Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Diksi Pada Karangan Siswa Kelas IX SMP Islam Daar El-Arqam Tangerang Hidayatullah, Ahmad
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 1 No 1 (2018): El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.513 KB) | DOI: 10.54125/elbanar.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan diksi dalam karangan siswa kelas IX SMP Islam Daar El Arqam Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data dianalisis dengan melihat kesalahan diksi dari segi makna, gramatikal, sosial, dan kata baku pada karangan siswa. Hasil penelitian data membuktikan bahwa dari 25 karangan diperoleh 238 kalimat yang di analisis. Dalam kesalahan diksi dari segi makna diperoleh 59 buah dengan rata-rata 24,70 %, kesalahan diksi dari segi gramatikal diperoleh 88 buah dengan rata-rata 37,29 %, kesalahan diksi dari segi sosial diperoleh 21 buah dengan rata-rata 8,60 %, dan kesalahan diksi dari segi kata baku diperoleh 98 buah dengan rata-rata 41, 29 %. Prosentase kesalahan diksi seluruhnya sebesar 27, 97 %. Kesalahan diksi ini termasuk dalam tingkat kesalahan sedang. Prosentase kesalahan-kesalahan diksi yang terjadi dari segi makna, gramatikal, sosial, dan kata baku, semuanya memiliki tingkat kesalahan yang berbeda-beda. Jika kesalahan diksi dari segi makna dan sosial termasuk ke dalam golongan tingkat kesalahan rendah. Sedangkan, kesalahan diksi dari segi gramatikal dan kata baku termasuk ke dalam golongan tingkat kesalahan sedang. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari karangan yang dibuat siswa ternyata siswa kelas IX SMP Islam Daar El Arqam sudah cukup baik dalam membuat karangan.
Pemberdayaan Masyarakat berbasis Ekowisata (Studi Kasus Alih Fungsi Lahan Bengkok Menjadi Ekowisata “Taman Stambran” di Desa Tambangan Kec. Mijen Kota Semarang) Hidayatullah, Ahmad
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 4, No 2 (2022): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v4i2.4851

Abstract

The orientation of the village community began to change from agrarian to industrial. resulting in decreased interest in the agrarian world - both agriculture and plantations - in rural communities, especially in areas close to the city, one of which is the village of Tambangan in Semarang. Therefore, changes in orientation also appear in crooked land management. Then the idea began to emerge to convert the crooked land into a more productive ecotourism area. This article uses a qualitative descriptive research method, and this article tries to explore community empowerment through ecotourism in Tambangan village. The results of this study indicate that the conversion of crooked land in RW 1 Tambangan can run smoothly without any internal conflicts. The presence of ecotourism in the region actually generates new ideas that have positive potential both socially and economically. The ecotourism concept applied by residents of RW 1 Tambangan is manifested in an integrative pattern between playing and learning in nature with the name “Taman Stambran” ecotourism. In addition, the positive impact on the economic sector is very meaningful for small traders who are native to the region. This positive result in the economic sector can be seen from the start of the establishment of small shops around tourist objects, without having to take up space for the conversion of crooked land that has been used to build and develop Stambran Park ecotourism. This is certainly very encouraging in the midst of the growing number of retailers.
Pusaran Kemiskinan Struktural Di Pasar Nalo, Pademangan, Jakarta Utara Nurjaya, Melisa; Trianjani, Suci; Karimah, Nabila; Panigori, Amudi; Ardyaning, Devyta; Angelina, Ranti; Fasya, Farah; Benaya, Jeremy Pangihutan; Hidayatullah, Ahmad; Yuli, Yuliana; Mulyadi, Mulyadi; Suprima, Suprima; Bramantyo, RM. Andreas; Manulu, Ronald
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/418-429

