Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika Sebagai Pupuk Kompos di Desa Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso Subroto, Gatot; Avivi, Sholeh; Suud, Hasbi Mubarak; Kusbianto, Dwi Erwin; Zahrosa, Dimas Bastara; Soejono, Djoko; Prabowo, Rachmad Udhi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3807

Abstract

Desa Sukorejo terletak di Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai buruh tani di Perkebunan PTPN XII dan sebagian kecil sebagai pemilik kebun kopi arabika. Potensi limbah kopi arabika milik rakyat baik limbah padat maupun limbah cair, dalam setiap tahapan proses pengolahan sangat besar, namun selama ini masih sangat minim dimanfaatkan. Biasanya limbah kulit kopi tersebut hanya dibiarkan menumpuk di tempat pengolahan maupun di pinggir jalan, sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan sekitar. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu untuk memanfaatkan limbah kulit kopi tersebut, salah satunya digunakan sebagai pupuk kompos. Salah satu alternatif untuk mempertahankan produksi pertanian dan menyelamatkan keberlanjutan penggunaan lahan pertanian secara lestari adalah dengan mengurangi input dari bahan kimia dan beralih kepada pemakaian pupuk kompos yang berasal dari limbah hasil pertanian. Sebagai bahan organik yang mempunyai kandungan unsur hara, maka limbah kopi kalau dilakukan sedikit sentuhan teknologi akan mempunyai banyak manfaat baik dari aspek ekonomi, lingkungan, tanah maupun tanaman.
BUDIDAYA MAGGOT: SOLUSI EFEKTIF DALAM PEMANFAATAN SAMPAH DI DESA PANTI Zahrosa, Dimas Bastara; Soejono, Djoko; Prabowo, Rachmad Udhi; Jannah, Wardatul; Khalimah, Zulfa Nur; Irvandika, Fachriza; Alimusaffa, Firman; Yuliantika, Renata
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.2457

Abstract

Desa Panti merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Permasalahan utama di Desa Panti adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah, khususnya sampah rumah tangga. Pada umumnya sampah-sampah rumah tangga di Desa Panti dibuang di selokan dan sekitar sungai. Tujuan dari program pengabdian membangun desa adalah untuk memberikan solusi terkait permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Panti, berupa pengolahan sampah rumah tangga melalui budidaya maggot lalat BSF. Metode pengabdian membangun desa ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui survey, sosialisasi, pelatihan, pemberian modul panduan, pendampingan budidaya dan pemasaran maggot lalat BSF. Hasil yang didapatkan dari program pengabdian membangun desa adalah meningkatnya kesadaran masyarakat akan manfaat dari sampah rumah tangga dan tergeraknya masyarakat untuk melakukan budidaya maggot lalat BSF.
TEKNOLOGI TEPAT GUNA: PEMANFAATAN KULIT KOPI SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA TUMBUH JAMUR TIRAM Zahrosa, Dimas B.; Soejono, Djoko; Raharto, Sugeng; Setiyono, Setiyono
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.960

Abstract

Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Penjualan kopi dilakukan petani dalam proses pasca panen olah kering maupun olah basah yang menghasilkan limbah kulit kopi yang berlimpah. Limbah kulit kopi hanya sebatas di jual pada pabrikan pakan ternak dengan harga yang sangat murah dan hanya sebagian kecil yang diolah menjadi pupuk organik. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah optimalisasi pemanfaatan limbah kulit kopi untuk media budidaya jamur tiram. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan konsultasi serta bantuan bag log sebagai media tumbuh dan bibit jamur tiram. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain pelatihan teknik budidaya jamur, pemberian bantuan bag log dan pembuatan rak susun, pendampingan budidaya dan pemanenan, pendampingan pengemasan dan pemasaran jamur.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN MELALUI PENGEMBANGAN BUDIDAYA SECARA GENERATIF DAN PENANGANAN PASCA PANEN KOMODITAS MARONGGHI/KELOR DI DESA TALANGO KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP Soejono, Djoko; Soebroto, Gatot; Maharani, Ariq Dewi; Zahrosa, Dimas B.
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.961

