Claim Missing Document
Check
Articles

Layanan guru pendidikan jasmani kepada peserta didik di sekolah berbasis inklusi Bayu Budi Prakoso; Dwi Cahyo Kartiko; Mochamad Ridwan; Mohammad Fathur Rohman
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v10i4.2782

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat layanan yang didapatkan oleh siswa berkebutuhan khusus dalam pembelajaran PJOK di sekolah berbasis inklusi. Sebanyak 30 guru PJOK (1 perempuan dan 29 laki-laki, usia antara 28-53 tahun) mengisi instrumen penelitian yang dikembangkan berdasarkan empat aspek layanan kepada siswa inklusi yaitu space, task, equipment, people (STEP). Analisis digunakan untuk uji validitas (multivariat dan korelasi), reliabilitas (cronbach’s alpha), dan deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan telah valid (λ= 0.752-0.948) dan raliabel (α= 0.946). Tingkat layanan yang diberikan oleh guru pada siswa inklusi masuk dalam kategori tinggi. Optimalisasi layanan pada aspek area dilakukan dengan menyediakan area terapi khusus di lapangan, aspek tugas dinyatakan dalam pemberian target belajar khusus untuk siswa inklusi, aspek peralatan dinyatakan dalam bentuk modifikasi alat belajar agar sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, aspek orang dinyatakan dengan memberikan aktivitas gerak yang memungkinkan siswa regular dan inklusi saling bekerjasama sehingga belajar bersama.
Penyegaran Guru tentang Asesmen Kompetensi Minimum pada Mata Pelajaran PJOK melalui Pelatihan Berbasis Komunitas Guru Faridha Nurhayati; Suroto Suroto; Sudarso Sudarso; Heryanto Nur Muhammad; Dwi Lorry Juniarisca; Bayu Budi Prakoso
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v2i2.10205

Abstract

Pemberlakuan Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional merupakan kebijakan baru yang perlu didukung dan dikuatkan melalui kesiapan para guru sebagai pelaksana utama di tingkat satuan pendidikan. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan satu bentuk dari pelaksanaan AN yang diberlakukan untuk semua mata pelajaran di sekolah. Di Mojokerto, sosialisasi tentang AKM terbatas diikuti oleh guru-guru tertentu mengakibatkan kurang meratanya informasi yang diperoleh guru. Untuk itu, tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyegaran kepada guru tentang AKM berbasis komunitas guru berupa MGMP Matapelajaran PJOK di kota Mojokerto. Metode pelatihan dilakukan melalui need assessment, penyusunan program pelatihan, pelatihan, dan evaluasi pelaksanaan pelatihan. Need assessment dilakukan dengan cara melakukan diskusi tim PKM bersama perwakilan MGPM PJOK yang membahas materi pelatihan. Disusun materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan para guru PJOK. Selanjutnya dilakukan pelatihan secara luring sekaligus dilaksanakan evaluasi pelaksanaan pelatihan sesuai dengan protokol kesehatan. Hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan dapat dijelaskan bahwa kualitas pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (4.75) sedangkan dampak pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (4.85). Terbukti bahwa para guru menghasilkan produk berupa soal-soal yang relevan dengan KD dan materi terpilih sesuai dengan karakteristik AKM.
Web-based instruments for national competences of physical education teachers Suroto Suroto; Bayu Budi Prakoso; Anung Priambodo; Fifukha Dwi Khory; Vega Candra Dinata
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 41, No 3 (2022): Cakrawala Pendidikan (October 2022)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v41i3.48911

Abstract

Several studies believe that the use of national standards as a benchmark for teacher quality can align education services to achieve national goals. In addition, the number of years of teaching experience can determine teacher productivity during the course of their profession. This article explores the results of developing a teacher competency measurement instrument based on the Indonesian national standards, and evaluating teacher competency based on gender, grade, and working period. A total of 277 Physical Education (PE) teachers participated in an online survey via the web http://risetpjokindonesia.com/ to measure teacher competency. The measurement results were analyzed using confirmatory factor analysis and Cronbach's alpha to test validity and reliability. T-test and one-way ANOVA were used to evaluate teacher competency based on gender, grade, and working period. The findings show that the measurements made are valid and reliable, so they can be used for similar measurements in the future. Gender, grade, and working period were found to affect teacher competency. The development of teacher competency based on working period provides input in the form of accuracy of the teacher professional development carried out and the limitation of the productive period of the teacher in carrying out his or her profession.
ANALISIS MUTU LAYANAN DITINJAU DARI PROGRAM STUDI, GENDER, ANGKATAN, DAN PRESTASI AKADEMIK Bayu Budi Prakoso; Sasminta Christina Yuli Hartati; Achmad Rizanul Wahyudi
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 9 No 01 (2023)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v9i01.1913

