p-Index From 2021 - 2026
2.495
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin PSP Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Forum Pasca Sarjana Buletin Ekonomi Perikanan AGRISAINS Jurnal Perikanan dan Kelautan Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Ilmiah Ranggagading (JIR) KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Bisnis Perikanan Jurnal Tataloka Jurnal Ekonomi Pertanian, Sumberdaya dan Lingkungan JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Omni-Akuatika Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Jurnal Akuatiklestari Jurnal Mina Sains Warta Penelitian Perhubungan Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) STI Policy and Management Journal Jurnal Manajemen Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Agrimansion: Agribusiness Management & Extension COJ (Coastal and Ocean Journal) Jurnal TROFISH Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Warta Penelitian Perhubungan The International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES)
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai Ekonomi Kawasan Konservasi Perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Suparyana, Suparyana; Fauzi, Akhmad; Kusumastanto, Tridoyo; Yulianto, Gatot; Yusuf, Muhammad
Akuatiklestari Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v5i2.4453

Abstract

Pengelolaan sumberdaya alam termasuk juga sumberdaya perairan yang ada di kawasan taman nasional ujung kulon (TNUK), menjadi sangat penting untuk menjaga keberlanjutannya baik dari aspek ekologi, ekonomi dan sosial. Penilaian ekonomi terhadap sumberdaya alam dan lingkungan akan sangat membantu dalam pengelolaan berkelanjutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai ekonomi sumberdaya perairan yang ada di dalam kawasan konservasi perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Waktu penelitian berlangsung selama 6 bulan, mulai bulan Juni hingga November 2021, di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui metode survey dan observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka berupa dokumen/laporan terkait kajian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah metode valuasi ekonomi total (TEV). Hasil penelitian diperoleh 1) Total nilai ekonomi ekosistem mangrove di kawasan konservasi perairan TNUK adalah mencapai Rp 1.010.345.221.267 per tahun atau sekitar Rp 317.590.788 per hektar per tahun, teridri atas; nilai manfaat langsung Rp 144.230.150.017 per tahun, nilai manfaat tidak langsung Rp 615.744.951.250 per tahun dan nilai pilihan Rp 250.370.120.000 per tahun. 2) Total nilai ekonomi ekosistem terumbu karang di kawasan konservasi perairan TNUK adalah mencapai Rp 1.179.953.103.700 per tahun atau sekitar Rp 401.591.832 per hektar per tahun, teridri atas; nilai manfaat langsung Rp 190.223.827.450 per tahun, nilai manfaat tidak langsung Rp 702.202.393.750 per tahun dan nilai pilihan Rp 287.526.882.500 per tahun.
Economic Policy of Renewable Energy: Development of Marine Current Energy in Madura Straits, Indonesia Firdaus, Adil M.; Kusumastanto, Tridoyo; Nurjaya, I Wayan
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 8 No 2 (2024): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/coj.v8i2.61444

Abstract

The depletion of fossil resources and environmental degradation caused by conventional oil and gas exploitation highlight the urgency for renewable energy adoption to achieve sustainable development. Marine current energy offers a promising alternative, yet its economic feasibility remains insufficiently studied. The study aims to analyze the economic potential of marine currents energy and policy development as a source of renewable energy by developing of power plant in Madura Strait, East Java Province, Indonesia. The analysis methods used in this study were technical feasibility, econometric analysis, cost-benefit analysis, input-output model and policy analysis. Results showed that Madura Strait has sufficient resource potential to produce marine current energy, consumers’ income and KWh used are significant parameters in using marine current energy, the marine currents energy power plant development is financially feasible to be developed for at least 3 units (30 kW) or more with NPV of USD 57,010; Net B/C 1.57 and IRR 8% for 10 years investment period. Development of the power plant 3MW marine current energy will increase 0,02% of gross regional domestic product. Policy analysis using the Analytic Hierarchy Process (AHP) identifies regional infrastructure development, including coastal spatial planning, as the top policy priority.
Strategi Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Lahan Basah Secara Berkelanjutan di Pesisir Jakarta : Kebijakan Ekonomi Kelautan Berbasis Spasial Kusumastanto, Tridoyo; Sapanli, Kastana; Ambarwulan, Wiwin; Akbar, Harun Idham Akbar; Rosalia, Ayang Armelita
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 3 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0603.936-939

