p-Index From 2021 - 2026
7.968
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNIK DIAPHRAGMATIC BREATHING EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN RESPIRATORY RATE PADA PASIEN ASMA DI KELURAHAN JEBRES Fitri Febriana, Dian; Hartutik, Sri
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i3.33104

Abstract

Penyakit asma merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan, akibatnya timbul rasa sesak dan kesulitan bernapas. Pravelensi asma di dunia menurut WHO tahun 2022 memperkirakan 235 juta penduduk menderita penyakit asma. Di Indonesia dari tahun 2013 hingga 2018 mencapai 4,5% (46.335 orang). Di Jawa Tengah tahun 2021 ada 113.028, dan tertinggi berada di Kota Surakarta 10.393 kasus. Jika tidak segera ditangani maka serangan asma bisa menyebabkan kekurangan oksigen (hipoksia) yang berujung pada kematian. Salah satu cara untuk mengurangi keparahannya yaitu dengan latihan pernapasan. Salah satunya adalah latihan pernapasan diafragma atau diaphragmatic breathing exercise. Kelebihan dari teknik tersebut yaitu bisa menguatkan diafragma, meningkatkan saturasi oksigen, menurunkan kerja pernapasan serta dapat mencapai ventilasi yang lebih optimal. Untuk mengetahui hasil penerapan teknik diafragmatic breathing exercise terhadap perubahan respiratory rate pada pasien asma di kelurahan Jebres. Menggunakan metode deskriptif, jumlah responden yaitu 2 orang yang memiliki penyakit asma, dan implementasinya menggunakan teknik diaphragmatic breathing exercise. RR pada kedua responden sebelum diberikan penerapan termasuk kategori cepat, RR pada kedua responden setelah diberikan penerapan termasuk kategori normal. Perkembangan RR pada kedua responden sebelum diberikan penerapan termasuk dalam kategori pernapasan cepat dan setelah diberikan penerapan termasuk dalam kategori pernapasan normal.
Quality Of Live (QoL) Among People Living With Human Munodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS): A Scoping Review Qualitative Research In Global Area Trisyani, Yanny; Fajariyah, Nur; Darmayanti, Darmayanti; Hartutik, Sri; Indawati, Eli
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18902

Abstract

ABSTRACT The increase in HIV cases is in line with the development of antiretroviral therapy (ART), which has an impact on increasing the life expectancy of HIV/AIDS patients. New challenges that accompany the increase in life expectancy of HIV/AIDS patients, namely how to ensure good quality of life (QoL) in patients. The methodology used in this Scoping Review adheres to the methodological guidelines outlined by Levac and Colquhoun. Cultural and cultural differences play a very important role in determining the quality of life in people with HIV/AIDS. A good understanding of the cultural context in a population can develop more effective interventions to address the challenges faced by people with HIV/AIDS as an effort to improve the quality of life in patients with HIV/AIDS Keywords: Quality of Life, Human Immunodeficiency Virus (Hiv), Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).  ABSTRAK Peningkatan kasus HIV tersebut sejalan dengan perkembangan terapi antiretroviral (ART), yang berdampak pada peningkatan angka harapan hidup pasien HIV/AIDS. Tantangan baru yang menyertai peningkatan harapan hidup pasien HIV/AIDS, yakni bagaimana memastikan kualitas hidup (Quality of Life/QoL) yang baik pada pasien. Metodologi yang digunakan dalam Scoping Riview ini mematuhi pedoman metodologis yang digariskan oleh Levac dan Colquhoun. Perbedaan kultur dan budaya memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas hidup pada penderita HIV/AIDS. Pemahaman konteks budaya, yang baik pada suatu populasi dapat mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh penderita HIV/AIDS sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup pada pasien dengan HIV/AIDS. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Human Immunodeficiency Virus (Hiv), Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif pada Kadar Gula Darah pada Pasien dengan DM Tipe 2 Hartutik, Sri; Arifuddin, Muhammad; Shofiana, Salva
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5615

