Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Modifikasi Model Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Self Efficacy Mahasiswa Biologi Kencanawati, Indah; Johari, Asni; Asra, Revis; Syaiful, Syaiful
Al Jahiz Vol 2 No 2 (2021): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v2i2.4178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi melalui tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menggunakan prosedur sintesis Lee and Jang dengan pendekatan Theory-driven conceptual Instructional Design Models tipe F1-O1-S1-A1 dan dilanjutkan dengan tahapan eksperimen menggunakan uji-t. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri diawali dengan analisis studi literatur dan informasi terbaru yang berkaitan dengan pola ilmuwan bekerja serta melakukan proses validasi dengan teknik delphi tiga putaran. Sedangkan pada tahapan eksperimen meliputi uji pengaruh modifikasi model inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi. Pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menghasilkan tujuh tahapan yaitu: 1) merumuskan masalah, 2) merumuskan hipotesis, 3) mengumpulkan data, 4) membandingkan komunikasi ilmiah antar kelompok, 5) membuat kesimpulan, 6) mengkomunikasikan hasil dan 7) mereview hasil melalui analisis kritis. Sedangkan pada tahapan eksperimen menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000, artinya bahwa mahasiswa yang mengimplementasikan modifikasi model inkuiri memiliki keterampilan berpikir kritis dan self efficacy lebih baik dibandingkan mahasiswa yang tidak mengimplementasikan modifikasi model inkuiri. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapatlah disimpulkan bahwasanya: tahapan modifikasi model inkuiri memberikan pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi.
Pendampingan Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis Case Study Bagi Guru-Guru di Mandrasah Aliyah Al-Kausar Dendang Natalia, Desfaur; Johari, Asni; Naswir, Muhammad; .Muswita, Muswita
Jurnal JUPEMA Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v3i2.32235

Abstract

The ability to think critically is one of the competencies that is really needed in 21st century learning. In order for students to be trained to think critically, teachers as educators must be able to design learning tools that can improve their students' critical thinking skills. Based on facts in the field and interviews with several teachers, they have difficulty designing learning tools that can train students' critical thinking skills. Referring to this problem, teachers at Madrasah Aliyah Al-Kausar Dendang need training and assistance in making these learning tools. The service method is made in the form of workshops/training, and assistance in making case study-based learning tools. The results of training activities and assistance in making case study-based learning tools received a positive response from teachers. It is hoped that with this mentoring activity, teachers at Madrasah Aliyah Al-Kausar Dendang can develop learning tools well and be able to overcome the problems they have faced so far. Abstrak. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu  kompetensi yang sangat dibutuhkan pada pembelajaran abad 21. Agar peserta didik terlatih untuk berpikir kritis maka guru sebagai pendidik harus mampu merancang perangkat pembelajaran yang dapat meningkatkan melatih kemampuan berpikir kritis peserta didiknya. Berdasarkan fakta di lapangan dan wawancara beberapa orang guru, mereka kesulitan dalam merancang perangkat pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik.  Mengacu kepada permasalahan ini maka guru-guru di Madrasah Aliyah Al-Kausar Dendang butuh pelatihan dan pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran tersebut. Metode pengabdian  dibuat dalam bentuk workshop/pelatihan, dan pendampingan dalam pembuatan perangkat pembelajaran berbasis case study. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran berbasis case study  mendapat respon positif bagi guru-guru. Diharapkan dengan adanya kegiatan pendampingan ini, guru-guru di Madrasah Aliyah Al-Kausar Dendang dapat mengembangkan perangkat pembelajaran dengan baik dan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi selama ini.
The Transformative Power of Challenge-Based Learning in Cultivating 21st-Century Skills Nawawi, Sulton; Johari, Asni; Siburian, Jodion; Anggereini, Evita
Indonesian Journal of Educational Research and Review Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijerr.v7i3.84243