Abstract

Pembangunan pesisir yang lestari ditandai dengan pengelolaan ekosistem lahan basah yang optimal. Namun, masalah yang saat ini terjadi di pesisir Daerah Khusus Jakarta (DKJ) adalah: (1) beralihnya pemanfaatan dan tutupan ekosistem lahan basah menjadi pemukiman dan lokasi industri/perdagangan, (2) frekuensi kejadian bencana pesisir yang terus menerus melanda, serta (3) alokasi anggaran untuk pelestarian ekosistem lahan basah DKI Jakarta cenderung belum seimbang dengan kebutuhannya. Diperlukan suatu pendekatan konsep ekonomi spasial sebagai strategi pengambilan kebijakan yang baik untuk mencapai pembangunan pesisir DKJ yang lestari. Konsep ini memainkan peran penting melalui: (1) analisis optimalisasi alokasi pemanfaatan wilayah ekosistem lahan basah melalui valuasi ekonomi, (2) dukungan data dan informasi yang berbasis bukti, serta (3) mendorong partisipasi masyarakat setempat dalam upaya pelestarian ekosistem lahan basah. Pemanfaatan konsep ekonomi spasial dapat mendorong perumusan kebijakan yang lebih efektif, alokasi anggaran yang tepat sasaran, serta mendukung perencanaan tata ruang pesisir DKJ yang lestari.
Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Kepiting Bakau Berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sapanli, Kastana; Kusumastanto, Tridoyo; Effendi, Irzal; Trilaksani, Wini; Wisudo, Sugeng Hari; Kurniawan, Fery; Asfarian, Auzi
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 3 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0603.972-976

Abstract

Pengembangan usaha kepiting bakau di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Provinsi ini memiliki luas hutan mangrove yang cukup besar, memberikan habitat alami bagi kepiting bakau. Dari aspek pasar, permintaan pasar untuk kepiting bakau terus meningkat, baik di pasar domestik maupun internasional. Terdapat juga potensi pengembangan wisata ekowisata mangrove yang dapat dikombinasikan dengan usaha kepiting bakau. Namun terdapat permasalahan adanya kerusakan ekosistem mangrove akibat aktivitas manusia seperti penebangan liar dan konversi lahan. Selain itu, kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal dalam budidaya kepiting bakau yang berkelanjutan serta adanya keterbatasan akses terhadap modal dan teknologi modern. Diperlukan strategi yang tepat dari hulu hingga hilir melalui pemberdayaan masyarakat, rekomendasi kebijakan yang dapat diusulkan di antaranya peningkatan teknologi usaha, peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat, peningkatan sarana prasarana, peningkatan nilai tambah produk, dan peningkatan akses pasar serta skema pendanaan. Usaha ini dapat menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Implementasi yang konsisten dan evaluasi yang berkelanjutan adalah kunci keberhasilan dari strategi ini.
Strategi Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan Sebagai Upaya Konservasi Mangrove di Kabupaten Bangka Selatan Sapanli, Kastana; Kusumastanto, Tridoyo; Yulianto, Gatot; Sadelie, Agus; Kurniawan, Fery; Putra, Aditya Handoyo; Akhrianti, Irma; Mardyani, Yeyen; Indah, Mega Natasha; Fauzan, Fatih Ahmad
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 4 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0604.1048-1052

