p-Index From 2021 - 2026
13.015
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bioma : Berkala Ilmiah Biologi IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya JAM El-Hayah : Jurnal Biologi Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Jurnal Al-Ijtimaiyyah Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Jurnal Ilmiah Peuradeun JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) EnviroScienteae MEDIAN Jurnal Biologi Tropis Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Gorontalo Journal of Public Health RELIGIA Menara Ilmu Jurnal Peurawi : Media Kajian Komunikasi Islam JOURNAL OF CHEMISTRY AND EDUCATION (JCAE) Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Biogenerasi Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Takammul : Jurnal Studi Gender dan Islam Serta Perlindungan Anak Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Indonesian Academia Health Sciences Journal Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia INVOICE : JURNAL ILMU AKUNTANSI Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Teknik dan Science (JTS) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Journal of Mandalika Literature BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi Jurnal Biologi Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Jurnal Kawistara
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Detecting Potential Financial Statement Fraud in State-Owned Enterprises (SOEs) Using the Fraud Hexagon Rasyidah, Rasyidah; Anwar, Azwar; Hamzah, Hajrah
Invoice : Jurnal Ilmu Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/inv.v6i2.15686

Abstract

This study aims to analyze the effect of elements in the Fraud Hexagon on financial statement fraud in state-owned enterprises (SOEs) listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2018 to 2022. The dependent variable in this study is financial statement fraud, measured by the F-score Model. The independent variables are the six elements in the fraud hexagon: pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and collusion, each proxied by performance level, monitoring ineffectiveness, change of auditors, change of director, CEO duality, and audit fees. This study utilizes 105 sample data selected using the purposive sampling method. The data was analyzed using multiple linear regression analysis. The results indicate that pressure (performance level) has a positive and significant effect on financial statement fraud. Capability (change of director) has a negative and significant effect, suggesting that changes in leadership can mitigate fraud risks. However, opportunity (monitoring ineffectiveness), rationalization (change of auditors), arrogance (CEO duality), and collusion (audit fees) do not significantly influence the potential for financial statement fraud. These findings highlight the importance of monitoring performance levels and leadership changes in preventing financial statement fraud in SOEs. The study provides valuable insights for regulators and corporate governance bodies to enhance their fraud prevention frameworks and ensure the integrity of financial reporting. This research contributes to the existing literature by integrating the Fraud Hexagon model in the context of SOEs, offering a comprehensive understanding of the factors influencing financial statement fraud in a developing country.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI INDIGENOUS YANG BERPOTENSI SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA AIR LINDI (Leachate) Safitri, Dede Nela; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8382

Abstract

Pengaruh open dumping dapat menyebabkan polusi udara permukaan, sehingga dapat menambah volume air lindi dengan kandungan logam berat tinggi, salah satu kontaminasi logam berat yang ada pada air lindi yaitu logam berat timbal (Pb). Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh dan mengidentifikasi secara morfologi bakteri asli dari air lindi (lindi) yang berpotensi sebagai agen bioremediasi logam berat timbal (Pb). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Sampel berasal dari air lindi pada 3 titik kolam yang berbeda. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran dan metode scratch plate. Parameter yang diukur berupa karakteristik makroskopik dan mikroskopik bakteri, uji resistensi dengan konsentrasi 10,20,30 ppm, sedangkan uji reduksi dengan konsentrasi 30 ppm. Analisis kadar Pb menggunakan AAS ( Spektrofotometer Serapan Atom ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat yang tumbuh sebanyak 16 isolat dan terdapat 7 isolat murni bakteri yang resisten terhadap logam berat timbal (Pb) termasuk ke dalam genus Bacillus , Staphylococcus , Escherichia , dan Pseudomonas aeruginosa . Terdapat 4 isolat bakteri yang memiliki kemampuan menurunkan kandungan logam berat timbal (Pb) yaitu isolat S1T1C genus Staphylococcus dengan persentase penurunan 91,21%, isolat S1T1F genus Bacillus dengan persentase penurunan 92,17%, isolat S2T2B genus Escherichia dengan persentase penurunan 93,94 %, dan isolat S1T3 genus Pseudomonas aeruginosa dengan persentase penurunan 94,15%.
Isolasi Bakteri Penghasil Biosurfaktan Yang Berperan Sebagai Bioemulsifiers Pada Limbah Industri Minyak Kelapa Sawit Di Kecamatan Medan Labuhan Aswin, Fachru Rozy; Rasyidah, Rasyidah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri penghasil biosurfaktan sampel limbah cair minyak kelapa sawit. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengisolasi dan mengetahui kemampuan bakteri dalam memproduksi biosurfaktan berdasarkan uji emulsifikasi. Isolasi bakteri penghasil biosurfaktan dilakukan dengan menggunakan media BHA. Karakterisasi dilakukan dengan cara menumbuhkan isolat murni terpilih pada media BHA selanjutnya untuk menguji potensi emulsin (potensi emulsin ditandai dengan busa). Hasil isolasi bakteri diperoleh 10 isolat yang mampu tumbuh dan memanfaatkan Media BHA sebagai sumber karbon. Pada uji emulsifikasi isolat blcks 04 bakteri penghasil biosurfaktan dengan genus Bacillus sp memiliki nilai indeks emulsin tertinggi sebesar 60% dan terdapat genus Clostridium isolat blcks 08 dengan persentase 32%.
Isolasi dan karakterisasi Bakteri Pendegradasi Amonia di Sungai Batang Ayumi Padangsidimpuan Basyaruddin, Nisa Anggraini; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7333

