p-Index From 2021 - 2026
11.36
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora INTEGRALISTIK Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Civicus IQRO: Journal of Islamic Education Etika Demokrasi Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) Academy of Education Journal The Journal of Society and Media Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kalacakra CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Masyarakat Indonesia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Setia Pancasila Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Ketenagakerjaan Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Jurnal Perempuan & Anak Pancasila: Jurnal Keindonesiaan International journal of education and learning Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Journal of Civics and Moral Studies Kajian Moral dan Kewarganegaraan Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Pendidikan Terapan Indonesian Journal of Education and Development Research De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Pembumian Pancasila : Mewujudkan TRISAKTI sebagai Pedoman Amanat Penderitaan Rakyat Jurnal Medika: Medika SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Jurnal Pancasila dan Bela Negara Digital Theory, Culture & Society Bhinneka Tunggal Ika: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia (BTI) Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal HAM
Claim Missing Document
Check
Articles

Peranan Ormas dan Civitas Akademika dalam Menjaga Entitas Kebudayaan Masyarakat Pasuruan Kartika, Rika; Habibah, Siti Maizul; Rizqi, Ascosenda Ika
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 6, No 1 (2023): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v6i1.133

Abstract

Kearifan lokal yang menjadi character building sejak beberapa puluh tahun lalu seaakan hilang, guna menjaga karakter tersebut diperlukan suatu kapasitas organisasi masyarakat yang dapat menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah dan jembatan antara masyarakat dengan masyarakat, Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan studi etnografi. Perayaan praonan dan haul kyai menjadi daya tarik tersendiri dalam menjaga tradisi entitas kewilayahan yang menjadi sebuah kebanggaan. Peran Organisasi Masyarakat sudah berjalan baik dan nyaris tanpa ada kepentingan konflik terutama berkaitan dengan agama dan budaya, namun peran civitas akademika tetap di butuhkan untuk mendukung citra suatu wilayah di tinjau dari segi kebudayaan.
Pendampingan Kurikulum Merdeka Belajar : Meningkatkan Peran Guru Dalam Menciptakan Profil Pelajar Pancasila di SMPN 23 Surabaya Habibah, Siti Maizul; Irawati, Nanik; Fauzi, M. Asif Nur
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 6, No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v6i2.139

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter dan nilai-nilai bagi pelajar. Salah satu nilai fundamental yang penting untuk ditanamkan adalah nilai-nilai Pancasila, sebagai dasar ideologi negara Indonesia. Dalam upaya meningkatkan profil pelajar Pancasila di SMPN 23, pendampingan kurikulum Merdeka Belajar menjadi langkah yang relevan dan efektif. Pendampingan kurikulum Merdeka Belajar bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila pada pelajar SMPN 23. Kurikulum Merdeka Belajar merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada pengembangan kompetensi, peningkatan keterampilan, dan pengembangan karakter pelajar. Melalui pendampingan ini, pelajar akan terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang memungkinkan mereka untuk memahami esensi dan makna dari masing-masing nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pelajar juga akan diajak untuk mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan kehidupan sehari-hari dan mengaplikasikannya dalam interaksi sosial, keputusan, dan tindakan mereka. Pendampingan kurikulum Merdeka Belajar di SMPN 23 menjadi langkah strategis dalam memperkuat karakter Pancasila pelajar. Melalui pendekatan yang holistik dan interaktif, pendampingan ini akan mendorong pembentukan generasi muda yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab, adil, dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
Developing the value clarification technique of law (VCTL) model to strengthen digital citizenship in high school learning Angraini, Rita; Sapriya, Sapriya; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti; Habibah, Siti Maizul; Isnarmi, Isnarmi; Kurniawati, Eni
International Journal of Education and Learning Vol 6, No 3 (2024): December
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering(ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/ijele.v6i3.2075

