Claim Missing Document
Check
Articles

Adjectives as Cultural Mirrors: Exploring Semantic Nuances in Bengkulu Malay Rustinar, Eli; Kusmiarti, Reni
Jurnal Arbitrer Vol. 12 No. 4 (2025)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.12.4.567-581.2025

Abstract

This study delves into the intricate semantic nuances of adjectives within the Bengkulu Malay Language (bMB), positing that they function beyond simple denotative descriptions to profoundly reflect speakers’ attitudes, emotions, and ingrained cultural identity. Recognizing the critical role of semantics in analyzing the distinctions between literal and connotative meanings, the research employed a rigorous qualitative descriptive methodology. Data were meticulously extracted from written bMB texts, specifically drawing its primary data from the comprehensive book “Pernak-pernik Bahaso Kito Bengkulu”. The analysis is conducted using distributional techniques to analyze the context of the sentences. The investigation successfully identified and classified 166 unique adjectives, categorizing them into three significant dimensions of meaning nuances: 56 adjectives exhibiting emotional nuances, 55 reflecting social nuances, and another 55 imbued with cultural nuances. This detailed classification underscores that bMB adjectives are not merely linguistic labels but critical linguistic tools that embody the community’s local wisdom, communal values, and the deep, symbiotic relationship between language and culture. The findings carry substantial implications, contributing significantly to linguistic and semantic theory by providing empirical evidence for the rich connotative potential of regional languages. This research underscores the crucial role of semantic analysis in understanding and preserving the Bengkulu Malay language, a vital component of Indonesia’s rich linguistic and cultural heritage, and advocates for its continued study and preservation.
PENGGUNAAN MEDIA CANVA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DI KELAS X ASISTEN KEPERAWATAN SMKS 3 IDHATA CURUP Risti Yuni; Adi Asmara; Eli Rustinar; Tomi Hidayat; Elyusra
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurip.v4i2.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media canva dalam pembelajaran menulis teks prosedur di kelas X Asisten Keperawatan SMKS 3 Idhata Curup. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan melalui instrumen tes menulis teks prosedur dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui kecenderungan umum serta tingkat kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur setelah pembelajaran berlangsung. Teknik analisis data dilakukan melalui deskriptif kuantitatif dan kemudian diinterpretasikan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas X Asisten Keperawatan SMKS 3 Idhata Curup berada pada kategori Baik Sekali. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan persentase sebesar 96,16%, yang jika dikonsultasikan pada kriteria skala empat termasuk dalam interval 86%–100%, sehingga mencerminkan tingkat penguasaan yang sangat baik. Selain itu, penerapan media digital Canva dalam pembelajaran menulis teks prosedur juga memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa. Persentase capaian sebesar 90,63% menempatkan hasil tersebut pada kategori Baik Sekali dalam kriteria skala empat. Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa penggunaan media digital Canva merupakan salah satu alternatif yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa2kelas X2 Asisten Keperawatan di SMKS 3 Idhata Curup. Saran sebagai bahan pertimbangan, meskipun kemampuan menulis teks prosedur siswa telah berada pada2 kategori baik sekali, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia diharapkan tetap terus mengasah kemampuan tersebut melalui pemberian berbagai latihan2 menulis secara berkesinambungan.
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Digital Siswa Kelas 1 MIN 7 Seluma Resma Neli; Reni Kusmiarti; Eli Rustinar
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurip.v4i2.1755

Abstract

This study aims to improve the Indonesian language learning outcomes of first-grade students at MIN 7 Seluma through the use of digital-based learning media. The background of this research is the low student achievement caused by conventional learning methods that are less engaging. This research employs a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects of this study were 24 first-grade students of MIN 7 Seluma. Data were collected through observation, interviews, written tests (pretest and posttest), and documentation. The data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods by comparing the results of the pre-cycle, cycle I, and cycle II. The findings show an improvement in students’ average scores from 55.4 in the pre-cycle to 78.5 in cycle I, and further increased to 85.4 in cycle II. Students’ activeness also improved in each cycle, as indicated by higher enthusiasm, focus, and participation in learning activities. Therefore, the use of digital-based learning media is proven to be effective in improving Indonesian language learning outcomes among first-grade students at MIN 7 Seluma. 
Pendampingan Guru Bahasa Indonesia SMP dalam Membangun Literasi Informasi untuk Mendukung Kesejahteraan Psikologis Siswa Melalui Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Reni Kusmiarti; Eli Rustinar; Mahdijaya Mahdijaya
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cbb3kq30

