Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh pemberian asam sitrat dan prebiotik mos hasil hidrolisis bungkil inti sawit terhadap rasio efesiensi protein ayam broiler: The effect of citric acid and mos prebiotic results from hydrolisis of palm kernel cake on protein efficiency ratio in broiler chickens Harleni, Harleni Eka Juniarti; Mairizal, Mairizal; Manin, Fahmida
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v14i1.361

Abstract

Abstract  This research aims to see the effect of giving Mannan Oligosaccharides (MOS) and citric acid at different levels on the protein efficiency ratio of broiler chickens. The research was carried out in a poultry experimental cage at the Faculty of Animal Husbandry, Jambi University using 200 Day Old Chicks (DOC) chickens. In this research, the experimental method was used with a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments with 4 repetitions. The treatments are P0: without MOS and without citric acid (control), P1: giving 0.25% MOS + 1% citric acid through drinking water, P2: giving 0.25% MOS + 2% citric acid through drinking water, P3: administering 0.5% MOS + 1% citric acid through drinking water, and P4: administering 0.5% MOS + 2% citric acid through drinking water. Data were processed using analysis of variance (ANOVA) and Duncan's advanced test. The results showed that the administration of Mannan Oligosaccharides (MOS) with citric acid had a significant difference (P<0.05) on drinking water consumption, ration consumption, protein consumption, body weight gain and protein efficiency ratio. It was concluded that the protein efficiency ratio with administration of 0.5% Mannan Oligosaccharide (MOS) and 1% citric acid in drinking water was the same as administration without treatment (control). The use of 2% citric acid in drinking water has a significant effect on reducing the protein efficiency ratio of broiler chickens. Keywords: Citric acid; Mannan oligosaccharide (MOS); Protein efficiency ratio   Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian Mannan Oligosakarida (MOS) serta asam sitrat pada level yang berbeda terhadap rasio efisiensi protein ayam broiler. Penelitian dilakukan di kandang percobaan ternak unggas Fakultas Peternakan Universitas Jambi dengan menggunakan 200 ekor ayam Day Old Chicks (DOC). Dalam penelitian ini digunakan Metode experiment dengan  rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan 4 pengulangan. Adapun Perlakuan tersebut yaitu P0: tanpa MOS dan tanpa asam sitrat (kontrol), P1: pemberian 0,25%  MOS + 1% asam sitrat melalui air minum, P2 : pemberian 0,25%  MOS + 2% asam sitrat melalui air minum,  P3: pemberian 0,5%  MOS + 1% asam sitrat melalui air minum, dan P4: pemberian 0,5%  MOS + 2% asam sitrat melalui air minum. Data diolah menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Mannan Oligosakarida (MOS) dengan asam sitrat berbeda nyata (P<0,05) terhadap konsumsi air minum, konsumsi ransum, konsumsi protein, pertambahan bobot badan, dan rasio efisiensi protein. Disimpulkan bahwa rasio efisiensi protein dengan  pemberian 0,5% Mannan Oligosakarida (MOS) dan 1% asam sitrat dalam air minum sama dengan pemberian tanpa perlakuan (kontrol). Penggunaan asam sitrat sebanyak 2% dalam air minum berpengaruh nyata terhadap penurunan rasio efisiensi protein ayam broiler. Kata kunci: Asam sitra; Mannan oligosakarida (MOS); Rasio efesiensi protein
DISTRIBUSI SPASIAL IKAN PEPEREK (Leiognathus equulus) HASIL TANGKAPAN BAGAN PERAHU DI PERAIRAN CAROCOK TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATRA BARAT Irwan, Irwan; Mairizal, Mairizal; Rahayu, Dyah Muji; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan; Ramdhani, Farhan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i02.36395

