Claim Missing Document
Check
Articles

Tourist Accomodation: A Host-Tourist Matched for Batur Geotourism Ernawati, Ni Made; Arjana, I Wayan Basi; Sitawati, Anak Agung Raka
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2019.07.02.03

Abstract

This article presents research results on tourist accommodation available in Batur geotourism: a host-tourist approach. It is developed based on a documentary study. There are four main studies on Batur conducted earlier which reports were assessed that are relevant to discover the match of tourist needs and the availability of tourist accommodation in Batur geotourism area. This qualitative research using secondary data which was conducted in an effort to find a solution to the issue of a short tourist stays in Batur. The assessment results show three matched types of accommodation that highly compatible between guest-accommodation available in Batur and tourists' needs for accommodation. These includes homestay covering basic and functional accommodation; moderate standard accommodation including the villa, guest house, and two/three-star hotel; and luxury accommodation inclusive tourist attractions comprising boutique hotel. This concludes that the short tourist stays in the area is not due to the unavailability of accommodation. Further assessment is required to discover the solution to the matter. The problems might lie on the lack of information and promotion or the limited tourist attractions and activities available in Batur; that require further action from the management of Batur tourism as well as the government of Bangli Regency to address the issue. It is expected that these study results could be used as a reference by Batur geotourism management to further develop the area. Keywords: Accommodation, Community-based tourism, Geotourism, Geotourism products, Geotourists, tourist stays.
Kelimpahan Makro Debris Di Ekosistem Mangrove Teluk Benoa, Bali Ameta Br Peranginangin; Ni Made Ernawati; Ni Luh Gede Rai Ayu Saraswati
Journal of Marine Research Vol 14, No 1 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i1.46213

Abstract

Makro debris ialah sampah yang ditemukan di perairan, dengan ukuran panjang antara 25 cm hingga 1 m. Sampah ini sering ditemukan pada saat air pasang atau surut. Makro debris yang terakumulasi di wilayah pesisir bisa memberi dampak secara ekologis ataupun ekonomi sebab bisa mengganggu stabilitas ekosistem serta keberlangsungan hidup organisme. Salah satu ekosistem yang sering menjadi tempat tersangkutnya sampah dalam jumlah besar adalah ekosistem mangrove. Penelitian ini mempunyai tujuan dalam mengidentifikasi komposisi dan kelimpahan makro debris yang tersebar di Kawasan Mangrove Teluk Benoa, Kabupaten Badung, Bali. Tahap penelitian yang dilakukan dimulai dari observasi secara langsung dan penentuan titik stasiun penelitian, dan pembuatan transek dengan ukuran 5 x 5 meter. Penelitian ini mengidentifikasi komposisi dan kelimpahan makro debris di ekosistem mangrove Teluk Benoa, Bali, dengan fokus pada sampah plastik, kaca, logam, kain, dan karet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi makro debris terdiri plastik dari plastik (780 item, 89,45%), diikitu oleh karet (41 item, 4,70%), kain (25 item, 2,87%), kaca (15 item, 2,87%), dan logam (11 item, 1,72%). Berat makro debris tertinggi yang ditemukan ialah jenis plastik atas nilai total 24433 g dengan rata-rata berat 2714,78 dan yang paling kecil terdapat pada jenis logam atas nilai total 1142 g dengan rata-rata berat 252,44. Makro debris yang memiliki kelimpahan tertinggi adalah jenis plastik yaitu sebesar 7,8 item/m2, sedangkan kelimpahan terendah adalah jenis logam yaitu sebesar 0,11 item/m2 makro debris.
Kelimpahan dan Keanekaragaman Makrozoobentos pada Perakaran Mangrove Berbeda di Teluk Benoa, Bali Rani Ariza Sinaga; Ni Made Ernawati; Ni Luh Gede Rai Ayu Saraswati
Journal of Marine Research Vol 15, No 1 (2026): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v15i1.51619

