p-Index From 2021 - 2026
7.144
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening di SPBU Wilayah Kabupaten Rokan Hilir Erwinal Pulungan, Sudarman; Jumeno, Desto; Amrina, Elita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64128

Abstract

Di era persaingan global yang semakin ketat, produktivitas organisasi sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusia. Penelitian ini mengkaji peran motivasi kerja dan hubungannya dengan kepuasan kerja sebagai faktor penentu kinerja. Berdasarkan kekosongan dalam penelitian sebelumnya, studi ini bertujuan untuk menguji dampak motivasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai mediator, menggunakan staf SPBU di Kabupaten Rokan Hilir sebagai objek studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik sampel jenuh (N=38). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja staf. Selain itu, kepuasan kerja berperan sebagai mediator parsial, yang berarti motivasi tidak hanya mempengaruhi kinerja langsung, tetapi juga meningkatkan kepuasan kerja yang berimplikasi pada peningkatan produktivitas. Motivasi kerja terbukti menjadi faktor penting yang mendorong kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja memainkan peran sebagai mediator yang meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Analysis The Risk Of Snake Fruit Production Using The House Of Risk Model In Salacca Trading Business Sri Fatimah Hasibuan; Elita Amrina; Hilma Raimona Zadry
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 17, No 1: 2024
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v17i1.25295

Abstract

The snake fruit processing company UD Salacca faces several challenges in its snake fruit processing activities, including people, machines, methods and the environment. The aim of this research is to identify the challenges faced by UD Salacca in snake fruit production. The risk management method used in this research follows the ISO 31000:2008 guidelines using the House of Risk (HOR) Model, which includes steps for risk identification, risk analysis, risk evaluation, and risk management. 22 risk events (risk factors) have been identified from 9 process activities and 17 risk agents (risk causing factors), of which there are 5 high priority risk causes. The causes of this risk include the mixing process taking less than three hours, weather and pest factors, not being careful when loading, and not being careful in the sorting process using traditional grinding equipment. From the research results, 18 proposed mitigation strategies were found from 9 process activities. Some of the strategies proposed include the use of machines in the ripening process, the use of tools to peel snake fruit, the use of personal protective equipment when working, supervision and implementation of work operational standards during harvest, and the use of assessment checklists when sorting snake fruit. Early handling strategies are needed by salacca businesses to anticipate major risks. These results can be used to increase the company's effectiveness in handling risk management
Keserasian Kerja Alat Gali Muat Excavator Volvo EC330 BLC dan Alat Angkut Dump Truck Mercedes Benz Axor 2528 C pada Kegiatan Coal Getting Seam B Heri Prabowo; Heru Premana; Elita Amrina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/ap9w9086

Abstract

Perusahaan batubara mempunyai target produksi pengalian batubara seam B sebesar 40.000 ton, sedangkan realisasi produksi dengan alat gali muat excavator Volvo EC330 BLC dan alat angkut dump truck Mercedes benz axor 2528 C hanya sebesar 35.474 ton  atau 88% dari target produksi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan energi, batubara yang merupakan salah satu energi alternatif membuat kebutuhan akan batubara semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan batubara, Perusahaan harus mengoptimalkan kerja alat gali muat dan alat angkut dari proses pengambilan batubara. Sehingga butuh keserasian jumlah alat gali muat dan angkut agar alat yang tersedia dapat selalu bekerja dengan efektif dan efisien. Efisiensi kerja alat angkut sebelum perbaikan adalah 75.54 %. Setelah perbaikan menjadi 79.73 %. Perbandingan produktivitas alat gali muat dengan alat angkut sebelum perbaikan 37.829,12 Ton/bulan >35.474.04 Ton/bulan. Agar alat gali dan alat angkut serasi maka MF = 1 dengan menambahkan 6 unit dump truck.  Perbandingan produktivitas alat gali muat dengan alat angkut setelah perbaikan dalam satu bulan  47.466,00 Ton/bulan > 40.431,72 Ton/bulan
Analisis Risiko pada Rantai Pasok Kecap Tessa Zulenia Fitri; Ahmad Syafruddin Indrapriyatna; Elita Amrina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/r33c5b27