Abstract

Hasil tangkapan ikan peperek (Leiognathus equulus) di Perairan Carocok cukup fluktuatif dikarenakan lokasi yang berbeda-beda akan mempengaruhi kelimpahan dari hasil tangkapan ikan peperek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak fishing base dan fishing ground serta melihat hasil kelimpahan dari ikan peperek dari lokasi yang berbeda (distribusi spasial) menggunakan alat tangkap bagan perahu. Metode penelitian ini bersifat survei yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2023 yang berlokasi di UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penangkapan dan suhu perairan tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapandan kelimpahan ikan peperek (Leiognathus equulus). Pada daerah Pamutusan memiliki 20 titik koordinat dengan jumlah hasil tangkapan sebanyak 601 kg ikan peperek. Sedangkan di dekat daerah Pulau Soetan memiliki 8 titik koordinasi dengan jumlah hasil tangkapan sebanyak 228 kg ikan peperek. Jarak terjauh saat melakukan penangkapan ikan peperek (Leiognathus equulus) berada pada angka 12.47 km dengan hasil tangkap sebesar 30 kg dimana jumlah ikan yang diperoleh sebanyak 2.730 ekor. Sedangkan, jarak terdekat berada di angka 3.75 km dengan hasil tangkapan yang diperoleh sebesar 45 kg dan kelimpahan sebanyak 4.140 ekor.
Komposisi hasil tangkapan ikan menggunakan alat tangkap gillnet di Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Miradni, Asni; Arfiana, Bs. Monica; Nelwida, Nelwida; Mairizal, Mairizal; Ramdhani, Farhan; Heltria, Septy
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i02.37885

Abstract

Komposisi hasil tangkapan adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi keragaman sumber daya hayati. Komposisi hasil tangkapan adalah istilah yang umumnya digunakan dalam bidang perikanan dan kelautan untuk merujuk kepada proporsi relatif dari berbagai jenis spesies yang tertangkap dalam suatu proses penangkapan ikan atau aktivitas perikanan lainnya. Proses ini mencakup penelitian tentang struktur tangkapan yang melibatkan berbagai jenis ikan, udang, moluska, serta organisme laut lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan ikan menggunakan gillnet di Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Peralatan yang digunakan adalah alat tulis, kamera, laptop dan alat tangkap gillnet menggunakan mesh size 2 inci dengan ukuran kapal 1 GT. Hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat 15 spesies ikan yang tertangkap dari alat tangkap gillnet yaitu ikan duri (Cephalocassis borneensis), ikan lomek (Harpadon nehereus), ikan malung (Muraenesox cinereus), ikan gulamah (Panna microdon), ikan sebelah (Pleuronectiformes), ikan beliak mata (Llisha elongata), ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum), ikan bawal (Pampus argenteus), ikan pari (Telatrygon zugei), ikan sembilang(Plotosus canius), ikan langgai (Lepturacanthus savala Cuvier), ikan hiu (Chiloscyllium arabicum), ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus), ikan kurau (Eleutheronema tetradactylum), dan ikan pirang (Setipinna tenuifilis). Kesimpulan dari penelitian ini adalah jenis ikan hasil tangkapan yang paling banyak tertangkap adalah ikan gulamah (Panna microdon) sebanyak 102,8 kg atau 28,62 % dan yang paling sedikit adalah ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) sebanyak 1 kg atau 0,28 %.
KEANEKARAGAMAN HASIL TANGKAPAN GILLNET MILLENIUM DI KELURAHAN BUNGUS SELATAN, KECAMATAN Putra Nugraha, Rendi Tri; Mairizal, Mairizal; Arfiana, Bs. Monica
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i02.38251