Abstract

Amonia merupakan gas yang tidak berwarna dan memiliki bau yang sangat tajam, sehingga gas ini sangat mudah dikenali melalui baunya. Bakteri pendegradasi amonia dapat mengasimilasi nitrogen amonia sebagai sumber nitrogen untuk mendorong pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bakteri pendegradasi amonia dan bagaimana karakteristiknya di Sungai Batang Ayumi Kota Padangsidimpuan yang berpotensi dalam mendegradasi zat amonia. Penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriftif, kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menguji biokimia, yang meliputi uji katalase, uji motilitas dan uji sitrat. Sedangkan penelitian kuantitatif dilakukan dengan uji potensi bakteri. Hasil isolasi menghasilkan 10 isolat bakteri  yaitu 5 isolat yang tumbuh pada media spesifik Nitrosomonas dan 5 isolat pada media Spesifik Nitrobacter, kemudian dilakukan uji potensi pada masing-masing isolat dan diperoleh 4 isolat bakteri  yang berpotensi dalam mengoksidasi amonia (NH4) yang menghasilkan 4 genus bakteri yaitu Nitrosomonas, Nitrocococcus, Nitrospina dan Nitrococcus  
Uji Efektivitas Antijamur Ekstrak Batang Muda Rotan Manau (Calamus manan) Terhadap Jamur Aspergillus flavus dan Candida albicans Maulina, Moudy; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7094

Abstract

Calamus manan yang juga dikenal sebagai batang muda rotan manau mengandung senyawa metabolit sekunder seperti glikosida, flavonoid, tanin, dan saponin yang memiliki efek antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak batang muda rotan manau (Calamus manan) dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus flavus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi batang muda rotan manau (Calamus manan), ekstraksi ekstraknya, serta uji fitokimia dan uji antijamur dengan menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat ulangan dan enam perlakuan. Kelompok kontrol positif menggunakan ketokenazol, kelompok kontrol negatif menggunakan DMSO dan kelompok konsentrasi menggunakan ekstrak dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80%. Analisis data dilakukan menggunakan one-way ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol positif memiliki zona hambat rata-rata dengan diameter 20,6 mm terhadap jamur Aspergillus flavus. Namun, pada ekstrak batang muda rotan (Calamus manan) dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80%, tidak ditemukan zona hambat yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kelompok kontrol negatif DMSO yang tidak memiliki aktivitas antijamur. Pada jamur Candida albicans ekstrak batang muda rotan manau dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% menunjukkan zona hambat rata-rata dengan diameter 4,1 mm, 4,2 mm, 4,4 mm, dan 3,8 mm dibandingkan dengan kelompok kontrol positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak batang muda rotan manau (Calamus manan) tidak berhasil menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus flavus.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermidis Sari, Putri Rasmi; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8005

