompok kontrol pretest adalah 9,41 dan posttest adalah 9,93. Uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara edukasi seksual terhadap pengetahuan seksualitas pada anak prasekolah. Simpulan: Edukasi seksual melalui audio visual secara signifikan berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan seksualitas pada anak prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kudus.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Pneumothorax Rosyana, Denisa; Sukesih, S; Hidayah, Noor
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumothorax merupakan suatu keadaan dimana di dalam rongga pleura terdapat udara yang berlebih. Pneumothorax berpotensi akan menjadi masalah serius apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, sehingga dapat mengakibatkan komplikasi seperti hemopneumothorax, pneumomediastinum, hipoksia, emfisema dan pneumothorax kronik. Pada pasien Tn. S dilakukan tindakan insersi chest tube thoracostomy (CTT) karena pasien mengeluh sesak dan terdapat rasa nyeri memberat saat bernapas. Perlu adanya asuhan keperawatan yang berkualitas pada kasus Pneumothorax. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan status kesehatan pasien melalui tindakan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan asuhan keperawatan secara holistik agar dapat menilai efektivitas intervensi yang diberikan kepada pasien pneumothorax. Studi kasus asuhan keperawatan pada Tn. S dengan Pneumothorax di ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan November 2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara convineience sampling method (non-probability sampling technique). Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dokumentasi, studi pustaka dan pemeriksaan fisik. Berdasarkan pengkajian pasien laki-laki berusia 36 tahun, mengalami sesak nafas dan nyeri dada memberat apabila bernapas. Diagnosis keperawatan yang muncul yaitu pola napas tidak efektif, nyeri akut, intoleransi aktivitas. Pada Karya Tulis Ilmiah ini fokus pada satu diagnosa yaitu pola napas tidak efektif. Perencanaan dan tindakan keperawatan yaitu monitor pola napas (frekuensi, kedalaman, usaha napas), monitor bunyi napas tambahan (gurgling, mengi, wheezing, dan ronkhi), monitor sputum, posisikan semi fowler, berikan minuman hangat, berikan oksigen, ajarkan teknik batuk efektif dan kolaborasi pemberian bronkodilator. Evaluasi yang didapatkan adalah pola napas tidak efektif dapat teratasi. Pemberian asuhan keperawatan dapat membantu menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pasien.
Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan post OP Laparotomi atas Indikasi Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST) di Ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Anggraeni, Shania; Hidayah, Noor; Faridah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastrointestinal stromal tumor (GIST) merupakan tumor ganas langka yang berasal dari sel interstisial Cajal (ICC), atau sel pacu jantung pada saluran pencernaan. Jika tidak ditangani, GIST dapat menyebabkan komplikasi serius seperti perdarahan, obstruksi, dan metastasis. Pada pasien Tn. A dilakukan tindakan operasi laparotomi, mengakibatkan pasien mengeluh nyeri hebat pasca operasi dengan skala 6. Memberikan asuhan keperawatan secara holistik agar dapat menilai efektivitas intervensi yang diberikan pada pasien GIST. Metode meliputi pengkajian yang dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, data penunjang, serta studi dokumentasi. Analisis data, membandingkan data dengan nilai normal dan mengelompokkannya berdasarkan pola kebutuhan dasar manusia, yang akan mendapatkan beberapa diagnosa keperawatan. Asuhan keperawatan berdasarkan pendekatan teori Virginia Henderson, serta menggunakan standar proses keperawatan PPNI yaitu SDKI, SLKI, dan SIKI. Dirumuskan empat diagnosa keperawatan sesuai dengan kondisi pasien. Intervensi keperawatan telah disusun berdasarkan teori asuhan keperawatan pada pasien dengan GIST mengacu pada SLKI 2022 dan SIKI 2018 oleh PPNI. Implementasi keperawatan dilakukan selama tiga hari pada 28, 29, 30 Oktober 2024. Intervensi yang telah disusun dapat tercapai dengan baik karena pasien kooperatif. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan tujuan dan kriteria hasil yang telah disusun. Hasil evaluasi hari pertama dan kedua, belum sepenuhnya tercapai tujuan. Pada hari ketiga, diagnosa keempat mencapai tujuan sehingga masalah teratasi dan intervensi dihentikan. Dapat disimpulkan bahwa pasien memerlukan pemantauan ketat terhadap kondisi hemodinamik, manajemen nyeri yang adekuat, serta pencegahan komplikasi pasca operasi seperti infeksi, dan gangguan penyembuhan luka.