Abstract

Penguatan literasi informasi bagi guru Bahasa Indonesia SMP menjadi kebutuhan mendesak dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan memahami teks. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mendukung guru dalam mengintegrasikan literasi informasi ke dalam pembelajaran melalui proses pendampingan yang sistematis. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMP yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka, dan berlangsung terpusat di SMPN 6 Kota Bengkulu sebagai lokasi kegiatan MGMP. Metode yang digunakan meliputi workshop, pendampingan di kelas, implementasi mandiri, dan refleksi. Workshop dirancang untuk memperkuat pemahaman guru tentang konsep literasi informasi serta strategi pembelajaran yang mudah diterapkan, sementara pendampingan kelas memberikan umpan balik langsung terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata dalam kemampuan guru menyusun modul ajar, menerapkan strategi literasi informasi, serta membimbing siswa dalam mencari, menyeleksi, dan mengolah informasi. Siswa juga menunjukkan perkembangan dalam membuat pertanyaan, membedakan fakta dan opini, menulis ringkasan, berdiskusi, dan bekerja sama. Program ini turut menghasilkan praktik baik yang dapat dimanfaatkan guru lain dan memberikan dampak berkelanjutan bagi sekolah mitra. Temuan tersebut menegaskan bahwa pendampingan dengan pendekatan partisipatif merupakan strategi yang efektif untuk memperkuat literasi informasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Bila Esok Ibu Tiada Karya Rudi Soedjarwo Windi Putri Andini; Yuniati, Ira; Rustinar, Eli; Zakaria, Jelita
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/p4fwwp80

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian tindak tutur ilokusi dalam memahami komunikasi yang efektif melalui media film. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam film "Bila Esok Ibu Tiada" karya Rudi Soedjarwo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak, rekam, dan catat dialog film. Hasil penelitian menunjukkan adanya 75 data tindak tutur ilokusi yang meliputi asertif (19 data), direktif (21 data), ekspresif (23 data), komisif (9 data), dan deklaratif (3 data). Tindak tutur ekspresif menjadi yang paling dominan. Kesimpulannya, film ini kaya akan penggunaan tindak tutur ilokusi yang berfungsi untuk menyampaikan emosi, membangun hubungan antartokoh, dan menghidupkan dinamika cerita. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dan analisis wacana dalam media audiovisual.                                                                                           Kata Kunci: Film, Pragmatik, Tindak Tutur Ilokusi  
Pendampingan Meningkatkan Minat Literasi Sastra Puisi Siswa Melalui Program Klub Literasi Sekolah Hariyanto Supriyadi; Eli Rustinar; Elyusra Elyusra; Sakroni Sakroni; Man Hakim
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 08 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Program aims to provide training and guidance in the field of literary writing for students. This activity is an effort to develop students' critical literacy skills, especially through writing skills. In addition, this activity is also a way to bring schools and students closer to literary works. The implementation method, Community Service is carried out by providing ongoing training and mentoring. The training was conducted for three days for students/participants. This training is carried out in two ways, namely inclass and outclass. Inclass training is carried out to provide a common understanding of writing literary works to students/participants, while outclass training is conducted to hone sensitivity, critical power, and intuition of students/participants to catch any existing problems. around them to be used as material in writing literary works. Based on the results of the implementation, the understanding of literary works is better than before. Likewise, students' writing skills are increasing and getting better, this is evidenced by the results of their literary works in the form of poetry anthologies. The poems they make vary, both in terms of typography, theme, and content. The students were enthusiastic and enthusiastic in participating in these activities. With the activities of fostering literary writing in schools, it can help students and the school better recognize literary literacy, especially in the field of literary writing. On the other hand, fostering literary writing in schools can help teachers form the School Literacy Movement in their respective schools, considering that there are still very few people in the school environment, so there is a need for similar activities with the aim of increasing students' competence and love for reading and writing.
PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM KOMENTAR INSTAGRAM GIBRAN RAKA BUMING RAKA PADA KAMPANYE WAKIL PRESIDEN 2024 Yesi Ratna Sari; Eli Rustinar; Jelita Zakaria; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v11i1.35126