Abstract

Penyakit yang disebabkan infeksi merupakan salah satu permasalah kesehatan yang cukup banyak di temui di masyarakat. Salah satu penyebab terjadinya infeksi adalah bakteri. Contoh bakteri yang dapat menyebabkan infeksi adalah Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermidis. Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) merupakan salah satu tanaman yang membentuk senyawa antibakteri seperti flavonoid, alkaloid,tannin, saponin dan triterpenoid/steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermidis serta mengetahui konsentrasi yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu indentifikasi tumbuhan buah mahkota dewa, pembuatan ekstrak buah mahkota dewa, uji skrining, uji fitokimia, pewarnaan gram, serta uji aktivitas antibakteri dengan metode difus cakram. Analisis data menggunakan uji ANOVA dan uji Duncan. Hasil penelitian ini didapatkan adanya daya hambat pada semua konsentrasi. Pada bakteri Vibrio cholerae rata-rata diameter yang terbentuk yaitu konsentrasi 10% (4.75 mm, 20% (8.12 mm), 30% (13.75 mm), 40% (17 mm), dan 50% (17.75 mm) sedangkan pada bakteri Staphylococcus epidermidis rata-rata diameter yang terbentuk yaitu konsentrasi 10% (5.25 mm), 20% (6.37 mm), 30% (18.75 mm), 40% (21,5 mm) dan 50% (24.25 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermids 
Uji Biodegradasi (Rhodamine B) Oleh Bakteri Pada Lumpur Sedimen Mangrove Avicennia marina Di Desa Panipahan Riau Situmorang, Liza Ardani; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8068

Abstract

Rhodamine Biimerupakaniisalah satuiizat pewarnaiiyang palingiisering digunakaniipada industriiitekstil. Limbahipewarnaitekstil ini dapat mencemari lingkungan dan dapat mengakibatkan sumber penyakit bagi manusia seperti kerusakan pada hati dan ginjal jikaiimasuk keiilingkungan melebihiiiambangiibatas normal. Tujuaniipenelitian iniiiadalah untukiimengetahui kemampuaniibakteri dari lumpur sedimen mangrove Avicennia marina dalam mendegradasi zat warna tekstil Rhodamine B. Metode penelitian ini dilakukan dengan tahapan isolasi bakteri sedimen mangrove Avicennia marina, pemurnian, karakterisasi morfologis, uji biodegradasi, uji biokimia, uji ketahanan fisik dan identifikasi dengan teknik PCR (Polymerace Chain Reaction). Hasil penelitian ini ditemukan 16 isolat bakteri dan terdapat 1 isolat bakteri yang mampu mendegradasi. Uji biokimia menunjukkaniihasil positifiipada ujiiiKatalase, ujiiiTSIA dan ujiiiOksidatif Fermentatif, sedangkanipada uji SIM menunjukkan hasil negatif. Ditemukan isolat bakteri Bacillus cereus dari lumpur sedimen mangrove Avicennia marina yang mampu mendegradasi zat warna tekstil Rhodamine B.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia cattapa L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans Putri, Reza Malina; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7996

Abstract

 Penyakit infeksi merupakan salah satu permasalahan kesehatan di masyarakat yang sulit diatasi secara tuntas, salah satu penyebab terjadinya infeksi adalah bakteri.  Adapun bakteri yang menyebabkan infeksi adalah Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans. Daun ketapang (Terminalia catappa L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa antibakteri seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan triterpenoid/steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan efektivitas ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans serta mengetahui konsentrasi yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu identifikasi tumbuhan ketapang, pembuatan ekstrak daun ketapang, uji skrining fitokimia, pewarnaan gram serta uji efektivitas antibakteri dengan metode difusi cakram. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA (Analysis of Varians). Hasil penelitian didapatkan adanya zona hambat yang terbentuk. Pada bakteri Vibrio cholerae rata-rata diameter yang terbentuk yaitu konsentrasi 20% (10.55 mm), 40% (12.55 mm), 60% (13.42 mm), 80% (14.37 mm), dan 100% (15.67 mm) sedangkan pada bakteri Streptococcus viridans rata-rata diameter yang terbentuk yaitu 20% (11.32 mm), 40% (13.1 mm), 60% (14.12 mm), 80% (14.47 mm), dan 100% (16.8 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L.) efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans
BIOREMEDIASI OLEH BIOKOMPOS PADA TANAH BENGKEL YANG TERCEMAR LIMBAH OLI BEKAS DI KOTA MEDAN Saila, Saila; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8381

