Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR Aldi Nur Ro’is; Krisna Ardyan Kusuma Wardana; Reza Dwijayanto; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9834

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Salah satu inovasi yang mulai digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) adalah media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media AR sebagai alat bantu pembelajaran di SD, dengan fokus pada efektivitas, kendala, dan potensi pengembangannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media AR mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, memperjelas konsep abstrak, serta menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Namun, implementasi media ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, dan biaya pengembangan yang relatif tinggi. Meskipun demikian, media AR memiliki potensi besar untuk mendukung pembelajaran tematik dan meningkatkan hasil belajar siswa jika dikembangkan dan diterapkan secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para pendidik dan pembuat kebijakan pendidikan untuk mengintegrasikan teknologi AR dalam kurikulum sekolah dasar, guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
IMPLEMENTASI ASSEMBLR EDU TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 4 SD Derana Arisda Safira Hafiz; Dik Lucky To Puran; Galih Agung Yudo Prihantoro; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9860

Abstract

Di abad ke-21, guru diharuskan dapat menguasai teknologi baik menguasai dalam menggunakan teknologi maupun dalam penggunaan media pembelajaran digital yang diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajan di kelas. Perkembangan teknologi yang begitu cepat mengakibatkan munculnya berbagai jenis media pembelajaran digital yang dapat memberikan kemudahan dalam mengakses konten pembelajaran yang menarik. Salah satu contoh dari media pembelajaran digital yaitu aplikasi Assemblr Edu. Aplikasi Assemblr Edu ialah aplikasi media pembelajaran digital yang menggunakan Augmented Reality (AR) yang menampilkan konsep pembelajaran berbentuk 3D. Kegiatan pembelajaran yang kurang memanfaatkan penggunaan media pembelajaran mengakibatkan kemampuan yang diperoleh peserta didik menjadi kurang maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan serta kegunaan media, mengetahui hasil belajar pengetahuan dan sikap peserta didik sebelum dan sesudah dilakukannya penerapan media pembelajaran digital Assemblr Edu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanlitatif deskriptif sebagai metode penelitiannya dengan mengumpulkan data melalui wawancara, pengamatan, serta menganalisis dokumen yang berkaitan dengan topik artikel ini. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini meliputi guru dan peserta didik di salah satu sekolah dasar. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat berperan serta dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, namun masih diperlukan dukungan mendalam mengenai fasilitas dan diperlukannya pelatihan untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POWTOON UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SEKOLAH DASAR Dhea Putri Khoiru Nisa; Ardila Fitriana; Aditya Ridho Hanafi; Dyah Putri Nilamsari; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i6.9899

Abstract

Ketidak sesuaian penggunaan media pembelajaran sangat mempengaruhi terhadap pola pikir dan perkembangan pembelajaran terhadap peserta didik. Pembelajaran yang masih menggunakan sumber buku dan guru mengajar dengan menjelaskan atau hanya membaca sesuai dengan buku tanpa memberi pengetahuan secara tergambar merupakan pembelajaran yang sangat jadul. Peserta didik akan merasa bosan dengan pembelajaran yang cenderung itu itu saja. Di sini kami akan membahas bagaimana cara guru menerapkan media pembelajaran yang berbasis powtoon (pembelajaran berbasis audio visual dengan menggunakan fitur animasi yang sangat menarik). Dengan menggunakan media pembelajaran berbasis powtoon, di harapkan peserta didik dapat memahami pembelajaran secara lebih jelas dan menarik bagi mereka. Media pembelajaran powtoon ini juga lebih efisien di bandingkan dengan mengajar tanpa media, karena siswa tidak tahu bentuk penjabaran secara bergambarnya karena hanya di jelaskan dalam bentuk lisan saja. Berdasarkan data, pembelajaran berbasis powtoon audio visual ini di anggap sangat baik di terapkan bagi peserta didik sekolah dasar.
PENGGUNAAN MEDIA EDUCANDY DALAM PROSES PEMBAHARUAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Ummu Rofiqoh; Evana Mirbawani Prayitna; Fadlan Najhan Ikhwany; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i6.9908