Abstract

The level of faculty service to students is important to know as the basis for evaluating the quality of education implementation. Management services, finance, and infrastructure are the main aspects of educational services at the sports science faculty because the educational process tends to use more sports facilities and infrastructure. This article aims to describe the results of a survey on the level of faculty service to prospective students for sports personnel. This survey research was conducted on 325 students (male = 222, female = 103; Class of 2019 = 44, 2020 = 132, 2021 = 149). Instruments for the level of student satisfaction with management services, finance, and infrastructure have been standardized by quality assurance used in research. Data analysis used CFA, Mann-Whitney (gender), Kruskal-Wallis (study program and batch), correlation, and Wilcoxon. The results showed that the instrument for measuring student satisfaction had met the validity and reliability requirements. There is no difference in the level of faculty service in terms of gender, study program, and year of student entry (class). In addition, the cumulative achievement index does not correlate with the gap in services provided by the faculty. The gap between expectations and reality of 0.24 is included in the positive category (more satisfied than expectations) with a value of Z = -8.389, p = 0.000. So it was concluded that student satisfaction was declared positive and not influenced by differences in student characteristics and GPA
Persepsi guru terhadap kurikulum merdeka belajar: Analisis dari segi pengetahuan dan keyakinan Nanik Indahwati; Ali Maksum; Sri Wicahyani; Kolektus Oky Ristanto; Bayu Budi Prakoso
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 2 (2023): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i2.15802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi guru PJOK tentang kurikulum merdeka belajar dan implikasinya pada capaian pembelajaran. Penelitian deskriptif ini dilakukan di wilayah Surabaya dengan melibatkan guru PJOK SD, SMP, SMA sebanyak 135 orang. Data dikumpulkan menggunakan angket dalam bentuk google form dan dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial (Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru sangat tinggi pada pengetahuan tentang adanya perubahan kurikulum, mean 3.42. Diikuti pengetahuan tentang apa itu kurikulum, mean 2,82. Pengetahuan tentang tujuan kurikulum, mean 2,87. Pengetahuan tentang isi kurikulum, mean 2,76. Selanjutnya adalah pengetahuan tentang proses kurikulum, mean 2,78. Pengetahuan tentang penilaian, mean 2,56. Guru telah memiliki pemahaman yang memadai dan memiliki keyakinan bahwa KMB dapat mengantarkan peserta didik mencapai tujuan pembelajaran. Sayangnya, terjadi perbedaan pengetahuan guru berdasarkan tingkat satuan pendidikan dan status sertifikasi. Guru SMP memiliki pengetahuan lebih tinggi dibandingkan SD (p < 0,05), dan SD lebih tinggi dibandingkan SMA (p < 0,05). Guru yang telah tersertifikasi memiliki pengetahuan lebih tinggi dibandingkan dengan yang belum tersertifikasi. Selain itu, KMB berimplikasi pada capaian pembelajaran yang meliputi aspek: meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan kebugaran jasmani, keterampilan gerak, membentuk karakter, perilaku gotong royong, kemandirian, meningkatkan kreativitas dan berpikir kritis serta membentuk sikap kebinekaan siswa. Keyakinan guru SD, SMP, dan SMA sama (p > 0,05).
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Lempar Tangkap Bola Dengan Metode Bermain Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kapasari V Kota Surabaya Liandro Wahyu Jati Prabowo; Bayu Budi Prakoso; Widi Ponco Utomo
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i2.2974

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu bentuk penelitian tindakan kelas yang mendeskripsikan penggunaan metode bermain melempar dan menangkap bola dalam meningkatkan hasil belajar. Dalam penelitian ini terdapat tiga siklus di dalamnya. Terdapat 32 peserta didik kelas IV SDN Kapasari V di Surabaya dijadikan sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis data naratif. Dalam penelitian ini terdapat berbagai permaian untuk meningkatkan hasil belajar. Pada siklus 1 terdapat permainan bola emas dan permaian memasukan bola dalam keranjang, pada siklus 2 terdapat permaian estafet bola dan permainan kucing-kucingan, dan pada siklus 3 terdapat permaianan lempar tangkap sambil berjalan dan permaianan bola tangan yang telah di modifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan mengunakan berbagai permaianan terdapat peningkatan pada lempar tangkap bola pada setiap siklus. Dalam pengetahuan di siklus 1 terdapat rata-rata 92,26 di siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 100. Pada hasil keterampilan siklus 1 terdapat nilai rata rata 64,45 lalu terjadi kenaikan di siklus 2 menjadi 77,82 dan di siklus 3 mengalami kenaikan menjadi 93,75. Hasil belajar lempar tangkap bola mengalami kenaikan pada setiap siklusnya. 
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Guling Depan dengan menggunakan Kertas dan Permainan “Ninja Warior” sebagai Alat Bantu dalam Proses Pembelajaran Siti Amirohfatin; Bayu Budi Prakoso; Widi Ponco Utomo
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i2.2975

