Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI BAKTERI DARI IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) YANG DIPERDAGANGKAN DI PASAR IKAN KEDONGANAN BALI Gusti Ayu Dianti Violentina; Yan Ramona; I Gusti Ngurah Kade Mahardika
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 2 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.853 KB)

Abstract

Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan ikan konsumsi yang disukai masyarakat.Pengetahuan tentang bakteri yang ditemukan pada tubuh ikan ini sangat penting untuk tujuan kesehatan masyarakat dan kajian biologi ikan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang berasosiasi dengan ikan tersebut.Bakteri dari usus ikan diambil secara aseptis dan ditumbuhkan pada Blood Agar dan Nutrient Broth. DNA total dari kultur agar cair diisolasi dengan chelax, gen 16S RNA diamplifikasi dengan PCR menggunakan primer universal dengan produk sekitar 1300 bp. Produk PCR dirunut dengan metode Big-Dye termination. Hasilnya disepadankan dan dianalisis dengan MEGA 6.0. Pada penelitian ini, 14 spesies bakteri yang memiliki > 99% kesamaan dengan data GenBankteridentifikasi, yaitu Photobacterium leiognathi, Uruburuella testudinis, Aeromonas molluscorum, Psychrobacter celer, Psychrobacer faecalis, Acinetobacter johnsonii, Vibrio gallicus, Bacillus megaterium, Vagococcus fessus, Shewanella baltica, Shewanella algae, Rothia nasimurium, Myroides phaeus dan Yersinia ruckeri. Peran bakteribakteri tersebut dalam biologi ikan dan kesehatan masyarakat perlu dikaji lebih lanjut.
IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI STREPTOCOCCUS YANG BERASOSIASI DENGAN IKAN KERAPU YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR-PASAR IKAN DI BALI I.B. Oka Suyasa; I.G.N.K. Mahardika; Yan Ramona
Jurnal Biologi Udayana Vol 18 No 1 (2014): Jurnal Biologi
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.948 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri Streptococcus sp. yang berasosiasi pada ikan Kerapu dengan menggunakan teknik-teknik molekuler Polymerase Chain Reaction (PCR) agar diperoleh identitas definitive bakteri tersebut. Dalam penelitian ini, sekuen 16S RNA marker dari bakteri-bakteri tersebut dijadikan target untuk diamplifikasi dengan metode PCR. Sekuensing produk PCR dilakukan di Berkeley Sequencing Facility, USA. Hasil sekuen nukleotida yang diperoleh selanjutnya di aligned dan di BLAST dengan menggunakan software MEGA 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teridentifikasi sebanyak dua spesies bakteri Streptococcus (sementara diberi nama Streptococcus sp. isolat A dan B). Streptococcus sp. isolat A ditemukan pada semua lokasi pengambilan sampel ikan, sementara itu isolat B hanya ditemukan pada ikan yang diambil dari pasar ikan Karangasem. Berdasarkan nilai Haplotype Diversity (HD) nya, variasi genetik bakteri Streptococcus sp. pada ikan Kerapu tergolong sangat rendah.
KETAHANAN Lactobacillus sp. ISOLAT SUSU KUDA SUMBAWA TERHADAP pH RENDAH DAN ASAM DEOKSIKOLAT SERTA KEMAMPUANNYA MENTRANSFORMASI ASAM KOLAT MENJADI ASAM DEOKSIKOLAT I Gusti Agung Gde Bayu Wirama; Yan Ramona; Cok Istri Sri Arisanti
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.703 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan dari 20 isolat Lactobacillus sp., yang sebelumnya diisolasi dari susu kuda Sumbawa, terhadap pH rendah dan NaDC konsentrasi tinggi. Kemampuan isolat tersebut untuk mengubah CA ke DCA juga diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 strain dapat bertahan hidup dalam medium yang mengandung 0,6 mM NaDC pH 2 atau pH 3. Semua strain tahan hidup pada medium pH 4 yang mengandung 0,2 mM NaDC. Pada uji biotransformasi yang dilakukan pada 5 strain yang paling potensial berdasarkan uji ketahanan asam dan NaDC, menunjukkan bahwa tidak satupun strain-strainuji tersebut melakukan biotransformasi CA menjadi DCA, dan hal ini menunjukkan bahwa isolat-isolat tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi probiotik.
PRODUKSI ETANOL DARI SISA GULA LIMBAH PABRIK BREM I Putu Oka Suartama; Yan Ramona; I Gusti Ngurah Jemmy Anton Prasetya
Jurnal Biologi Udayana Vol 18 No 2 (2014): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.165 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi gula yang terkandung dalam limbah pabrik brem untuk produksi etanol. Kadungan gula pereduksi dan kadar etanol ditentukan berturut-turut dengan metode luff schoorl and hydrometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan rata-rata gula pereduksi pada limbah pabrik brem sekitar 4,55% (b/v) dan jumlah ini cukup untuk difermentasi oleh Saccharomyces cerevisiae menjadi etanol. Pada akhir proses (hari ke 21) konsentrasi etanol yang terbentuk sebesar 2,9% (v/v) atau 22,64 g/liter atau 0,49 mol/liter. Hasil ini menunjukkan bahwa efisiensi proses pengubahan gula menjadi etanol mencapai 96%. Selama proses fermentasi terjadi penurunan pH dari 4,25 ±0.00 (pada hari ke 0) menjadi 3.58±0.10 (pada hari ke 21). Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa limbah pabrik brem sangat berpotensi sebagai sumber gula pereduksiuntuk produksi etanol.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR PENYEBAB PENYAKIT LAYU DAN ANTAGONISNYA PADA TANAMAN KENTANG YANG DIBUDIDAYAKAN DI BEDUGUL, BALI Ida Ayu Putu Suryanti; Yan Ramona; Meitini W. Proborini
Jurnal Biologi Udayana Vol 17 No 2 (2013): Jurnal Biologi
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.07 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jamur penyebab penyakit layu pada tanaman kentang dan mengisolasi antagonisnya dari daerah rhizosphere tanaman tersebut yang dibudidayakan di Desa Candikuning, Bedugul, Bali. Untuk mendeteksi patogen penyebab penyakit tersebut, pada penelitian diterapkan Postulat Koch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fusarium oxysporum isolat A dan B merupakan dua isolat yang terindikasi sebagai penyebab penyakit layu pada tanaman kentang. Pada penelitian ini tiga isolat jamur antagonis (Trichoderma spp. isolat A, Trichoderma spp. isolat B, dan Aspergillus niger) berhasil diisolasi dari daerah rhizosphere tanaman kentang. Uji antagonis (in vitro) dengan menggunakan dual culture assay menunjukkan semua antagonis menghambat pertumbuhan jamur patogen Fusarium dengan persentase hambatan yang bervariasi antara 36,57 - 75,76%. Trichoderma spp. isolat A menunjukkan hasil terbaik dalam menghambat pertumbuhan jamur patogen, dengan persentase hambatan sebesar 75,76%. Sementara itu, persentase hambatan terkecil (36,57%) pada patogen teramati pada Aspergillus niger.
IDENTIFICATION OF MICROBES ANTAGONISTIC AGAINST Fusarium oxysporum ISOLATED FROM RHIZOSPHERE ZONE OF WATERMELON Anak Agung Ngurah Nara-Kusuma; Yan Ramona; Meitini Wahyuni Proborini
Jurnal Biologi Udayana Vol 22 No 2 (2018): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.834 KB) | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2018.v22.i02.p04

