Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL MULTI REPRESENTASI BERBASIS FLIP PDF CORPORATE EDITION PADA MATERI SIFAT ASAM BASA SENYAWA ORGANIK Andra Meisantry Assari; Rini Muharini; Maria Ulfah; Erlina Erlina; Ira Lestari
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v14i1.15135

Abstract

Mahasiswa menganggap materi asam basa senyawa organik sulit karena konsep yang abstrak dan memuat aspek multi representasi yaitu simbolik, mikroskopis dan makroskopis. Oleh sebab itu, suatu bahan ajar berupa e-modul multi representasi sangat diperlukan agar dapat membantu mahasiswa memahami materi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kelayakan, mengukur respon mahasiswa dan respon dosen terhadap e-modul multi representasi berbasis flip pdf corporate edition pada materi sifat asam basa senyawa organik. Jenis penelitian adalah Research and Development. Model pengembangan analysis, design, development, implementation and evaluation (ADDIE) yang digunakan dalam penelitian ini dibatasi hingga tahap pengembangan (development). Teknik pengumpulan data adalah teknik kuesioner. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar penilaian kelayakan dan angket respon. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Tanjungpura angkatan 2019 sebanyak 9 orang untuk uji coba kelompok kecil dan 30 orang untuk uji kelompok besar, serta dua orang dosen pengampu mata kuliah kimia organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul sangat layak dan respon yang sangat baik dari mahasiswa dan dosen. Kelayakan produk berdasarkan penilaian dan tanggapan dari para ahli. Respon mahasiswa dan dosen terhadap e-modul diukur menggunakan angket respon. Hasil penilaian kelayakan sebesar 93.3% pada aspek materi, 96.7% pada aspek bahasa dan 97.9% pada aspek kegrafikan. Persentase respon mahasiswa sebesar 88.5% pada uji kelompok kecil dan 89.8% pada uji kelompok besar, serta 86.1% pada uji respon dosen. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa e-modul multi representasi berbasis flip pdf corporate edition pada materi sifat asam basa senyawa organik dapat digunakan sebagai sumber belajar tambahan.
Validitas dan Reliabilitas Tes Diagnostik Two-tier untuk Mengidentifikasi Konsep Alternatif pada Topik Gaya Antarmolekul Asriah N. Mardiyyaningsih; Erlina Erlina; Maria Ulfah; Azwa Fadilla Wafiq
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.2797

Abstract

Alternative conceptions or misconceptions is believed as the main barrier for most students who learn chemistry. Students who hold alternative conceptions will struggle to understand the advanced concepts. Therefore, identifying those alternative conceptions is important. In this study a diagnostic test was designed and developed to identify students’ alternative conceptions about intermolecular forces (IMFs). The diagnostic test developed in this study consist of 19 multiple choice questions with open reason. The test was administered to 88 university students who learn chemistry. Data collected were analyzed using SPSS. The validity and the reliability of the test were 0.526 and 0.878 respectively. The result indicates that the test is valid and reliable. The mean difficulty value and discriminatory index are 0.623 and 0.45 respectively. The findings of the item analysis showed that the test is in moderate difficulty and the discriminatory of the test is in good category. Meanwhile, the average distractor effectivity for the diagnostic test is 3 options (out of 4 options), which means the distractors are in good category and well function. Those findings indicate that the two-tier diagnostics test could be used to identify students’ alternative conceptions and understanding about IMFs.
Description of Students' Multirepresentation Ability on Hydrocarbon Material at SMA Negeri 1 Sungai Kunyit Hani Amifelia; Hairida; Maria Ulfah; Erlina; Ira Lestari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.4762

Abstract

Material in chemistry learning will be easier to understand if students are able to represent it at three levels of representation, namely macroscopic, sub-microscopic and symbolic. This research aims to describe students' abilities in using various representations in class XI MIPA 1 hydrocarbon material at SMA Negeri 1 Sungai Kunyit. Students' thinking processes require various representations and various ways or steps to solve problems. The type of research used is quantitative descriptive research. The research instruments used included 9 two tier multiple choice objective test questions and an interview guide. This research involved 20 students of class XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Sungai Kunyit. The research results show that overall, the average multi-representation ability of students is 29% in the poor category. At the macroscopic representation level, the average percentage obtained is 20% which can be classified as very poor. At the sub-microscopic level of representation, the average is 35% which is included in the poor category. Finally, at the level of symbolic representation the average percentage is 31% which is also included in the poor category.
Penggunaan Information and Communication Technology Oleh Guru Kimia SMA Negeri Kota Singkawang Dalam Pembelajaran Wara Sri Anggitasari; Eny Enawaty; Masriani Masriani; Erlina Erlina; Rody Putra Sartika
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5133