Abstract

The problem addressed in this study is how slang and the functions of slang appear on Gibran Raka Buming Raka's Instagram account in relation to the 2024 vice presidential election. The purpose of this study is to describe the forms of slang and the functions of slang found in comments on Gibran Raka Buming Raka's (GRBR) Instagram account during the 2024 vice presidential campaign. The background of this research is based on the phenomenon of increasing slang usage on social media, especially in political situations that are usually formal in nature. The method applied in this research is descriptive qualitative with data collection techniques through observation and documentation, screenshots, and comments from informants between February and August 2024. The findings of the study indicate that the slang language used can be classified into four categories: abbreviations, acronyms, and creative forms. The functions of slang language include fostering closeness in relationships, group solidarity, shifting the topic of conversation, expressing humor, group identity, and enjoyment. Based on the findings and analysis, there are a total of 40 instances of slang language in this study.
Penggunaan Klausa Adjektiva dalam Buku Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Okta Ramadhani, Relin; Kusmiarti, Reni; Rustinar, Eli; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/0v3ggp42

Abstract

Klausa adjektiva merupakan klausa yang memiliki subjek berkategori nomina dan  predikatnya predikatnya berkategori adjektiva yang berfungsi menyatakan keadaan, sifat, atau perasaan. Dalam teks pembelajaran, berbagai kalimat dapat mengandung klausa adjektiva yang membentuk struktur sintaksis tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan klausa adjektiva yang terdapat dalam kalimat-kalimat pada buku pembelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VII. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan klausa adjektiva yang terdapat dalam isi teks buku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa kutipan kalimat yang mengandung klausa adjektiva yang bersumber dari buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VII terbitan Erlangga tahun 2021 sebagai buku resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan membaca, menandai, mencatat, dan mengklasifikasikan data. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis struktur serta fungsi klausa adjektiva. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 150 data klausa adjektiva dengan fungsi subjek berkategori nomina dan predikat berkategori adjektiva. Berdasarkan makna predikatnya ditemukan 62 data bermakna keadaan fisik, 42 data sifat batin, dan 46 data perasaan batin. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa klausa adjektiva dalam teks pembelajaran memiliki pola struktur yang konsisten sehingga dapat menjadi referensi dalam kajian sintaksis bahasa Indonesia.   Kata Kunci: Buku Teks, Klausa Adjektiva, Pendekatan Sintaksis
Makna Leksikal  dalam Buku Ajar  Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Yanti, Lasmi; Rustinar, Eli; Kusmiarti, Reni; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ecez5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal berdasarkan kelas kata yang terdapat dalam buku ajar Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII karya Rahma. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman makna kata dalam pembelajaran, karena buku ajar menjadi sumber utama dalam penyampaian materi kepada siswa. Oleh karena itu, kajian terhadap makna leksikal berdasarkan pengelompokan kelas kata perlu dilakukan untuk mengetahui penggunaan kata sesuai dengan makna dasarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang mengandung makna leksikal, sedangkan sumber data adalah buku ajar Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII karya Rahma. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca ulang buku ajar secara cermat, menandai kata-kata yang mengandung makna leksikal, kemudian mengumpulkan data menggunakan instrumen penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap klasifikasi berdasarkan kelas kata, analisis makna leksikal sesuai kamus, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 455 kata bermakna leksikal yang terdiri atas 335 nomina, 17 verba, dan 103 adjektiva. Kelas kata yang paling dominan adalah nomina, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah verba. Untuk ke depannya, penulis mengharapkan agar penelitian ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam mengembangkan kajian semantik.   Kata Kunci: Buku Ajar, Makna Leksikal, Pendekatan Semantik  
PELATIHAN KELOMPOK DRAMA KABARET UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEPERCAYAAN DIRI SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN AL HASANAH Latifah Hidayati; Elyusra; Reni Kusmiati; Eli Rustinar
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v4i2.7199

