Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Model CIPP ( Context, Input, Proces, Product ) Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Subulul Ikhsan Kersana Indriyati, Indriyati; Basukiyatno, Basukiyatno; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka Program Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah Aliyah Subulul Ikhsan Kersana Tahun Pelajaran dua ribu dua puluh dua hingga dua ribu dua puluh tiga yang dievaluasi dengan model CIPP atau Coteks, Input, Proces, Product . Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data subjek dari penelitian adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru, dan tata usaha dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan ketekunan pengamatan, disertai triangulasi yaitu sumber, metode dan teori. Analisis menggunakan tehnik analisis data kualitatif. Hasil penelitian pertama Evaluasi konteks pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa lingkungan dan keadaan madrasah yang cukup mendukung, dan guru dapat memahami tentang Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka. Kedua evaluasi input pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa dokumen dan buku pedoman guru dan pegangan siswa masih belum lengkap juga sumber daya manusia atau tenaga pendidik masih lemah kualitasnya, serta sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah ini belum terpenuhi standarisasinya, Ketiga Evaluasi proses pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa persiapan pembelajaran Kurikulumdua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka guru masih belum maksimal. Keempat Evalusi produk pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka yaitu berupa hasil belajar siswa telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN LOKAL KRIPIK PISANG BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Bria, Lelianita Angriani; Fahik, Meksiani Nope Aliansa; Indriyati, Indriyati; Kaha, Hendrikus Likusina; Kleden, Marianus
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v6i2.6177

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in rural areas face significant challenges in product innovation and quality consistency. This community empowerment program aimed to enhance the capacity of UMKM actors in Nekmese Village, South Amarasi District, Kupang Regency, through training in local food production, specifically developing chocolate and strawberry variants of banana chips. The method employed a participatory approach with experiential learning involving 34 UMKM actors (17 women and 17 men, aged 18-36 years). The training covered banana selection techniques, optimal frying temperature control (160-170°C), coating application methods, and sanitation standards. Data were collected through pre-test and post-test evaluations, direct observation, and interviews. Results showed significant improvements: knowledge scores increased by 93.5% (from 45.3 to 87.6), production capacity rose by 87.5% (from 8 kg to 15 kg per week), and product selling price increased by 67% (from IDR 15,000 to IDR 25,000 per 200g package). Quality consistency reached 90% compared to 45% previously, while weekly sales volume increased by 80% (from 25 to 45 packages). The program successfully achieved product diversification, enhanced technical skills, and improved economic impact for UMKM actors. Sustainable follow-up programs focusing on digital marketing training, cooperative formation, and continued technical assistance are recommended to maintain long-term development and competitive advantage in regional markets.
Pemberian transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) terhadap kondisi hemodinamik non-invasif pada lansia dengan hipertensi Herawati, Vitri Dyah; Indriyati, Indriyati; Sutrisno, Sutrisno
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 8 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i8.12228

Abstract

Background: Uncontrolled hypertension will be a risk factor for life-threatening diseases such as stroke and cardiovascular disease. Paying attention to the negative impacts of hypertension, appropriate intervention is needed. Overcoming hypertension can be done in various ways, namely pharmacological therapy and non-pharmacological therapy. The type of non-pharmacological therapy is Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).Purpose: To determine the effect of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) on changes in hemodynamic conditions in elderly people with hypertension.Method: The approach used in this research is quantitative. This type of research is quasi-experimental using a pre-post test design in one group or One Group pretest-posttest Design without Control. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test.Results: Shows that of the 30 respondents, 22 experienced a decrease in blood pressure, 1 respondent had an increase in blood pressure levels and 7 respondents had the same blood pressure. Data analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test showed that the p value = 0.000 ≤ ɑ = 0.05, so that statistically H1 was accepted and H0 was rejected, which means that there is an effect of giving TENS therapy on non-invasive hemodynamic conditions in elderly people with hypertension.Conclusion: There is an effect of giving TENS therapy on non-invasive hemodynamic conditions in elderly people with hypertension.Keywords: Elderly; Hemodynamics; Hypertension; TENS.Pendahuluan: Hipertensi yang tidak terkontrol akan menjadi berbagai faktor risiko pada penyakit yang mengancam jiwa seperti stroke dan penyakit kardiovaskuler. Mencermati dampak buruk dari penyakit hipertensi maka diperlukan intervensi yang tepat. Mengatasi hipertensi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yaitu dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan terapi non-farmakologi. Jenis terapi non farmakologis yaitu Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS).Tujuan: Mengetahui pengaruh Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap perubahan kondisi hemodinamik pada lansia penderita hipertensi.Metode: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimental dengan menggunakan rancangan pra-pasca test dalam satu kelompok atau One Group pretest-posttest Design without Control. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Menunjukkan bahwa dari 30 partisipan didapatkan 22 mengalami penurunan tekanan darah, 1 partisipan dengan peningkatan tingkat tekanan darah dan 7 partisipan dengan tekanan darah yang sama. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p value = 0,000 ≤ ɑ= 0,05, sehingga secara statistik H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti bahwa ada pengaruh pemberian terapi TENS terhadap kondisi hemodinamik non-invasif pada lansia dengan hipertensi.Simpulan: Ada pengaruh pemberian terapi TENS terhadap kondisi hemodinamik non-invasif pada lansia dengan hipertensi.
Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat untuk Mendukung Pembangunan Yang Berkelanjutan di Desa Ria Bao Ndoang, Fransiska Arlin; Jehani, Gregorian Patinai De; Molan, Kristianus Simon H.; Peten, Yasinta Yunirianto Palan; Indriyati, Indriyati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9445