Abstract

Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) telah mendorong perubahan dalam dunia pendidikan, termasuk pada proses pembelajaran kimia yang memerlukan visualisasi untuk membantu peserta didik memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak. Oleh karena itu, kemampuan guru dalam memanfaatkan dan mengintegrasikan ICT menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Information and Communication Technology (ICT) oleh guru kimia SMA Negeri Kota Singkawang dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 12 guru kimia SMA Negeri yang tergabung dalam MGMP Kimia Kota Singkawang dan dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi modul ajar, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert dan lembar observasi berbentuk checklist yang telah divalidasi oleh ahli. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase untuk menggambarkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ICT oleh guru kimia SMA Negeri Kota Singkawang dalam pembelajaran berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata persentase sebesar 48%. Berdasarkan hasil angket, aspek penilaian pembelajaran memperoleh persentase tertinggi sebesar 54%, diikuti aspek penguasaan alat/software sebesar 51%, perangkat pembelajaran sebesar 47%, dan media pembelajaran sebesar 41%. Hasil observasi modul ajar menunjukkan bahwa integrasi ICT telah diterapkan pada tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran, tetapi masih rendah pada penggunaan media pembelajaran, perangkat pembelajaran berbasis ICT, metode pembelajaran berbasis ICT, penilaian berbasis ICT, dan aktivitas peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan ICT melalui aplikasi seperti Microsoft PowerPoint, Canva, YouTube, Google Form, dan Quizizz, namun pemanfaatannya masih didominasi sebagai pendukung penyampaian materi dan evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan ICT oleh guru kimia telah diterapkan dalam proses pembelajaran, tetapi pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan agar lebih optimal dan mampu mendukung pembelajaran yang lebih interaktif serta berpusat pada peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan ICT oleh guru serta mengevaluasi efektivitas penerapan berbagai media dan aplikasi ICT terhadap hasil belajar peserta didik.
Development of E-module Based on Guided Inquiry in Chemical Bonding Topic for Class X Student Learning Materials Nur Arneta Pawestri; Erlina Erlina*; Andi Ifriany Harun; Rachmat Sahputra; Ira Lestari
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 4 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v11i4.30677

Abstract

The lack of teaching materials that are able to explain the formation of chemical bonds causes students difficulties in learning. Therefore, this study focused on developing guided inquiry-based e-module of chemical bonding. This study aims to determine the feasibility and students response to guided inquiry-based e-module of chemical bonding. This study employs research and development (RD) using ADDIE model which is limited to development stage. The due diligence was carried out by material, media and language experts. The respondents involved were 31 students of class XI MAN 2 Pontianak. The research instruments were the feasibility sheets, media, language, and response questionnaires. The results of the feasibility of e-module test is k=1 (very high validity) and student response tests k=0.85 (very interesting). Those findings indicate that the E-module is very feasible to use
Keterlibatan Belajar Peserta didik (Learning Engagement) dalam Pembelajaran Kimia terhadap Prestasi Akademik: Kajian Literatur Aimi Zulaika; Erlina Erlina; Rachmat Sahputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.1998

Abstract

Pentingnya keterlibatan belajar peserta didik dalam pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan yang semakin berkembang dan digital. Keterlibatan belajar termasuk komponen yang berperan penting dalam psikologi pembelajaran mencakup aspek kognitif, emosional, dan perilaku yang berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pendidikan dan hasil yang diperoleh dalam proses pembelajaran. Pada artikel ini peneliti ingin menganalisis artikel-artikel yang berkaitan dengan aspek-aspek keterlibatan belajar, interaksi peserta didik dengan lingkungan dan pengaruh keterlibatan belajar terhadap hasil akademik yang dikembangkan untuk mengetahui permasalahan dan solusi dalam peningkatan keterlibatan belajar khusunya pada materi laju reaksi sering dianggap sulit oleh peserta didik karena kompleksitasnya yang melibatkan representasi makroskopis, mikroskopis, dan simbolis sehingga penting untuk menerapkan model pembelajaran aktif yang dapat mendorong partisipasi dan keterlibatan belajar peserta didik dan mengurangi miskonsepsi Tinjauan dilakukan dengan menggunakan metode pencarian sistematis PRISMA, penelitian ini menganalisis artikel-artikel yang relevan dari database PubMed dan Science Direct dengan rentang waktu terbit 2020-2024 yang menghasilkan 26 artikel terpilih dan di saring sesuai kelayakan dan ketentuan yang dikaji oleh peneliti sehingga menyisakan 8 artikel yaitu 2 artikel yang membahas keterlibatan belajar dari aspek perilaku, kognitif dan emosional, 5 artikel tentang keterlibatan peserta didik yang mencakup interaksi dengan teman sebaya, guru, dan proses pembelajaran terhadap kesehatan mental serta 1 artikel mengenai pengaruh keterlibatan pengaruh keterlibatan peserta didik terhadap hasil akademik. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa keterlibatan peserta didik berhubungan erat dengan interaksi sosial di sekolah, dukungan guru, serta kesehatan mental peserta didik. Selain itu, perlunya strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik dan mengurangi stres akademis. Tinjauan juga ini menunjukkan bahwa peningkatan keterlibatan belajar dapat berkontribusi pada hasil akademik yang lebih baik dan kesejahteraan peserta didik secara keseluruhan.
RANCANGAN, IMPLEMENTASI, ASESMEN: DEEP LEARNING BERBASIS PESAN MORAL DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS GURU DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN Ruqiah Ganda Putri Panjaitan; Bistari Bistari; Hairida Hairida; Erlina Erlina; Agung Hartoyo; Tomo Djudin; Junaidi H Matsum; Muhammad Boim; Dea Walhidayah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i2.9432

