p-Index From 2021 - 2026
6.939
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Sampangan Kota Semarang Melalui Edukasi Ecoenzym Skala Rumah Tangga Wahyuningsih, Nur Endah; Suhartono, Suhartono; Joko, Tri; Budiyono, Budiyono; Astorina, Nikie; Nabiha, Puteri Inandin
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12229

Abstract

Pengelolaan sampah organik skala rumah tangga merupakan tantangan di Kelurahan Sampangan, Kota Semarang. Kegiatan bertujuan memperkenalkan metode ecoenzym sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi masalah tersebut, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Metode pengabdian ini menggunakan pre-post test one group design dengan pendidikan infrastruktur pengolahan sampah meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, implementasi, diskusi, dan evaluasi dengan partisipan terdiri dari 42 orang. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan perbedaan nilai pre-test dan post-test yang bermakna (t=-11,562; p<0,001). Meskipun demikian, hanya 40% responden menyatakan kesiapan masyarakat untuk mengadopsi metode ini secara mandiri. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah organik, namun partisipasi masyarakat secara luas masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, penerapan ecoenzym sebagai metode pengelolaan sampah organik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Diperlukan upaya lanjutan untuk pengembangan program agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh kelurahan.
Apakah Dana IPO dan Reputasi Underwriter Mempengaruhi Kesuksesan IPO? Turnip, Cornelius Saryadi; Tri Joko
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2927

Abstract

Investor harus mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi underpricing perusahaan. Terutama faktor yang memperlemah ekomomi. Dampaknya investor mendapatkan keuntungan dari kegiatan IPO perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dana IPO, reputasi underwriter, reputasi auditor, dan Tujuan penggunana dana IPO terhadap underpricing di BEI sebelum dan saat krisis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data diambil dari laporan prospektus 322 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dana IPO dan reputasi underwriter berpengaruh negatif terhadap underpricing. Sedangkan, reputasi dan tujuan penggunaan dana IPO tidak berpengaruh terhadap underpricing. Dana IPO dan reputasi underwriter meningkatkan underpricing perusahaan ketika melakukan IPO.
Rhizophagus intraradices dan Trichoderma asperellum sebagai Bioprotektan dan Biofertilizer pada Bawang Merah TSS Maharani, Puti; Suryanti, Suryanti; Joko, Tri; Somowiyarjo, Susamto
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.2.287

Abstract

True shallot seed (TSS) is one of the alternative potential technologies to solve the availability of seed quality on shallot in Indonesia. Another problem in shallot production is infection by purple blotch and twisted disease. This research evaluated the potency of Rhizophagus intraradices and Trichoderma asperellum as bioprotectants and biofertilizer. T. asperellum was mixed in the soil before seedling transplanting, and R. intraradices was applied around the seedling roots at transplanting. The observed parameters were the shallot growth (the plant height, number of leaves, and length of root), plant health (disease incidence and intensity), and bulb resistance to Fusarium solani. The result showed that R. intraradices and T. asperellum increased the resistance of onion bulbs to the pathogen F. solani in the postharvest period, indicated by R. intraradices treatment that had an infection area of 21.99 mm2, followed by T. asperellum treatment 26.63 mm2, and control of 37.66 mm2. Keywords: Rhizophagus intraradices, Trichoderma asperellum, true shallot seed
Respiratory and Neurological Health Effects of Chromium and PM Exposure among Troso Woven Fabric Workers: A Cross Sectional Study in Jepara Darundiati, Yusniar Hanani; Joko, Tri; Setiani, Onny; Raharjo, Mursid; Nurjazuli, Nurjazuli; Rahman, Muhammad Auliya
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 4 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i4.371