Asuhan Keperawatan pada Seorang Laki-Laki dengan Neuritis Optik Bilateral Khoiriyah, Ririn; Hidayah, Noor; Faridah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neuritis optik merupakan inflamasi nervus optik terkait penyakit demielinasi disebabkan oleh infeksi, trauma, insufisiensi vaskular, metastasis, toxin atau idiopatik yang dapat menurunkan penglihatan pada satu atau kedua mata disertai rasa nyeri. Laporan asuhan keperawatan tersebut bertujuan untuk mengurangi peradangan pada saraf optik, meminimalkan kerusakan saraf, dan membantu pasien memulihkan penglihatan. Dalam asuhan keperwatan ini mengguanakan metodi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. kasus ini melaporkan dengan pengkajian sebuah kasus seorang pria berusia 56 tahun dibawa ke RSUP hasan sadikin bandung dengan keluhan penglihatan kanan kiri kabur. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit apapun dan telah menjalani Pemeriksaan darah lengkap didapatkan hemoglobin 15.5g/dL, hematokrit 33.2%, leukosit 13.2 103/?L, MCV 237fl dan MCH 29.3 pg. ANA profile test menunjukkan borderline systemic sclerosis diffuse and limited form. Pemeriksaan MRI didapatkan massa sinonasal dengan perluasan pada sebagian lobus temporalis kanan serta aspek posterior cavum orbitalis kanan kiri yang tampak menekan ujung distal nervus optikus kanan kiri dan chiasma optikum. serta menggunakan standar proses keperawatan PPNI yaitu SDKI memiliki 3 diagnosa yakni Defisi perawatan diri, gangguan mobilisasi fisik dan resiko jatuh sedangkan SLKI peningkatan 3 diagnosa tersebut dan SIKI memiliki 3 intervensi dari diagnosa tersebut yakni dukungan perawatan diri, dukungan mobilisasi, dan pencegahan jatuh. Neuritik optik bilateral ditegakkan menjadi diagnosis kerja pada kasus ini. Selanjutnya pasien di rawat inap dan diberikan terapi kortikosteroid berupa injeksi methylprednisolone 250 mg/6 jam selama 3 hari.dalam penjelsan tersebut dapat di simpulkan dengan singkat optik neurtis sering terjadi pada kalangan orang dewasa, juga memiliki resiko tinggi jika tidak di tangani yaitu kebutaan secara permanen. dalam pemeriksaan optik neuritis ada 2 pemeriksaan yakni VEP dan MRI, dalam asuhan keperawtan di atas menggunakan pemeriksaan MRI karna adanya faktor infeksi di mata pasien. Adapun saran buat pasien yaitu karna pasien bekerja di bangunan jadi lebih di utamakan mengggunakan penutup mata dan setiap habis kerja melakukan pembersihan di mata agar debu-debunya hilang. saran untuk perawatnya agar lebih mengutamakan atau membantu pasien agar pasien tidak ketergantungan dan dapat melakukan kegiatan walaupun memiliki keterbatasan penglihatan.
Asuhan Keperawatan pada Ny. O dengan Kasus Stroke Infark di Ruang Fresia II RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Billujainiddani, Nouval; Hidayah, Noor; Faridah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke infark merupakan penyakit yang terjadi akibat penyumbatan atau pendarahan pada otak. Stroke infrak menduduki angka kematian tertinggi sebesar 51% diseluruh dunia, salah satunya disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Perlu adanya asuhan keperawatan berkualitas pada pasien Stroke Infrak. Mampu memberikan asuhan keperawatan pada Ny. O dengan kasus stroke infark di ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Kasus ini menggunakan metode proses keperawatan meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pendokumentasian, studi kepusutakaan. Dari pengkajian terhadap klien didapatkan 3 diagnosa yaitu pola napas tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, defisit perawatan diri Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan sesuai intervensi dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi sepenuhnya. Dalam melakukan asuhan keperawatan ini kerja sama yang baik dengan pasien dan tim medis diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Ca Mamae Studi Kasus di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Tahun 2017 Hidayah, Noor; Setyaningrum, Yuli; Etiksari, Ria
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun2013, kasus penyakit kanker yang ditemukan di Provinsi JawaTengah pada tahun 2013 sebanyak 9.145 kasus, lebih sedikit dibanding tahun 2012 (11.341 kasus). Penyakit kanker terdiri dari Ca.Servik 2.295 kasus (25,10%), Ca. Mamae 4.761 kasus (52,06%), Ca.Hepar 1.554 kasus (16,99%), dan Ca. Paru 535 kasus (5,85%). Daridata tersebut kejadian kanker payudara di wilayah Jawa Tengahtertinggi di Kota Semarang dengan (832 kasus) (Dinkes, 2013).Menurut Sitiatava Rizema Putra (2015) Banyak faktor risiko yangmeningkatkan kemungkinan seorang perempuan terkena kankerpayudara. Namun, secara garis besar dapat di kelompokkan menjadi4 faktor, yaitu genetik, hormon, diet tidak sehat, dan lingkungan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayatpemakaian kontrasepsi, riwayat pola makandan riwayat reproduksidengan ca mamae(Studi kasus) di RSUD Dr. Loekmono Hadi KudusTahun 2017. Metode :Penelitian ini mengguanakan Jenis penelitiananalitik korelasional. Metode pendekatan menggunakan crosssectional. Populasi pada penelitian ini penderita ca mamae di RSUDdr. Loekmono Hadi sebanyak 48 orang. Alat ukur yang di gunakanberupa cheklist dan rekam medis. Analisa data menggunakan analisaunivariat dan bivariate. Hasil Penelitian :Penelitian tentang factorfactor yang berhubungan dengan ca mamae didapatkan hasilriwayat pemakaian kontrasepsi dengan ca mamae di RSUD Dr.Loekmono Hadi Kudus tahun 2017 antara pemakaian kontrasepsidengan ca mamae dengan p value 0,04 .antaraiwayat pola makandengan Ca Mamae dengan p Value 0.034 dan antara riwayatreproduksi dengan ca mamae dengan p value 0.000 Kesimpulan: Adahubungan riwayat pemakaian kontrasepsi dengan ca mamae Adahubungan antara riwayat pola makan dengan ca mamae dan adahubungan antara riwayat reproduksi dengan ca mamae di RSUD Dr.Loekmono Hadi Kudus tahun 2017.
MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUANG RAWAT INAP PUSKESMAS GUBUG 1 Hidayah, Noor; Hidayati, Yuli Arief
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan adalah derajat dipenuhinya kebutuhan masyarakat atau perorangan terhadap asuhan keperawatan yang sesuai dengan standar profesi. Salah satu aspek dari mutu pelayanan adalah kepuasan pasien. Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah dibandingkan dengan apa yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS di ruang rawat inap Puskesmas Gubug 1. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien BPJS yang memenuhi kriteria inklusi berjumah 55 orang. Hasil penelitian didapatkan responden yang mengatakan mutu pelayanannya baik dan merasa puas 37 responden, dan mengatakan baik tetapi tidak puas 10 responden, mutu pelayanannya tidak baik dan merasa puas 2 responden, sedangkan tidak baik dan tidak puas 6 responden.Pengujian hipotesa menggunakan uji Fisher Exact Test didapatkan hasil ? value 0,05 yang berarti ada hubungan signifikan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS.Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien BPJS di Ruang Rawat Inap Puskesmas Gubug 1. Saran perlu membenahi pengaturan ruangan yang nyaman, kesigapan petugas dalam memberikan pelayanan dan memberikan perhatian dalam penjagaan barang berharga, serta perlunya mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan.
Tipe Kepribadian, Dukungan Suami dengan Frekuensi Muntah Penderita Hiperemesis Gravidarum di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus Hidayah, Noor; Murwati, M; Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil atau di kenal dengan Hiperemesis Gravidarum beresiko memberikan dampak dehidrasi, gangguan fungsi liver dan terjadi Ikterus, bahkan mortaitas ibu dan janin. Pada kasus lanjutan penderita harus mendapat pertolongan dengan di rawat di rumah sakit. Kasus di RSUD DR Loekmono Hadi Kudus tahun 2016 sebanyak 63 kasus dan tahun 2017 sebanyak 58 kasus . Wiknjosastro 2010 menyatakan Faktor resiko dalam frekuensi mual dan muntah diantaranya adalah kepribadian dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dan dukungan suami dengan frekuensi muntah pada hiperemesis gravidarum di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Adapun Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data secara kuantitatif. Dengan populasi pasien dengan hiperemesis gravidarum yang rawat inap di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Teknik sampling dengan Aksidental Sampling, besar sampel 36 responden. Analisis data dengan Chi Square. Hasil Penelitian ini Analisa tidak ada ada hubungan antara frekuensi muntah dengan Tye kepribadian sedangankan dukungan suami dan frekwensi muntah ada hubungan dengan nilai p 0.069 dan nilai p 0.000.
Pemberian Kacang-Kacangan terhadap Perubahan Asam Urat pada Mahasiswi di Asrama Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukesih, S; Hidayah, Noor; Ibrizah, Falikhatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nuts are a food source of protein with high nutritional value (20-25 g/ 100 g), vitamin B (thiamin, riboflavin, niacin, folic acid), minerals(Ca, Fe, P, K, Zn, Mg, etc.), and fiber but contain moderate and highpurines, causing uric acid levels in the blood to rise. The purpose ofthis study: to determine the effect of the provision of nuts on goutchanges in students in the Kudus University student dormitory.Research methods: the type of research used is a quasi experiment withthe pretest posttest control group design data analysis using t test, theinstrument of giving nuts using SOP. The population in the study was196 female students sample 32 students with purposive samplingtechnique consisting of 16 female students of the intervention groupand 16 female students of the control group. The results of the studywith paired t test in the intervention group showed that the averagelevel of uric acid prior to treatment was 3.08 mg / dl. after treatment3.83 mg / dl. The mean difference between the before and aftermeasurements is 0.77. The statistical test results obtained 0,000, it canbe concluded that there is a significant difference between uric acidlevels before and after treatment in the intervention group, while theindependent t-test results obtained the average levels of uric acid inthe intervention group who received the treatment of nuts are 3.83 mg/ dl, while for the control group is 3.26 mg / dl. Statistical test resultsobtained p value = 0.016 means that there are significant differencesin the average levels of uric acid in the intervention and control groupsafter treatment.