Abstract

Gangguan dapat terjadi di sepanjang aliran rantai pasok dan menurunkan kinerja rantai pasok. Gangguan yang terjadi berupa fluktuasi harga bahan baku, faktor alam seperti musim hujan, dan permintaan yang tidak pasti dari pasar dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang terjadi pada rantai pasok kecap. House of Risk (HOR) digunakan untuk menentukan penyebab risiko prioritas dan Diagram fishbone digunakan untuk menentukan penyebab risiko. Usulan perbaikan selanjutnya dirumuskan untuk prioritas risiko. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 42 kejadian risiko dan 29 penyebab risiko. Berdasarkan diagram fishbone, penyebab risiko pada manufaktur dipengaruhi oleh ketidaksesuaian kualitas bahan baku, nilai tukar rupiah melemah, produksi tidak tepat waktu, dan fluktuasi permintaan kecap. Sedangkan pada distributor dipengaruhi oleh kerusakan kecap akibat penyimpanan, keterlambatan pengangkutan kecap, terjadinya kecelakaan pada saat distribusi kecap ke pedagang, dan fluktuasi permintaan kecap dari pedagang. Strategi mitigasi usulan yang dapat dilakukan pada manufaktur yaitu penggunaan teknologi fermentasi untuk mendukung proses produksi dan pemasaran melalui media sosial dan pada distributor berupa peningkatan jumlah persediaan kecap, pemilihan alternatif lain dalam pengiriman kecap, perancangan SOP pengantaran kecap, dan peningkatan komunikasi yang kolaboratif.
ANALISIS RISIKO PADA RANTAI PASOK KECAP Tessa Zulenia Fitri; Ahmad Syafruddin Indrapriyatna; Elita Amrina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/r33c5b27

Abstract

Gangguan dapat terjadi di sepanjang aliran rantai pasok dan menurunkan kinerja rantai pasok. Gangguan yang terjadi berupa fluktuasi harga bahan baku, faktor alam seperti musim hujan, dan permintaan yang tidak pasti dari pasar dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang terjadi pada rantai pasok kecap. House of Risk (HOR) digunakan untuk menentukan penyebab risiko prioritas dan Diagram  fishbone digunakan untuk menentukan penyebab risiko. Usulan perbaikan selanjutnya dirumuskan untuk prioritas risiko. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 42 kejadian risiko dan 29 penyebab risiko. Berdasarkan diagram fishbone, penyebab risiko pada manufaktur dipengaruhi oleh ketidaksesuaian kualitas bahan baku, nilai tukar rupiah melemah, produksi tidak tepat waktu, dan fluktuasi permintaan kecap. Sedangkan pada distributor dipengaruhi oleh kerusakan kecap akibat penyimpanan, keterlambatan pengangkutan kecap, terjadinya kecelakaan pada saat distribusi kecap ke pedagang, dan fluktuasi permintaan kecap dari pedagang. Strategi mitigasi usulan yang dapat dilakukan pada manufaktur yaitu penggunaan teknologi fermentasi untuk mendukung proses produksi dan pemasaran melalui media sosial dan pada distributor berupa peningkatan jumlah persediaan kecap, pemilihan alternatif lain dalam pengiriman kecap, perancangan SOP pengantaran kecap, dan peningkatan komunikasi yang kolaboratif.
PENINGKATAN PEMASARAN BIDUK WISATA NELAYAN DI SUNGAI PISANG, BUNGUS TELUK KABUNG SELATAN, SUMATERA BARAT Elita Amrina; Insannul Kamil; Hadigufri Triha
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 1 No. 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi geografis Kelurahan Sungai Pisang yang terletak di pinggiran pantai dan tidak terlalu jauh dari potensi wisata pulau yang terkenal di Sumatera Barat menjadi peluang bagi masyarakat Sungai Pisang khususnya nelayan biduk untuk meningkatan taraf hidupnya. Namun kenyataannya, pihak luar yang berada di daerah Bungus justru yang lebih memanfaatkan peluang tersebut karena lokasinya yang dekat dengan pusat kota. Wisatawan yang ramai hanya bisa dilihat dari jauh oleh nelayan biduk Sungai Pisang ini. Kebanyakan wisatawan lebih memilih untuk menggunakan jasa Tour and Travel dari Bungus. Nelayan biduk hanya membawa sedikit wisatawan saja menuju wisata pulau walaupun harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan nelayan biduk tentang strategi pemasaran produk yang efektif. Selain itu, biduk yang digunakan masih sangat sederhana, belum memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan penupang. Sejauh ini belum adanya sarana pemasaran produk untuk mempromosikan jasa transportasi biduk wisata pulau dari nelayan biduk di Sungai Pisang secara luas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan penjelasan kepada nelayan biduk mengenai strategi pemasaran produk yang efektif untuk meningkatkan jumlah wisatawan pengguna biduk wisata pulau, merancang desain biduk yang menarik dan melengkapi biduk dengan fasilitas keselamatan dan kenyamanan penumpang untuk meningkatkan kepuasan wisatawan terhadap jasa transportasi biduk, merancang dan membuat media promosi berupa website pemasaran biduk yang dihubungkan dengan berbagai media sosial untuk memperkenalkan secara luas biduk wisata pulau di Sungai Pisang, dan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada nelayan biduk dalam menggunakan dan mengelola website sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan.
Desain dan Implementasi Mesin Penggiling Singkong untuk Peningkatan Produktivitas UMKM Kerupuk Bu Ita di Kabupaten Lima Puluh Kota: Design and Implementation of a Cassava Grinding Machine to Improve the Productivity of UMKM Kerupuk Bu Ita in Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra Taufik Taufik; Elita Amrina; Alizar Hasan; Nilda Tri Putri; Hilma Raimona Zadry; Ahmad Syafruddin Indrapriyatna; Eri Wirdianto; Insannul Kamil; Prima Fithri; Wisnel Wisnel; Dina Rahmayanti; Desto Jumeno; Reinny Patrisina; Alexie Herryandie Bronto Adi; Ashila Nurul Huda; Rahmad Inca Liperda; Firdruzal Fahlevi; Hary Fandel; Ghufran Maulana
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v9i1.923