Abstract

This research was aimed to isolate and identify microbes which antagonistic against Fusarium oxysporum, the causative agent of vascular wilt in watermelon plants. The antagonistic microbes were isolated from soil samples collected from rhizosphere of watermelon farm located at west Sanur village, South Denpasar, Bali. Isolation of fungi and bacteria were conducted on potato dextrose agar medium (PDA) and nutrient agar medium (NA), respectively. Fungal isolates were then observed under light microscope for its morphological characteristics before identification using a reference book. Bacterial isolates were characterized using various tests, such as gram stain reaction, existence of endospores, catalase reaction, and ability to ferment various sugars. Their characteristics were then compared with those described in a reference book. Two fungal species (Trichoderma harzianum and Trichoderma viride) and two bacterial antagonists (Pseudomonas sp. and Bacillus sp.) were found to have potential to be developed as biocontrol agents to inhibit the growth of F. oxysporum.
Karakterisasi Lactobacillus spp. yang Diisolasi dari Susu Kambing Etawa untuk Pengembangan Probiotik (CHARACTERIZATION OF LACTOBACILLUS SPP., ISOLATED FROM MILK OF ETAWA GOATS FOR LOCAL PROBIOTIC DEVELOPMENT) Putu Rima Sintyadewi; Yan Ramona; I Nengah Sujaya
Jurnal Veteriner Vol 16 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.683 KB)