Abstract

The Troso weaving industry in Jepara, Indonesia, is a traditional craft sector that relies on synthetic dyes and manual production, thereby exposing workers to chromium (Cr) and particulate matter (PM2.5 and PM10) with potential respiratory and neurological risks. This study aimed to analyze their association with respiratory and neurological disorders among workers. A cross-sectional design was applied involving 101 weaving workers from four production sites. Environmental sampling measured Cr concentrations in wastewater and PM2.5/PM10 in the ambient air, while worker characteristics and health complaints were assessed using the ECSC-87 and Q18 questionnaire. Data were analyzed using chi-square tests and odds ratios. Cr concentrations in wastewater ranged from <0.010 to 0.104 mg/L, remaining below the effluent quality standard of 1.0 mg/L but confirming the continuous use of chromium-based dyes discharged without treatment. Average PM2.5 and PM10 levels were 108.75 µg/m³ and 117.75 µg/m³, both exceeding national air quality standards (55 and 75 µg/m³). Bivariate analysis showed that respiratory disorders were significantly associated with exposure duration ≥40 hours/week (OR=7.333; p=0.0001) and working period >5 years (OR=20.935; p=0.0001), whereas dye type, dyeing frequency, and PPE use were not significant. Neurological disorders were significantly associated with exposure duration (p=0.001), working period (p=0.001), type of dye (p=0.0001), frequency of dyeing (p=0.018), and PPE use (p=0.0001). Environmental monitoring confirmed elevated PM levels and chromium-based dye use, while statistical analysis showed that prolonged exposure and long working periods associated with respiratory disorders, and neurological disorders were linked to multiple occupational factors.
Systematic Review: Impact of Air, Leachate, and Soil Contamination on Health Problems in Landfill Workers and Local Residents Nabilah Zahra; Mursid Raharjo; Sulistiyani, Sulistiyani; Nurjazuli, Nurjazuli; Tri Joko
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v9i1.8570

Abstract

Introduction: The rising global production of municipal solid waste (MSW) poses significant ecological challenges. In developing countries, inadequate landfill management results in the uncontrolled release of hazardous gases and leachate, posing significant risks to human health. This systematic review investigated the association between environmental factors at these landfills and adverse human health outcomes. Methods: This review was conducted in accordance with the PRISMA guidelines. A comprehensive search was rapidly conducted across ScienceDirect, Scopus, PubMed, and EBSCOhost for articles published between 2020 and 2025. PECO criteria screening was conducted independently by two reviewers, resulting in the selection of 25 articles for critical synthesis. Results: Hazardous landfill pollutants—including heavy metals, volatile organic compounds (VOCs), and particulate matter—are rapidly escalating severe health issues. Residents and landfill workers face acute respiratory and cardiovascular disorders, heightened cancer risk, reproductive issues, and neurological impairments. Leachate contamination of soil and groundwater compounds these urgent systemic risks. Conclusion:The ongoing failure to manage landfills effectively, particularly in developing countries, has triggered a pressing environmental and public health crisis. Immediate action to improve waste management and enforce stricter environmental policies is critical for preventing further harm.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Demak Hariyanti, Fika; Raharjo, Mursid; Joko, Tri
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21403

Abstract

Demam Berdarah masih menjadi penyakit endemis di Indonesia serta sering menimbulkan wabah atau kejadian luar biasa (KLB) dengan angka kematian yang tinggi. Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk aedes betina dan saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang belum dapat diatasi sepenuhnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue di Kabupaten Demak. Desain penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah Indonesia pada bulan Januari-Desember 2022. Populasi penelitian adalah pasien yang melakukan periksa di pelayanan kesehatan Kabupaten Demak. Sampel penelitian adalah pasien yang mendapatkan diagnose demam berdarah sejumlah 100 responden. Tekhnik pengumpulan data yaitu observasional dan menggunakan data sekunder. Variabel bebas penelitian adalah umur, jenis kelamin, riwayat demam, nyeri kepala, dan mual atau muntah sedangkan variable terikat adalah kejadian demam berdarah dengue. Data dianalisis dengan uji chi square menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan umur (p=0,046), jenis kelamin (p=0,009), riwayat demam (p=0,004), nyeri kepala (p=0,031), dan mual atau muntah (p=0,000) terhadap kejadian demam berdarah dengue. Simpulan adalah perilaku manusia yang menyebabkan terjadinya dan tersebarnya kasus DBD adalah kebiasaan masyarakat yang kurang menjaga kebersihan lingkungan. Untuk mendukung penegakan diagnose pasti demam berdarah dengue dan kesembuhan pasien, maka perlu dilakukan upaya baik secara pribadi maupun kelompok untuk meningkatkan tanggapan cepat berobat.
LITERATURE REVIEW: KUALITAS UDARA DALAM RUANG SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN SICK BUILDING SYNDROME Oktavia, Widya Ayu; Setiani, Onny; Joko, Tri; Sulistiyani, Sulistiyani; Suhartono, Suhartono
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.3.2025.267-280