Abstract

Perairan Bungus terletak di Kecamatan Teluk Kabung, Kelurahan Bungus Selatan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Perairan Teluk Kabung memiliki kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang strategis dan signifikan bagi masyarakat setempat dengan mayoritas masyarakat bermata pencarian sebagai nelayan. Alat tangkap yang digunakan pada saat penelitian di Perairan Bungus Sumatera Barat menggunakan alat tangkap gillnet millenium dengan mesh size 2 inci dengan ukuran mesin kapal 1 GT. Penelitian ini dilakukan tanggal 25 Juni 2024 sampai dengan 25 Juli 2024 di Perairan Perairan Bungus Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman hasil tangkapan gillnet millennium di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil tangkapan menggunakan alat tangkap gillnet millenium di Perairan Bungus Sumatera Barat terdiri dari 18 spesies terdiri dari jenis ikan dan kepiting. Jumlah hasil tangkapan utama yaitu ikan kembung (Rastrellinger kanagurta) sebanyak 784 ekor (69,07%). Jumlah hasil tangkapan sampingan dari yang tertinggi yaitu ikan sepat (Pemprheris) sebanyak 39 ekor (3,44%) dan yang terendah ikan kapas-kapas (Lactarius lactarius) sebanyak 2 ekor (0,18%). Jumlah hasil tangkapan buangan dari yang tertinggi yaitu ikan ani-ani (Mene maculata) sebanyak 152 ekor (13,39%) dan yang terendah yaitu kepiting (Brachyura) sebanyak 9 ekor (0,79%). Dengan berat hasil tangkapan keseluruhan sebanyak 176,283 kg dan jumlah hasil tangkapan sebanyak 1135 ekor, Nilai indeks keanekaragaman (H’) yang didapat yaitu 1,27 dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) yaitu 0,40 dalam kategori sedang, dan nilai indeks dominansi (C) yaitu 0,50 dalam kategori tinggi.
Keanekaragaman Hasil Tangkapan Alat Tangkap Payang di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang Sembiring, Jesimiel Pranisa; Mairizal, Mairizal; Arfiana, Bs Monica; Nelwida, Nelwida; Ramadan , Fauzan; Wulanda, Yoppie
Mantis Journal of Fisheries Vol. 2 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v2i01.41044

Abstract

Desa Bungus Selatan yang terletak di pesisir Sumatera Barat mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dengan menggunakan berbagai jenis alat tangkap seperti millennium gillnet, bubu, rawai, jaring pantai (beach seine), bagan perahu, dan payang. Penelitian ini berfokus pada keragaman hasil tangkapan alat tangkap payang di Desa Bungus Selatan, Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dari tujuh kapal yang menggunakan alat tangkap payang. Observasi mencakup identifikasi spesies, jumlah ikan, dan total berat hasil tangkapan. Total ikan yang tercatat sebanyak 68.621 ekor dengan berat keseluruhan 5.666,57 kg. Hasil tangkapan terbanyak adalah ikan tuna (3.841 kg atau 67,78%), sedangkan yang paling sedikit adalah cumi-cumi (21,4 kg atau 0,38%). Analisis keanekaragaman menunjukkan nilai indeks Shannon-Wiener (H') sebesar 0,56 yang tergolong rendah. Indeks keseragaman juga rendah (0,35), dan indeks dominansi tinggi (0,70), yang mengindikasikan dominasi oleh beberapa spesies tertentu. Spesies yang teridentifikasi meliputi Euthynnus affinis, Katsuwonus pelamis, Caranx ignobilis, Stolephorus sp., dan Loligo chinensis. Temuan ini mencerminkan rendahnya keanekaragaman spesies dan tingginya dominansi dalam hasil tangkapan payang yang menunjukkan perlunya pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
The effect of addition of methionine and lysine in rations containing fermented palm kernel cake on broiler protein efficiency ratio M. Alfarizi; Mairizal, Mairizal; Akmal, Akmal
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v15i4.563