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran telah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di sekolah dasar. Artikel ini membahas implementasi Educandy, sebuah media pembelajaran interaktif berbasis teknologi, sebagai inovasi dalam pembaruan proses pembelajaran di sekolah dasar. Media ini menawarkan berbagai fitur seperti kuis, teka-teki, dan permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan minat belajar siswa serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Educandy efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Platform ini membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Selain itu, Educandy juga mempercepat adaptasi guru terhadap teknologi pendidikan modern, meskipun tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital guru masih perlu diatasi. Melalui strategi pelatihan, dukungan infrastruktur, dan integrasi dengan kurikulum, Educandy dapat menjadi solusi yang relevan untuk mengatasi tantangan pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, pemanfaatan Educandy sebagai media pembelajaran diharapkan dapat memperkuat transformasi digital dalam dunia pendidikan, terutama untuk mendukung pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
INOVASI PENGGUNAAN MEDIA MIND MAPPING DIGITAL GUNA MENGAJARKAN KONSEP PEMBELAJARAN LEBIH MENDALAM DI SD Shinta Kusmardani Putri; Azizah Baiti Lestari; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i6.9910

Abstract

Kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan, khususnya dalam metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas media mind mapping digital sebagai alat pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa di sekolah dasar. Media ini dirancang untuk membantu siswa mengorganisasi informasi secara sistematis dan kreatif, sehingga mampu memahami hubungan antar konsep secara mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mind mapping digital memiliki dampak positif terhadap proses pembelajaran, termasuk peningkatan fokus, motivasi belajar, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Media ini juga memfasilitasi pengintegrasian elemen visual seperti warna, gambar, dan simbol, yang membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti kebutuhan akan bimbingan dalam penggunaan teknologi dan keterbatasan kreativitas siswa dalam membuat mind mapping. Meskipun demikian, mind mapping digital terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang relevan di era digital, membuka peluang untuk inovasi media pembelajaran lainnya. Integrasi mind mapping digital diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa.
ANALISIS MODUL AJAR IPAS FASE C DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN TENTANG MENJAGA KESEHATAN SISTEM ORGAN TUBUH ELEMEN PEMAHAMAN IPAS DI SDN JIWAN 2 Theresia Mayang; Hesti Hendriani; Dyah Anggi; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i7.9950

Abstract

Kurikulum Merdeka termasuk kedalam pembelajaran intrakurikuler di sekolah yang beragam dengan memahami konsep dan mendalami kompetensi. Dengan adanya penelitian ini tertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian dan kelengkapan komponen-komponen modul ajar yang telah dirancang oleh guru mata Pelajaran IPAS di SDN JIWAN 02. Penelitian ini termasuk peneilitian deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dokumentasi dan pengamatan. Penelitian ini menggunakan sumber data modul ajar IPAS. Terdapat beberapa Teknik analisis yang digunakan yaitu tahap (1) mengumpulkan perangkat modul ajar (2) menganalisis modul ajar (3) menentukan hasil. Dari hasil penelitian di temukan pada penyusunan modul ajar di SDN JIWAN 02 terdapat kesesuaian dan kelengkapan yang bervariasi untuk komponen yang dinilai. Hasil dari informasi umum sebesar 100% dan persentase dari kompenen inti sebesar 92% dan lampiran sebesar 75% dan sebesar 92% Perolehan presentase komponen modul ajar. Masih ada ketidak sesuaian dan ketidak lengkapan dalam komponen modul ajar IPAS SDN JIWAN 02. Dalam pembuatan modul ajar berbasis kurikulum Merdeka, guru mata Pelajaran IPAS masih membutuhkan penyempurnaan dalam penyusunan modul ajar berbasis kurikulum Merdeka.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V Reza Eca Windyani; Della Permata Sari; Novi Arindra Sari; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.9981

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa baik pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi siswa kelas V. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa setelah diterapkan. TaRL dan pembelajaran yang berbeda memberi siswa kesempatan untuk belajar berdasarkan minat dan kemampuan masing-masing, yang meningkatkan motivasi dan pemahaman konseptual. Menurut temuan penelitian, pendekatan TaRL adalah strategi yang sukses untuk meningkatkan hasil pembelajaran sains di tingkat sekolah dasar.
PERUBAHAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Nia Andina Noviana; Rosallinda Sefhia Pratama Putri; Andita Feby Nurcahyanti; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.9987

