Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERANAN TINGGINYA PENGHASILAN ISTRI DALAM MENINGKATKAN RESIKO PERCERAIAN (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA BENGKALIS) Hasanah, Alfi; Aslati, Aslati; Maghfirah, Maghfirah
YUSTISI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i2.19913

Abstract

Istri yang memiliki penghasilan yang jauh lebih besar dibandingkan suaminya dapat memunculkan ketimpangan pendapatan dan menggeserkan hak dan kewajiban jika tidak dijalankan dengan bijak dan berdampak pada ketidakharmonisan hubungan rumah tangga sehingga dapat menyebabkan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana peranan tingginya penghasilan istri dalam meningkatkan resiko perceraian di Pengadilan Agama Bengkalis dan apakah ada perbedaan tingkat perceraian pada pasangan dengan penghasilan istri yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan dengan penghasilan istri yang lebih rendah di Pengadilan Agama Bengkalis. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field Research) dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, interview (wawancara) dan dokumentasi, serta subjek penelitian ini adalah beberapa informan yakni Hakim, Panitera Pengadilan Agama Bengkalis serta beberapa pasangan rumah tangga di Kabupaten Bengkalis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingginya penghasilan istri dapat meningkatkan resiko perceraian di Pengadilan Agama Bengkalis, dengan faktor ekonomi, sosial, dan psikologis yang mempengaruhi dinamika rumah tangga. Penghasilan yang lebih tinggi membuat istri lebih mandiri secara ekonomi yang dapat mengubah peran keluarga, menimbulkan ketegangan, dan ketidaksetaraan penghasilan, serta perbedaan status sosial dan pengelolaan keuangan turut memperburuk hubungan suami-istri. Kasus perceraian wanita karir di Pengadilan Agama Bengkalis meningkat dengan puncaknya pada tahun 2024 dan tidak ada perbedaan antara pasangan dengan penghasilan istri yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan dengan penghasilan istri yang lebih rendah pada perceraian. Namun kasus perceraian di Pengadilan Agama Bengkalis lebih dominan terjadi pada istri yang berprofesi sebagai PNS, dengan faktor lain yang turut berkontribusi.Kata Kunci : Peranan, Penghasilan Istri, Perceraian.
The Concept of Successor Heirs as a Contemporary Ijtihād in the Perspective of Ulama Dayah in Woyla District Muhammad Husnul; Djawas, Mursyid; Shabarullah, Shabarullah; Maghfirah, Maghfirah
MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum Vol. 5, No. 1 (Juni 2025)
Publisher : MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum published by the Islamic Criminal Law Program of the Sharia and Islamic Economics Department at the Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/maqasidi.v5i1.4637

Abstract

The Compilation of Islamic Law (KHI), Article 185, in Indonesia recognizes the concept of a successor heir. In contrast, traditional fiqh holds that the right to inheritance is lost if the prospective heir dies before the decedent. Meanwhile, ulama dayah in Woyla District continue to adhere to classical fiqh texts and have not adopted the KHI’s provisions regarding successor heirs. This study aims to examine the views of ulama dayah in Woyla District on the concept of successor heirs and to analyze the concept from the perspective of Islamic law. The research employs a field study methodology with a juridical-normative-empirical approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed descriptively. The findings reveal that ulama dayah in Woyla District are unfamiliar with the concept of successor heirs as found in classical faraidh (Islamic inheritance law) literature. A paternal grandson may inherit in place of his deceased father if there are no other sons, whereas a maternal grandson cannot replace his deceased mother in the line of inheritance (patah titi). Furthermore, Islamic law, as reflected in the Qur’an, hadith, and sunnah, does not acknowledge the concept of successor heirs. In contrast, the Compilation of Islamic Law does recognize such a concept. These findings indicate a fundamental difference between the views of the ulama dayah in Woyla and the provisions of the KHI, particularly regarding the position of grandsons in inheritance matters.
SISTEM INFORMASI PENDATAAN SANITASI WARGA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) BERBASIS WEBSITE PADA DINAS PUPR KOTA BANDA ACEH Musliyana, Zuhar; Helinda, Ayu; Wardana, Prasetya; Maghfirah, Maghfirah; Khadafi, Muammar
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i1.5113