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik mengenai materi senam lantai yaitu roll depan atau guling depan dengan menggunakan media kertas dan permainan ninja warior sebagai alat bantu dalam proses pembelajarannya. Penelitian merupakan PTK yang dilakukan melalui tiga siklus. Dalam tiap siklus terdapat satu kali pertemuan dengan durasi 105 menit. Subyek pada penilitian ini merupakan siswa kelas 5 SDN Kapasari V / 296 Surabaya berjumlah 30 peserta didik. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif naratif. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan bahwa menunjukkan peningkatan belajar guling depan dengan menggunakan kertas dan permainan sebagai alat bantu pembelajaran dapat meningkat. Selanjutnya berdasarkan analisis data diperoleh hasil dari masing – masing indikator, yang pertama yaitu sikap awalan 100%, indikator kedua yaitu saat melakukan gerakan guling depan dengan persentase 98%, dan indikator ke 3 yaitu sikap akhir dengan persentase 90%. 
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Guling Depan Menggunakan Pola Gerak Dominan Siswa Sekolah Dasar Fajar Susetya Pambudi; Bayu Budi Prakoso; Yulespana Qoriawan
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i2.2977

Abstract

Penelitian ini mengamati pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SDN Kapasan V Surabaya pada materi senam lantai guling depan tidak maksimal, menyebabkan siswa tidak mampu mempraktikkan aktivitas senam guling depan. Perlu adanya model atau pendekatan pola gerak dominan. Maka, peneliti ingin meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan pendekatan pola gerak dominan pada senam lantai guling depan. Metode yang digunakan yaitu dengan siklus berbentuk spiral. Temuan yang didapat menunjukkan dalam siklus I menghasilkan ketuntasan ketercapaian senam lantai guling depan menggunakan pola gerak dominan sebesar 21% pada keseluruhan indicator. Pada siklus II diperoleh hasil yang cukup signifikan dalam ketuntasan ketercapaian senam lantai guling depan menggunakan pola gerak dominan sebesar 76%. Pada siklus III diperoleh ketuntasan ketercapaian senam lantai guling depan menggunakan pola gerak dominan sebesar 97 % pada keseluruhan indikator. Dapat disimpulkan dari penelitian bahwa dengan menggunakan pola gerak dominan mampu menambah hasil belajar saat belajar senam lantai guling depan.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Gerak Dasar Hop Melalui Permainan Tradisional Engklek Dyah Ayu Nur Sariyan; Bayu Budi Prakoso; Yulespana Qoriawan
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i2.2971

Abstract

Peneliti mengamati pembelajaran PJOK di SD Negeri Kapasan V/147 Surabaya khususnya pada materi gerak dasar lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif kurang bervariasi, sehingga menyebabkan kurangnya keterampilan peserta didik terhadap kemampuan psikomotorik pada materi tersebut Sehingga perlu adanya perhatian khusus pada materi tersebut, khususnya pada materi gerak dasar hop. Maka, peneliti menggunakan permainan tradisional engklek sebagai media untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar keterampilan gerak dasar hop melalui permainan tradisional engklek. Metode yang digunakan yaitu dengan siklus berbentuk spiral. Hasil yang diperoleh mennunjukkan pada siklus 1 menunjukkan bahwa hasil ketuntasan ketercapaian keterampilan gerak dasar hop sebesar 24% pada keseluruhan indikator. Pada siklus 2 diperoleh ketuntasan ketercapaian keterampilan gerak dasar hop sebesar 100% pada gerak bertumpu, 86% pada gerak tolakan, 66% pada gerak sikap melayang diudara, dan 83% gerak mendarat. Pada siklus 3 diperoleh ketuntasan ketercapaian keterampilan gerak dasar hop sebesar 100% pada keseluruhan indikator.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek dengan Menggunakan Permainan dan Media Pembelajaran Ardingga Dhea Kurniasari; Bayu Budi Prakoso; Widi Ponco Utomo
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i2.2973