Abstract

Pengembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan mangrove Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten ini memiliki hutan mangrove yang cukup luas, menghasilkan jasa-jasa lingkungan dan memberikan potensi berbagai kegiatan ekonomi khususnya di sektor perikanan yaitu silvofishery. Selain itu juga potensi pengembangan wisata ekowisata mangrove yang dapat dikombinasikan dengan usaha kepiting bakau. Namun demikian terdapat permasalahan adanya kerusakan ekosistem mangrove akibat aktivitas manusia seperti penambangan timah dan konversi lahan menjadi tambak. Selain itu, kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal dalam pengembangan silvofishery di kawasan mangrove serta adanya keterbatasan akses terhadap modal dan teknologi. Diperlukan strategi yang tepat dari hulu hingga hilir melalui pemberdayaan masyarakat, rekomendasi kebijakan yang dapat diusulkan di antaranya peningkatan regulasi dan penegakkan hukum, peningkatan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat, dan kolaborasi antar sektor.
Kajian Ekonomi Model Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Cakalangdi Pantai Utara Aceh Naufal, Agus; Kusumastanto, Tridoyo; Fahrudin, Achmad
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 14 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.475 KB) | DOI: 10.18202/jam23026332.14.2.03

Abstract

Abstract: Overfishing has made marine resources will be exhausted in the future, consequently this resource must be managed properly. Good fisheries management should consider many aspects. Therefore, this study aims to identify the policy and the relationship between the sub-systems of ecological, economic, and social aspects, as well as to calculate the financial feasibility of Skipjack fishery on the north beach of Aceh. The method used in this study were dynamic analysis, and feasibility analysis. The results showed in the long term based on the total allowable effort policy simulation and additional effort restrictions, the optimal management policy that gives the biggest economic rent is Rp. 40.329 billion will be achieved in 2033 with a total production of 3,191 tons per year. Skipjack fishing sector is still able to absorb workers without excessive depletion with the enforcement policy of limiting the addition of effort. Dynamic analysis showed that optimal and sustainable Skipjack resource management should be limited at the level of maximum economic rent then an increase of 20 percent effort per year can be added until the level of sustainable effort. NPV is Rp. 2.311 billion and the value of Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C) is 1.97, indicating that investment of Skipjack purse seine vessels 40 GT on the North Beach of Aceh is feasible.
Aplikasi Game Theory pada Pengelolaan Sumberdaya Pesisir di Selat Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (The Application of Game Theory on Coastal Resources Management at Sebuku Strait, Kotabaru Regency, South Kalimantan) Amarullah, .; Hadi, Setia; Kusumastanto, Tridoyo; Fahrudin, Achmad
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 13 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Sebuku Strait has productive natural resources of renewable resources such asfishery, non-renewable resources such as coal mining and environmental services, and theexistence of marine tourism. Resources management at Sebuku Strait tends to create conflictamong stakeholders from governments, fishermen and private sectors. Therefore, a trade-offis needed in the management of Sebuku Strait area through a game theory approach oncooperative playing, and using optimum resources .This study aims to analyze the trade-offinteraction of stakeholders in the management of coastal resources to be optimal in theStrait Sebuku. In this research, game theory approach was used in cooperative game usingpareto optimum basis. Based on the research result, it was found that strategies for optimumresources management were: 1) Government and Private Sector; government should havelimited access to