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi guru Sekolah Dasar di Kota Pontianak adalah keterbatasan dalam mengintegrasikan nilai moral ke dalam pembelajaran secara bermakna serta belum optimalnya penerapan pembelajaran berbasis deep learning. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis deep learning yang terintegrasi dengan pesan moral. Kegiatan dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura, Pontianak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk lokakarya yang melibatkan 70 guru Sekolah Dasar dari enam kecamatan di Kota Pontianak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi mencerminkan keterlibatan kognitif, minat tinggi, serta suasana belajar yang komunikatif. Namun, munculnya pertanyaan-pertanyaan mendasar mengindikasikan perlunya peninjauan terhadap kejelasan materi dan pendekatan fasilitasi. Berdasarkan angket, pemahaman guru terhadap pembelajaran deep learning lebih kuat pada aspek sosial dan konseptual, seperti penghargaan terhadap keberagaman dan kemampuan mengaitkan antar konsep. Aspek intrapersonal, seperti kesadaran diri siswa dan relevansi personal, masih lemah. Selain itu, kegiatan pembelajaran yang menyenangkan belum sepenuhnya terwujud. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan lanjutan dan pendampingan untuk memperkuat desain pembelajaran yang reflektif, bermakna, dan menggembirakan.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS STEM PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK Hutianas Muhar Pratami; Masriani Masriani; Erlina Erlina; Rini Muharini; Rahmat Rasmawan
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.142–156

Abstract

Pengembangan bahan ajar pada pembelajaran abad 21 diselaraskan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kurang maksimalnya bahan ajar dalam melibatkan berbagai aspek untuk menumbuhkan potensi dan minat belajar berdampak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan dan respon peserta didik terhadap kepraktisan e-modul berbasis STEM pada materi hidrolisis garam. Jenis penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yakni analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Namun pada penelitian ini dilaksanakan sampai pengembangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran dan komunikasi tidak langsung. Instrumen yang digunakan berupa lembar kelayakan ahli dan angket respon peserta didik. Uji kelayakan ahli dilakukan oleh masing-masing dua orang ahli pada tiap aspek yakni materi, bahasa dan kegrafikan. Pada uji kelompok kecil dan uji lapangan masing-masing melibatkan delapan dan 32 orang peserta didik. Hasil penilaian kelayakan para ahli diukur menggunakan rumus Gregory menunjukkan nilai validitas sebesar 1,00 dengan kriteria sangat tingi. Hasil uji kelompok kecil sebesar 83% dan 87% dengan kriteria sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul yang dibuat sangat layak dan praktis digunakan oleh peserta didik.
Interactive E-Book Integrating The Local Potential of Aloe Vera As Functional Food: Fostering Scientific Literacy and Creative Thinking Skills Musawwir Usman; Erlina; Hanis Pramudawardani; Rabiatul Adawiyah
Islamic Journal of Integrated Science Education (IJISE) Vol. 5 No. 2 (2026): July
Publisher : Program Studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ijise.v5i2.9694

Abstract

This study aimed to develop a valid, practical, and readable web-based interactive e-book integrating the local potential of Aloe vera as a functional food within the Human Digestive System topic. Employing a Research and Development (R&D) design based on the 4D model (Define, Design, and Develop stages), storyboards and layout drafts were constructed using Adobe InDesign and compiled in Flipbuilder into an HTML5 web-based media. The e-book systematically incorporates specialized pedagogical modules, notably the "Literacy Science" section designed to support evidence evaluation and the "Creative's Corner" section intended to foster core creative thinking dimensions. Product feasibility was evaluated through material and media expert validation and limited field trials involving 3 science teachers and 21 Grade IX students. Quantitative evaluations revealed exceptional product quality: material validity reached 49.60/50.00, media validity reached 46.20/47.00, teacher practicality achieved 94.9% ("Highly Practical"), and student readability reached 88.5% ("Very Good"). These results demonstrate that the interactive e-book is a valid, practical, and readable instructional tool that holds strong pedagogical potential to support contextual science learning.
Developing a chatbot in quantities, denomination, and measurement: an artificial intelligence-based teaching materials Vidya Setyaningrum; Erlina Erlina; Nuchsara Choksuansup Thongsan
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 6, No 2 (2023): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v6i2.23487