Abstract

Pondok Pesantren Al Hasanah adalah lembaga pendidikan bernuansa islami yang terletak di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Para santriwati yang menempuh pendidikan didalamnya diharapkan agar memiliki kreativitas dan kepercayaan diri. Kreativitas dan kepercayaan diri adalah hal yang perlu dimiliki oleh setiap masing-masing individu. Kreativitas dan kepercayaan diri adalah hal yang tidak bisa didapat secara instan. Perlu adanya pembiasaan dan pelatihan terhadap masing-masing individu. Kegiatan pelatihan kelompok drama kabaret ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri santriwati. Hasil dari kegiatan pelatihan kelompok drama kabaret telah dibuktikan jika kreativitas dan kepercayaan diri santriwati di Pondok Pesantren Al Hasanah telah mengalami peningkatan yang signifikan. Mereka mampu mengekspresikan kreativitas mereka disaat proses pembuatan naskah drama, atribut yang akan digunakan, pengeditan suara, percakapan dan instrumen tambahan dari drama kabaret. Kemudian, mereka juga mampu mengekspresikan drama dengan penuh kepercayaan diri dan menunjukan keberanian saat tampil di depan seluruh santriwati di Pondok Pesantren Al Hasanah.
Co-Authors Ade Irma Suryani Ade Wahyu Rahmanzah Adi Asmara Ami Bunga Wulandari Anugrah, Trisna Ariani Ariani Artika Nurrahma Hareindy Asmara , Adi Atmaja, Loliek Kania Ayu Wulandari Bintang Agustina Pratiwi Cahyani, Tiara Regita Candika Candika Cece Sobarna Cici Agustiawati Dela Julita Dewi Kusumaningsi Dewi Kusumaningsi Dewi Kusumaningsih Dianningrum Pratitis Elintia Hanifah Elintia Hanifah Elyusra Elyusra Elyusra Elyusra Endang Sutra Gunawan, Hafiz Hafiz Gunawan Hafiz Gunawan Hakim, Man Hariyanto Supriyadi Hasbullah, Ahmad Hasibuan, Anim Hasmi Suyuthi Hasmi Suyuthi Hasmi Suyuthie Hidayat, Tomi Intan Sophia Resera Ira Yuniarti Ira Yuniati Ira Yuniati Isnaeni Rofiah Ita Ayesfi Jelita Zakaria Jeni Padila Nopita Sari Joko Eko Santoso Khairi, Azizatul kusmiarti, reni Kusmiati, Reni Kusumaningsi, Dewi Lamis, Lathifah Lathifah Lamis Lathifah Lamis Latifah Hidayati Linda - Putriana Lisdayanti, Septina Loliek Kania Atmaja Loliek Kania Atmaja Loliek Kania Atmaja Mahdijaya Mahdijaya, Mahdijaya - Man Hakim Manjato, Ajat Melianda, Oki Mustika, Milla Nadila Berliana Nova Poojadixsa Okta Ramadhani, Relin Paulina, Yanti Putra, Ikhsan Achmadi Putri, Qikka Anisya Ade Putriana, Linda - Putriani, Eka Reni Kusmiati Resma Neli Rio Saputra Ririn Rahmayanti Risnanosanti Risnanosanti Risti Yuni Sahrullah, Sahrull Sakroni Sakroni Sakroni Sakroni Sakroni Sari, Citra Purnama Sari, Yossi Permata Saufa Yutika Selly Sepika Sepana Virqiyan Septina Lisdayanti Sindy Monika, Sindy Monika Suyuthi, Hasmi Syanurdin Syanurdin Syella Tri Novera Tasya Tasya Thabrani, Feriyan Titik Sudiatmi Tomi Hidayat Tomi Hidayat, Tomi Ulfa Kurniasih Wahono, Sri Wahya Wahya Wahyu Dini Septiari Wihnata, Andre Winanda, Felia Ayu Windi Putri Andini Yanti Paulina Yanti Paulina Yanti, Lasmi Yesi Ratna Sari Yolanda, Feza Herli Yuentie Sova Puspidalia, Yuentie Sova Yuniarti, Ira Yuniati, Ira Zico marnaek Zona Amalia