Abstract

This study aims to analyze and develop the Value Clarification Technique of Law (VCTL) learning model to strengthen high school students’ understanding of digital rights and responsibilities in Padang City. While students have the freedom to access internet technology, they are also expected to use it responsibly and respect the rights of others in digital spaces. The development of the VCTL model was motivated by the growing concern over students’ unwise behavior in using the internet, highlighting the need for an educational approach that fosters ethical awareness and value-based decision-making. This research adopts a Research and Development (RD) methodology using the ADDIE model, which includes the phases of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The final product is a model book designed to assist teachers in implementing the VCTL approach in high school classrooms. The findings indicate that the VCTL model effectively enhances students’ digital responsibility by engaging them in structured value clarification processes anchored in legal and ethical considerations. The model encourages students to critically choose, clarify, and act upon values related to digital citizenship.
Efforts to prevent inter-religious intolerance in Indonesia through the wise use of social media Habibah, Siti Maizul; Ihsan; Rumiati, Sri; Gomez, Abigail
Digital Theory, Culture & Society Vol. 3 No. 1 (2025): July
Publisher : C-DISC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61126/dtcs.v3i1.100

Abstract

The term interfaith harmony is synonymous with the term tolerance. Harmony is a term filled with the meaning of good and peace. The point is to live together in society with one heart and agree not to create disputes and fights. Living in harmony is everyone's dream. Differences on the one hand can be a strength if managed properly and professionally. However, if not, differences in worldviews between multicultural countries will become a factor in national disintegration and prolonged conflict. This article aims to find out the strategy for building religious harmony in Indonesia. The method used in this research is library research, namely tracing books and findings from interfaith harmony studies. The results of this study explain that there are 6 strategies that can be carried out in building harmony between religious communities, namely internalizing tolerance, maintaining kinship (ukhuwah), mutual respect and appreciation, mutual trust and avoiding prejudice, clarifying and confirming the information obtained and acting fairly.
KEBEBASAN MAHASISWA DALAM BERPENDAPAT DARI PRESPEKTIF HAM Qudsya, Amalia Laila; Habibah, Siti Maizul
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 3 No. 3 (2023): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v3i3.366

Abstract

From a human rights standpoint, students' fundamental right to free speech is protected by the state constitution and fundamental laws. For students to be able to express their opinions without fear of retaliation or intimidation, they must have the fundamental right to freedom of expression. The state's basic laws and the constitution both safeguard the right to freedom of expression from the perspective of human rights. Of course, there are limitations on the right to free speech that must be observed, such as the requirement to respect the legal system and the human rights of others. The 1945 Constitution's Article 28E, paragraph (3), which states that "Every person shall have the right to freedom of association, assembly, and expression of opinion," ensures freedom of speech in Indonesia. The freedom of expression is regulated by Law Number 39 of 1999 Concerning Human Rights, which also safeguards the right to freedom of opinion and expression. However, in practice, speech freedom is often curtailed by a variety of factors, such as official pressure, intimidation, and threats of violence. Therefore, it is crucial to strengthen the defense of the right to free speech and increase public understanding of its importance
Urgensi Revitalisasi Butir-Butir Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat Untuk Menangani Lunturnya Karakter Bangsa Indonesia Di Era Globalisasi Habibah, Siti Maizul
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.11040

Abstract

The adverse effects of globalization can convert all aspects of people's lives. The negative effects of waves in the  era of globalization are so great that they are unstoppable, reflected in the attitude of a non-selective society  towards foreign cultures, so it is feared that it will gradually affect the character of the nation and pose a threat  to the integrity and resilience of Indonesia's national identity because it can end up eating away and softening  the nation's identity. Therefore, it is necessary to revive the role of Pancasila as a foundation for ethos,  ideological, and identity defense mechanisms to deal with the influence of globalization. By collecting a variety  of references from primary and secondary sources, including journals, books, articles, research papers, and a  wide variety of materials from various websites, the study uses a literature study methodology. The literature  review is carried out to support the issues under study and become the basis for various arguments about the  nature of the nation as a national identity as well as efforts to preserve and overcome the difficulties of national  identity in the era of globalization. This study aims to examine the urgency of revitalization in the actualization  of Pancasila items. Based on the results of the research, it is hoped that the public can understand the  importance of revitalizing the grains of Pancasila as a reflection of life in the face of the fading of the nation's  character in the era of globalization.
Integrating Global Citizenship Education into Pancasila Education: Curriculum Review in Indonesia Anggaraini, Rita; Habibah, Siti Maizul; Istianah, Anif; Sari, Beti Indah; Listyaningsih, Listyaningsih; Harmanto, Harmanto
Bhinneka Tunggal Ika: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): VOLUME 2 ISSUE 2, NOV 2025
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/bti.v2i2.47