Abstract

The material of quantities, denomination, and measurement which are considered less interesting and difficult to understand. This is due to the content and structure of the material which does require prior knowledge to be understood so it seems difficult and a lot of prior knowledge and many abstract concepts. Based on this study, the solution that can be given is to develop a digital-based teaching material for science subjects in the form of a Chatbot. This study aims to develop a chatbot as a digital teaching material based on artificial intelligence in quantities, denomination, and measurement material. This research is development research using the 4D model. Data were collected using test and student response questionnaires. Data analysis using descriptive and inferential statistic. The developed chatbot validated by experts in terms of material, software, and language. The chatbot developed was then disseminated to 65 PGMI IAIN Pontianak students. Based on the results, it can be concluded that the chatbot of quantity, denomination, and measurement material has high validity. The result showed that students’ give the positive responses about the display, content and utilization of the chatbot. Based on the results of the calculation of N-gain obtained the result of 0.3. This means that the effectiveness of using chatbot is in the medium category. Therefore, this chatbot quantity, denomination, and measurement material is suitable for use as teaching material in college level.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agung Hartoyo Aimi Zulaika Aisyah Nur Pratiwi Ajuk Sapar Ajuk Sapar Akrom, Akrom Amsal Alhayat Andi I. Harun Andi Ifriani Harun Andi Ifriani Harun Andi Ifriani Harun* Andi Ifriany Andi Ifriany Harun Andi Ifriany Harun Andra Meisantry Assari Arief Rahman Asriah N. Mardiyyaningsih Azwa Fadilla Wafiq Azwa Fadilla Wafiq Bella Agustina Bistari Dea Walhidayah Dewi Puspita Ismanida dini kartika Dwi Riyan Eni Mayasari Eny Enawati Eny Enawaty Eny Enawaty Eny Enawaty Ersando Ersando Fia Tiaraseta Fifi Alaida Fitria Arifiyanti Fitriani Fitriani Gito Purwono Hairida Hairida Hani Amifelia Hanif Riffalah Hanis Pramudawardani Henny Herawaty Husna Amalya Melati Husna Amalya Melati Husna Amalya Melati Husna Amalya Melati* Hutianas Muhar Pratami Indah Nirwana Akay Ira Lestari Ira Lestari Ira Lestari Ira Lestari Ira Lestari Ira Lestari Irene Yudea Listra Isranti Nurul Choiriyah Jamjemah Jamjemah Jenny Pratiwi Junaidi H Matsum Khofifah Aditha Parawansa Khofifah Aditha Parawansa Lukman Hadi Lukman Hadi Maria Ulfa Maria Ulfah Maria Ulfah Maria Ulfah Marisa Marisa Marisa Martina Vintia Putri Masriani Masriani . Masriani Masriani Masriani Masriani Mawaddatul Warohmah Maya Oktari Melur Regista Cahyani Melur Regista Cahyani Mifta Hurrahman Muhammad Boim Muhammad Farras Leonasa Agusta Musawwir Usman Nina Mardiana (F01108057) Ningsy Inayati Noval Lerian Nuchsara Choksuansup Thongsan Nur Arneta Pawestri Nur Hijriyati Nyemas Firda Diannisa Pingkan Ramadhan Sailendra Qois Natasya Rabiatul Adawiyah Rachma Julianty Putri Rachmat Sahputra Rachmat Sahputra Rachmat Sahputra Rachmat Sahputra Rachmat Sahputra Rachmat Sahputra Rachmat Sahputra Rachmat Saputra Rahmat Rasmawan Ratna Kumala Sari Resi Febriyanti Rikah Indriyani Rini Muharini Rini Muharini Ririn Apriani Risya Sasri Risya Sasri Risya Sasri Risya Sasri Rody Putra Sartika Ruqiah Ganda Putri Panjaitan Rusfamahira Rusfamahira Sarifah Putri Nada Fadillah Selvia L Sinta Puspita Sari Sri Lestari Sri Wahyuni Sumila Sumila Syf Bella T. Alkadrie Tomo Djudin Tomo Djudin Tulus - Junanto Tulus Djunanto Tulus Junanto Ursula Lisfatkandayant Valencya Delima Sianipar Valentina Winda Permata Vidya Setyaningrum Wanti Silasakti Wara Sri Anggitasari Warsidah Warsidah Yundari, Yundari