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan di Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, bertujuan menjawab rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, pengambilan keputusan, dan pengelolaan program desa seperti BUMDes dan Dana Desa, yang dipengaruhi keterbatasan informasi, rendahnya kepercayaan, serta hambatan struktural. Kolaborasi antara mahasiswa MBKM, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat difokuskan untuk memperkuat keterlibatan warga demi pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, keterlibatan, dan kapasitas masyarakat dalam seluruh siklus pembangunan desa, memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga, serta mendorong inisiatif lokal berbasis potensi setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik sosialisasi partisipatif, diskusi kelompok terarah, pelatihan keterampilan, pendampingan aksi lapangan, serta penyebaran kuesioner pra dan pasca kegiatan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Kegiatan inti berlangsung pada 24 April 2025 di Balai Posyandu Desa Ria Bao dengan dukungan tokoh masyarakat, dan validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber serta metode. Sampel kegiatan ditentukan secara purposif, mencakup tokoh masyarakat (BPD, tokoh adat, tokoh agama), perangkat desa, pengurus BUMDes Nogo Gunu, perwakilan PKK, pemuda Karang Taruna, serta warga pesisir yang aktif dalam konservasi penyu. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman partisipasi dari 40% menjadi 75% pasca kegiatan, disertai munculnya kelompok kerja berbasis lingkungan dan forum diskusi tematik. Program ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Desa Ria Bao.
BAU LOLON: DARI RITUS KE KEBIJAKAN SEBAGAI STRATEGI ANTI-KORUPSI DALAM PERSPEKTIF ADAT LAMAHOLOT Lamawuran, Yosef Dionisius; Lamawuran, Yosef; Molan , Kristianus; Kleden , Marianus; Indriyati, Indriyati
Jurnal Agregasi Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/agregasi.v13i2.17691

Abstract

Corruption remains a serious challenge in Indonesian governance, while legal-formal approaches have not been fully effective in curbing corrupt practices, particularly at the local level. This study analyzes how the Bau Lolon ritual, as Lamaholot local wisdom, can be integrated into anti-corruption policies in East Flores Regency. The research employed a qualitative method with a multi-sited ethnographic approach in Adonara, Solor, and West Flores through literature review, in-depth interviews, focus group discussions, and document analysis. Findings show that Bau Lolon functions as a living law that reinforces integrity, honesty, and accountability, thus deserving formal recognition as a public ethical institution complementing positive law. Its integration has the potential to strengthen local anti-corruption policies by embedding moral, social, and cosmic legitimacy rooted in local culture. Theoretically, this study expands the horizon of Indigenous Public Administration by presenting Bau Lolon as a model of hybrid governance, while practically, it recommends traditional oath-taking mechanisms and community-based financial oversight.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Herawati, Vitri Dyah; Sutrisno, Sutrisno; Rosita, Erva; Indriyati, Indriyati
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1526

Abstract

Latar Belakang: Tenaga kesehatan merupakan kunci utama dalam keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan kesehatan. Tenaga kesehatan memberikan kontribusi hingga 80% dalam keberhasilan pembangunan kesehatan, jadi dalam meningkatkan kinerja maka hal dasar yaitu motivasi serta locus of control harus terus ditingkatkan. Tujuan: Mengetahui pengaruh locus of control dan motivasi terhadap kinerja perawat di RSUD Banyudono Boyolali. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Populasi adalah  perawat di RSUD Banyudono 52 perawat berstatus PNS. Analisis menggunakan regresi linear berganda. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan 23 – 29 November 2024. Hasil: Karakteristik berdasarkan umur paling banyak pada 32-37 tahun sebanyak 22(43,1%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 39 perawat (76,5 %) dan masa kerja paling banyak 3-8 tahun 29 perawat (56,9 %). Penilaian locus of control tertinggi adalah pada kategori internal kuat (65-80) yaitu sebanyak 35(68,6 %). Penilaian motivasi paling banyak cukup (66-80) sebanyak 20 perawat (39,2 %). Ada pengaruh antara locus of control dan motivasi terhadap kinerja hasil uji F terlihat bahwa untuk variabel locus of control dan motivasi terhadap kinerja memiliki nilai F sebesar 8,026 dengan nilai p value 0,01 (p value < 0,05). Saran: Hendaknya perawat menambah pengetahuan tentang pentingnya locus of control dan motivasi internal perawat untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas perawat,dimana kinerja  perawat yang baik akan meningkatkan kepuasan klien. Kata Kunci : Locus Of Control, Motivasi, Kinerja
PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DI DESA SIDAN, KLUMPRIT, SUKOHARJO Widiyono, Widiyono; Putra, Fajar Alam; Suwarni, Anik; Indriyati, Indriyati
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v4i1.111