Abstract

Pencemaran tanah yang disebabkan oleh pembuangan oli bekas semakin meningkat. Oli bekas dihasilkan dari berbagai macam aktivitas manusia contohnya kegiatan otomotif atau perbengkelan kendaraan bermotor. Agar pemulihan lingkungan yang tercemar oleh limbah oli bekas berjalan dengan efektif maka dilakukan bioremediasi. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh danmengetahui informasi konsentrasi berapakah yang paling baik dalam mendegradasi TPH (Total Petroleum Hidrokarbon) dan populasi mikroorganisme dengan menggunakan teknik composting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan kualitatif dan analisis statistic SPSS ANOVA (Analysis of Variance) One Way, untuk melihat pengaruh penambahan variasi komposisi kompos selama proses bioremediasi. Penelitian dilakukan selama 30 hari dengan memvariasikan konsentrasi penambahan kompos, yaitu 0%, 30%, 50%, dan 70% dapat mendegradasi TPH sebesar 9,9%, 1,9%, 0,9%, dan 0,00%. Hasil pengujian suhu dan pH mengalami peningkatanyaitu sebesar 28-330C dan 5-6,5. Hasil pengujian kadar air mengalami penurunan sebesar 18,5%-55,1% selama 30 hari. Biokompos dengan konsentrasi 70% dapat menjadi agen bioremediasi paling baik pada tanah bengkel yang tercemar limbah oli bekas dengan hasil 0,00% yang masih berada di bawah ambang batas kandungan TPH pada sampel sesuai dengan KepMenLH No. 128 Tahun 2008 dengan kadar TPH 1%. Penurunan dan peningkatan hasil pada setiap parameter dimulai dari peningkatan suhu sebesar 28-330C, peningkatan pH sebesar 5-6,5, penurunan kadar air sebesar 18,5%-55,1%, penurunan TPH sebesar 10,17%-0,00%, dan populasi koloni bakteri mengalami fase naik turun sebesar 62 x 105, 251 x 105, 176 x 105 hingga 35 x 105.
Penapisan Bakteri Kitinolitik Dari Limbah Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) Sebagai Daya Hambat Terhadap Jamur Patogen Sclerotium rolsfii. Hutagalung, Nuriyah Azami; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8091