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu masalah yang dihadapi oleh seluruh negara di dunia, terutama terjadi pada negara berkembang seperti Indonesia. Kemiskinan diakibatkan oleh ketidakmampuan sebagian orang untuk mengatur kehidupannya pada penilaian sebuah taraf yang manusiawi. Keadaan ini menyebabkan terjadinya penurunan pada kualitas sumber daya manusia yang berdampak pada menurunnya daya kreativitas dan pendapatan. Karena masyarakat yang memiliki pendapatan rendah tidak mampu mengakses pendidikan, maka siklus kemiskinan terus berlanjut yang dapat mengakibatkan menurunnya mutu sumber daya manusia secara intelektual dan fisik mengarah pada rendahnya produktivitas. Tujuan dari penelitian yang ingin digapai adalah sebagai langkah untuk memberikan wawasan yang lebih baik mengenai faktor-faktor penyebab kemiskinan dan cara mengatasi kemiskinan struktural melalui kebijakan sosial dan ekonomi yang tepat. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif berupa informasi yang diperoleh. melalui wawancara dan observasi. Peneliti menemukan beberapa faktor utama penyebab kemiskinan struktural yaitu, taraf ekonomi, tingkat pendidikan, akses terhadap pelayanan kesehatan, dan faktor sosial lainnya. Apapun penyebabnya, permasalahan kemiskinan struktural masih menjadi permasalahan utama yang memerlukan perhatian dan tindakan nyata melalui pelaksanaan program penyelamatan, pemberdayaan dan fasilitatif.
Integritas Kepemimpinan Antikorupsi Di Indonesia Dalam Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Syfiyah, Shafa; Putri, Keisha Rafilah; Yuman, Dara Aulia; Negara, Yasinta Diva; Qibtiya, Mauladiana; Huda, Genthala Rafik; Hamzah, Amanda Fitra; Aria, Muhammad Gustaf; Fairuz, Muhammad Gustaf; Hidayatullah, Ahmad; Suprima, Suprima; Mulyadi, Mulyadi; W, Yuliana Yuli
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12804479

Abstract

Sudah ada banyak upaya yang dilakukan untuk memerangi korupsi di Indonesia dengan berbagai metode. Banyak regulasi hukum yang telah mengatur tentang penanggulangan tindak pidana korupsi. Meskipun telah terbentuk aparat penegak hukum dan undang-undang yang berlaku, faktanya tingkat kasus korupsi di Indonesia masih berada pada level yang cukup tinggi. Atas permasalahan tersebut, maka penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui, menganalisis, dan menjawab tingkat keefektifan hukum yang mengatur tindak pidana korupsi; tingkat keketatan hukum dalam mewujudkan Indonesia antikorupsi; serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menegakkan hukum antikorupsi. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan wawancara mendalam kepada Bapak Wazir Iman S.H., M.H selaku seksi tindak pidana khusus Kasubsi penuntutan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa pertanyaan wawancara yang akan diberikan kepada narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus korupsi menurut IPK mengalami mengalami penurunan skor hingga 4 poin sehingga kasus ini terbilang masih tinggi. Faktor peningkatan kasus korupsi berupa kemiskinan, penyalahgunaan kekuasaan, budaya, rendahnya kualitas moral, dan lemahnya penegak hukum. Pemimpin yang menjunjung tinggi integritas kepemimpinan antikorupsi akan mempermudah dalam memberantas korupsi di Indonesia. Semua regulasi terkait korupsi harus didasarkan pada prinsip-prinsip Pancasila karena Pancasila menjadi pondasi dalam upaya memberantas kejahatan korupsi. Maka, diperlukan strategi dalam pemberantasan korupsi seperti penguatan institusi antikorupsi, kerjasama dan komitmen, penguatan sistem pengaduan dan pelaporan, penindakan dan represif terhadap korupsi, serta diperlukan peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan kasus korupsi.
PARADOKS PENOKOHAN DALAM SASTRA DAKWAH WALISONGO: PALGUNADI SEBAGAI ANTITESA SISI GELAP ARJUNA DAN SIMBOLISME TERHADAP KONSEP TAWAZUN Hidayatullah, Ahmad
Hikmah Vol 17, No 2 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i2.5802

Abstract

Wayang as a complex work of art in which there is Da'wah nuanced literature, does have a peculiarity in its composition, both in terms of character development and storyline. This was done to adjust the wayang, which was mostly adopted from the Hindu epic Ramayana-Mahabharata to suit Islamic values. One of them is by including a paradox that is full of balance values (tawazun) in the characterization of Arjuna (Palguna)-Bambang Ekalaya (Palgunadi). Using a type of qualitative research that is library research with a structuralism analysis approach, this article tries to explore how the paradox of characterizations is carried out in da'wah literature, in this case the construction of the Palgunadi story as an antithesis to Arjuna's dark side and its symbolism to the concept of tawazun. The results of this study can be found that there are three aspects of balance that are found from the symbolization of the Arjuna-Palgunadi paradox, including; First, balance in life; Second, the balance of opportunities in seeking knowledge; Third, balance in looking at social status.
The Role of Mediation in Resolving Family Communication Conflicts: An Islamic Family Law Approach in Indonesia SR, Naharuddin; Ahmad, Ahmad; Shabri, Faisal Nur Shadiq; Hidayatullah, Ahmad
Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 1 (2025): MARITAL: Kajian Hukum Keluarga Islam
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/marital_hki.v4i1.14373