Abstract

This research addresses the implementation of effective learning models for developing 21st-century skills, particularly critical and creative thinking abilities. Furthermore, there remains insufficient understanding of how the Challenge-Based Learning (CBL) model contributes to enhancing higher-order thinking skills across diverse educational contexts. This study aims to analyze the impact of implementing the CBL model on fostering critical thinking, creative thinking, and collaborative skills among students. Using a systematic literature review with a descriptive qualitative design, the research examined 33 scientific articles sourced from the Scopus, Google Scholar, and SINTA databases, published between 2010 and 2024. Data collection was conducted with the assistance of the Publish or Perish application and VOSviewer to visualize and analyze data networks. Thematic analysis techniques were employed to identify trends and patterns in the application of the CBL model. The findings indicate that the CBL model effectively enhances higher-order thinking skills, learner engagement, collaboration, and creativity. However, challenges such as limited resources and insufficient institutional support were also identified. In conclusion, while the CBL model significantly promotes the development of critical and creative thinking skills, addressing institutional and resource constraints is essential for maximizing its impact in educational settings.
Peningkatan Pembelajaran Biologi Melalui Contoh-Contoh Kontekstual Bagi Guru-Guru MGMP di Kabupaten Tanjung Jabung Barat-Jambi-Indonesia Sadikin, Ali; Johari, Asni; Sukmono, Tedjo; Sanjaya, Muhammad Erick; Natalia, Desfaur
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2019
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/1689

Abstract

Berdasarkan survey di MGMP Biologi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperoleh data bahwa guru-guru biologi disana mengalami kesulitan dalam membuat perangkat pembelajaran biologi yang berbasis contoh-contoh kontekstual. Maka dari itu tim pengabdian FKIP Universitas Jambi merasa terpanggil untuk membantu guru-guru biologi tersebut. Metode pelatihan yang akan dilaksanakan di MGMP Tanjung jabung Barat adalah mengindentifikasi materi-materi biologi yang memerlukan contoh-contoh kontekstual. Kemudian mendesain pembelajaran biologi dengan memasukkan contoh-contoh kontekstual. Memberikan ketrampilan mengindentifikasi contoh-contoh kontekstual yang dapat dijadikan media yang ada dilingkungan sekitar. Mengevaluasi ketercapaian peningkatan pembelajaran biologi melalui contoh-contoh kontekstual. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 31 juli 2019 bertempat di SMA N 1 Tanjung jabung barat. Diikuti oleh 20 orang guru biologi yang tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Biologi. Kegiatan PPM ini dibuka oleh Ketua MGMP Tanjung Jabung barat dan dihadiri oleh Kepala SMA N 1 Tanjung Jabung Barat. Dalam kegiatan ini diikuti secara antusias oleh guru-guru biologi. Materi disampaikan oleh bapak Ali sadikin, M.Pd tentang peningkatan pembelajaran biologi melalui contoh-contoh kontekstual. Diawali dengan materi pendekatan pembelajaran kontekstual secara umum kemudian lebih ditekankan pada learning comunity yang merupakan bagian penting dalam pembelajaran kontekstual. Disini guru sangat antusias karena guru diajarkan bagaimana mencari literasi dengan sci-hub, dan pdf drive. Guru sangat mengikuti dan bertanya tentang bagaimana menggunakan sci-hub untuk mencari jurnal internasional dan nasional. Ditambah penggunaan pdf drive untuk mencari buku-buku elektronik secara gratis tanpa perlu membeli. Guru-guru mengikuti kegiatan pengabdian ini sampai selesai dan berharap tahun depan diadakan lagi. Kata kunci: Pendakatan Kontekstual, Guru, MGMP
Pemanfaatan Media Herbarium untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Pondok Pesantren Al Hidayah Asra, Revis; Johari, Asni; Haryadi, Bambang
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.262 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i1.7008