Abstract

International of Diabetic Federation (IDF) pada tahun 2019 sekitar 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes. Jumlah terbesar dengan penderita diabetes melitus yaitu berada di wilayah Arab-Afrika Utara sebanyak 12,2% dan Pasifik Barat sebanyak 11,4%. Wilayah Asia Tenggara sebanyak 11,3%, Indonesia berada di peringkat ke tujuh dengan jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 10,7 juta penderita. Dampak jangka panjang DM bila tidak segera ditangani bisa menyebabkan risiko kehilangan penglihatan, kegagalan ginjal, ulkus kaki dan amputasi. Penatalaksanaan DM dapat dilakukan dengan teknik farmakologis dan non farmakologis. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis adalah dengan Progressive muscle relaxation. Untuk mengetahui pengaruh Progressive Muscle relaxation terhadap kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan pendekatan pretest and post test non quivalent control group dengan metode purposive sampling kelompok kontrol dan intervensi berjumlah 21 responden. Hasil; Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden mayoritas adalah umur 40-60 tahun sebesar 57,1 %, jenis kelamin perempuan sebesar 85,7%, tingkat pendidikan SD sebesar (53,5%), dan lama menderita DM mayoritas adalah 5-10 tahun sebesar 42,85 %. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terapi progressive muscle relaxation terhadap penurunan gula darah pada pasien DM tipe 2 dengan hasil uji independent t test pada test kelompok intervensi menunjukkan p value 0,001(p<0,005). Ada pengaruh terapi progressive muscle relaxation terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2.
Pengaruh Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Kejadian Stunting Lidiana, Exda Hanung; Hartutik, Sri
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 2 No 1 (2025): MJS (Juli)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/23d6q488

Abstract

LATAR BELAKANG: Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat malnutrisi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan yang berada di bawah standar. Angka stunting di Indonesia menduduki peringkat keempat di dunia dan peringkat kedua di Asia Tenggara. Berdasarkan data akhir Januari 2021 yang diperoleh dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, persentase kasus stunting di Solo masih sekitar 2,77% dari total 31.453 balita di Solo dengan jumlah 1.059 kasus TUJUAN: untuk mengetahui pengaruh sosial ekonomi keluarga terhadap stunting di wilayah kerja DKK Surakarta. METODE: metode penelitian  kuantitatif menggunakan Metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectionaldengan jumlah sampel 96 responden. HASIL: Mayoritas pendapatan lebih dari 2 juta sebanyak 62%, pendidikan mayoritas SMA sebanyak 47,0%, pekerjaan mayoritas sebanyak swasta 8% sedangkan kejadian stunting mayoritas tidak mengalami stunting sebanyak 91,7% dan terdapat pengaruh pendidikan terhadap kejadian stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Surakarta dengan nilai p 0,000. KESIMPULAN: Terdapat pengaruh pendidikan terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Kata Kunci : Stunting, Keluarga, Sosial ekonomi
Penerapan Foot Massage Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di RSUD Karanganyar Zara Rahmasari; Sri Hartutik; Rina Yulianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia adalah individu yang mengalami proses menua, dengan bertambahnya usia maka seseorang akan mengalami penurunan kondisi fisik maupun non fisik. Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Foot massage merupakan terapi sentuhan tradisional yang dapat memberikan efek relaksasi dan melemaskan otot-otot yang tegang, dan juga bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan : Mengetahui hasil implementasi pemberian foot massage terhadap tekanan darah pada lansia di RSUD Karanganyar. Metode : Penerapan dilakukan dengan metode studi kasus kepada 2 responden, sesuai kriteria inklusi dan eklusi, instrumen penelitian menggunakan pengukuran tekanan darah dan SOP Foot massage, selama 3 hari berturut-turut dalam sehari selama 10-15 menit pada waktu pagi hari. Hasil : Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah di lakukan penerapan foot massage pada 2 responden dengan rata-rata sistolik 10 mmHg dan diastolik 11 mmHg. Kesimpulan : Adanya perbedaan penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi sebelum dan sesudah penerapan foot maasage terhadap tekanan darah pada lansia.