Abstract

Desa Talango sebagai pusat kegiatan perekonomian masyarakat, berada di Pulau Talango yang posisinya berada di timur Kabupaten Sumenep. Di Desa Talango, sebagian masyarakat menanam marongghi/ kelor dengan cara vegetatif atau memanfaatkan batang tanaman yang cukup tua. Tanaman tersebut umumnya sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau ladang. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan sosialisasi optimalisasi pemanfaatan lahan pekarang melalui budidaya komoditas marongghi/kelor dengan cara generatif dan menyadarkan masyarakat terkait manfaat dan kegunaan komoditas marongghi/kelor, baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan. Hasil yang diperoleh dari kegitan ini antara lain memotivasi masyarakat Desa Talango akan tumbuh untuk mengembangkan budidaya secara intensif jika memahami manfaat dan kegunaan komoditas marongghi/kelor bagi kesehatan manusia, pengadaan dan distribusi bibit kelor dan pupuk bokashi, pembibitan tanaman kelor, penanaman bibit kelor.
AKTUALISASI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBERDAYAAN POKMAS BETIRI SEJAHTERA LESTARI DI DESA SANENREJO Prabowo, Rachmat Udhi; Ulviyah, M.R, Atik Qima; Sari, Adelia Juwita; Moretta, Amanda; Maulidya, Ella Prisca; Nurfadilah, Siti; Zahrosa, Dimas Bastara; Soejono, Djoko
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 1 (2022): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i1.1623

Abstract

Desa Sanenrejo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tempuejo Kabupaten Jember. Luas wilayah Desa Sanenrejo mencapai 489,461 Ha/m. Desa Sanenrejo meiliki dua dusun, yaitu Dusun Krajan dan Dusun Mandilis. Desa Sanenrejo berbatasan langsung dengan lima desa dan Taman Nasional Meru Betiri. Desa Sanenrejo berada pada ketinggian 425 mdpl dengan intensitas curah hujan mencapai 2,154 Mm sepanjang tahun. Meski berada di dataran yang cukup tinggi, tetapi suhu rata-rata harian Desa Sanenrejo mencapai 30°C yang bisa dikatakan cukup panas. Topografi Desa Sanenrejo terbentang diantara bukit-bukit seluas 33,1 Ha dan dibawah lereng gunung seluas 30 Ha. Desa Sanenrejo disebut sebagai desa penyangga TamanNasional Meru Betiri karena berbatasan langsung dengan kawasan hutan konservasi.. Tujuan dari program pengabdian membangun desa adalah untuk memberikan solusi terkait permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Sanenrejo Khususnya Kelompok Masyarakat Masyarakat Betiri Sejahtera Lestari (BSL), berupa Penyuluhan peningkatan referensi dan wawasan alternatif pengolahan produk untuk pengembangan usaha, Sosialisasi Strategi Pemasaran, dan Sosialisasi Pentingnya Kesadaran Manajemen Usaha Yang Baik. Metode pengabdian membangun desa ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui survey, sosialisasi, dan pelatihan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan usaha dari Kelompok Masyarakat masyarakat Betiri Sejahtera Lestari.
Agribisnis Pengembangan Plasma Nutfah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur: Studi Komoditas Pisang Mas Kirana Suwandari, Anik; Puspaningrum, Diah; Soejono, Djoko; Zahrosa, Dimas Bastara; Maharani, Ariq Dewi; Prabowo, Rachmat Udhi; Amam, Amam
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12101

Abstract

Mas Kirana’s banana is a germplasm as well as an icon of Lumajang District, East Java Province. Mas Kirana bananas are designated as Indonesian genetic resources based on the Decree of the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia Number 516/Kpts/SR.120/12/2005. This study aims to formulate a pattern of business capital formation and development strategy for Mas Kirana banana commodity as an effort to preserve Indonesia's germplasm. Data collection was done by structured interview method. Determination of the sample is done by snowball sampling technique. Data analysis was carried out using qualitative descriptive methods and Force Field Analysis (FFA). The results showed that the pattern of capital business capital formation for Mas Kirana's banana consisted of family capital, financial institution capital, non-financial institutional capital, and personal capital. The identification process resulted in 7 (seven) driving factors and 7 (seven) inhibiting factors for Mas Kirana banana development. Key Success Factors (FKK) for developing Mas Kirana Banana Farmers Groups on the driving factor dimension are the Mas Kirana Banana commodity which has a comparative advantage and is certified Geographically Indication (GI), while the inhibiting factor dimension is the weakness of farmer resources in managing and developing group finances. Based on the FKK value of the driving and inhibiting factors, the recommended strategy is farmer institutional engineering through the formation of the Mas Kirana banana farmer cooperative.
Agribisnis Jamur Tiram dan Strategi Pengembangannya Soejono, Djoko; Soetriono, Soetriono; Zahrosa, Dimas Bastara; Maharani, Ariq Dewi; Prabowo, Rachmat Udhi; Amam, Amam
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12099