Abstract

This study aims to determine the effect of methionine and lysine supplementation in rations containing fermented palm kernel cake inoculated with Bacillus cereus V9 on the Protein Efficiency Ratio. This study used a completely randomized design (CRD) with five treatments and four replications. The treatments in this study were different levels of methionine and lysine administration in rations containing fermented palm kernel cake. Treatment P0 = is a control ration (RK), namely a ration containing fermented palm kernel cake without the addition of methionine and lysine. P1 = RK + 0.25% lysine and 0.25% Methionine, P2 = RK + 0.5% lysine and 0.25% Methionine, P3 = RK + 0.25% lysine and 0.5% Methionine and P4 = RK + 0.5% lysine and 0.5% Methionine. Observed variables are Feed Consumption, Body Weight Gain, Protein Consumption, and Protein Efficiency Ratio. Data were processed using analysis of variance with Duncan's advanced test. The results of the study showed that the addition of methionine and lysine to rations containing fermented palm kernel meal did not significantly affect (P > 0.05) feed consumption, but significantly affected (P < 0.05) protein consumption, body weight gain, and protein efficiency ratio. The addition of 0.5% methionine and lysine can increase body weight gain, protein intake, and protein efficiency ratio. This study concludes that the addition of 0.5% methionine and 0.5% lysine to rations containing fermented palm kernel meal by Bacillus cereus V9 can increase the protein efficiency ratio.
Perbandingan Hasil Tanangkapan Udang Rebon (Acetes Sp) Alat Tangkap Togok Pada Waktu Pasang Dan Surut Di Perairan Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Alhumaid, Faiqul Hafidz; Mairizal, Mairizal; fauzan, Fauzan Ramadan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v3i01.50537

Abstract

The potential of Kuala Tungkal waters includes various fish and shrimp such as grouper, anchovies, rebon shrimp, crabs, and cuttlefish. Togok, a passive fishing gear, is commonly used to trap organisms with the help of currents. This study aimed to compare catches at high and low tide and identify main and by-catch using experimental fishing with 5 togok units over 15 days. Results showed rebon shrimp dominated the catch (57% at high tide; 50.23% at low tide) as the main catch, while others were bycatch. Differences were influenced by shrimp behavior, net position, and gear selectivity. In conclusion, togok is more effective at low tide, with rebon shrimp as the primary catch.
Inventory of Catch Results in Seine Net Fishing Gear in Carocok Tarusan Coastal Waters, Pesisir Selatan Regency Syaifudin, Muhammad; Yurleni, Yurleni; Lauura, Lauura Hermala Yunita; Mairizal, Mairizal; Besse, BC Monica Afriana; Putinur, Putinur
Mantis Journal of Fisheries Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v3i01.50586

Abstract

The The waters of Carocok Tarusan Beach in Pesisir Selatan Regency have strong fisheries potential, with many coastal residents working as fishermen. This study aimed to inventory catches from seine net fishing gear and was conducted from July 20 to August 20, 2023, using a survey method with one 5 GT vessel and 10 landings. Data were collected through field observations and interviews. The results showed three species were caught, with tuna (Euthynnus affinis) as the main catch totaling 10,510 fish (1,251 kg; 77%), while anchovies (Stolephorus spp.) (128,100 fish; 173 kg; 11%) and peperek (Leiognathidae) (100,600 fish; 204 kg; 13%) were bycatch. The most frequent tuna sizes ranged from 282–305 mm and 338 359 mm, indicating tuna as the dominant catch in these waters.
Pertambahan Bobot Badan Broiler yang diberi Bungkil Inti Sawit Hasil Fermentasi untuk Menggantikan Sebagian Ransum Komersil Thalia Marcelina; Mairizal; Yusrizal
Jurnal Galung Tropika Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v15i1.1399

Abstract

Palm kernel meal is a byproduct of the palm oil industry that possesses good nutritional potential but is limited by its high crude fiber content. Fermentation using the bacterium Bacillus cereus V9 can serve as a solution to reduce crude fiber and enhance the nutritional value of palm kernel meal, thereby potentially replacing a portion of commercial feed. This study aims to determine the optimal level of commercial feed replacement with fermented palm kernel meal (BISF) on broiler body weight gain. This study employed a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replicates. The treatments tested were levels of commercial feed replacement with FPK, namely: P0 (100% Commercial Feed), P1 (95% Commercial Feed + 5% FPK), P2 (90% Commercial Feed + 10% BISF), P3 (85% Commercial Feed + 15% BISF), and P4 (80% Commercial Feed + 20% BISF). The parameters observed included feed intake, body weight gain, and feed conversion ratio. Data were analyzed using analysis of variance. The results showed that the use of BISF to partially replace commercial rations did not affect (P>0.05) feed consumption, body weight gain, and feed conversion in broilers. It was concluded that BISF administration up to 20% can partially replace commercial rations without affecting broiler body weight gain.
Kualitas Lingkungan Kepiting Bakau Di Perairan Pantai Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Gustina Gustina; Septy Heltria; Mairizal Mairizal; Nelwida Nelwida; Fauzan Ramadan; Ester Restiana Endang Gelis
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.12542