Abstract

The objective of this research was to characterize Lactobacillus spp., isolated from milk of Etawagoats for local probiotic development. Total of 23 isolates Lactobacillus spp. were tested for resistance tolow pH conditions, high levels of natrium deoxy cholate, and modified gastric juice conditions. Besidesthat, those isolates were also tested to convert cholic acid (CA) into deoxycholic acid (DCA). Isolate thatshowed the most potential properties for local probiotic development was identified by 16S rDNA analysisusing following amplification of this sequence with primers of 27F and 520R). The results showed that 12isolates were found to be resistant to low pH conditions and to high level of NaDC (0.6 mM). Three of them(Lactobacillus spp. GMA46, Lactobacillus spp. GMA47 and Lactobacillus spp. GMA50) did not convertcholic acid into deoxy cholic acid, indicating that they are safe for human use. Lactobacillus spp. GMA46showed better performance in the gastric juice (a model of gastic and intestinal juice containing pepsin andpancreatin enzymes at pH 2, 3 and 4) simulation test. This GMA46 isolate was identified as L. caseiATCC 334 and L. paracasei subsp. tolerans strain NBRC 15906 with 100% similarity, in term of its 16srDNA nucleotide sequence. The results of this research indicate that Lactobacillus sp. GMA46 is anIndonesian potential probiotic strain, isolated from milk of etawa goats
Growth Inhibition of Fungal Plant Pathogens by Antagonist Bacteria Using Dual Culture Assays Yan - Ramona
BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Vol. 28 No. 3 (2021): BIOTROPIA Vol. 28 No. 3 December 2021
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2021.28.3.1344

Abstract

There has been excessive use of chemical-based pesticides globally resulting in significant environmental consequences with adverse effects on human health. Therefore more sustainable environment friendly alternative solutions are needed to cope with such environmental and health challenges. Development of biocontrol method is a rational solution to these challenges and therefore the main objective of this research were to isolate and screen potential antagonist bacteria inhibitory to important fungal plant pathogens (Fusarium oxysporum, Ceratocytis sp., Aspergillus flavus dan Aspergillus niger) in vitro by applying dual culture assays on potato dextrose agar (PDA) or trypticase soya agar (TSA) media. The antagonist bacteria were isolated from various sources such as soil of rhizosphere zone and roots of lettuce plants and  mature compost. The potential of antagonist candidates were screened on the basis of inhibitory activity against targeted fungal pathogens. Bacterial antagonists with highest zone of inhibition were identified up to genus level using biochemical tests, and the results were matched with those specified in the Bergey’s Manual of determinative bacteriology. Fifteen bacterial isolates were successfully isolated from various sources, and 60% of those isolates showed antagonistic activity in vitro against fungal pathogens with various degree of inhibition.  This indicated the initial potential to develop as biocontrol agents. Based on preliminary identification, genera of Bacillus and Pseudomonas were found to be the predominant isolates and in addition genus Acinetobacter was also identified in this study.
BAKTERI ASAM LAKTAT BERMANFAAT DALAM KEFIR DAN PERANNYA DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN SALURAN PENCERNAAN I Putu Aditya Prayoga; Yan Ramona; Ida Bagus Made Suaskara
SIMBIOSIS Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.626 KB) | DOI: 10.24843/JSIMBIOSIS.2021.v09.i02.p06