Abstract

Mangrove memiliki sistem perakaran yang khas yang dimanfaatkan oleh biota laut sebagai daerah perlindungan dan mencari makan. Mangrove berperan sebagai penyedia makanan bagi biota makrozoobentos dan sebaliknya makrozoobentos berkontribusi dalam proses dekomposisi bahan organik untuk membantu mangrove dalam memperoleh nutrien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman makrozoobentos pada tipe perakaran mangrove berbeda di kawasan mangrove Teluk Benoa, Bali serta korelasinya dengan parameter lingkungan. Penelitian ini dilakukan pada bulan  Desember 2024 hingga Februari 2025 di ekosistem mangrove Teluk Benoa, Bali. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel makrozoobentos diambil pada bagian akar/batang dan sedimen hingga kedalaman 20 cm.  Analisis data menggunakan software Microsoft Excel. Berdasarkan hasil pengamatan, ditemukan 25 spesies makrozoobentos dari 13 famili. Kelimpahan makrozoobentos tertinggi ditemukan pada tipe akar napas yaitu sebesar 29 ind/m² dan terendah pada tipe akar lutut sebesar 18,78 ind/m². Nilai indeks keanekaragaman pada ketiga tipe perakaran yang berbeda tergolong sedang dengan nilai berkisar antara 2,231-2,596. Nilai parameter lingkungan yang diperoleh masih sesuai untuk kehidupan makrozoobentos. Korelasi pH tanah dan kelimpahan makrozoobentos tergolong kuat dengan koefisien korelasi sebesar 0,557. Korelasi salinitas dengan kelimpahan makrozoobentos tergolong sangat kuat dengan koefisien korelasi sebesar 0,932. Korelasi pH tanah dengan keanekaragaman makrozoobentos tergolong sangat kuat dengan koefisien korelasi sebesar 0,944. Korelasi antara salinitas dan keanekaragaman makrozoobentos tergolong cukup dengan koefisien korelasi sebesar 0,321. Mangroves have a distinctive root system that is utilized by marine biota as a refuge and foraging area. Mangroves act as food providers for macrozoobenthos biota and vice versa macrozoobenthos contribute to the process of decomposition of organic matter to help mangroves in obtaining nutrients. The purpose of this study was to determine the abundance and diversity of macrozoobenthos in different mangrove rooting types in the mangrove area of Benoa Bay, Bali and its correlation with environmental parameters. This research was conducted from December 2024 to February 2025 in the mangrove ecosystem of Benoa Bay, Bali. The method used was descriptive with a quantitative approach. Macrozoobenthos samples were taken at the root/stem and sediment to a depth of 20 cm.  Data analysis using Microsoft Excel software. Based on the observation, 25 species of macrozoobenthos from 13 families were found. The highest abundance of macrozoobenthos was found in the breath root type which amounted to 29 ind/m² and the lowest in the knee root type at 18.78 ind/m². Diversity index values in the three different root types were classified as moderate with values ranging from 2.231-2.596. Environmental parameter values obtained are still suitable for macrozoobenthos life. Correlation of soil pH and macrozoobenthos abundance is strong with a correlation coefficient of 0.557. Correlation of salinity with macrozoobenthos abundance is very strong with a correlation coefficient of 0.932. Correlation of soil pH with macrozoobenthos diversity is very strong with a correlation coefficient of 0.944. The correlation between salinity and macrozoobenthos diversity is moderate with a correlation coefficient of 0.321.
Korelasi Kesehatan Mangrove dengan Kelimpahan Gastropoda di Ekosistem Mangrove Desa Pejarakan, Bali Putu Gita Asmarani; Gede Surya Indrawan; Ni Made Ernawati
Journal of Marine Research Vol 14, No 3 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i3.45044