Abstract

Media pembelajaran merupakan hal yang mutlak digunakan dalam proses belajar. Mengajar.Dalam pembelajaran biologi khususnya materi tentang Tumbuhan guru harus dapat memberikan pemahaman dan pengenalan kepada siswa terhadap berbagai jenistumbuhan termasuk tumbuhan herba.Pemanfaatan keanekaragaman tumbuhan yang ada di alam merupakan salah satu solusi yang paling tepat bagi guru untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih optimal.Penggunaan media pembelajaran herbarium sangat cocok diterapkan di Pondok Pesantren Al-Hidayah, karena begitu padatnya materi yang diajarkan di sekolah tersebut. Herbarium merupakan media pembelajaran yang awet dan dapat tahan lama sehingga dapat memudahkan dalam penyimpanan.
Pelatihan Pembuatan Artikel Menembus Jurnal Nasional dan Internasional di SMA N 11 Muaro Jambi Sadikin, Ali; Johari, Asni; Subagyo, Agus; Budiarti, Retni S.; Hakim, Nasrul
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.313 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i1.7015

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut. Dalam kegiatan persiapan dilakukan dalam bentuk rapat persiapan di internal tim pengabdian meliputi persiapan materi, penentuan pemateri dan target yang akan dicapai. Selanjutnya tahap pelaksanaan yaitu pelatihan tentang penulisan artikel, pemberian motivasi, dan praktek penulisan artikel. Pelatihan dilakukan sesuai kesepakatan waktu antara tim pengabdian dan guru-guru di sekolah. Kegiatan Pelatihan telah dilakukan pada tanggal 14 agustus 2018 bertempat di aula SMA N 11 Muaro Jambi. Tahap terakhir adalah tindak lanjut dari pelatihan yaitu pendampingan penulisan artikel hingga artikel guru-guru SMA N 11 Muaro jambi dapat dimuat di Jurnal Nasional maupun Internasional. Hasilnya guru SMA N 11 Muaro Jambi telah berhasil menulis artikel dan dipublikasikan di Jurnal terakreditasi.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Di Areal Hutan Tanaman Rakyat Koperasi Perisai Sinar Jaya Kabupaten Muaro Jambi Prasetiyo, Endro; Johari, Asni; Marwoto
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan hutan saat ini diarahkan untuk memberikan akses bagi masyarakat yang berada di sekitar hutan. Hutan Tanaman Rakyat (HTR) merupakan skema pengelolaan hutan oleh masyarakat dibangun dengan perencanaan yang mencakup penataan areal, pemanfaatan hutan, rehabilitasi hutan, perlindungan dan pengamanan hutan. Perkembangan pembangunan HTR terkesan belum mampu meningkatkan produktivitas lahan terjadi akibat perencanaan yang hanya berorientasi adminstrasi. Penerbitan izin PS skema HTR di Provinsi Jambi telah tercapai sebanyak 194 izin dengan total luas perizinan sebesar 37.730,65 ha (Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, 2022). HTR Koperasi Perisai Sinar Jaya merencanakan penanaman jenis Acacia crasicarva, Jelutung dan Pinang pada luas areal 266 ha. Realisasi penanaman sejak tahun 2010 baru tercapai seluas 72,1 ha dengan jenis Acacia crasicarva. Pengelolaan hutan HTR bersifat monokultur menyebabkan rendahnya tingkat produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pemanfaatan lahan yang optimal dengan pola kombinasi jenis tanaman pokok, Multi Purpose Tree Species (MPTS) dan tanaman sela. Jenis tanaman pilihan masyarakat dianalisis menggunakan software Super Decission V.3.2. Jenis tanaman pilihan masyarakat dilakukan pencocokan (matching) terhadap persyaratan kesesuaian lahan untuk mendapatkan jenis tanaman yang sesuai dengan karakteristik lahan. Selanjutnya dilakukan penyusunan pola kombinasi jenia tanaman dan dihitung tingkat produktivitasnya. Penyusunan pola kombinasi jenis tanaman menghasilkan 18 pola kombinasi. Penentuan pola kombinasi jenis tanaman yang terbaik dilakukan dengan menghitung pendapatan dari setiap pola kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kombinasi jenis tanaman yang paling optimal memberikan keuntungan adalah tanaman pokok Jelutung, tanaman MPTS jenis Petai dan tanaman sela jenis Jahe Merah.
Impact of PASSPORT learning model on improving students' mathematical communication skills Jufri, Jufri; Asrial, Asrial; Johari, Asni; Kamid, Kamid
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 1 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i1.26320