Abstract

This article examines the integration of Global Citizenship Education (GCE) into Indonesia’s civic education curriculum to promote multicultural attitudes among students. Drawing on curriculum reviews, recent policy initiatives, and scholarly analyses, the study highlights how Pancasila Education has increasingly incorporated themes of intercultural dialogue, environmental stewardship, human rights, and collaborative problem-solving. Teachers and school culture emerge as key drivers in translating these values into practice, while regional disparities and limited professional development remain significant challenges. The discussion underscores the pivotal role of Pancasila Indonesia’s national ideology as a moral and philosophical foundation that aligns local wisdom with universal principles of peace, justice, and human dignity. Each of Pancasila’s five principles provides a bridge between national identity and global responsibilities, ensuring that GCE strengthens rather than dilutes cultural heritage. Findings suggest that a Pancasila-based GCE framework fosters tolerant, empathetic, and critically minded learners capable of engaging with complex global issues while maintaining strong national cohesion. The article concludes with recommendations for enhancing teacher training, enriching experiential learning opportunities, and addressing regional implementation gaps to fully realize the transformative potential of Global Citizenship Education in Indonesia
Surabaya Generation Z Traffic Awareness: Strengthening Citizen Morals in Driving Habibah, Siti Maizul; Sari, Beti Indah; Mohamad Razali , Marshelayanti
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v9n2.p65 - 75

Abstract

One of the problems that are always faced in big cities is traffic problems. Thus, the national transportation system must develop its potential and role in realizing security, safety, order and smooth traffic. Legal awareness is needed from both law enforcement officials and the public, especially in this case traffic drivers. The problem in this paper is the problem of traffic awareness in the z generation of motorbikes. The research method uses descriptive quantitative, the population is students studying in Surabaya with a random sampling technique. Data collection uses a questionnaire through the Google form application and data analysis uses descriptive statistics. The results of the study show that the awareness indicators of generation Z motorists in traffic look very good.
Menepis Stigma, Merangkul Asa : Edukasi Inklusif Di Wedoro Anom Sigit Tri Atmaja Priya Hutama; Vivi Ita Irmawati; Ahyan Mujahidittauhid; Siti Maizul Habibah
Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/padimaya.v12.290