Abstract

Perubahan digital telah mengubah cara pandang dalam dunia pendidikan, memberikan pengaruh besar pada metode pengajaran dan pembelajaran. Artikel ini membahas berbagai aspek penting dari transformasi tersebut, seperti kemudahan akses informasi, pengembangan keterampilan abad ke-21, literasi digital, serta berbagai model pembelajaran online, jarak jauh, personalisasi, dan pembelajaran sepanjang hayat. Penilaian berbasis digital juga menjadi komponen kunci dalam mengevaluasi kemajuan siswa. Meski membuka banyak peluang, perubahan ini juga menghadirkan tantangan yang membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan pengalaman belajar yang menarik. Pemahaman mendalam tentang dampak transformasi digital dalam pendidikan sangat diperlukan untuk menghadapi pesatnya perkembangan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan referensi yang berasal dari buku dan jurnal terpercaya, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Perkembangan teknologi ini membawa banyak perubahan positif, mulai dari akses informasi yang lebih cepat, proses pembelajaran yang lebih mudah, hingga interaksi yang lebih efisien.
PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL UNTUK PEMBAHARUAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Satria Heryanto Putra; Muhammad Surya Akbar Muttaqien; David Jeprianto; Calvin Asvino Putra; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.9990

Abstract

Penggunaan media digital dalam pembaharuan pembelajaran di sekolah dasar telah menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era modern. Media digital, seperti video pembelajaran, aplikasi edukasi, dan platform daring, memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan media digital dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar, serta membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Selain itu, media digital memungkinkan pembelajaran yang bersifat personal dan adaptif, di mana siswa dapat mengakses materi sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman mereka. Namun, tantangan dalam penerapan media digital juga perlu diperhatikan, termasuk kesiapan infrastruktur teknologi di sekolah, pelatihan guru, dan dukungan dari orang tua. Oleh karena itu, investasi dalam infrastruktur teknologi dan pelatihan yang memadai sangat penting untuk memastikan keberhasilan integrasi media digital dalam pembelajaran. Dengan pendekatan yang tepat, penggunaan media digital dapat menjadi alat yang efektif untuk memperbaharui dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global di masa depan dengan lebih baik.
INOVASI PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL QUIZIZZ DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Faris Maulana Arafli; Anis Latifah Widiastuti; Fitri Adistya; Galih Kurnia Pratama; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i9.10102