Abstract

Observasi pada pembelajaran PJOK yang dilakukan oleh peneliti pada peserta didik kelas VI SDN Kapasari V / 296 Surabaya terbilang monoton dan berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan peserta didik khususnya pada materi lari jarak pendek, sehingga sangat diperlukan perhatian khusus yang perlu di terapkan pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan Penelitian tindakan kelas untuk mengetahui meningkat atau tidaknya hasil belajar peserta didik pada materi lari jarak pendek dengan menggunakan permainan dan media pembelajaran. Peserta didik kelas VI SDN Kapasari V Surabaya sebanyak 16 peserta didik (Pa : 11 dan Pi : 5). Hasil belajar pada aspek pengetahuan dengan menerapkan media gambar dapat menunjukkan rata – rata nilai yang di peroleh peserta didik pada siklus 1 yaitu mencapai nilai 70. Penerapan media pembelajaran berupa video yang diberikan pada siklus 2 mampu meningkatkan hasil belajar dengan memperoleh nilai rata – rata 80. Dan dengan menerapkan media pembelajaran  pada siklus 3 berupa Power Point mampu memperoleh nilai rata – rata 95. Sedangkan pada hasil belajar aspek keterampilan dengan menerapkan metode bermain, pada siklus 1 sebanyak 44% dari jumlah keseluruhan peserta didik mampu mencapai ketuntasan pada 3 aspek penilaian (start, lari dan finish). Pada siklus 2 hasil belajar menunjukan pada aspek start keberhasilan mencapai 69% dan 94% pada aspek lari dan finish. Pada siklus 3 keberhasilan peserta didik mencapai 100% pada seluruh aspek.
Co-Authors Abdul Rachman Syam Tuasikal Abdurrohman Muzakki Achmad Hasyim Ashari Achmad Rizanul Wahyudi Achmad Rizanul Wahyudi Advendi Kristiyandaru Agus Hariyanto Agus Hariyanto Ali Maksum Anindya Mar'atus Sholikhah Anna Noordia Anung Priambodo Aprilia, Nabila Ardingga Dhea Kurniasari Arif Bulqini Arifin, Ahmad Zainul Arimbi Asokawati, Aisyah Putri Aulia Lita Pradina Azkian, Fahmi Bafirman HB Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro Basuki , Basuki Bayu Agung Pramono BERNARD DJAWA Cendani Putri, Adelya Dwi Cipto Nugroho, Rico Armansyah Dita Yuliastrid Dwi Cahyo Kartiko Dwi Lorry Juniarisca Dyah Ayu Nur Sariyan Eri Barlian Estrella, Erwin O. Fajar Susetya Pambudi Faridha Nurhayati Febriyanti, Agnes Diona Fifukha Dwi Khory Firah, Maghfirah Salsabila Putri Firdaus Febri Arisetiyana FITHRONI, HIJRIN Frendy Aru Fantiro Giswa Nurunnisa Hamdani Hamdani Heryanto Nur Muhammad IRMA FEBRIYANTI Juniarisca, Dwi Lorry Khory, Fifukha Dwi Khusairi, Akhmad Kolektus Oky Ristanto Kuncoro, Bambang Ferianto Tjahyo Latifah, Nuraida Mahmudatul Liandro Wahyu Jati Prabowo Made Agus Wijaya Mawardani, Syalsabila Ira Miftah Fariz Prima Putra Mochamad Ridwan Mohammad Fathur Rohman NANANG INDRIARSA NANIK INDAHWATI Nanik Indahwati Nathania, Alda Livia Ningati, Dinda Ayu Nining Widyah Kusnanik Nugraha, Testa Adi Nurhidayati, Anisa Pradana, Febryansah Gilang Aris Pratama, Choiriza Pratama, Tomy Putra Priadana, Benny Widya Prianggi, Yusuf Nanang PRIMANATA, DANI Purasara, Agung Rahman, Ali Ramadhani, Muhammad Rizki Riadi, Tiffany Jasmine Rohman Ardiansyah Prakoso Rohman, Moh. Fathur Saifuddin, Hasan Sasminta Christina Yuli Hartati Setiya Yunus Saputra SETIYO HARTOTO Shalihah, Nabilah Yaafi'ah Siti Amirohfatin Slamet Riyadi Sri Wicahyani Stania, Valia Sudarso Sudarso Sudarso Sudarso Sugianto Sugianto Sumaryanti Sumaryanti Suroto Suroto Suroto Taufik Rahman Usman, Arifuddin Utama, Rheynov Alfian Vega Candra Dinata Wahyu Indra Bayu Wibowo, Bayu Krisna Mukti Widi Ponco Utomo Widi Ponco Utomo Wiyli Yustanti Yulespana Qoriawan Zamahsyari Syayyif Al Fathi