Abstract

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh merupakan instansi yang berlokasi di Jalan Prof. Ali Hasymi, Gp. Pango Raya, Kota Banda Aceh. Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh. Dalam melakukan pemeberdayaan, selama ini diketahui pihak Dinas PUPR Kota Banda Aceh melakukan pendataan kepada masyarakat dari setiap kecamatan yang ada di Banda Aceh untuk mendata warga yang layak mendapatkan pemberdayaan sanitasi. Pendataan masih dilakukan dengan menggunakan form yang diisi oleh petugas-petugas berupa kertas untuk mengisi data warga tersebut, kemudian data tersebut akan di kumpulkan kembali dan dijadikan sebagai laporan oleh Dinas PUPR Kota Banda Aceh. Namun, menggunakan form berupa kertas sebagai alat untuk mendata masih kurang optimal dikarenakan banyaknya data yang akan diisi oleh petugas lapangan termasuk letak koordinat dari lokasi rumah warga tersebut yang harus di foto terlebih dahulu menggunakan time photo agar mendapatkan titik koordinatnya kemudian data koordinat tersebut akan di catat di form pendataan. Setelah petugas melakukan pendataan, form tersebut akan diserahkan kepada pihak dinas untuk dipindahkan kedalam format spreadsheet sebagai bahan laporan. Seperti pada Kecamatan Jaya Baru, terdapat 235 jumlah kepala keluarga yang di data oleh 2 petugas lapangan, sehingga ketika pihak dinas akan melakukan pemindahan data maka akan terjadi perulangan penginputan data yang mengakibatkan proses tersebut menjadi tidak efesien. Berdasarkan pemaparan diatas peneliti mencoba untuk merancang sebuah sistem informasi pendataan sanitasi warga menggunakan Geographic Information System (GIS) berbasis website, yang dapat diakses dimana saja. Sistem ini tetap mengikuti form untuk mengisi data yang telah disediakan sebelumnya, dan terdapat maping lokasi yang mempermudah pihak lapangan untuk menentukan koordinat dari setiap rumah warga.Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Pendataan Sanitasi, Website
Inovasi Teknologi Hijau Untuk Masa Depan Dan Peran Keteknikan Dalam Industri Berkelanjutan Di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Rahman Aldori, Yopan; Moerni, Saufa Yardha; Syafitri Rambe, Yunita; Susilawati, Susilawati; Ermita Wulandari, Tika; Muhathir, Muhathir; Maghfirah, Maghfirah
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.267

Abstract

Permasalahan lingkungan global yang semakin kompleks mendorong perlunya inovasi teknologi hijau sebagai solusi menuju masa depan yang berkelanjutan. Pendidikan memainkan peran strategis dalam membentuk kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mengembangkan teknologi ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep teknologi hijau serta memperkenalkan peran keteknikan dalam mendukung industri berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan teknologi hijau, studi kasus penerapannya di berbagai sektor industri, dan peran teknik dalam mendukung transformasi industri yang lebih ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari para siswa, yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif selama diskusi dan refleksi positif terkait peningkatan pengetahuan mereka tentang teknologi hijau. Selain memberikan dampak pada siswa, kegiatan ini juga memotivasi pihak sekolah untuk mulai mempertimbangkan integrasi tema lingkungan ke dalam kegiatan belajar mengajar, baik itu dalam bentuk tugas ataupun praktik langsung penggunaan teknologi hijau. Untuk rencana jangka panjang, kegiatan ini dapat menjadi inisiator kerjasama antara tim pengabdian dengan pihak sekolah dalam pelaksanaan praktik penggunaan teknologi hijau di sekolah.
INTRODUCTION TO LIQUID ORGANIC FERTILIZER FROM SOURSOP LEAF EXTRACT AT MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 5 IN BANDA ACEH CITY: PENGENALAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI EKSTRAK DAUN SIRSAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH Mizar Liyanda; Maghfirah, Maghfirah; Chairil Anwar; Sri Agustina; Ika Rezvani Aprita; Endiyani; Irhami; Mulyanti; Kurnia; Humeira; Zulvia Maika Letis; Hatipah
WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom Vol. 2 No. 2 (2025): JPKM WISDOM 4, 2025
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/wisdom.v2i2.140