Penerapan Hand Held Fan Terhadap Sesak Nafas Pada Lansia Dengan Congestive Heart Failure Di RSUD Karanganyar Yuyun Apriani; Sri Hartutik; Rina Yulianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CHF (Congestive Heart Failure) adalah suatu keadaan jantung tidak efektif dalam memompa darah sehingga kebutuhan darah bagi tubuh kurang terpenuhi dan menimbulkan berbagai gejala klinis, salah satunya adalah sesak napas. Terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk mengurangi sesak napas pada pasien penderita CHF/gagal jantung, salah satunya adalah penggunaan hand held fan Tujuan : Mengetahui hasil implementasi penerapan hand held fan terhadap sesak napas pada lansia dengan congestive heart failure di RSUD Karanganyar Metode :penerapan dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus kepada 2 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eklusi. Intrumen penelitian penggunakan pengukuran derajat sesak napas dan SOP terapi hand held fan 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut dan 5 menit tiap sesinya. Hasil : berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan derajat sesak napassetelah dilakukan terapi tersebut. Kesimpulan : adanya perbedaan derajat sesak napas pada lansia dengan Congestive Heart Failure
Penerapan Kompres Hangat Jahe Merah Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Gout Arthritis (Asam Urat) Di Ngoresan Surakarta Atika Oktaviani; Sri Hartutik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat atau gout arthritis adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat. Asam urat dapat meningkat menjadi batu ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal (RJ et al., 2023). Dampak asam urat jika tidak segera ditangani maka akan terjadinya penumpukan di persendian dan akan membentuk kristal seperti jarum yang akan mengalami sakit yang luar biasa, adanya peradangan sendi yang cukup parah (Manasikana, 2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk hasil penurunan nyeri dari asam urat pada penderita gout arthritis setelah diberikan implementasi di Desa Petoran. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil: Setelah melakukan pengkajian kepada 2 responden, terdapat perubahan skala nyeri pada kedua responden sebelum dan setelah dilakukan kompres hangat jahe merah. Kesimpulan: Penelitian ini mengasumsikan adanya perubahan yang signifikan kepada penurunan skala nyeri kepada 2 responden, dibuktikan dari hasil penurunan skala nyeri. Hal ini disebabkan oleh adanya efek panas dan pedas dari jahe tersebut dapat menyebabkan terjadinya peningkatan sirkulasi darah dan menyebabkan penurunan nyeri.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Petoran RT 03/RW 09 Jebres Surakarta Tiara Wahyuningsih; Sri Hartutik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hipertensi yaitu, suatu keadaan dimana seseorang memiliki tekanan darah sistolik yang lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90mmHg, dengan pemeriksaan yang berulang. Angka kematian yang di sebabkan oleh penyakit tidak menular mencapai 41 juta jiwa di setiap tahun. Salah satu penanganan hipertensi nonfarmakologi adalah dengan terapi relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif dapat menjadi metode efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Relaksasi otot progresif bekerja dengan cara menurunkan aktivitas saraf simpatis dan meningkatkan aktivitas saraf simpatis sehingga terjadi vasodilatasi diameter anteriol. Tujuan : Untuk mengetahui penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Petoran Rt 03/Rw.09, Jebres, Surakarta. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil : Hasil pemeriksaan tekanan darah sesudah diberikan penerapan terapi relaksasi otot progresif pada Tn.M 150/85 mmHg (derajat 1) dan pada Ny.S 140/70 mmHg (derajat 1). Kesimpulan : Terdapat perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan terapi relaksasi otot progresif pada Tn.M dan Ny.S.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU MENYUSUI DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI Syaiful, Yuanita; Fatmawati, Lilis; Hartutik, Sri
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1424