Abstract

Kualitas lingkungan hidup kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan aspek penting yang perlu dikaji melalui pendekatan data parameter oseanografi guna mendukung keberlanjutan populasi dan pemanfaatannya secara lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas habitat kepiting bakau di Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang dilaksanakan pada 15–30 Juli 2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan 3 stasiun dan 3 transek pada setiap stasiun. Penilaian kualitas habitat menggunakan pendekatan Indeks Kualitas Habitat (IKH) berbasis pembobotan dengan parameter suhu, salinitas, pH, genangan air pasang surut, jenis vegetasi, dan kerapatan vegetasi. Hasil analisis menunjukkan ekosistem mangrove di lokasi penelitian tergolong kategori baik, dengan nilai IKH 57 pada Stasiun 1 dan nilai 51 pada Stasiun 2 dan 3. Analisis korelasi antara kualitas habitat dengan lebar karapas menunjukkan korelasi positif lemah (r = 0,38), sedangkan korelasi antara kualitas habitat dengan bobot tubuh menunjukkan korelasi positif sedang (r = 0,52). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kondisi habitat di perairan Desa Sungai Sayang berada dalam kondisi baik dan mampu mendukung kelangsungan hidup kepiting bakau.
Co-Authors Abdurrahman Madani ADRIANI ADRIANI Adriani Adriani Afriadi, Ahmad Agape Saragih Akmal Akmal Akmal Akmal Akmal, Akmal Alhumaid, Faiqul Hafidz Arfiana, BS Monica Arfiana, Bs. Monica Besse, BC Monica Afriana BS Monica Arfiana Budiyati Ichwan Citra Noeraini Darlim Darmawi Dyah Muji Rahayu Edi Erwan Eka Viana Fitrianingsih Eko Wiyanto, Eko Eliyanti Eliyanti Elyanti Elyanti Elyanti, Elyanti Ester Restiana Endang Gelis F Farizal Fahmida Manin Fahmida, Fahmida Fahmida, Fahmida Farhan Ramdhani Farizal Farizal Fauzan Ramadan Fauzan Ramadhan Fauzan Ramadhan Ramadhan fauzan, Fauzan Ramadan Filawati Filawati Gustina Gustina Hariski, M Harleni, Harleni Eka Juniarti Hermanto, Tri Hutwan Syarifuddin Ica Andela Indra Sulaksana Lasno Lasno Lauura, Lauura Hermala Yunita Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna M Yuda Ramdani M. Alfarizi M. Yusuf Miradni, Asni Muhammad Afdal Muhammad Syaifudin Nasution, Annio Indah Lestari Nelwida Nelwida Nita Nita Nita Nita Noferdiman Noferdiman Noverdiman, Noverdiman Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Pangentasari, Dwinda Perkasa, Bayu Gilang Pratama, Yayan Yogi Putra Nugraha, Rendi Tri Ramadan , Fauzan Ramadhan, Fauzan Ramadlan, Ahmad Reza Pahrul Rosadi Reza Pahrul Rosadi Rizky Janatul Magwa Rosadi, Reza Saragih, Agape Sembiring, Jesimiel Pranisa Septy Heltria Sihite, Herlin Rusadi Silaban, Jecky Silva Yulianda Suhandra Suhandra Suparjo Susanti, Vivi Suyono Thalia Marcelina Togatorop, Alfa Immanuel Trihandayani, Estiningsih vivi Susanti W. Ibrahim Winandha, Cut Sheilla Saomyra Yoppie Wulanda Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusrizal Yusrizal Yusrizal Zafitri, Fadia Zaswita, Hermi Zulkarnain Zulkarnain