Claim Missing Document
Check
Articles

Training On Developing Electronic Learning Tools Integrated With Ethnoscience Using Heyzine For High School Teachers In Batang Hari Regency Jufrida; Rahma Dani; M. Furqon M. Furqon; Wawan Kurniawan; Cicyn Riantoni
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.218

Abstract

In the context of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka), emphasis is placed on integrating elements of local wisdom into the learning process to support the achievement of student profiles aligned with Pancasila principles. Therefore, teachers are expected to prepare instructional materials that incorporate elements of local wisdom in line with the Independent Curriculum. However, findings in the field, particularly in Batang Hari Regency, indicate that some schools, such as SMAN 2 Batang Hari, still rely on teaching materials based on the previous curriculum, which do not incorporate local wisdom or ethnoscience aspects. The purpose of this community service activity is to train teachers at SMAN 2 Batang Hari to develop Independent Curriculum learning tools that integrate local wisdom or ethnoscience aspects using Heyzine. This platform is utilized to create interactive digital learning modules based on ethnoscience, allowing teachers to visually and contextually present elements of Jambi’s local culture. The method used in this activity is a workshop comprising three stages: preparation, implementation, and evaluation. This training took place on August 29, 2024, at SMAN 2 Batang Hari. The results of this training indicate that teachers at SMAN 2 Batang Hari gained a good understanding of the concepts, techniques, and use of Heyzine in preparing learning tools in line with the Independent Curriculum, thereby enabling more effective integration of local wisdom or ethnoscience aspects into the learning process
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ELEKTRONIK TERINTEGRASI ETNOSAINS MENGGUNAKAN HEYZINE BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BATANG HARI Jufrida Jufrida; Rahma Dani; M Furqon; Wawan Kurniawan; Cicyn Riantoni; Suharli AJ
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5604

Abstract

Dalam konteks Kurikulum Merdeka, penekanan diberikan pada pengintegrasian unsur-unsur kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran untuk mendukung pencapaian profil siswa yang selaras dengan prinsip-prinsip Pancasila. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat menyiapkan materi pembelajaran yang memasukkan unsur-unsur kearifan lokal yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka. Namun, temuan di lapangan, khususnya di Kabupaten Batang Hari, menunjukkan bahwa beberapa sekolah, seperti SMAN 2 Batang Hari, masih mengandalkan bahan ajar yang didasarkan pada kurikulum sebelumnya yang tidak memasukkan aspek kearifan lokal atau etnosains. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih guru-guru di SMAN 2 Batang Hari untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Kurikulum Mandiri yang mengintegrasikan kearifan lokal atau aspek etnosains dengan menggunakan Heyzine. Platform ini digunakan untuk membuat modul pembelajaran digital interaktif berbasis etnosains yang memungkinkan guru untuk menyajikan unsur-unsur budaya lokal Jambi secara visual dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah lokakarya yang terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini berlangsung pada tanggal 29 Agustus 2024 di SMAN 2 Batang Hari. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para guru di SMAN 2 Batang Hari mendapatkan pemahaman yang baik tentang konsep, teknik, dan penggunaan Heyzine dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sejalan dengan Kurikulum Mandiri, sehingga memungkinkan pengintegrasian aspek kearifan lokal atau etnosains ke dalam proses pembelajaran secara lebih efektif.
Co-Authors -, Astalini -, Darmaji A.A. Ketut Agung Cahyawan W AJ, Suharli Anta Xena Anta Xena Anuaw, Syaiful Arrasyid, Hanif Astalini Astalini Aulia Eka Putra Ayu Permata Bunda Dani, Rahma Darmaji, Darmaji Destinanda, Anggun Dina Oktaviana Dinasari, Desti Djati Prasetya, Nugroho Asmara Dwi Agus Kurniawan Dwi Risky Pratiwi Edwin Kurniawan Elsi Afriani Erika Erika Erika, E Erina Sawitri Erlida Amnie Farradilla Handayani Febrika Rahmat Basuki Fibrika Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki Fibrika Rahmat Basuki, Fibrika Rahmat Frenki Rinaldo Furqon, Muhamad H. Pathoni Haerul Pathoni, Haerul Hapizoh, Atika Hasminingsih, Pretty Hayi, R Hebat Shidow Falah Helmalia Putri Hasibuan, Linda Heni Purnamawati Ika Saputri Irma Fadilah Irma Fadilah Ismawan Prasetia Devi Jeliana Veronika Sirait jules jules L. Muliawati Lestari, Neneng M. Fikri Oksaputra M. Furqon M. Furqon M. Furqon M. Haykal Alfaizi M. Hidayat Marbun, Forteen Kristina Masyithah, Deby Claudia Miko Danu Pangestu Muhammad Ikhlas Nabila Eka Wijaya Nanda Hasbullah Sehab Nehru Nurmaliza Nurmaliza Olva Fitaloka Olva Fitaloka Pangestu, Miko Danu Pretty Hasminingsih Pretty Pasminingsih Putri, Helmalia Raden Maulana Rahma Dani Rahma Dani Rahmi Putri.Z Retty Miraza Riantoni, Cicyn Rima Ariani Rizki Intan Sari Roro Hoyi Rozana, Tiara S. Purwaningsih Saputri, Ika Siti Rahma Suci Suci Rahma Dwi Astuti Sukarni, W Tanti Tanti Tanti, T Uliya Aprily Vetty Milyani Vetty Milyani Wawan Kurniawan Weni Angra Maya Weni Sukarni Wijaya, Nabilla Eka Wulan Sari Wulan Sari, Wulan Xena, Anta