Claim Missing Document
Check
Articles

Art Therapy dan Terapi Aktifitas Kelompok dalam Mengurangi Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Wredha Garut Sumarni, Nina; Rosidin, Udin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23719

Abstract

ABSTRAK Depresi pada lansia, khususnya yang tinggal di panti, sering dipicu oleh kesepian, keterbatasan fisik, dan rendahnya dukungan sosial. Intervensi berbasis seni, seperti Art Therapy dan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK), berpotensi menurunkan gejala depresi. Skrining menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS) pada 63 lansia di Griya Lansia Garut menunjukkan 61,9% tidak depresi, 28,6% depresi ringan, 7,9% sedang, dan 1,6% berat, yang mengindikasikan perlunya intervensi psikososial. Program manajemen kesehatan dilaksanakan secara partisipatif melalui TAK melukis dengan musik, terapi musik, edukasi bagi 16 pegawai panti, serta rujukan lansia dengan depresi sedang–berat ke layanan kejiwaan. Hasil pretest–posttest GDS menunjukkan perbaikan kondisi mental, ditandai dengan meningkatnya jumlah lansia tanpa depresi (23 menjadi 34 orang) dan menurunnya depresi ringan (14 menjadi 8 orang), serta peningkatan skor pengetahuan pegawai (90 menjadi 98). Lansia menunjukkan respons emosional positif, peningkatan interaksi sosial, dan relaksasi. Intervensi ini efektif menurunkan gejala depresi dan meningkatkan kesejahteraan emosional lansia, serta berpotensi menjadi program berkelanjutan. Panti disarankan meningkatkan frekuensi dan variasi terapi, menyediakan fasilitas seni–musik, serta melatih pegawai dalam intervensi psikososial. Dukungan lintas sektor diperlukan melalui kebijakan, pendanaan, skrining depresi rutin, dan pelatihan tenaga kesehatan, dengan keterlibatan keluarga dan masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal dan uji acak terkontrol berbasis komunitas untuk memperkuat generalisasi temuan.  Kata Kunci: Depresi Lansia, Terapi Aktivitas Kelompok, Art Therapy, Terapi Musik, Griya Lansia Garut.  ABSTRACT Depression among older adults, particularly those residing in nursing homes, is often triggered by loneliness, physical limitations, and low levels of social support. Art-based interventions, such as Art Therapy and Group Activity Therapy (Terapi Aktivitas Kelompok/TAK), have the potential to reduce depressive symptoms. Screening using the Geriatric Depression Scale (GDS) among 63 older adults at Griya Lansia Garut showed that 61.9% were not depressed, 28.6% had mild depression, 7.9% moderate depression, and 1.6% severe depression, indicating a need for psychosocial interventions.A participatory health management program was implemented through group painting with music, music therapy, education for 16 nursing home staff members, and referrals of older adults with moderate to severe depression to mental health services. Pretest–posttest GDS results demonstrated improvements in mental health, reflected by an increase in the number of non-depressed participants (from 23 to 34) and a decrease in mild depression (from 14 to 8), along with improved staff knowledge scores (from 90 to 98). Older adults showed positive emotional responses, enhanced social interaction, and relaxation. This intervention was effective in reducing depressive symptoms and improving emotional well-being among older adults, with potential for development as a sustainable program. Nursing homes are encouraged to increase the frequency and variety of therapeutic activities, provide art and music facilities, and train staff in psychosocial interventions. Cross-sectoral support is needed through policies, funding, routine depression screening, and health worker training, with the involvement of families and communities. Future research is recommended to employ longitudinal designs and community-based randomized controlled trials to strengthen the generalizability of the findings. Keywords: Depression in Older Adults, Group Activity Therapy, Art Therapy, Music Therapy, Griya Lansia Garut.
Hubungan Mental Health dengan Perilaku Merokok pada Remaja: Tinjauan Sistematis Literatur AR, Ayu Sri Rahayu; Sumarni, Nina
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i3.24499

Abstract

ABSTRACT Smoking remains one of the health behavior issues among the community. The trend of considering smoking as cool and a symbol of maturity encourages teenagers who are searching for their identity and social acceptance to start smoking. This literature review aims to identify the relationship between mental health and smoking behavior in adolescents. This study uses a literature review method with a descriptive approach. The databases used include PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, and EBSCO, with articles published between 2021 and 2025. The article selection process was conducted by reviewing duplications, title suitability, abstracts, and inclusion and exclusion criteria. A total of 4 articles were included in this review. The results of the study indicate that mental health is significantly related to smoking behavior among adolescents. Keywords: Mental health, Smoking, Adolescents.  ABSTRAK Merokok masih menjadi salah satu permasalahan perilaku kesehatan di kalangan masyarakat. Tren yang menganggap merokok sebagai hal keren dan simbol kedewasaan mendorong remaja yang sedang mencari jati diri dan penerimaan sosial untuk mulai merokok. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan mental health dengan perilaku merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif. Database yang digunakan meliputi PubMed, ScienceDirect, GoogleScholar dan EBSCO, dengan publikasi artikel antara tahun 2021-2025. Proses seleksi artikel dilakukan dengan meninjau duplikasi, kesesuaian judul, abstrak, serta kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 4 artikel diikutsertakan dalam tinjauan ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesehatan mental berhubungan signifikan dengan perilaku merokok pada remaja.  Kata Kunci: Kesehatan mental, Merokok, Remaja.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mengenai Vulva Hygiene dalam Mencegah Kejadian Keputihan pada Remaja Putri SMP Negeri 31 Bandung Komara, Ghina Aulia; Sumarni, Nina; Mamuroh, Lilis
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i3.24613