Abstract

Liquid organic fertilizer offers numerous benefits, including enhancing soil fertility, promoting plant growth, and reducing the need for chemical fertilizers that can have a negative environmental impact. The Community Service Program (PKM) aims to provide information to students of Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Kota Banda Aceh on the production and use of soursop leaf extract as a liquid organic fertilizer, as well as new knowledge for students on how to utilize natural resources in their surroundings to improve the school's economic environment. Fertilization through leaves has another advantage: nutrients are more quickly absorbed by plants through the stomata of the leaves, resulting in visible new growth, such as new shoots. The students of Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Banda Aceh were very enthusiastic and interested in processing liquid organic fertilizer with soursop leaf extract, thereby expanding the community's knowledge and increasing the students' understanding of using soursop leaf POC as a material for making natural fertilizer.
EDUKASI “GEMARIKAN” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK-ANAK DUSUN INDRAPATRA DESA LADONG KEC. MESJID RAYA, ACEH BESAR Handayani, Lia; Mirawati, Mirawati; Maghfirah, Maghfirah; Khalil, Muhammad; Kiflah, Marzatul; Maulidya, Rulita; Maghfirah, Indria; Nurhayati, Nurhayati; Amin, Amri
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v2i2.1831

Abstract

Ikan mengandung asam amino, protein dan asam lemak tak jenuh tinggi yang dibutuhkan oleh anak usia dini untuk pertumbuhan dan perkembangan psikomotorik yang baik. Minimnya kesadaran konsumsi makanan yang bernilai gizi tinggi merupakan salah satu penyebab terjadinya stunting. Sehingga perlu dilakukan edukasi untuk menumbuhkan minat konsumsi ikan. Hal ini juga mendukung program pemerintah yaitu Gerakan memasyarakatkan Makan Ikan “GEMARIKAN” yaitu suatu gerakan moral untuk memotivasi masyarakat secara luas untuk mengkonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang diisyaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia yang sehat dan cerdas. Namun, anak-anak usia dini relative kurang menyukai ikan karena bau nya yang kurang sedap dan penyajian ikan dirumah yang monoton, sehingga perlu dilakukan sosialisasi agar anak memamhami pentingnya mengkonsumsi ikan, dan perju juga edukasi mengenai jenis-jenis olahan ikan. Pengabdian ini dilaksanakan di Dusun Indrapatra Desa Ladong Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Acehh Besar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah “fun”sosialisasi dengan tahapan pelaksanaan antara lain persiapan, penyajian materi, permainan edukasi, evaluasi. Peserta yang mengikuti adalah anak-anak usia Sekolah Dasar yang berdomisili di Dusun tersebut.Kata kunci: Gemarikan, ikan, protein hewani, protein laut, stunting
Women's Leadership in Islam with Asbâb al-Wurûd Approach Maghfirah, Maghfirah; Maulidizen, Ahmad; Hasbullah, Hasbullah
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 24, No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v24i2.5221