Abstract

ABSTRAK Kefir merupakan produk fermentasi susu yang melibatkan berbagai macam bakteri asam laktat (BAL) dalam fermentasinya. Bakteri asam laktat di dalam kefir telah banyak dilaporkan memberi manfaat menyehatkan bagi saluran pencernaan manusia yang mengonsumsinya, dengan cara mengendalikan atau mengatur populasi bakteri patogen. Telaah ilmiah ini menjabarkan berbagai BAL dan perannya dalam proses pembuatan kefir, mekanisme yang dilakukan BAL dalam mengendalikan populasi patogen dalam saluran pencernaan, serta efek fungsional BAL terhadap produk kefir. Dalam telaah literature ini diperoleh informasi bahwa Lactobacillus kefiranofaciens, L. kefiri, L. casei, L. delbrueckii dan L. brevis merupakan kelompok BAL yang paling umum terlibat dalam pembuatan kefir. Spesies–spesies BAL tersebut berperan dalam mengendalikan populasi mikroba saluran pencernaan melalui berbagai mekanisme, seperti produksi asam laktat, etanol, diasetil, hidrogen peroksida, reuterin atau bakteriosin. Efek fungsional yang dapat dilakukan oleh BAL setelah berada di dalam saluran pencernaan antara lain mencegah terjadinya infeksi bakteri patogen, menurunkan kadar kolesterol darah, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan. Hal ini mengindikasikan bahwa BAL yang diisolasi dari kefir berpeluang dikembangkan sebagai probiotik potensial dimasa yang akan datang. Kata Kunci: BAL, kefir, sistem pencernaan manusia
MIKROENKAPSULASI PROBIOTIK LACTOBACILLUS RHAMNOSUS FBB81 DAN VIABILITASNYA SELAMA PENYIMPANAN Komang Ayu Nocianitri; I Nengah Sujaya; Yan Ramona
Media Ilmiah Teknologi Pangan (Scientific Journal of Food Technology) Vol 6 No 1 (2019): Scientific Journal of Food Technology (March)
Publisher : Master Program of Food Science and Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lactobacillus rhamnosus FBB81 is a probiotic candidate isolated from healthy infant feces that hasfunctional properties as an antioxidant. Probiotics are made in the form of a dry cell bymicroencapsulation technique to facilitate the application of probiotics in the development of functionalfood products. The purpose of this study was to determine the viability of Lb. rhamnosus FBB81encapsulated with maltodextrin and skim milk during storage. The microencapsulated product wasstored at two storage temperatures namely room temperature and cold temperature. The viability of Lb.rhamnosus FBB81 on the microencapsulated product was observed every 1 week for 8 weeks of storage.The results showed that the types of encapsulan and storage temperature affected the viability of Lb.rhamnosus FBB81 during storage. Skim milk and cold temperatures have a better ability than themaltodextrin and room temperature in maintaining the viability of probiotic Lb. rhamnosus FBB81during storage.
Co-Authors A. Line, Martin A.A. Ketut Darmadi Agestiawan, I. G. A. M. Agung Panji Dwipayana, I Dewa Alayna Himawan Anak Agung Gede Indraningrat Anak Agung Ketut Darmadi Anak Agung Ngurah Nara-Kusuma Ananda Sri Phartiswari Andriani, Luh Nyoman Ary Metta Anissa Maria Hidayati Ayu Amelia Bagas Susilo Batho, Yanuarius Felix Cok. Istri Dewiyani Cakrawati Cokorda Istri Sri Arisanti Dandy Bimantara Dewa Ayu Andriastini Dewa Ayu Swastini Diah Kharismawati Djereng Esti Arisetya Dewi Fainmarinat Selviani Inabuy Fernando Putra Flavia Fionessa Falenda Shanzet Fukuda Kenji Gusti Ayu Dianti Violentina Gustu Widi Putra Hani, Ni Luh Helda Thorikul Affan I D.P. Kartika Pratiwi I Dewa Gede Cahyadi Kusuma I Dewa Made Sukrama I G. A. Widagda I Gusti Agung Gde Bayu Wirama I Gusti Ngurah Jemmy Anton Prasetya I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Ketut Junitha I Made Oka Adi Parwata I Made Saka Wijaya I N.K. Widjaja I Nengah Sujaya I Putu Aditya Prayoga I Putu Oka Suartama I W BUDIARSA SUYASA I Wayan Suanda I Wayan Suardana I. M. A Sasmitha I.B. Oka Suyasa I.D.P.K. Pratiwi IBG Darmayasa Ida Ayu Ketut Ariningsih Ida Ayu Putu Suryanti Ida Ayu Sri Sinca Maha Uni Ida Bagus Gede Darmayasa Ida Bagus Gede Darmayasa Ida Bagus Made Suaskara Inabuy, Fainmarinat selviani Irma Damayanti K.R Suciptha Kadek Wegi Kurnilia KOMANG AYU NOCIANITRI Komang Dharmawan Kusuma, I Dewa Gede Cahyadi Meitini Proborini Wahyuni N. N. Rupiasi N.G.A Manik Ermayanti N.W.A. Utami Nadia Khairunnisa Nadya Treesna Wulansari Ni LUH ARPIWI Ni Luh Made Ema Juliasari Ni Luh Putu Ariwathi Ni Luh Suriani Ni Made Susilawati Ni Made Teriyani Ni Made Utami Dwipayanti Ni Nengah Dwi Fatmawati Ni Nyoman Rupiasih Ni Putu Adriani Astiti Ni Putu Desy Aryantini Ni Putu Eka Leliqia Ni Putu Indiani Sahaning Karna Ni Putu Linda Laksmiani Ni Putu Suariani Ni Putu Widarini Ni Putu Widiantari Ni Wayan Eka Putri Gayatri Kastawa Ni Wayan Nursini NYOMAN SEMADI ANTARA Pande Gde Sasmita Julyantoro Pande Putu Ayu Sukmawati Putu Eka Sudaryatma Putu Rima Sintyadewi Retno Kawuri SANG KETUT SUDIRGA Sentot Joko Raharjo Septiari, I Gusti Ayu Agung Shetty, Kalidas Sri Wahyuni Sumartin N.W.E. Tadashu Urashima Teriyani, Ni Made Viviandari, I D. A. A Wayan Redi Aryanta Wulandari, Kristina Yenni Ciawi Yoshitake Orikasa Yuji Oda Yulidia Iriani Yulidia Iriani Yustiantara, Putu Sanna Zulfa, Rozifatul