Abstract

Small and medium food enterprises in Indonesia continue to face challenges in adopting appropriate processing technologies, particularly in cassava-based production, which limits efficiency, productivity, and product quality consistency. This study aims to design and implement a food-grade cassava grinding machine as a technological intervention to increase production capacity at the Kerupuk Bu Ita enterprise in Padang. The research applied a Research and Development (R&D) approach using the Define–Design–Develop–Evaluate–Disseminate model with participatory involvement of the target users. The machine was tested through performance measurement, time efficiency analysis, and ergonomic assessment. The results indicate a substantial improvement compared to the manual process, where grinding capacity increased from 10–13 kg/hour to 70–80 kg/hour, representing a productivity enhancement of 450–580%, while processing duration was reduced from approximately 3 hours to about 1 hour, resulting in a 66% reduction in processing time. In addition, user evaluation shows that the machine is easier to operate and ergonomically more suitable for continuous use. These findings demonstrate that the developed cassava grinding machine significantly improves production performance and offers a practical solution for strengthening the competitiveness of SMEs. The study contributes scientifically by providing a validated prototype of appropriate technology tailored to the operational and ergonomic needs of small-scale food production units.
Penerapan Lean Manufacturing menggunakan Metode VSM dan 5S pada UMKM di Kota Padang Fidruzal Fahlevi; Elita Amrina; Bratama Ibramgara; Yosiana Savitri
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/ny28qw84