Abstract

The purpose of this research is to analyze women's leadership with asbâb al-wurûd approach. This research is library research with a qualitative approach. Data collection methods use documentation methods from various articles and books. Then analyzed using the content analysis method, namely analyzing data that is a descriptive or scientific analysis of premium messages with asbâb al-wurûd approach. The result of this research is Hadith narrated by Bukhârî , al-Tirmidzî  and al-Nasâ’î on female leadership, in general, is shaḥîh li dzâtihi. Sanad meets the requirements, that is, sanad muttashil, râwî is also tsîqah and protected from syuzûz and ‘illat. Textually, the majority of scholars explicitly state the prohibition of female leadership. At the same time, contextually, Islam does not prohibit women from becoming leaders or heads of state, provided they can perform their duties. Therefore, Hadith Abû Bakrah must be understood contextually using the asbâb al-wurûd approach because the content of the instruction is temporal. The similarity of this study with previous research is that the Hadith analyzed is Hadith Abû Bakrah on women's leadership by analyzing sanad and matan, while the difference is that this research uses asbâb al-wurûd approach. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kepemimpinan perempuan dengan pendekatan asbâb al-wurûd. Penelitian ini merupakan library research, jenis penelitian yang dilakukan dan difokuskan pada penelaahan, pengkajian dan pembahasan literatur klasik dan modern yang berkaitan dengan hukum kepemimpinan wanita sebagai obyek dari penelitian ini. Pendekatan yang digunakan adalah metode ta’lîlî  sebagai sudut pandang penalaran dalam menganalisa permasalahan yang dikaji, serta pendekatan asbâb al-wurûd dalam menetapkan hukum.  Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dari berbagai artikel dan buku. Kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi, yaitu menganalisis data yang bersifat deskriptif atau analisis ilmiah terhadap pesan premium dengan pendekatan asbâb al-wurûd. Hasil dari penelitian ini adalah Hadith yang diriwayatkan oleh Bukhârî , al-Tirmidzî  dan al-Nasâ’î  tentang kepemimpinan perempuan secara umum adalah shaḥîh li dzâtihi. Sanad memenuhi persyaratan, yaitu, sanad muttashil, râwî  juga tsîqah dan dari syuzûz dan ‘illat. Secara teks, mayoritas ulama secara eksplisit menyatakan larangan kepemimpinan perempuan, sedangkan secara kontekstual, Islam tidak melarang perempuan untuk menjadi pemimpin atau kepala negara dengan syarat mereka mampu melaksanakan tugas. Oleh karena itu, Hadis Abû Bakrah harus dipahami secara kontekstual menggunakan pendekatan asbâb al-wurûd, karena isi instruksi bersifat temporal. Kesamaan dari penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah bahwa Hadis yang dianalisis adalah Hadis Abû Bakrah tentang kepemimpinan perempuan dengan menganalisis sanad dan matan, sedangkan perbedaannya adalah penelitian ini menggunakan pendekatan asbâb al-wurûd.
Strategi Pengembangan Kecerdasan Emosional Pada Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Fadhila, Luthfia Rizka; Khadijah, Khadijah; Maghfirah, Maghfirah; Aulia, Sarah Rizky; Salsabilah, Salsabilah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 7: Juni 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i7.3734

Abstract

This study discusses the strategy of developing social-emotional intelligence in early childhood through play activities, focusing on the experience at PAUD Bunda Isnaini. Through interviews with Mrs. Mayani, a teacher at the PAUD, and direct observations of teaching practices, this study explores the effectiveness of these strategies, the most appropriate age, and the challenges faced in their implementation. The results indicate that play activities such as collaborative games, role-playing, and sharing games are effective in developing social-emotional skills in early childhood. However, time and space constraints for play and the diverse personal needs of children remain challenges that need to be addressed. In conclusion, play activities are a potential means to achieve the goals of social-emotional development in early childhood.
Risk Factors of Stunting and Wasting in Toddler During the Covid-19 Pandemic Maghfirah, Maghfirah; Ahmad, Aripin; Zahara, Meutia; Saputra, Irwan; Abdullah, Asnawi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6513

Abstract

Stunting is a child's height growth that is shorter than their age. Wasting is the development of a child's weight that is too thin to their height. In 2019, the prevalence of Stunting cases that occurred in the world was 21.3%, and the prevalence of Wasting cases was 6.9%. The pandemic situation has disrupted nutritional services, especially in health service facilities and integrated health posts, due to the lack of community mobility. This study aims to determine the risk factors for stunting and wasting in toddlers during the Covid-19 pandemic. This study is descriptive analytical with a cross-sectional design. The population in this study were toddlers under two years of age. The sample in this study was 93 using a purposive sampling technique. The data collection method was carried out using a validated questionnaire and interviews using the Chi-Square statistical test. The results of the analysis showed that the most dominant risk factor for Stunting was Exclusive Breastfeeding (OR = 9.37; 95% CI: 2.14-40.86; p = 0.003); The most dominant risk factor for Wasting is Environmental Sanitation (OR=16.44; 95%CI: 3.68-73.47; p=0.000) and the most dominant risk factor for Stunting plus Wasting is Environmental Sanitation (OR=3.86; 95%CI: 1.39-10.75; p=0.009). For Nutrition Program Managers, it is important to improve the nutritional status and nutrient intake levels of the community, especially after the pandemic ends.
ZAKAT POTENTIAL MANAGEMENT STRATEGY IN INDONESIA Maghfirah, Maghfirah
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2021): An-Nisbah
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/an.v8i2.4399