private sector acts in sustainable way. The government through limitedaccess strategy will gain pay off 1.271.382.286.300; whereas, private sector through sustainablestrategy will gain pay off Rp. 1.446.137.883.052; 2) Government and Fisherman;government should have limited access with fisherman act in sustainable way. The biggestpay off for each player was gained from limited access strategy implemented by governmentreach 632.579.184.900 and sustainable strategy implemented by fisherman reach659.992.193.290; 3) Private Sector and Fisherman; fisherman and private sector shouldcooperate in resources management that will gain income Rp. 945.582.505.287 peryear for private sector and Rp. 83.413.897.290 per year for fisherman.
Analisis Kelayakan Teknis dan Finansial Pengembangan Energi Arus Laut di Selat Madura Firdaus, Adil Mahfudz; Kusumastanto, Tridoyo; Nurjaya, I Wayan
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 12 No. 3 (2014)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The increase number of the user of oil and gas energy will lead to depletion of fossil energy resources, therefore it is important to develop renewable energy sources. Ocean currents energy is one of renewable energy sources which can be developed to fulfill problems of the highly request of energy. The economic of ocean currents study has not been known clearly in the aspect of price and feasibility. Therefore, this research aims to analyze the potential of ocean currents energy development as a power plant in Madura Strait, East Java Province. The analysis methods that were used in this study were oceanographic, technical and benefit cost. Based on the research, Madura Strait has sufficient resource potential to produce energy. Benefit cost analysis shows that ocean currents energy power plant development is financially feasible to be developed for 2 units or more.
Efisiensi Ekonomi dan Kelayakan Bisnis pada Sistem Budidaya di Pesisir Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Hukom, Venticia; Kusumastanto, Tridoyo; Djokosetyanto, D.
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 11 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Producing shrimps within ecological carrying capacity and economic feasibility seems to be the goal needed to be achieved in order to bring back Sidoarjo to be one of the biggest districts exporting shrimps. Decision makers, i.e. policy makers and farmers are challenged with the responsibility of planning and conducting aquaculture development in a sustainable way whereby social, ecological and economic goals are simultaneously satisfied. Cobb-Douglas Production Function is one of the methods used to know which input highly affects the shrimp production, continued by Investment Analysis i.e. Discounted Criteria methods that include NPV, Net B/C and IRR to see which system is feasible. As for ecological sustainability, this research uses water quality data translated into Pollution Index as an indicator. And from survey that has been done in Sidoarjo district from May 2013 to October 2013, using Pollution Index analysis show that ponds in Sidoarjo are moderately polluted, the next analysis using regression for Cobb-Douglas Production Function stated that in traditional system production factors that statistically significant arepond area, harvest and pond preparation labour, dissolved oxygen and ammonia. In traditional plus system, pond area, fertilizer, saponin and ammonia seems to be statistically significant. The best shrimp cultivation system would be Traditional Plus Polyculture between shrimp and milkfish that has NPV IDR 6.036.817.617, Net B/C 2,91 and IRR 51% compared to other systems such as Traditional Monoculture, Traditional Plus Monoculture and Traditional Polyculture.
MAXIMUM ECONOMIC YIELD PERIKANAN TANGKAP PELAGIS KECIL DI WPPNRI 711 Hermanto, Djamarel; Kusumastanto, Tridoyo; Adrianto, Luky; Supartono, Mr.