Abstract

Limbah rajungan merupakan hasil akhir dari olahan yang berupa cangkang. Limbah dari cangkang rajungan tersebut akan mudah sekali busuk sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Sclerotium rolfsii adalah salah satu jenis penyakit pada tanaman yang menyebabkan busuk pada batang tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya keberadaan bakteri kitinolitik pada limbah cangkang rajungan. Metode penelitian meliputi beberapa tahapan yaitu isolasi bakteri kitinolitik, pemurnian dan identifikasi bakteri kitinolitik, uji aktivitas kitinase bakteri kitinolitik, pewarnaan gram, uji antagonis bakteri kitinolitik terhadap jamur patogen Sclerotium rolfsii, dan uji biokimia. Hasil isolasi diperoleh 6 isolat bakteri kitinolitik dari limbah cangkang rajungan. Lima isolat bakteri kitinolitik mmeiliki kemampuan dalam menghambat jamur patogen Sclerotium rolfsii. Uji antagonis isolat bakteri kitinolitik terhadap jamur patogen Sclerotium rolfsii menunjukkan bahwa KR3 memiliki daya hambat paling tinggi sebesar 10,1 mm dan isolat KR6 memiliki daya hambat paling rendah sebesar 6,3 mm dalam memghambat jamur patogen Sclerotium rolfsii. Isolat KR1 memiliki daya hambat sebesar 8,8 mm, KR2 memiliki daya hambat sebesar 8,5, dan KR4 memiliki daya hambat sebesar 9 mm. Uji biokimia pada uji katalase diperoleh hasil postif, bersifat motil, serta tidak dapat memproduksi jenis gula. Keenam bakteri kitinolitik yang ditemukan merupakan bakteri dari gram positif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa isolat bakteri kitinolitik yang diduga genus Bacillus mampu menghambat jamur patogen Sclerotium rolfsii
Co-Authors Abd Wahid Abd. Wahid Abd. Wahid Afridian Wirahadi Ahmad Agatha, Cyndy Tri Agusna, Sri Ahmad Zuhdi Ahmad, Jailani Ainun, Nabiilah Hurul Alfira, Della Amalia, Qoyum Ananda, Dwika ANDINI, DIAH AYU Anis Setia Dewi Anwar, Azwar Ariska, Nila Aswin, Fachru Rozy Aulia, Wina Ulfa Bambang Suharto Basyaruddin, Nisa Anggraini Deby Anggraini, Deby Dedy Djefris Dendi, Dwi Dian Kurniati Eka Rosalina Eliza Rahma, Maudy Emdat Suprayitno Eni Lestari Enza Resdiana Eriri, Linda Fairus, Fairus fatimah Fatimah Fauzan Misra Febriani Tanjung, Indayana Fermani, Nuritia Hamzah, Hajrah Harahap, Muhammad Rizky Hasan Sazali Hurul Maknum Husein, Mustabsyirah Husna Amin Husnarika Febriani, Husnarika Hutagalung, Nuriyah Azami Hutasuhut, Melfa Aisyah Inayati , Hosnu Indayana Febriani Tanjung, Indayana Febriani Irda Nila Selvia Ita Hasanah Br Karo Jarnawi Jarnawi Kesha, Tiara Khairani, Devi Khairuddin - Khairunnisa, Azra Khairunnisa, Eliza Laylatul Hasanah Lestari, Sri Winda Lestari, Yusfa Nanda M Husein, Mustabsyirah Mahlil Mahlil Mahlil, Mahlil Maisarah, Siti Malina, Lina Manalu, Kartika Manday, Yola Arfinolita Masyitah, Lidya Angraeni Matondang, Abdul Rahman Maulana Widi Andrian Maulina, Moudy Mawaddah, Hanifa Mayasari, Ulfayani Mayasari, Ulfayani Mirza Adia Nova Moh. Rasyid Ridho Muhammad Furqan Muhammad Irfan Muhammad Kusasi Mukhtar, Desvi Yanti Murdani, T Nasution, Anggy Yohanna Nasution, Annisa Puji Astuti Nasution, Rahmadani Sandra Nasution, Rizki Amelia Ningsih, Rina Ayu Nurhasanah Siregar . Nurul Fajar Nurul Husna Nurul Husna Nurullah Nurullah Paramitha Bherty, Chanda Pratiwi, Lini Purba, Gusmita Enda Lorenza Purmahardini , Nova Putri, Adelia Putri, Reza Malina Putri, Widya Assura Ramadhan, Deviyan Ramadhani, Ahmad Akbar Riwanda, Ayu Rizki Amelia Nasution Rizkitullah, Harir Rohabdo M. Pazlan Sidauru Rusnawati Rusnawati, Rusnawati Safitri, Dede Nela Safrianti, Liza Saila, Saila Sakdiah Sakdiah, Sakdiah Salami Mahmud Sam, Riski Amalia Sandi, Najmi Maulidina El Sari, Nada Aprilia Sari, Putri Rasmi Sejati, Renny Novita Asri Siagian, Nurul Hikmah Siregar, Amira Falah Situmorang, Liza Ardani Sofian, Sofian Sri Sumarni Suci, Isnaini Tiara Syalva Witria Syamsuddin AB, Syamsuddin Tanjung, Rika Muliana Ulul Azmi Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti, Ummi Nur Afinni Wahyuni, Tika Agus Wardani, Friska Wardhita, Yulia Yulia Wardita Yusuf, Fakhri Zakiyah Yasin Zilva Zilva