Abstract

ABSTRACT Vulva hygiene is an important effort in maintaining female reproductive health, particularly in preventing vaginal discharge among adolescent girls. This study was motivated by the continued occurrence of pathological vaginal discharge among adolescent girls associated with limited knowledge and attitudes toward Vulva hygiene, despitehealth education efforts. This study aimed to determine the level of knowledge and attitudes regarding Vulva hygiene in preventing vaginal discharge among adolescent girls. The research employed a quantitative descriptive design with proportional stratified random sampling involving 241 respondents. Data were collected using aknowledge and attitude questionnaire on Vulva hygiene developed by Arifianti and Samaria (2021). Validity and reliability tests showed that all questionnaire items were valid, with calculated r values greater than the r table values (0.393–0.752 for knowledge and 0.396– 0.773 for attitudes), and reliable, with Cronbach’s Alpha values of 0.841 and 0.809. The data were analyzed using univariate analysis to describe frequency and percentage distributions. The results showed that all respondents had experienced vaginal discharge, most of which wasphysiological. The majority of respondents had good knowledge (50.2%), and more than half demonstrated positive attitudes (51%) toward Vulva hygiene practices, although negative attitudes remained relatively high. This studyindicates the need for continuous reproductive health education to support optimal Vulva hygiene practices in preventing vaginal discharge. Keywords : Adolescent Girls, Vaginal Discharge Prevention, Vulva Hygiene, Vulva Hygiene Attitudes, Vulva Hygiene Knowledge, Vaginal Discharge.  ABSTRAK Vulva hygiene merupakan upaya penting dalam memelihara kesehatan organ reproduksi pada perempuan, khususnya dalam mencegah terjadinya keputihan pada remaja wanita. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kejadian keputihan patologis pada remaja putri yang berkaitan dengan keterbatasan pengetahuan dan sikap Vulva hygiene, meskipun upaya edukasi kesehatan telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana tingkat pengetahuan dan sikap mengenai Vulva hygiene dalam mencegah kejadian keputihan pada remaja putri.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling penelitian ini adalah proportional stratified random sampling, terhadap 241 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakankuesioner Arifianti  Samaria, (2021) mengenai tingkat pengetahuan dan sikap Vulva hygiene hasil uji validitas dan reliabilitas yang dilakukan, seluruh item pada kuesioner pengetahuan dan sikap Vulva hygiene dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,393–0,752 untuk pengetahuan dan 0,396–0,773 untuk sikap) serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,841 dan 0,809. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden pernah mengalami keputihan yang sebagian besar tergolong fisiologis. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (50,2%) dan lebih dari setengah menunjukkan sikap positif (51%) terhadap penerapan Vulva hygiene, meskipun proporsi sikap negatif masih cukup tinggi. Penelitian ini menunjukkan perlunya edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan untuk meningkatkan sikap dan mendukung praktik Vulva hygiene yang optimal dalam mencegah keputihan. Kata Kunci: Keputihan, Pencegahan Keputihan, Pengetahuan Vulva Hygiene, Remaja Putri, Sikap Vulva Hygiene.
Co-Authors Aat Sriati Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ai Mardhiyah Akfini Husnul Khotimah Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani AR, Ayu Sri Rahayu Ardiansyah Ekaputra Suryadi Ariyani, Anggi Putri Arum Rukmasari Cahya Widyarahayu Darmawan Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Dadang Purnama Dadang Purnama Dadang Purnama Dadang Purnama Desy Indra Yani Efri Widianti Ema Arum R. Ema Arum Rukmasari Fajari, Salsabila Furkon Nurhakim Gusgus Graha R Handayani, Eriska Nur Hartiah Haroen Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Iceu Amira Iceu Amira Iceu Amira D.A Iceu Amira DA Iceu Amira DA Iis Yulianti Indra Maulana Indra Maulana Iwan Shalahhudin Iwan Shalahuddin Iwan Shalahudin Iwan Sholahhudin Iwan Sholahuddin Iwan Sholahudin Iwan Sholahudin Iwan Suhendar Jani, Devi Triana Karin Natasha Angela Khaerunnisa, Milda Komara, Ghina Aulia Kosim Kosim Kosim Kosim Lilis Mamuroh Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Mamat Lukman Mamat Lukman Muhamad Gustaf Al Fajar Mulya, Adelse Prima Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Noor, Rohmahalia M. Noor, Rohmahallia M Nurrahmawati, Devi R, Ema Arum Raini Diah Susanti Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalian M. Noor Sandra Pebrianti Sari, Citra Windani Mambang Selviya, Devi Setiawan Setiawan Shalahhudin, Iwan Sholahudin, Iwan Sopyanti, Yupira Dera Sri Purnama Alam Sukmawati Sukmawati Sumarna, Umar Sumarna, Umar Titin Sutini Tuti Fahria Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Ujang Khaerullah Ujang Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yanti Hermayanti Yuli Yuliana Yuliana Sri Rahayu Yupira Dera Sopyanti Yuppi Rosmala Sari