Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of The Influence of Service Quality and Religiosity on Teachers’Interest of Al-Kautsar Islamic Boarding School in Saving at Islamic Banks in Pekanbaru Nuraini, Putri; Hamzah, Hamzah
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 19 No. 2 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2022.vol19(2).9019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan religiusitas terhadap minat menabung di bank Syariah pada guru pondok Modern Al-Kautsar Pekanbaru. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 54 orang responden. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data adalah data primer dengan teknik analisis menggunakan regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan Software SPSS Versi 22. Pengujian hipotesis menggunakan analisis secara parsial (uji t) dan secara simultan (uji F). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan terhadap minat menabung diperoleh nilai thitung sebesar 5,365 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,671 dengan taraf signifikansi sebesar 0.000 < 0.05. Hal ini berarti bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat guru Pondok Modern al-Kautsar Pekanbaru untuk menabung di Perbankan Syariah. Hasil pengujian religiusitas terhadap minat menabung diperoleh nilai thitung sebesar 3,521 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,671 dengan taraf signifikansi sebesar 0.002 < 0.05. Hal ini berarti bahwa religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terdapat minat guru Pondok Modern al-Kautsar Pekanbaru untuk menabung di Perbankan Syariah. Uji F test menunjukkan kualitas pelayanan dan religiusitas secara simultas berpengaruh signifikan terhadap minat menabung dengan pengharuh sebesar 72,6% sedangkan sisanya sebesar 27,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
Analysis of changes in the area and density of mangroves along the coast of tanjung jabung barat regency from 2015 to 2024 using landsat 8 satellite imagery Septy Heltria; Ester Restiana Endang Gelis; Farhan Ramdhani; Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun; Hamzah Hamzah
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 7, No 1 (2026): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v7i1.13869

Abstract

Mangrove ecosystems in the coastal area of West Tanjung Jabung Regency are under increasing pressure from anthropogenic activities, highlighting the need for continuous monitoring of changes in their spatial extent and density. This study aims to analyze the changes in the area and density of mangrove ecosystems along the coastal region of Tanjung Jabung Barat Regency during the period 2015–2024 using Landsat 8 OLI satellite imagery. The data were obtained from the USGS Earth Explorer (path 125, row 61) with cloud cover less than 10%. Image processing involved several stages, including preprocessing, band composition, visual digitization, and supervised classification using ArcGIS 10.8 software. Mangrove vegetation density was analyzed using the NDVI (Normalized Difference Vegetation Index), which was categorized into three density classes: sparse, moderate, and dense. The results showed that the total mangrove area decreased by 14%, from 3,488.78 ha in 2015 to 3,009.98 ha in 2024, representing a reduction of approximately 478.8 ha. The most significant decreases occurred in Sinar Kalimantan Village (172.82 ha) and Sungai Dualap Village (42%), while a slight increase was observed in Pangkal Duri Ilir Village (1%). The NDVI-based density analysis indicated that dense mangrove areas increased substantially in Muara Seberang Village by 377.54 ha, whereas the largest decline occurred in Sinar Kalimantan Village by 78.72 ha. Overall, the findings reveal a trend of mangrove degradation mainly driven by land conversion and anthropogenic activities, alongside localized improvements likely due to rehabilitation efforts. These results provide valuable insights for sustainable management and conservation planning of mangrove ecosystems in the coastal zone of Tanjung Jabung Barat Regency
Penggunaan Artificial Salt Lick dalam Mitigasi Interaksi Negatif Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dengan Manusia di Wilayah Blok I Konsesi PT Alam Bukit Tigapuluh: The Use of Artificial Salt Lick in Mitigating Negative Interactions Between Sumatran Elephant (Elephas maximus sumatranus) and Humans in Block I of PT Alam Bukit Tigapuluh Concession Qosyim, Muhammad Rizki; Hamzah, Hamzah; Zuhdi, M.; Syarifuddin, Hutwan; Achmad, Eva; Marwoto, Marwoto
Jurnal Silva Tropika Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v10i1.56716