Abstract

Upaya untuk membiasakan hidup bersih dan sehat sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat adalahmemberikan penyuluhan serta pemeriksaan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan potensi pola perilaku hidup bersih dan sehat bagi warga Desa Sidan, Klumprit, Sukoharjo. Kegiatan ini melibatkan partisipasi masyarakat Desa Sidan sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa peningkatan kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan hidup sehat sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon positif dan sangat antusias dalam berpartisipasi pemeriksaan kesehatan, kegiatan pendidikan kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur Kelen, Veronika Boleng; Indriyati, Indriyati; Lamawuran, Yosef Dionisius; Lam, Juventur Jimi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.38088

Abstract

Abstrak Pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel merupakan fondasi utama bagi terwujudnya pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan. Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, masih menghadapi permasalahan rendahnya transparansi pengelolaan pemerintahan desa serta minimnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, khususnya pada forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dan meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat melalui penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan dan bimbingan. Mitra kegiatan meliputi aparatur desa dan masyarakat Desa Ile Padung dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan desa yang baik, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam diskusi dan penyusunan rencana aksi desa, serta tersusunnya rencana aksi tata kelola desa yang berorientasi pada transparansi dan akuntabilitas. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam memperkuat kepercayaan masyarakat serta mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang lebih terbuka dan partisipatif. Kata kunci: tata kelola desa; transparansi; akuntabilitas; partisipasi masyarakat Abstract Transparent and accountable village governance is a fundamental prerequisite for participatory and sustainable rural development. Ile Padung Village, Lewolema District, East Flores Regency, continues to face challenges related to limited transparency in village governance and low community participation in development planning processes, particularly during Village Development Planning Meetings (Musrenbang). This community service program aims to strengthen the capacity of village officials and enhance community participation through the implementation of transparent, accountable, and participatory village governance. The activities were conducted through three stages: socialization, training, and mentoring. The program involved village officials and community representatives, with a total of 45 participants. The results indicate increased understanding of good governance principles, improved community participation in discussions and action plan formulation, and the development of a village governance action plan emphasizing transparency and accountability. This program contributes to strengthening public trust and fostering more open and participatory village governance. Keywords: village governance; transparency; accountability; community participation.
Co-Authors Anik Suwarni Atik Aryani Azmi, Lut Dika Daru Bara, Adventina Pranata Basukiyatno, Basukiyatno Bria, Agnes Theresia Prahara Bria, Lelianita Angriani Chandra Wijaya Cordanis Ferreira, Alexandra Devi Marlita Diyono, Diyono Eko Adi Sarwoko Eriyanti, Etty Euis Saribanon, Euis Fahik, Meksiani Nope Aliansa Fajar Alam Putra, Fajar Alam Fitriyadi, Farid Frans Nyong Gunawan, Hafid Handayani, Sri Herawati, Vitri Dyah Heri Rustamaji Ida Wahyu Yunitaningrum Iman Firmansyah Jehani, Gregorian Patinai De Johanes Kurniawan Joko Prayitno Susanto Kaha, Hendrikus Likusina Kaha, Hendrikus Lukusina Kelen, Veronika Boleng Kleden , Marianus Kodo, Yohanes Kristianus Simon H. Molan Lam, Juventur Jimi Lamawuran, Yosef Lamawuran, Yosep Dionisius Lawalata, Patricia Yuniarti Lawalu, Stephanie Perdana Ayu Lis Lesmini Livana Ph, Livana Margiati Margiati, Margiati Marianus Kleden Moch. Muslich Mustadjab Mufidah, Ni’mah MUHAMMAD TAUFIK Ndoang, Fransiska Arlin Ngguwa, Maria Matildis Bei Nina Diana, Nina Nina Mariana, Nina Nurhayadi Pally, Keren Y Peten, Yasinta Palan Peten, Yasinta Yunirianto Palan Pratama, Louris Sam Priyo Sidik Sasongko PUGUH KARYANTO Rosita, Erva Rudhy Pramono Sius, Karolus Sius, Karolus Tatu Soekirman, Atong Su, Delfridus Hendriko Suciati Sudarisman Sumarni, Ranti Ningsih Suriswo Sutra, Fajar Alam Sutrisno, Sutrisno Teguh Sarry Hartono, Teguh Sarry Tri Mulyani Vitri Dyah Herawati Wardaningtyas, Aprilia Fifi Wea, Claudia Elda Wea, Yosua Domosan Mere Widiantari, Aninda Dinar Widiyono, Widiyono Wijaya, Surya Oto Wynd Rizaldy Yohanes Kornelius Ethelbert Yosef Dionisius Lamawuran Yulia Susanti, Yulia