Abstract

Mangrove merupakan flora yang tumbuh di pesisir pantai dan dipengaruhi oleh pasang surut. Salah satu biota yang berasosiasi di ekosistem mangrove adalah gastropoda. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan mangrove, kelimpahan gastropoda, korelasi kesehatan mangrove dan kelimpahan gastropoda serta kondisi parameter lingkungan dan substrat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang menggambarkan atau menjelaskan fenomena yang sedang terjadi melalui pengumpulan dan analisis data numerik. Pengambilan dan analisis data dilakukan pada bulan Januari 2024. Data mangrove dan sampel gastropoda di ambil  di ekosistem mangrove Desa Pejarakan, Bali, sedangkan identifikasi gastropoda dan analisis data dilakukan di Laboratorium Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana. Pengumpulan data mangrove dilakukan dengan metode purposive sampling membuat plot berukuran 10x10m2, sedangkan untuk sampel gastropoda dikoleksi menggunakan subplot berukuran 1x1 meter2 di dalam plot mangrove. Stasiun pengambilan data berjumlah 3 dengan total 9 plot per stasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Kesehatan Mangrove di lokasi penelitian berkisar antara 30,83%-63,38% dengan kategori kesehatan buruk (poor) hingga sedang (Moderate). Jenis gastropoda yang ditemukan yaitu sebanyak 14 spesies dari 10 Famili yang didominansi oleh gastropoda yang berasal dari famili Potamididae yaitu spesies Terebralia sulcata dan Telescopium telescopium. Kesimpulan dari hasil yang didapatkan korelasi antara kesehatan mangrove dengan kelimpahan gastropoda menunjukkan hubungan positif dengan nilai koefisien (r) senilai  0,64 yang artinya adanya pengaruh kesehatan mangrove terhadap kelimpahan gastropoda pada suatu ekosistem. Kemudian, kondisi parameter perairan dan tipe substrat di lokasi penelitian ideal bagi kehidupan mangrove dan gastropoda.
Co-Authors Abd. Rahman As-syakur Ade Angelia Atmanegara Sinaga Alferd Y. Ko'ou Ambariyanto Ambariyanto Ameta Br Peranginangin Anak Agung Ayu Ngurah Harmini Angelina Juniarta Panjaitan Astriani, Ni Luh Ayu Gita Ayu Putu Wiweka Krisna Dewi Ayu Putu Wiweka Krisna Dewi, Ayu Putu Wiweka Krisna Budi Shantika Bunga Divia Arimbi Cantin, Emma Daniel Tri Lakona Sinamo Desak Made Goldyna Rarasari Devi Ulinuha Diah Permata Wijayanti Dimas Hafidh Nugroho Felicia Augustine Fikri Huda Falah Florentina Gultom Forida Ayu Herini Gagah Gumelar Wicaksono Gde Raka Angga Kartika Gede Surya Indrawan Gilang Caraka Girsang, Lestari Meliana Hamdan Hamdan Hanna Santika Tinambunan Hapsari Mahatmi I Dewa Made Cipta Santosa I Gede Mudana I Gede Nyoman Suta Waisnawa I Gst Lanang Made Purwita I Gusti Agung Mas Krisna Komala Sari I Gusti Ayu Nurtirtawaty I Ketut Suja I Ketut Suparta I Ketut Sutama I Komang Dianto I Made Darma Oka, I Made Darma I Made Sara Wijana I Nyoman Meirejeki I Putu Anggra Weda I Putu Budiarta I Putu Subali Adi Putra I Wayan Arthana I Wayan Arthana I Wayan Arthana I Wayan Basi Arjana, I Wayan Basi I Wayan Restu I Wayan Restu Ibnu Fajar Ida Ayu Elistyawati Ima Yudha Perwira Julihartadi, I Gede Dwian Kadek Budiasa Lien Darlina Luthfy Allyana Damayanti Saqha Made Ayu Pratiwi Mayang Utami Miftachudin Syaiful Ma'ruf Muhammad Sholihin Mu’alimah Hudatwi Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja Ni Luh Gede Rai Ayu Saraswati Ni Luh Putu Sri Sartika Wati Ni Luh Watiniasih Ni Made Nitha Balistha Ni Made Rai Sukmawati Ni Nyoman Triyuni Ni Putu Putri Wijayanti Ni Putu Shinta Sainitha Dewi Ni Putu Somawati Ni Putu Wira Argiantini Ni Wayan Budi Purnama Dewi Ni Wayan Ernawati Ni Wayan Wahyu Astuti Nopita Sari Nadapdap Novita Wulandari Nyoman Dati Pertami Pamularsih, Tyas Raharjeng Pande Adhitya Prabhuwinata Pande Gde Sasmita Julyantoro Pande Kadek Ari Iswari Pertami, Nyoman Dati Puji Eka Purnama Putu Gita Asmarani Putu Yunita Wacana Sari Rahayuda, Putu Gilang Rani Ariza Sinaga Rifaldus Dani Sanjiwani, I Gusti Agung Mirah Saraswati, Ni Luh Gede Rai Ayu Sari, Putu Yunita Wacana Shintani Asri Tinambunan Sitawati, Anak Agung Raka Taradhipa, I Gusti Agung Dwikhy Oka Voda , Mihai Wahidah, Rizqi Soviyatul Wenten, I Wayan Wiryani, Ni Nyoman Sri Wulandari, Ni Komang Putri Yayu Indrawati