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas edukasi inklusif berbasis komunitas sebagai upaya menurunkan stigma terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di lingkungan pedesaan, dengan fokus pada kondisi tunagrahita, tunalaras, dan ADHD. Tujuan utama penelitian adalah mengevaluasi perubahan pengetahuan, sikap, dan niat perilaku warga; memahami mekanisme pergeseran norma sosial melalui interaksi sosial; serta mengidentifikasi faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas intervensi di tingkat akar rumput. Menggunakan desain metode campuran (mixed methods), penelitian ini melibatkan 15 peserta dalam sesi sosialisasi di sebuah desa. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur (baseline dan pasca-intervensi), wawancara semi-struktural, serta observasi partisipatif. Analisis kuantitatif dilakukan secara deskriptif melalui uji perbedaan pretest-posttest, sementara data kualitatif diolah menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan literasi disabilitas, penurunan pelabelan negatif (stigma), dan pergeseran norma sosial menuju nilai empati serta inklusivitas. Mekanisme perubahan ini dipicu oleh pemaparan karakteristik kondisi secara biologis dan psikologis yang dipadukan dengan praktik empati yang relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model edukasi berbasis komunitas memberikan kontribusi teoretis bagi literasi disabilitas dan praktis sebagai model intervensi yang dapat direplikasi untuk meningkatkan partisipasi sosial ABK di wilayah pedesaan lainnya.
Profil Karakter Temperamental Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Roose Meery; Harmanto; Siti Maizul Habibah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alasan siswa SMP bersikap tempramen saat pembelajaran dan mengidentifikasi faktor pemicu sikap tempramen tersebut, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk melihat gambaran sikap tempramen siswa SMP, dimana kategorisasi sikap tempramen tersebut mengacu pada skala sikap tempramen oleh Wrench yang terbagi dalam sikap tempramen rendah, moderat dan tinggi. Pengumpulan data dipenelitian ini dilakukan melalui wawancara terhadap 2 guru dan 10 siswa SMP Surabaya, observasi oleh guru dan pengisian kuesioner oleh 14 siswa. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisi dalam penelitian ini memberi 3 simpulan yaitu (1) Alasan paling banyak siswa bersikap tempramen adalah karena stres akademik yang disebabkan oleh tugas, ujian, dan tekanan untuk berprestasi, serta masalah keluarga seperti konflik atau perpisahan orang tua. Selain itu, kurangnya keterampilan dalam mengelola emosi dan faktor sosial seperti perundungan serta lingkungan yang tidak mendukung akibat kesalahan pola asuh juga menjadi alasan siswa bersikap tempramen; (2) Faktor paling dominan yang memicu sikap tempramen siswa adalah Faktor sosial menjadi faktor paling dominan yang mempengaruhi temperamen siswa, terkait dengan pengaruh bullying, kesulitan bergaul, dan media sosial. Selain itu, faktor akademik juga memainkan peran penting, terutama terkait dengan kesulitan memahami pelajaran dan tekanan akademik seperti pekerjaan rumah dan persaingan dengan teman sejawat; (3) Sikap tempramen siswa di SMP Surabaya cenderung pada kategori moderat.
Co-Authors - Sapriya Agus Satmoko Adi Agus Satmoko Adi Ahyan Mujahidittauhid Ali Imron Alifia Widianti Amirotu Dinia Anggaraini, Rita Angraini, Rita Anif Istianah Arifin, Kenzanorra Aliyah Ascosenda Ika Rizqi Ayudya Nova Puspaningtyas Bahagia, Ratu Fajar Diva Malika Bambang Yulianto Bening Putri Vinylia Beti Indah Sari Binar Kurnia Prahani Budi Santosa Bukhari Muslim Cecep Darmawan Chusnul Fitria wati Chusnul Fitriawati Cica Khofifah Triputri Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dewati Yuni Ratnasari Edy Suprianto Eka Aprilisia Milanda Eka Septalia Rahayu El Tsania Dana Anggraini Eni Kurniawati Esti Perwitasari Farin Fadillah Fatimatuz Zahrah Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fauzi, M. Asif Nur Fifi Rahmawati Giri Harto Wiratomo Gomez, Abigail Greaccela Alda Rahma Dany Hamzah, Anisa Qonita Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto HASAN SUBEKTI Helyda Puspita Sari I Made Suwanda Ihsan Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba Irawati, Nanik Irhamna Nirbhaya Carreca Irhasy, Muhammad Istianah, Anif Ivana, Faizah Nur Khansa Ananda Dewi Wahyudi Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih Lusi, Nuraini Lutfy Mahendra M. Asif Nur Fauzi M. Asif Nur Fauzi M. Turhan Yani Makassar, Najla Masyitoh, Iim Siti MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Meta Akhtia Putri Agustina Moh Rosul Mohamad Razali , Marshelayanti MUHAMMAD ABDUL GHOFUR Muhammad Turhan Yani Muzakki, Ilyyin Zabbar Naila Risdayana Rahnawati Novi Dwi Fitria Nugraha, Naufal Aditya Nurin Mahfudah Nuruddin Nuruddin Oksiana Jatiningsih Pratama, I Putu Ananda Widia Puspita Sari Sukardani Qudsya, Amalia Laila R.R. Nanik Setyowati Raden Roro Nanik Setyawati Raden Roro Nanik Setyowati Rahma, Hanum Lauditta Rahmanu Wijaya Rahmat Rahmat Ramadhan, Risqi Eka Rianda Usmi RIKA KARTIKA Riska Amaliya Riska Hilshcer Riskha Sinta Syah Devi Risma Nur Berlianti Rois Syahsiatus Shufiah Roose Meery Rr Nanik Setyowati Rr. Nanik Setyowati Rumiati, Sri Safira Widiana Salsabila Maharani Salsabila, Khoirun Nisa Salsabilah, Aawali Sari, Beti Indah Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Sigit Tri Atmaja Priya Hutama Siti Utami Sulistyaningati Purwandari Susan Fitriasari Syavina Rizqy Amelia Tis'a Nur Sya’bani Totok Suyanto Udin Kurniawan Aziz Umma, Nala Rohmatul Vivi Ita Irmawati Walib Abdullah Warsono Warsono Warsono Wijaya, Rahmanu Yuni Ayu Chistanti Zuyyinatul Wardah Qismi