Abstract

The concept of oyster mushroom agribusiness is expected to increase the added value of farmers as business actors. This study aims to review the potential of oyster mushroom agribusiness based on challenges and opportunities. The research was conducted at the Oyster Mushroom Farmers Group (KPJT) Manut, Lumajang Regency. The research data were analyzed by descriptive analysis method, income and value added analysis, and SWOT analysis. The results showed that the oyster mushroom agribusiness concept managed by KPJT Manut, which consisted of 14 people, was able to manage 15,500 baglogs with 12 kinds of processed industrial products. Analysis of the added value of several superior mushroom processed products, namely mushroom meatballs by 45.42%, mushroom sticks by 40.87%, crispy mushrooms by 40.34%, mushroom broth 26.84%, and mushroom ice cream by 14.61%. The main strength factor in the form of collective action is cooperatives, while the main weakness factor is limited creativity and innovation. The main opportunity factor is the need for edutourism for the community, while the main challenge or threat factor is the fluctuation in the selling price of fresh mushrooms.
Optimalisasi Komoditas Marongghi dan Ikan Laut Menjadi Produk Olahan Berbasis Kelompok Tani Soejono, Djoko; Zahrosa, Dimas Bastara; Maharani, Ariq Dewi
Abdi Panca Marga Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.73 KB) | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v3i1.982

Abstract

Community Service Program Based on Fostered Village Development, namely utilizing the yard with generative Marongghi/Kelor cultivation. The community in Talango Village has hopes and desires, namely being able to process parts of the marongghi / Moringa plant into food / snack products and by utilizing the potential of fishery resources in Talango Village. The purpose of this community service activity is how to utilize marongghi / Moringa and marine fish commodities into value-added processed products. The method of community service is the activity of socializing the practice of processing marongghi and marine fish, provided assistance for product processing support equipment and assistance for business management of processed products. The results obtained from this activity, among others, motivate the people of Talango Village by trying new things to make samilers combined with marongghi / Moringa plants and marine fish which indeed have very large potential in the Talango area. As well as procurement of equipment grants to increase added value in supporting the processing of maronghi/moringa and marine fish into crackers, samiler, tortilla and stick products
MODEL PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF DI WILAYAH PESISIR PANTAI KABUPATEN SUMENEP Soetriono, Soetriono; Soejono, Djoko; Zahrosa, Dimas B.; Maharani, Ariq Dewi
Cakrawala Vol. 13 No. 1: Juni 2019
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v13i1.293

Abstract

Wilayah pesisir dan lautan merupakan salah satu sumberdaya alam yang mempunyai sifat kompleks, dinamis, dan unik karena pengaruh dari dua ekosistem, yaitu ekosistem lautan dan daratan. Di lain pihak wilayah pesisir merupakan wilayah tempat berbagai kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, perlu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan industri kreatif yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan memberdayakan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui model pengembangan dan strategi pengembangan industri kreatif di wilayah pesisir pantai di Kabupaten Sumenep. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sumenep. Metode yang dipergunakan adalah metode deskriptif dan analitik. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan melakukan wawancara langsung dan FGD dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, Force Field Analysis (FFA) dan Analisis Hierarki Process (AHP). Hasil yang diperoleh adalah karakteristik sosial ekonomi, pendapatan dan model pengembangan industri kreatif di wilayah pesisir pantai di Kabupaten Sumenep. Produk yang perlu dikembangkan yaitu petis, abon ikan tuna, baso ikan dan kerajinan kerang Hasil FFA diperoleh Faktor Kunci Keberhasilan (FKK) pendorong dengan nilai urgensi sebesar 1,15 yaitu pesisir bagian utara di dominasi produk olahan basah dan bagian selatan produk kering dan FKK penghambat dengan nilai urgensi sebesar 2,77 yaitu para pelaku industri kreatif cenderung individual dalam mengembangkan usahanya.Kata Kunci : Industri, Kreatif, Pesisir, Model
Inovasi Literasi Digital Melalui Digital Library Dan Pojok Literasi Meidiana Purnamasari; Supriono, Agus; Suwali, Suwali; Evita Soliha Hani; Joni Murti Mulyo Aji; Djoko Soejono
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 3 (2025): DIGIMAS: Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v1i3.6378