Abstract

Indoor air quality is a crucial aspect of creating a healthy and productive work environment. Decreased air quality has the potential to cause various health problems in building occupants. One of the health problems that is often associated with poor indoor air quality is Sick Building Syndrome (SBS). This study aims to synthesize findings from various studies to provide a comprehensive understanding of environmental risk factors that contribute to the occurrence of SBS. This study is a literature review to review the results of previous studies related to indoor air quality and sick building syndrome. The search database used in searching for this article comes from national and international journals. The selection of articles is based on inclusion criteria, including publication within the last 10 years, a cross-sectional study design, and discussion of indoor air quality in relation to the occurrence of SBS. The results of the review of 10 articles showed that the factors that trigger the onset of sick building syndrome symptoms include temperature, humidity, lighting, particulates (PM2.5 and PM10), air flow rate, ventilation systems, and exposure to chemical contaminants. Environmental management as an effort to overcome the occurrence of sick building syndrome includes improving the ventilation system, controlling temperature and humidity, managing chemical contaminants, controlling particulates, and improving lighting. SBS symptoms are influenced by several environmental factors that can affect worker health and productivity. Therefore, environmental management is needed as a way to overcome the occurrence of SBS.
Pajanan Pestisida Sebagai Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) : Sebuah Kajian Sistematik Ernawati, Amanda Luky; Joko, Tri; Suhartono
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 1 (2021): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i1.1181

Abstract

Background: Low birth weight (LBW) is one of the causes of infants death. One of the factors that is proven to be associated with LBW incidence is pesticide exposure to pregnant women. The high number of female farmers in the agricultural sector will increase the risk of pesticide exposure in pregnant women. Objectives: This study aims to describe how pesticide exposure can be a risk factor for the incidence of LBW. Research method: This study is a systematic study that used meta-synthesis aggregation approach. The search for articles focused on articles that examined the risk factors for pesticide exposure on the incidence of LBW in pregnant women which was conducted on the online databases of Science Direct, Scopus, PubMed, Springer, Google Scholar, and Garuda Portal. The criteria for the articles used were national observational journals indexed at least 4 and indexed international journals published in 2010-2020. Result: There were 9 articles that match to the criteria and research topic. Factors that were proven to increase the risk of LBW incidence in pregnant women were agricultural activities related to pesticide, participation in agricultural activities, completeness of PPE, storage of pesticide, duration of exposure to pesticide, frequency of exposure to pesticide, amount of pesticide mixture, and types of pesticide used. Conclusion: Pesticide exposure to pregnant women causes the accumulation of pesticide residues in the body, thus reducing the formation of thyroid hormones and IGF-1 which can cause LBW.
Distribution of Diaphorina citri, a citrus huanglongbing vector in Indonesia and new locality records Setyaningrum, Haris; Martono, Edhi; Mo, Jianhua; Subandiyah, Siti; Joko, Tri; Soffan, Alan
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 26 No. 1 (2026): MARCH, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLANT PE
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.126112-135

Abstract

The Asiatic citrus psyllid (Diaphorina citri) is the primary vector of the destructive citrus disease huanglongbing (HLB), posing a significant threat to citrus production in Indonesia. Systematic surveys of D. citri are essential for identifying areas at high risk of HLB outbreaks and for supporting sustainable disease management. This study aimed to assess the population distribution of D. citri in major citrus-producing regions of Indonesia and to evaluate its potential risk for HLB spread. The research was conducted over two consecutive years (2022–2023) across key citrus production areas on the islands of Java, Sumatra, Kalimantan, and Bali. A total of 206 sampling sites were surveyed using direct manual inspection and two types of yellow traps. D. citri was detected at 35 locations, representing new country records. The distribution pattern was relatively uniform in Sumatra but more scattered in Java and Kalimantan, with the highest population densities observed in the lowland areas of Bengkulu. These findings provide critical insights into D. citri distribution patterns and support targeted surveillance and sustainable management strategies to mitigate the impact of HLB in Indonesia.  
Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Kabupaten Brebes) Fitria, Ida; Joko, Tri; Raharjo, Mursid
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5310