Abstract

Management of Zakat has a great potential to fail to optimize the potential of Islamic philanthropy which is significant in tackling poverty and improving the welfare of the people. This article will analyze the effectiveness of zakat management in the modern economy. This research uses an empirical or sociological juridical approach and is analytically descriptive. Data collection methods in this research using documentation. Whereas the method of data analysis, carried out qualitatively juridical. The results of the research are the requirements for the fffectiveness of receiving zakat funds at Badan Amil Zakat Nasional; (1) Establish the concept of expansion in zakat obligations, (2) Management of zakat from fixed assets and non-permanent assets, (3) Accountable and professionally managed administration, (4) An accountable distribution; prioritizing domestic distribution, fair distribution, build trust between Muzakkī and Mustaḥiq zakat, (5) Job productivity through Islamic management and (6) Zakat distribution model in modern economy; distribution of zakat for poverty due to unemployment (a compulsion) and distribution of zakat for poverty due to unemployment of Khiyāriyah (an option).
Co-Authors Agung Winardi Ahmad Maulidizen Ahmadi, Maswan Aldy, Aldy Amri Amin Aripin Ahmad, Aripin Aslati Aslati Asnawi Abdullah Aulia, Sarah Rizky Chairil Anwar Cut Afrianandra, Cut Djutaharta, Triasih Endiyani Endiyani, Endiyani Fadhila, Luthfia Rizka Faridah Faridah Farokhah, Lia Fauziah Aida Fitri Fitriliana Fitriliana Fitrisia, Dohra Fuadi Fuadi Hafid, Ahmad Hasanah, Alfi Hasbullah Hasbullah Hastang, Hastang Hatipah Haura, Jihan Hayatudin Hayatudin Helinda, Ayu Hijrawati Buralangi, Nurul Humeira Husnul, Muhammad IchsanAnwari, Ferry Ika Rezvani Aprita Iman, Muhammad Zailani Irhami Irhami, Irhami Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Iskandar Abdul Samad Jamil, Husnaini Johan, T. M. Johar, Johar Johari Johari kasmidin, kasmidin Kesumawati, Kesumawati Khadijah Khadijah Khairuddin - Kiflah, Marzatul Kurnia Kurnia R, Rika Lia Handayani, Lia Linda Razak Maghfirah Maghfirah Maghfirah, Indria Makmur Saini Maulidya, Rulita Meilina, Rulia Meutia Zahara Mirawati Mirawati Misbah Misbah Mizar Liyanda Mochammad Roviq Moerni, Saufa Yardha Moh. Mudassir Ali Muammar Khadafi Muhammad Khalil, Muhammad Muhathir, Muhathir Mulla Kemalawaty Mulyanti Mursyid Djawas Nasir Usman Nihayati, Ellis Nurhayati Nurhayati Nurlaela Putri Amelia Sudriman Rafika, Salwa Rambe, Yunita Syafitri Ratna Sari Reski Amelia Rian Christian Sondakh Rio Jumardi, Rio Rizapoor, Habiburrahman Roosiani, Aulia Puspita Salami Mahmud Salsabilah, Salsabilah Samosir, Omas Bulan Saputra, Irwan Shabarullah, Shabarullah Shiddiq Yunus, A.M Silahuddin Silahuddin SITI NURHANA Sri Agustina Susilawati, Susilawati Tika Ermita Wulandari tombilayuk, lapu tombi Trisna Trisna, Trisna Walidin AK, Warul wardana, Prasetya Warul Walidin Ak Windiani, Santri Wulan, Wulan Yopan Rahmad Aldori Yusri Bachtiar , Muhammad Zainuddin, Zainuddin Zara Yunizar Zuhar Musliyana, Zuhar Zulvia Maika Letis