Abstract

Komunikasi yang buruk dalam keluarga sering menjadi penyebab utama ketegangan dan disfungsi hubungan antar anggota keluarga. Ketidakmampuan dalam berkomunikasi dapat menimbulkan jarak emosional, perasaan terabaikan, dan konflik yang tak kunjung selesai, yang akhirnya mengganggu keharmonisan rumah tangga. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyebab komunikasi buruk dalam keluarga dan solusi yang dapat diterapkan berdasarkan hukum keluarga Islam di Indonesia, dengan fokus pada pendekatan mediasi dan advokasi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yang menganalisis berbagai literatur terkait, seperti Kompilasi Hukum Islam (KHI), Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 1 Tahun 2016, serta prinsip-prinsip syariat dalam mediasi keluarga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mediasi berbasis prinsip syariat Islam, seperti sulh (perdamaian) dan hakam (penunjukan mediator), terbukti efektif dalam memperbaiki komunikasi buruk dan menyelesaikan konflik tanpa harus melalui perceraian. Rekomendasi dari penelitian ini adalah memperkuat penerapan mediasi dalam penyelesaian sengketa keluarga, meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya komunikasi yang sehat, dan mengintegrasikan program konseling berbasis Islam di Pengadilan Agama.
SOCIALIZATION OF RFID-BASED SMART LOCK DOOR SYSTEM USING ESP32 AS A SECURITY SOLUTION IN THE LABORATORY ROOM OF SMAN 1 TAJURHALANG Brajamusti, Jati Kinsela; Pramuaji, Haikal Ilhamullah; Yasa, Aryaguna Abi Rafdi; Yansa, Ryanza Aufa; Riziq, Maulana Ridhwan; Ahmad Hidayatullah; Sugeng Prayitno
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Electronics Vol. 1 No. 2 (2024): Juli 2024 : Indonesian Journal of Electrical Engineering and Electronics
Publisher : Indonesian Journal of Electrical Engineering and Electronics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of security technology in educational environments has led to the implementation of an RFID-based Smart Lock Door system with ESP32 at SMAN 1 Tajurhalang. Socialization and education are key to ensuring effective understanding and application by students and staff. Interactive socialization activities and in-depth education about this system aim to increase awareness and understanding of extracurricular room security. The results showed a significant increase in participants’ familiarity and knowledge, from 48% to 91.21%, after training. This increase demonstrates the effectiveness of socialization in changing attitudes and behaviors related to security in extracurricular spaces, creating a safe and conducive learning environment.
IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI DAN NILAI KARAKTER GURU BERBASIS SDGS 2030 PADA SDN TEGAL KUNIR LOR, MAUK Baadilla, Irwan; Zamzam, Rohimi; Hidayatullah, Ahmad; Rahman, Fauzi
Jurnal Surya Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Surya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/xrawfj73

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran yang berorientasi pada keberlanjutan dan pendidikan berkualitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital guru sekolah dasar berbasis nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 di SDN Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring selama tiga hari melalui tiga tahap, yaitu pretes, pelatihan, dan postes. Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan aplikasi Canva untuk pembuatan media pembelajaran digital dan penggunaan ChatGPT sebagai asisten inovasi dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan nilai-nilai SDGs. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor guru dari 63,7% pada pretes menjadi 81,2% pada postes, menandakan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi literasi digital dan pemahaman SDGs. Guru juga berhasil menghasilkan produk inovatif berupa RPP dan media pembelajaran digital bertema SDGs 2030. Kegiatan ini menyimpulkan adanya kontribusi terhadap penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi transformasi digital pendidikan dan menjadi model efektif untuk memperkuat implementasi SDGs di tingkat sekolah dasar.
Integrasi Sustainable Development Goals (SDGD) dalam Problem Based Learning: Sebuah Pendekatan Untuk Penguatan Keterampilan Berpikir Kritis Baadilla, Irwan; Hidayatullah, Ahmad; Rokhmani, Rokhmani; Zamzam, Rohimi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8411