Abstract

Data dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang menunjukkan peningkatan jumlah UMKM yang signifikan. Namun, pertumbuhan ini belum diiringi dengan kemampuan pengelolaan produksi yang memadai, yang masih menjadi kelemahan utama UMKM. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, konsep lean manufacturing (LM) dapat menjadi solusi strategis yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian empiris melalui pengimplementasian LM pada UMKM di Kota Padang dengan studi kasus pada UMKM Kripik Balado Salsabila. Studi pendahuluan menunjukkan terdapat pemborosan pada proses produksi. Hasil pengumpulan data kemudian diolah dengan merancang VSM dan PAM, karena dapat mengidentifikasi pemborosan pada proses produksi dengan gambaran visual dan analisis nilai pada kegiatan. Terdapat 7 proses yang masih berkategori tidak bernilai tambah dengan persentase bernilai tambah yaitu 81,96%. Selanjutnya, dilakukan identifikasi pemborosan berdasarkan konsep 9 wastes of lean beserta penyebab pemborosan menggunakan metode fishbone diagram, yang efektif untuk menentukan akar permasalahan. Analisis ini menjadi dasar perancangan usulan perbaikan, yang mengacu pada pendekatan 5S dan lean-green manufacturing. Beberapa usulan perbaikan yaitu pengadaan alat operasional yang lebih efisien, perancangan ulang layout pabrik, dan penyusunan skema pengelolaan limbah. Future state VSM dan PAM menunjukkan adanya peningkatan persentase bernilai tambah sebesar 7,88%. Terakhir, dilakukan pembahasan mengenai implikasi penelitian, yang mendeskripsikan manfaat penerapan LM, faktor pendukung, dan faktor penghalang penerapan LM pada UMKM di Kota Padang.
Rancangan Sistem Pengendalian Persediaan Produk Dental pada Dental Supplier Company Muhammad Ruhul; Rika Ampuh Hadiguna; Elita Amrina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/pe6v1h49

Abstract

Dental Supplier Company merupakan salah satu perusahaan penyedia berbagai kebutuhan dasar kedokteran gigi yang berlokasi di Kota Padang. Ketersediaan produk menjadi faktor krusial dalam memenuhi permintaan konsumen. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa Dental Supplier Company mengalami masalah stock out dan overstock sepanjang tahun 2023 akibat belum adanya sistem pengendalian persediaan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengendalian persediaan untuk Dental Supplier Company, sekaligus mengembangkan aplikasi pendukung keputusan berbasis Microsoft Excel. Metodologi penelitian meliputi studi pendahuluan, identifikasi masalah, pengumpulan dan pengolahan data, serta perancangan dan validasi sistem. Teknik analisis mencakup ABC-FSN untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan produk yang perlu dikelola secara optimal. Evaluasi kinerja persediaan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya produk slow moving dan non-moving. Uji normalitas untuk menentukan sebaran data permintaan mengikuti distribusi normal. Peramalan permintaan untuk memperoleh parameter permintaan yang menjadi dasar dalam perhitungan model persediaan. Model persediaan yang digunakan adalah model probabilistik Q dengan kebijakan lost sales karena sesuai dengan karakteristik konsumen, dan untuk mengatasi ketidakpastian permintaan. Penelitian ini menghasilkan sistem pengendalian persediaan hybrid yang memadukan analisis ABC-FSN dengan model Q lost sales dalam tiga lapisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang berhasil mengurangi total biaya persediaan produk dental kategori AF sebesar 9,8% dan meningkatkan tingkat pelayanan, jika dirata-ratakan menjadi 99,85%. Aplikasi Excel yang dikembangkan telah diuji dan dinyatakan efektif oleh pihak perusahaan.
Penerapan Lean Manufacturing menggunakan Metode VSM dan 5S pada UMKM di Kota Padang Fidruzal Fahlevi; Elita Amrina; Bratama Ibramgara; Yosiana Savitri
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/ny28qw84