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi multi kompleks yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dukungan suami merupakan faktor yang turut berperan menentukan keadaan emosi atau perasaan ibu sehingga mempengaruhi kelancaran hormon oksitoksin dan prolaktin yang mempengaruhi emosi dan pikiran serta merangsang  pengeluaran ASI. Dukungan suami sangat penting untuk keberhasilan pemberian ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan dukungan suami pada ibu menyusui dengan keberhasilan pemberian ASI. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Data didapatkan dari kuesioner untuk mengetahui dukungan suami dan keberhasilan pemberian ASI dengan lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui bayi aterm yang di rawat di ruang NICU RSUD Ibnu Sina Gresik sebanyak 22. Besar sampel yang diambil sebanyak 21 responden menggunakan teknik Purposive Sampling. Pembuktian hipotesa dengan uji statistika uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan dukungan suami sebagian besar mendukung memberikan ASI sebanyak 52%  sementara keberhasilan pemberian ASI hampir sebagian memberikan ASI sebanyak 42 %. Dari uji statistika menunjukkan ada hubungan antara dukungan suami dengan keberhasilan ASI dibuktikan dengan nilai 0.001. Bentuk dukungan suami dapat diberikan sejak kehamilan hingga  membantu ibu melakukan inisiasi menyusu dini setelah persalinan dan memberikan perhatian selama ibu memberikan ASI eksklusif. DOI: 10.5281/zenodo.5896704
Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Dukuh Sedah Kabupaten Sragen Bayu Ari Satria; Sri Hartutik
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan di dalam pembuluh darah melebihi 140 mmhg (sistolik) dan 90 mmHg (diastolic) pada dua kali pengukuran atau lebih. Hipertensi adalah factor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Pengobatan hipertensi dapat diatasi dengan cara nonfarmakologis yaitu dengan teknik distraksi, salah satunya dengan mendengarkan music, khususnya music klasik, dengan mendengarkan music, system limbik teraktivasi dan individu menjadi rileks. Saat keadaan rileks inilah tekanan darah menurun. Tujuan : Mengetahui perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sebelum dan sesudah melakukan terapi music klasik. Metode : penerapan ini dengan metode penelitian deskirptif dan mengobservasi kejadian atau peristiwa yang sudah terjadi. Penelitian deskirptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mendiskripsikan atau menggambarkan suatu kejadian yang terjadi di masyarakat. Hasil : penanganan hipertensi dengan terapi music klasik yang diberikan sebanyak 3 hari dengan 1 kali dalam sehari selama 10 menit. Terapi ini dilakukan selama 10 menit dalam 1 siklus. Terapi music klasik dapat mempengaruhi tekanan darah pasien sehingga terdapat perubahan pada tekanan darah pasien. Kesimpulan : terapi music klasik dapat menurunkan tekanan darah lansia penderita hipertensi.
Co-Authors Abdul Latif Adhi Yoga Brata Laksana Ady Irawan Agus Sutarto Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Zamani Alfaga, Natasha Shella Alfrista Dian Pradani - STIKES ‘Aisyiyah Surakarta Alga Auraldi Anak Agung Dewi Megawati, Anak Agung Dewi Andriani Noerlita Ningrum Anggie Pradana Putri Anggun Rizkya Safitri Ani Nur Fauziah Anis Aprianti Anisa Hidayati Anita Dewi Lieskusumastuti Anjar Nurrohmah Annisa Andriyani Antilarasati, Dwi Aquartuti Tri Darmayanti Arifuddin, Muhammad Atika Oktaviani Avi Arista Avi Arista Azizah, Suli Nur Bayu Ari Satria Berliana Januar Rizky Bonita Dwi Juniana Bahari Catur Setyorini Celsia Ningrum, Ucik Darmayanti Darmayanti Daryanto Daryanto Dimas Irawan, Dimas Distya Maharani Dwi Joko Yulianto Dwi Yuningsih Dyah Ayu Puji Astuti Elsa Tiara Endri Adi Saputra Erika Dewi Noorratri Exda Hanung Lidiana Fajar, Nanda Kurnia Febria Reza Kurnia Febriyanti Wulandari Fitri Febriana, Dian Fitri Shinta Muliya Frisca Indah Yuliyani Galuh Sindi Wardani Gilang Ayu Dwi Nanda Handayani, Rina Tri Hanif Mustikasari Heni Ernawati Hirmaleny, Yenny Holiawati, Holiawati Indarto - Indawati, Eli Irfan Armanto Irma Mustika Sari Isnani Nurhayati Joko Prayitno Joko Tri Atmojo Kanthi Suratih Karmadi Karmadi Kherani, Evi Kiki Puspitasary Lestari, Danis Putri Lidiana, Exda Hanung Lilik Hanifah Lilis Fatmawati Marbella, Zalza Meliana Novitasari Mifta Aditya Muhamad Yuli Kartiko Mulyaningsih Mulyaningsih Nabhani Nabhani Nadia Sulisti Azizah Nanik Handayani Nanik Handayani Nasrul Sani Nila Putriyani Nila Putriyani Nisa Eka Mufidah Norman Wijaya Gati Nova Rahma Widyaningrum Nur Fajariyah, Nur NUR HARYANI Nurkhasanah, Annisa Nurrochim Nurrochim nurul khotimah Oktavia Indah Sari Panggah Widodo Pradani - STIKES ?Aisyiyah Surakarta, Alfrista Dian Pratiwi, Lulu Nabillah Puji Nur Rokhmatun Ratna Wirawati Rejo Rejo Rina Yulianti Rinandita Febri Susanti Rohmi Rohmi Sabatun Sabatun Saras Kuntari Sendha Maulana Sherly Lestarika Sherly Lestarika Shofiana, Salva Siti Maesaroh Siti Sundari Sri Iswahyuni SRI LESTARI Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Suparti Suminanto Suminanto Suprayogi Suprayogi Suripto Suripto Syafitri, Desi Natalia Tatik Trisnowati Tiara Wahyuningsih Tri Yuniarti Ulin Nuha Utami, Linda Tri Wahyu Purwaningsih Wahyu Purwaningsih Widiyanto, Aris Yanny Trisyani Yesi Ihdina Fityatal Hasanah Yuanita Syaiful Yuningsih, Dwi Yuyun Apriani Zara Rahmasari