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 2 No. 1 (2018): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.01.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan pelagis kecil yang optimal dilihat dari segi ekonomi dengan tetap berdasarkan pada keberlanjutan pemanfaatan  perikanan tangkap. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang kaya akan pelagis kecil dan merupakan wilayah yang subur kegiatan penangkapan legal dan penangkapan ilegal, dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan nelayan lokal dan pengawas kelautan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, TNI-AL dan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Data sekunder, mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2016 dianalisis. Pendekatan analisis bioekonomi menggunakan model Gordon Schaefer dan untuk analisis manfaat ekonominya menggunakan model surplus produksi Fox dalam penelitian ini. Manfaat optimal pengelolaan ekonomi perikanan tangkap pelagis kecil di WPPNRI 711 adalah upaya penangkapan 4.592 unit, hasil tangkapan  15.361 ton per tahun dan manfaat ekonomi 293,93 miliar rupiah per tahun. Tingkat pengelolaan yang dilakukan oleh nelayan baik dilihat dari usaha maupun hasil tangkapan yang didaratkan menunjukkan kondisi masih dibawah tingkat optimum sehingga masih dapat dikembangkan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan ekonomi perikanan tangkap pelagis kecil tersebut.
Co-Authors . Amarullah . Diniah . Osmaleli A. Faroby Falatehan Aceng Hidayat Achmad Fachrudin Achmad Fahrudi Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Adil Mahfudz Firdaus Adil Mahfudz Firdaus Adil Mahfudz Firdaus Agus Sadeli Agus Sadelie Agus Sadelie Agus Sadelie Agus Sadelie Agus Soleh Ahadar Tuhuteru Ahmadi, Nurdin Akbar, Harun Idham Akbar Akhiranti, Irma Akhmad Fauzi Akhmad Fauzi Alghisna Rahmatika Amarullah, . Amin Nasrun Renur Andra Sulindrina Andreas D. Patria Andreas D. Patria Annis Susanti Apendi Arsyad Arief Daryanto Arif Satria Ario Damar Armelita, Ayang Asep Saefudin Auliansyah Auliansyah Auliansyah, Auliansyah Auzi Asfarian Benny Osta Nababan Chairullah Amin D. Djokosetyanto D. Djokosetyanto Dadang Solihin Dietriech Geoffrey Bengen Diniah Diniah Edwarsyah Edwarsyah Edy Ihut Siahaan Eka Yudhistira Ekawati S.Wahyuni Ekawati S.Wahyuni Endriamo Soetarto Erliza Noor Ernan Rustiadi Erwan Sulistianto Ety Parwati Ety Parwati Ety Parwati Ety Parwati Ety Parwati Eva Anggraini Fauzan, Fatih Ahmad Fery Kurniawan Firdaus, Adil M. Fredinan Yulianda Gatot Yulianto Gatot Yulianto Gena Bijaksana Hapzi Ali Hartoyo Hartoyo Hartrisari Hardjomidjojo Hasrudin Usman Hendro Sasongko Hermanto, Djamarel Heru Arafat Heti Mulyati I Wayan Nurjaya Ikhsan Kamil Indah, Mega Natasha Irma Akhrianti Irzal Effendi Janer Sangaji Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kamal, M.Mukhlis Khairunnisa Khairunnisa Lalu Solihin Luky Adrianto M Mussadun M. Firdaus , Bambang Budiansyah, Kastana Sapanli, Aprianty , Gustav M. Irsyad , M. Firdaus M. Mukhlis Kamal M. Mukhlis Kamal Mahdi Kartasasmita Mahdi Kartasasmita Mahdi Kartasasmita Mahdi Kartasasmita Mahdi Kartasasmita Mandasari, Mandasari Mardyani, Yeyen Marlianingrum, Peggy Ratna Mennofatria Boer Meti Ekayani Mirajiani - Mirajiani, Mirajiani Muh Ivan Andriyanto Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Naufal, Agus Nimmi Zulbainarni Nisa Ayunda Novindra Nur Aini Nurdin Ahmadi Nurfadillah Nurfadillah Nurfadillah Nurfadillah Patria, Andreas D Piliana, Wa Ode Pratita Budi Utami Putra, Aditya Handoyo Rahmatika, Alghisna Riana Faiza Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Rokhmin Dahuri Roni Alfiansyah Ritonga Roy Sembel Ruddy Suwandi sadelie, agus Sadelie, Agus Saharuddin Sahat M.H. Simanjuntak sapanli, kastana Setia Hadi Setia Hadi Siahaan, Edy Ihut Sinta Hasriningtyas Sri Rahardjo Suwito Sugeng Budiharsono Sugeng Budiharsono Sugeng Budiharsono Suhana Suhana Sulindrina, Andra Supartono Supartono Supartono, Mr. Suparyana Suparyana Suparyana, Suparyana Syahrowi R. Nusir, Daniel R. Moninta, Rokhmin Dahuri, Tomi Ramadona Venticia Hukom Venticia Hukom Wini - Trilaksani Wini Rismawati Wiwin Ambarwulan Yesi Aprianti Yesi Dewita Sari Yudi Wahyudin Yusli Wardiatno Yusman Syaukat