Abstract

Penggunaan media pembelajaran merupakan strategi pembelajaran yang harus dikuasai guru, khususnya media pembelajaran interaktif. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, media pembelajaran memegang peranan penting dalam menunjang proses pembelajaran, sehingga seorang guru dapat memanfaatkan media pembelajaran yang berkembang sebagai alat dalam memberikan materi untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Namun dari hasil observasi penulis terhadap siswa kelas V terungkap permasalahan kurangnya aktivitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan optimalisasi penggunaan media Quizizz digital untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode literatur deskriptif analitis. Deskriptif analitis adalah suatu metode yang menggambarkan suatu subjek penelitian dengan menggunakan data atau sampel yang dikumpulkan apa adanya, tanpa menganalisisnya dan menarik kesimpulan yang berlaku bagi masyarakat umum. Hasil penelitian dengan menggunakan Quizizz ini sangat efektif dalam proses kegiatan pembelajaran di sekolah dasar. Berdasarkan penelitian, hasil yang dapat dicapai apabila menggunakan Quizizz sebagai media pembelajaran adalah: (1) perhatian siswa dalam proses pembelajaran; (2) kemampuan siswa dalam memahami soal secara mandiri; (3) kegiatan, baik pertanyaan tentang materi maupun evaluasi dan pencatatan materi; (4) Ketepatan pertanyaan siswa dan manajemen waktu. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan referensi bagi guru untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penggunaan media kuis. Selain itu, penggunaan Quizizz di kelas yang lebih tinggi membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam belajar, serta guru lebih mudah menilai hasil belajar siswa.
Co-Authors Aditya Pamungkas Aditya Ridho Hanafi Afra Dias Afani Agus Tiara Nur Khasanah Ahmad Alfian Aldi Nur Ro’is Alfian Nur Huda Pratama Alfina Dwi Damayanti Alfina Fitria Rahmasari Alfina Nor Kumala Sari Alfina Nur Khasanah Alfiyatul Mukarromah Allinda Dwimarta Amaliah Fatimatunisa Amdhani Mulya Pratiwi Amelia Ndung Dara Puspita Ana Sri Wahyuningtias Andita Feby Nurcahyanti Aning Sedyati Anis Latifah Widiastuti Ardhia Estu Pramesti Ardila Fitriana Ariyani Arlangga Ridho Aruliansyah Arnike Sulistya Adiningtyas Arsita Listya Rahmadini Asmarani Aristu Audrey Regina Pratama Putri Ayun Nafi’ah Rhesnandya Surya Azizah Baiti Lestari Berlian Dwi Febriana Calvin Asvino Putra Candra Dewi Cindi Fatika Amelia Cindy Novita Zein David Jeprianto Della Permata Sari Della Permata Sari Dena Putri Permatasari Dendi Widy Arwindha Deni Saputra Derana Arisda Safira Hafiz Desi Ana Puspitasari Dewi Setiana Mukti Dewinta Febrianti Zulaicha Dhanisa Aptillia Putri Dhea Putri Khoiru Nisa Diah Ika Wahyuning Lestari Dik Lucky To Puran Dila Fatku Rizkia Dinda Nurrahma Agung Dinnar Anugrah Rahayu Dita Meilia Diyan Marlina Diyan Marlina Dwi Prancisca Dyah Anggi Dyah Putri Nilamsari Eka Henny Wijayanti Elfina Prameswari Putri Ellys Mersina M Elly’s Mersina Mursidik Elvivianti Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Enggin Yuna Arinda Eris Dwi Purwanti Eva Kristiana Eva Purika Mukholifah Evana Mirbawani Prayitna Fadlan Najhan Ikhwany Faris Maulana Arafli Farizka Zulfi Assyifa Fauzatul Ma'rufah Rohmanurmeta Fida Chasanatun, Fida Findya Merliana Firnanda Dwiki Hayuning Putri Fitri Adistya Freza Yolanda Oktavia Frida Dwiana R Frida Dwiana Rahmawati Galang Cakra Wardhana Galih Agung Yudo Prihantoro Galih Kurnia Pratama Gania Septiana Wardoyo Gayatri Dwi Astuti Hayu Puspita Hendra Erik Rudyanto Hendri Yogi Alamsyah Hesti Hendriani Ida Ayu Istiqomah Iin Dwi Wulandari Ika Febrianita Ika Melati Ningsih Imroatu Syarifah Indah Purwitasari Inin Ananta Jagad Talenta Boma Jalu Damara Karin Ayunda Satiti Kartika Chrysti Suryandari3 Kartina Kharisma Silvianingrum Krisna Ardyan Kusuma Wardana Laila Riyanasari Lilik Suryanti Lingga Nico Pradana Lita Oktaviani Liya Atika Anggrasari Liya Atika Anggrasari Luthfiah Putri Ramadhani Mayvia Auriel Herlis Arthawidiani Melik Budiarti Meriantama Ginanjar Saputra Meyra Windyantika Mimin Triyas Wati Moch Yoga Artandiyanto Mohammad Lutfi Khotibul Umam Muhamad Fikriadin Muhamad Fikriadin Muhammad Surya Akbar Muttaqien Mulyadi Mulyadi Nabila Mauludfi Nanda Ferdiana Indarno Nia Andina Noviana Nisa Naila Ruhmawanti Nisrina Naurotuzzahiyah Nita Ayu Saputri Novi Arindra Sari Novita Erliana Sari Nur Samsiyah, Nur Nurrafizah Oktavia Rachmawati Purnomo Indra Saputra Putri Mei Andriani Qomarul Hidayah Rahman Bangun Suprayogi Rahmantika, Nadia Rahmatia Eka Fitri Rama Fanie Nugraha Rampai Cantika Gusvinda Afiatni Resty Dewi Anggraini Reza Dwijayanto Reza Eca Windyani Riadita Afriani Ridwan Rio Sabdo Utomo Rischa Pramudya Trisnani Riski Yulia Darmayanti Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati Rizka Rahmawati Rizki Handayani Rizky Septian Nur Roken Sacti Udhiyanny Rosallinda Sefhia Pratama Putri Ryandika Ihza Mulia Salwa Sayidina Kansa Sariyem Satria Heryanto Putra Sefti Mustika Rahmayanti Selvia Anitasari Serly Putri Febriana Shinta Kusmardani Putri Silvia Ayu Pratiwi Sintia Suci Wulandari Sintya Indriasari Harnanti Siti Robi’ah Al Adawiyah Sri Lestari St. Y Slamet Suharni Sunarto Narto Suyanti Suyanti Theresia Mayang Tiara Intan Cahyaningtyas Tiara Nur Fitria Tiara Putri Maharani Tita Ragil Tri Wahyuning Cahya Ummu Rofiqoh Vera Yunita Prihapsari Vivi Rulviana Vivi Rulviana Wahyu Hidayat Wahyu Kusuma Wahyu Siti Juliana Warsini Wemphi Novan Ramadhan Widhi Trianita Kusumawati Widia Astanti Widiya Retno Wahyuni Widya Intan Margono Wiwik Setiawati Wulan Sri Rezeki Yetti Fitriyana Yudha Mahardika Putra Zalsita Prasasti Putri Ziza Alifiani Firdaus