Central Obesity Of Housewives In Dukuh Tapen, Ngrandu Village, Geyer District, Grobogan Regency Ratnasari, Desi; Fikri, Irma Wahyu; Hidayah, Noor; Yulisetyaningrum, Y
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan kondisi dimana seseorang kelebihan lemak, baik di seluruh tubuh atau terlokasi pada bagian-bagian tubuh tertentu yang dapat menimbulkan resiko terhadap kesehatan. Obesitas sudah dianggap sebagai epidemi di seluruh dunia dan telah menjadi masalah terhadap kesehatan masyarakat baik di negara maju maupun negara berkembang yang saat ini mengalami transisi ekonomi yang cepat. Obesitas sentral merupakan penimbunan lemak pada bagian intraabdomen Tujuan: Obesitas sentral ibu rumah tangga Dusun Tapen Desa Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pretest postest control grup design analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian dengan uji wilcoxon signed rank test pada kelompok intervensi menunjukan bahwa rata-rata ukuran lingkar perut sebelum diberikan perlakuan menunjukkan adalah 95.62cm, sesudah perlakuan 87.50cm. Terlihat nilai mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 8.12cm. Hasil uji statistik didapatkan nilai 0,000 Kesimpulan: ada perbedaan yang signifikan antara obesitas sentral sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi.
Co-Authors Aini, Syifa Nur Al Ihwanah Anggita Sari, Devi Anggraeni, Shania Anny Rosiana Masithoh Aprelia, Lisa Aprilia, Diva Putri Aquami Ari Yuniastuti Ariyani, Farida Putri Asnawi Asnawi Az-Zahra, Nafi'ah Khumairatun Baiti, Noor Billujainiddani, Nouval Desi Ratnasari Dina Nur Anggraini Ningrum Dinata, Dwi Elysia Dodon Turianto Nugrahadi Dwi Savitri, Ulva Elsera, Chori Etiksari, Ria Farumananda, Fatimah Primadian Febrianti, Sindy Fikri, Irma Wahyu Fitriani, Dani Fitriasqi, Nesa Aleysia Gunawan Gunawan henny Kasiyanti Heny Siswanti Hidayati, Yuli Arief Ian Yulianti, Ian Ibrizah, Falikhatul ika agustina Ika WAHYUNI Ika Widyawati Ines Tasya Jadidah Irwan Budiman Istifaizah, Nur Jadidah , Ines Tasya Joko Utomo Kasman Kasman Khoiriyah, Ririn Khusna, Nurya Laili, Irma Wahyu Fikri Miftuchatul Laili, Nihla Nurul Lasmini Lasmini, Lasmini Lita Norfiana Madera, Devi Mamik Indaryani Mardiana, Sri Siska Marsiningsih, Septi Maryamah Maryamah Meyandie Nasution, Muhammda Darwis Miftahul Husni Muhamad Jauhar Muhammad Purnomo MULIADI -, MULIADI Murwati, M Nailufar, Yuyun Noor Azizah Nor Asiyah Noviani, Ratih Oktia Woro Kasmini Handayani Purbowati Putra, Ngurah Made Darma Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawanti, Junita Era Dwi Ridwanto, Muhammad Rizka Himawan Rizqi, Amelia Rosyana, Denisa Rudy Herteno rusnoto rusnoto Rusyda Ulya Sari, Etik Nila Setyaningrum, Yuli Sinta Murlistyarini Sucipto Sucipto Sugianto Sugianto Sujarwata Sujarwata, Sujarwata Sukesih Sukesih, Sukesih Sukesih, S Supardi Supardi Suprayitno, Noorhadi Suwarto Suwarto Tristanti, Ika Ula, Khilwiyatul Umi Faridah Ummi Kulsum Virgianti, Nanda Enita W Wahyuni, W Wahyuningrum, Emi Wibowo, Irman Ahmad Wildan, Ardhea Rahmalia Wiyanto - Yoni F faridah Yulianti, Nur Fajria Yuliarti, Rusmi Yulisetyaningrum Yuni Maratus Sholihah Yuniaswan, Anggun Putri Zaenal Fanani Zulkarnaen, Muhammad