Abstract

ABSTRACT Habitat fragmentation driven by continuous human population growth and land expansion has intensified human–Sumatran elephant conflict (Elephas maximus sumatranus) in Jambi Province, particularly within the concession area of PT Alam Bukit Tigapuluh (PT ABT). This study aimed to evaluate the effectiveness of artificial salt licks as a conflict mitigation strategy by modifying elephant movement patterns and ranging behavior. Employing a mixed-methods approach (quantitative and qualitative), the study was conducted in Block I of the PT ABT concession from December 2024 to June 2025. Ten artificial salt lick sites were established based on GPS collar data analysis and Kernel Density Estimation (KDE) mapping, strategically positioned away from areas of human activity. Data were collected through track observations, camera trap (CT) deployment, and Focus Group Discussions (FGDs) with local communities. The results demonstrated that the artificial salt licks successfully attracted Sumatran elephants, with the highest visitation intensity recorded at sites characterized by gentle topography. Track identification and camera trap recordings confirmed group movements of elephants around the salt lick areas, indicating a shift in movement routes away from settlements and agricultural lands. Local communities also reported a significant decline in negative human–elephant interactions following the intervention. These findings suggest that artificial salt licks are effective in redirecting elephant ranging behavior, contributing to conflict reduction and supporting elephant conservation through the provision of alternative mineral resources.   Keywords: artificial salt lick, conflict mitigation, habitat management, human–elephant conflict, sumatran elephant   ABSTRAK Fragmentasi habitat akibat pertumbuhan populasi manusia dan ekspansi lahan terus-menerus telah memicu konflik antara manusia dan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Jambi, khususnya di areal konsesi PT Alam Bukit Tigapuluh (PT ABT). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas implementasi artificial salt lick (jilat garam buatan) sebagai strategi mitigasi konflik dengan memodifikasi pola pergerakan dan perilaku jelajah gajah. Menggunakan metode mixed methods (kuantitatif dan kualitatif), penelitian ini diterapkan di Blok I konsesi PT ABT pada Desember 2024–Juni 2025. Sepuluh titik artificial salt lick ditempatkan berdasarkan analisis data GPS collar dan pemetaan Kernel Density Estimation (KDE), menjauhi area aktivitas manusia. Data dikumpulkan melalui observasi jejak, pemasangan kamera jebak (CT), dan Focus Group Discussion (FGD) dengan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa artificial salt lick berhasil menarik Gajah Sumatera, dengan intensitas kunjungan tertinggi di lokasi bertopografi landai. Identifikasi jejak dan rekaman CT mengkonfirmasi pergerakan gajah secara berkelompok di area sekitar salt lick, mengindikasikan pengalihan jalur dari pemukiman dan lahan pertanian. Masyarakat mengonfirmasi penurunan drastis interaksi negatif pasca-intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa artificial salt lick efektif dalam mengalihkan perilaku jelajah gajah, berkontribusi pada pengurangan konflik, dan mendukung konservasi gajah melalui penyediaan sumber daya mineral alternatif.   Kata kunci: artificial salt lick, gajah sumatera, konflik manusia-gajah, mitigasi konflik, pengelolaan habitat
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK pada Kombinasi Media Tanam Arang Sekam Padi dan Subsoil terhadap Petumbuhan Bibit Petai (Parkia Speciosa): The Effect of NPK Fertiliser Application on the Combination of Rice Husk Charcoal And Subsoil Growing Media On The Growth Of Petai Seedlings (Parkia Speciosa) Sirait, Uli Arta; Maryani, Anis Tatik; Hamzah, Hamzah
Jurnal Silva Tropika Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v10i1.49525