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Brebes. Penyakit infeksi dan kualitas air minum diduga berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dan kualitas air minum dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 balita yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pengukuran antropometri, serta pemeriksaan laboratorium kandungan Coliform pada air minum. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit diare, sumber air minum, pengolahan air minum, serta kandungan Coliform dengan kejadian stunting, sedangkan riwayat ISPA, kecacingan, TBC, dan penyimpanan air minum tidak berhubungan signifikan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa sumber air minum merupakan faktor paling dominan yang berpengaruh terhadap kejadian stunting. Temuan ini mengimplikasikan bahwa upaya penurunan stunting tidak cukup hanya dengan intervensi gizi, tetapi harus diintegrasikan dengan program penyediaan air minum yang layak, pengawasan kualitas air secara berkala, serta pengendalian penyakit infeksi, khususnya diare. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas air minum dan pencegahan penyakit infeksi, khususnya diare, sangat penting dalam upaya penurunan stunting.
Co-Authors - Suhartono Abdullah, Jilan Tsani Achmadi Priyatmojo Adi, Bayu Kusuma Aditya, Vanessa Rizky Agus Bintara Birawida Ahmad Zaerozi Ani Widiastuti, Ani Annisa Aulia Nurrohmah Anugrah Febrino Balwa Arif Wibowo Arlyna Budi Pustika Asma Afifah Astorina, Nikie Azmi Umi Anisyah Bariyadi Rifai Bella Arieza Andriyana Bibit Nasrokhatun Diniah Budi Waloyo Budiyono Budiyono Burhanuddin Thohir Candra Rulyana Charles foeh Foeh Choirul Luluk Fatimah Cornelius Saryadi Turnip Delima Kurnia Sari Devita Nur Aprilia Dwimartina, Fina Dyah Agustin Catur Putri Edhi Martono Eka Luvita Sari Eko Handoyo Elisa Maharani Elzha Af’idatul Himmah Ernawati, Amanda Luky Farida Sugiester S. Fianti andua Fitria, Ida Hanan Lanang Dangiran Haris Setyaningrum Hariyanti, Fika Harper, Stephen Haryudi Okta Sofiyanto Hidayanty, Healthy Ijaz ul haq Ilma, Hurin Nabila Aghnia Intan Aulia Putri Irawati, Roosdiana Jalaluddin Abdul Malek, Jalaluddin Abdul Jayawarsa, A.A. Ketut Karroghi, Silmi Aziza Lisa Okta Permatasari Maharani, Puti Maulida Khairunnisa McCann, Honour C. Mo, Jianhua Mohammad Nasir, Mohammad Muhammad Addin Rizaldi Muhammad Habibullah Muhammad Nasir Mursid Rahardjo Mursid Raharjo Mustafiroh Kasanah Nabiha, Puteri Inandin Nabilah Nurhidayanti Nabilah Zahra Nasrokhatun Diniah, Bibit Ngazis, Muhammad Niki Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nila Himayati Nilna Fasyya Salsabila Noor Zahrotul Muniroh Nur Endah Wahyuningsih Nur Fajria Safarina, Ismi Nurdiyanto, Miftakhul Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Oktavia, Widya Ayu Onny Setiani Pratiwi, Annisa Hasta Purnomo Purnomo Putri, Novi Hervianti Qorina Sabila Fa&#039;iza Raharjo , Mursid Rahman, Muhammad Auliya Rahmi Nur Alifiani Restu Andri Setiyanto Riska Triafryani Putri Rozi, Choirul Ruba, Yohanes Emanuel S. Russeng, Syamsiar Sahiledengle, Biniyam Salahuddin, Nurul Syahriani Santya Nareswari Saraswati, Vivian Thea Savitri Rachmawati Septanti, Elza Muthia Shofa Rakhmatika Shrestha, Akina Sinta Nugraheni Dewi Siti Nurkhayati Siti Subandiyah Slamet Wardoyo Soffan, Alan Suhartono Suhartono Sukri Palutturi SULISTIYANI SULISTIYANI Sundari, Dini Suriah Suriah Suryanti Susamto Somowiyarjo Tati Suharti Triwidodo Arwiyanto Turnip, Cornelius Saryadi Ulfah Rahmawati Vinidia Pertiwi Wahiduddin Wahiduddin Wakhid Anwar Wardana, Lalu Muhammad Fikri Wibowo, Eko Prasetyo Wisanggeni, Gen Adi Woldesenbet, Biruk Yuni Pradilla Fitri Yusniar Hanani Danudianti Yusniar Hanani Darundiati