Abstract

Data dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang menunjukkan peningkatan jumlah UMKM yang signifikan. Namun, pertumbuhan ini belum diiringi dengan kemampuan pengelolaan produksi yang memadai, yang masih menjadi kelemahan utama UMKM. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, konsep lean manufacturing (LM) dapat menjadi solusi strategis yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian empiris melalui pengimplementasian LM pada UMKM di Kota Padang dengan studi kasus pada UMKM Kripik Balado Salsabila. Studi pendahuluan menunjukkan terdapat pemborosan pada proses produksi. Hasil pengumpulan data kemudian diolah dengan merancang VSM dan PAM, karena dapat mengidentifikasi pemborosan pada proses produksi dengan gambaran visual dan analisis nilai pada kegiatan. Terdapat 7 proses yang masih berkategori tidak bernilai tambah dengan persentase bernilai tambah yaitu 81,96%. Selanjutnya, dilakukan identifikasi pemborosan berdasarkan konsep 9 wastes of lean beserta penyebab pemborosan menggunakan metode fishbone diagram, yang efektif untuk menentukan akar permasalahan. Analisis ini menjadi dasar perancangan usulan perbaikan, yang mengacu pada pendekatan 5S dan lean-green manufacturing. Beberapa usulan perbaikan yaitu pengadaan alat operasional yang lebih efisien, perancangan ulang layout pabrik, dan penyusunan skema pengelolaan limbah. Future state VSM dan PAM menunjukkan adanya peningkatan persentase bernilai tambah sebesar 7,88%. Terakhir, dilakukan pembahasan mengenai implikasi penelitian, yang mendeskripsikan manfaat penerapan LM, faktor pendukung, dan faktor penghalang penerapan LM pada UMKM di Kota Padang.
Co-Authors - Evitayani AA Sudharmawan, AA Alexie Herryandie Bronto Adi Alexie Herryandie Bronto Adi Alfadhlani Alizar Hasan Alizar Hasan Anugrah, Ibnu Armijal Armijal Azizah, Hanifa Roja AZIZAH, NURUL QOLBI EL Basyirun, Fajri Brama Nalendra Bratama Ibramgara Budi Satria Deddy Saptomo Demi Ramadian Desto Jumeno Dicky Fatrias Dina Rahmayanti Dina Rahmayanti Eri Wirdianto Erwinal Pulungan, Sudarman Fadhilah Fadhilah Fahlevi, Fidruzal Febriano, Raihan Feby Gusti Dendra Fendi Fendi Fernanda, Yoki Firdruzal Fahlevi Fitrah, Ridho Aidil Fitri Suryani Foci, Nia Arfina Foci, Nia Arfina Fuji Astuti Febria Ghufran Maulana H. Prabowo Hadigufri Triha Hadigufri Triha Hadigufri Triha Hary Fandel Hary Fandeli Haryati, Novy Hasan, Alizar Hasibuan, Sri Fatimah Henmaidi Henmaidi Henra Nanang Sukma Heri Prabowo Herman Herman Herman Herman, Welly Heru Premana Hilma Raimona Zadry Huda, Ashila Nurul Imansuri, Febriza Indrapriyatna, Ahmad Syafruddin Insannul Kamil, Insannul iswahyuningsih iswahyuningsih Jabang Nurdin James Hellyward Jati Sunaryati Jumeno, Desto Kaisar Karnain, Hiddali Kamil, Insannul Liperda, Rahmad Inca M. Ansyar Bora M. Rifaldi Mahdi Mahdi Marta, Ayu Masrilayanti, Masrilayanti Maula Audiana Maulana, Ghufran Mego Plamonia Misliniyati, Rena Muhammad Nizar Muhammad Ruhul Nabila Humaida Nilda Tri Putri Nofirza, Nofirza Nur Wahyuni Nurhadi, Hikari Qurrata’ain Patrisina, Reinny Pri Gustari Akbar Prima Fithri Purnawan Purnawan Putra, Riza Andesca Qomarotun Nurlaila, Qomarotun Rahmad Inca Liperda Ramadona, Dimas Ilham reinny patrisina Reza Nandika Rika Ampuh Hadiguna Rika Hariance Rini Syahfitri, Rini Riska Yolanda Risma Erwi Gusvita Rizaldi, Phandu Rossanika, Liza Ruddy Kurniawan Rudi Febriamansyah Safitry, Greschea Jheskhilka Ananda Santoro, Santoro Sirajul Fuad Zis Sri Fatimah Hasibuan Sri Setiawati Syahro A. Akbar Taufik Tessa Zulenia Fitri TEVINA EDWIN Tri Astuti Wisnel Wisnel Wisnel Yeggi Darnas Yetty Marlida Yonariza Yonariza Yosiana Savitri Yudo Purnomo Yuerlita Yulhan Yulhan Yulianto, Ardhian Agung Yulistriani, Yulistriani