Abstract

Perkembangan teknologi informasi pada era Revolusi Industri 4.0 yang berlanjut menuju Society 5.0 membawa implikasi signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. Transformasi digital menuntut tenaga pengajar maupun siswa untuk memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar mampu beradaptasi dengan perubahan pola pembelajaran. Namun, keterbatasan akses sarana pembelajaran dan kesenjangan literasi digital masih menjadi hambatan dalam menciptakan proses belajar yang optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan siswa melalui inovasi literasi berbasis teknologi dalam bentuk Digital Library dan Pojok Literasi, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan media pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan siswa mampu mengoperasikan Digital Library dan media pembelajaran digital secara efektif sehingga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, penguasaan teknologi, serta penguatan kompetensi literasi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era Society 5.0.
Co-Authors Abdullah Muhlis Aditya Sasongko Agus Supriono Ahmad Zainuddin Alfida Suwaji Florinsa Alimusaffa, Firman Amaliya, Arina Amam Amam Amam Amam Amam, Amam Anik Susilowati Anik Suwandari Apri Utami, Ratih Ariq Dewi M. Ariq Dewi Maharani Arum, Ayu Puspita Aryawan, Febry Bahayyil, Fadhil Beta Rianul Setiawati Damascena, Cindera Rosa Dani Widjaya Dano Quinta Revana Deby Rimba Samudra Fernandez Dacosta Desak Gede Karlina Satwiva Wijaya Diah Puspita Ningrum Dimas Bastara Zahrosa Dimas Bastara Zahroza Dwi Erwin Kusbianto Dwi Zanuarita Chusnul Dyah Ayu Nugraheni Ebban Bagus Kuntadi Evita Soliha Hani Farah Rizqi Fauziah Florinsa, Alfida Suwaji Gatot Subroto Ibanah, Indah Imam Syafii Imam Syafii, Imam Inkatama Kharismawanti Irvandika, Fachriza Jani Januar Joni Murti Mulyo Aji Julian Adam R. Julian Adam Ridjal Khalimah, Zulfa Nur Kiki Diantoro Lenny Widjayanti Lilis Suriyani Luh Putu Suciati M. Sunarsih Maharani, Ariq Dewi Maulidya, Ella Prisca Mayasari, Cindy Arlinda Meidiana Purnamasari Mohammad Rondhi Moretta, Amanda Muarif, Muhammad Ferdo Nanang Agus Winandhoyo Nanang Agus Winandhoyo, Nanang Agus Nikolas Dwi Setio Aji Nugraheni, Dyah Ayu Nurlita Lailia Nurul Dwi Novikarumsari, Nurul Dwi Nurwijayanti Pamuji, Mutiara Balquis Prabowo, Rachmad Udhi Prabowo, Rachmat Udhi Pratama, Akbar Yoga Puspaningrum, Diah Rachmat Udhi Prabowo Ratih Apri Utami Rita Hanafie Rokhani Rokhani Rokhani, Rokhani Rony, Zahara Tussoleha Rosyady, Muhammad Ghufron Sari, Adelia Juwita Sari, Sasmita Sasmita Sari Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Sholeh Avivi Siti Nurfadilah Soebroto, Gatot Soetriono Soetriono Soetriono Soetriono Sofia Sofia Subekti, Sri Subroto, Gatot Sudarko Sudarko Sudarko, S Sugeng Raharto Sukron Romadhona Suud, Hasbi Mubarak Syaiful Anwar, Agus Setiadi, Suwali, TEGUH PRAYITNO Thoriq, Muhammad Daniel Ulviyah, M.R, Atik Qima Wardatul Jannah, Wardatul Yanuarti, Rizky Yuli Hariyati Yuliantika, Renata Yustri Baihaqi Zahrosa, Dimas B. Zahrosa, Dimas Bastara