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing Problem-Based Learning (PBL) integrated with the Sustainable Development Goals (SDGs) on improving students’ critical thinking skills in the Indonesian language course. The research employed a quasi-experimental method using a Nonequivalent Control-Group Design involving two classes: an experimental class applying PBL-SDGs and a control class using the lecture method. Data were collected through tests to measure students’ initial (pretest) and final (posttest) critical thinking abilities. Data analysis techniques included instrument validity and reliability tests, descriptive analysis, assumption tests (normality and homogeneity tests), paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed that the average critical thinking score of students in the experimental class increased more significantly than that of the control class (86.04 vs. 77.36) with a significance value of 0.000 < 0.05. The findings confirm that the integration of PBL-SDGs has a significant impact on critical thinking skills. This result encourages students to be more active in identifying problems, analyzing information, constructing arguments, and formulating contextual solutions. The study concludes that the implementation of SDG-based PBL is more effective than the lecture method in enhancing critical thinking while also fostering students’ critical awareness of global sustainability issues. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Problem-Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control-Group Design pada dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan penerapan PBL-SDGs dan kelas kontrol dengan metode ceramah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes untuk mengukur kemampuan awal (pretes) dan kemampuan akhir (postes) berpikir kritis mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, analisis deskriptif, uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan berpikir kritis mahasiswa kelas eksperimen meningkat lebih signifikan dibanding kelas kontrol (86,04 vs 77,36) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi PBL-SDGs memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir. Hasil ini mendorong mahasiswa lebih aktif mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, menyusun argumen, serta merumuskan solusi kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan PBL berbasis SDGs lebih efektif dibanding metode ceramah dalam meningkatkan berpikir kritis sekaligus menumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu global keberlanjutan.
Co-Authors Ahmad Ahmad Akbar, Ilma Fathan Amalia, Faidatul Aminar, Alin Juni Angelina, Ranti Anggaraeni, Novi Ardyaning, Devyta Aria, Muhammad Gustaf Aulia, Hilyati Aurelie, Zahra Moefti Baadilla, Irwan Benaya, Jeremy Pangihutan Brajamusti, Jati Kinsela Bramantyo, RM. Andreas Dina Aulia Duano, Athallah Abrar Ediyanto Erwin Erwin Evendi Evendi Fairuz, Durrotul Fairuz, Muhammad Gustaf Fasya, Adib ‘ Aunillah Fasya, Farah Fikrina, Aliifah Sava Gelar Dwirahayu Haikhal, Fikri Hamdani, Nisa Resya Hamzah, Amanda Fitra Hasan Basri Haykanna Pireno, Farchanza Huda, Genthala Rafik Ibrahim, Nini Irawan, Soni Izza Himawanti Kadarisman, Yuna Puteri Karimah, Nabila Kayus Kayowuan Lewoleba khusnul khotimah Kiki Helencia Lestari, Adria Wuri Lestari, Hana Kristina Luluk Azizah Manulu, Ronald marwan setiawan Maulana, M. Mirza Miftahul Khoiri Muhamad Riski Mulyadi Mulyadi Mustain Mustain Mustakharoh, Fajriatul nafisah, nur Nasri, Atabik Negara, Yasinta Diva Nini Ibrahim Nur Amalia Nurjaya, Melisa Panigori, Amudi Pramuaji, Haikal Ilhamullah Prima Gusti Yanti Putri, Keisha Rafilah Putry Amanda, Fitrya Qibtiya, Mauladiana R., Mohammad Zakki Thoriq Rahman, Fauzi Rahmania, Arina Ramadhani, Aisyah Riki Gana Suyatna Riziq, Maulana Ridhwan Rokhmani Rokhmani, Rokhmani Safitri, Nur Kholis Eka Saputra, Hari Sukma Satino Satino Satino Setiyono, Andhi Setiyowati, Reny Shabri, Faisal Nur Shadiq SR, Naharuddin Subakdi Subakdi, Subakdi Sucipto Sucipto Sugeng Prayitno Sulistyawati Sulistyawati, Rr. Suprima Suprima Syamsul Bakhri Syfiyah, Shafa Tri Darmaningrum, Khaerunnisa Trianjani, Suci Triatmanto Triatmanto Ulul Azmi Umar, A. Ummul Qura Wahyu Hidayati, Deasy Werdi, Oktaviana Lalita Wini Tarmini Wirayudha Pramana Bhakti Yansa, Ryanza Aufa Yasa, Aryaguna Abi Rafdi Yatri, Ika Yudha Praja, Yudha Yuli, Yuliana Yuliana Yuli Wahyuningsih Yuman, Dara Aulia Yusuf, Rizqi Zamzam, Rohimi