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effectiveness of the PASPOR learning model in improving students' mathematical communication skills compared to the Think-Talk-Write (TTW) model. Method: A quasi-experimental design was employed, involving two groups of PGSD students at Universitas Rokania: an experimental group taught using the PASPOR model and a control group taught using the TTW model. Data on mathematical communication skills were collected through pretests and posttests, and analyzed using normality, homogeneity, independent-sample t-tests, N-Gain calculations, and effect size, with the aid of SPSS 26. Findings: The findings indicate that students who learned with the PASPOR model showed a substantial improvement in their mathematical communication skills compared to those who experienced the TTW model. The enhancement was characterized by more active participation in collaborative learning, deeper engagement in discussion, and greater ability to express and reflect on mathematical ideas. Significance: The study highlights that the PASPOR learning model can serve as an effective and strategic alternative in mathematics education for developing students’ mathematical communication skills. This model not only fosters deeper conceptual understanding but also encourages critical thinking, teamwork, and effective communication, providing valuable insights for educators seeking to enhance mathematics instruction at various educational levels.
Evaluating the theoretical validity of the PASPOR model for enhancing mathematical communication in teacher education Jufri, Jufri; Asrial, Asrial; Johari, Asni; Kamid, Kamid
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol 5, No 1 (2025): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v5i1.744

Abstract

Background: Mathematical communication is a key skill for preservice primary school teachers, enabling them to effectively facilitate understanding in the classroom. Despite its importance, many students in teacher education programs struggle to convey mathematical concepts clearly in both verbal and symbolic forms.Aim: This study aimed to evaluate the theoretical validity of the PASPOR Model—comprising Pairing, Square, Presentation, and Repetition—as an instructional framework designed to enhance mathematical communication in preservice teacher education.Method: A development research approach was applied, based on the Plomp model. Expert validation focused on five core components: syntax, social system, reaction principle, support system, and instructional impact. Data were collected using structured instruments completed by mathematics education experts and analyzed through both quantitative and qualitative techniques.Result: The findings demonstrated high theoretical validity for the PASPOR Model. Expert ratings ranged from 3.68 to 3.97, with reliability coefficients exceeding 0.90 across all components. Experts affirmed the model’s internal consistency, pedagogical relevance, and effectiveness in promoting structured, collaborative mathematical communication among learners.Conclusion: The PASPOR Model is a theoretically sound and pedagogically appropriate instructional model for improving mathematical communication in preservice teacher education. Its structured stages support cooperative learning and reflective interaction. The strong expert agreement endorses its integration into teacher education curricula and provides a foundation for future empirical studies to assess its practical application and adaptability in various learning contexts, including digital platforms.
Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Berorientasi Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRl) dan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap Guru SMAN 1 Tanjung Jabung Barat Natalia, Desfaur; Johari, Asni; Naswir, Muhammad; Anggereini, Evita; .Muswita, Muswita; Aswan, Dara Mutiara; Iriani, Dewi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.1866

Abstract

Salah satu prinsip kurikulum merdeka yaitu siswa belajar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing. Peserta didik bebas mengakses berbagai sumber belajar, mengembangkan minat dan bakatnya serta menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Oleh sebab itu, guru harus dapat merinovasi dalam pembelajaran agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, guru-guru SMA di Tanjung Jabung Barat dilatih untuk membuat perangkat pembelajaran kurikulum merdeka berorientasi pendekatan TaRL (Teaching at the Right Level) dan CRT (Culturally Responsive Teaching). Kegiatan pengabdian dibuat dalam tiga tahapan, yaitu observasi dan survey lokasi, persiapan dan perencanaan, dan pelaksanaan pelatihan. Hasil kegiatan workshop dan pendampingan ini mendapat respon positif bagi guru-guru. Diharapkan dengan adanya kegiatan pendampingan ini, SMA di Tanjung Jabung Barat dapat mengembangkan perangkat pembelajaran dengan baik dan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi selama ini. Kata Kunci: CRT (Culturally Responsive Teaching), TaRL (Teaching at the Right Level), Kurikulum merdekda, Perangkat Pembelajaran