Abstract

ABSTRACT This study aimed to investigate the effect of NPK Osmocote fertilizer and determine its optimal dosage on the growth of petai (Parkia speciosa) seedlings using a combination of rice husk charcoal and subsoil as the growing medium. This research was prompted by the decline in petai production and the difficulty in sourcing fertile topsoil, thus exploring the use of subsoil amended with rice husk charcoal. The research was conducted at the Jambi University charcoal. The research was conducted at the Jambi University Greenhouse from March to May 2025. A single-factor Completely Randomized Design (CRD) was employed, featuring five levels of Osmocote fertilizer dosage: 0 g, 3 g, 5 g, 7 g, and 9 g per polybag, with four replications. The growing medium consisted of a 4:1 ratio of subsoil to rice husk charcoal. Observed parameters included increments in height, diameter, and leaf count, as well as shoot and root dry weight. The results showed that the application of Osmocote fertilizer had a highly significant effect on height and leaf number increments, a significant effect on diameter increment and shoot dry weight, but no significant effect on root dry weight. The fertilizer dosage of 3 g/polybag was identified as the best treatment for the growth of petai seedlings in the subsoil and rice husk charcoal medium.   Keywords: osmocote fertilizer, parkia speciosa, rice husk charcoal, seedling growth, subsoil   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dan mendapatkan dosis terbaik dari pemberian pupuk NPK Osmocote pada kombinasi media tanam arang sekam padi dan subsoil terhadap pertumbuhan bibit petai (Parkia speciosa). Produksi petai dan sulitnya memperoleh media tanam topsoil yang subur melatarbelakangi penelitian ini, dengan memanfaatkan subsoil yang diperbaiki sifatnya menggunakan arang sekam padi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Universitas Jambi dari bulan Maret hingga Mei 2025. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu dosis pupuk Osmocote yang terdiri dari lima taraf perlakuan: 0 g, 3 g, 5 g, 7 g, dan 9 g per polybag, dengan empat kali ulangan. Media tanam yang digunakan adalah campuran subsoil dan arang sekam padi dengan perbandingan 4:1. Parameter yang diamati meliputi pertambahan tinggi, pertambahan diameter, pertambahan jumlah daun, berat kering tajuk, dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk Osmocote berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi dan jumlah daun, serta berpengaruh nyata pada pertambahan diameter dan berat kering tajuk, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat kering akar. Dosis pupuk Osmocote sebesar 3 g/polybag merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan bibit petai pada media tanam subsoil dan arang sekam padi.   Kata kunci: arang sekam padi, parkia speciosa, pertumbuhan bibit, pupuk osmocote, subsoil
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Sisa Material pada Pekerjaan Arsitektural: Studi Kasus Proyek PLTU Sulsel Barru-2 Mansur, Jamaluddin; Yunus, Arsyad; Hamzah, Hamzah
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 17 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70561/tt5xdc88

Abstract

Sisa material konstruksi arsitektural merupakan material yang tidak dapat dimanfaatkan sesuai rencana pekerjaan akibat kelebihan pemesanan, kerusakan, kesalahan pelaksanaan, perubahan desain, pekerjaan ulang, maupun ketidaksesuaian spesifikasi. Permasalahan ini menjadi salah satu sumber pemborosan pada proyek konstruksi karena berdampak pada peningkatan biaya dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi jenis sisa material dominan serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya sisa material pada pekerjaan arsitektural Proyek PLTU Sul-Sel Barru-2. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linier berganda. Data diperoleh dari observasi lapangan, dokumentasi proyek, serta kuesioner yang diberikan kepada responden yang terlibat dalam pengelolaan material proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bata ringan, plester, dan keramik merupakan material dengan volume sisa terbesar. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara volume sisa material dan biaya yang ditimbulkan, sehingga peningkatan volume sisa material berpotensi meningkatkan biaya proyek. Hasil regresi menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,192, yang berarti model hanya mampu menjelaskan 19,2% variasi sisa material konstruksi. Sementara itu, hasil uji simultan menghasilkan nilai Prob(F) sebesar 0,173 yang lebih besar dari 0,05, sehingga model regresi secara keseluruhan tidak signifikan dalam menjelaskan pengaruh faktor perencanaan, pengawasan, dan keterampilan pekerja terhadap sisa material konstruksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor-faktor lain di luar model penelitian yang lebih berpengaruh terhadap terjadinya sisa material pada pekerjaan arsitektural.
Co-Authors A. Yani Ade Andriani ADRIANI ADRIANI Adriani Adriani Afreni Hamidah Agung, Wahyu Agus Saprodi Sidiq Albayudi Albayudi Albayudi Albayudi Albayudi Albayudi Alhaviz, Alhaviz Andarsih, Christina Novitri Anis Tatik Maryani Arief Firmansyah Armada, Galang Bambang Irawan Brigita Novianti Butar-butar Chairil Anwar Siregar Chairil Anwar Siregar Cory Wulan Darmanto Ambarita, Darmanto Desthaniah, Mayhesti Dewi, Amalia Sartika Dinanty, Fawwaz Dodi Devitriano Edison . Elis Kartika Ester Restiana Endang Gelis Eva Achmad Eva Achmad Farhan Ramdhani Farikhah, Anisatul Fazriyas Fazriyas Fazriyas Fazriyas Ginda Bahari Ginda Bahari Hardiyanti, Rizky Ayu Herningsih, Herningsih Hutwan Syarifuddin Hutwan Syarifuddin Irfan Adhi Hidayat Ismail Jalius Jalius Jenny Rumondang Jublina Tlonaen, Oktofiana Jul Andayani Jumriani Nawawi Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Leilea Azizathul Mukhtiya lestariningsih, Wiwid Lizawati Lizawati Mahardika Rizqi Himawan Mahdiyah Siradja, Winiy Mahendra, Putra Ivan Mansur, Jamaluddin Marwanto Marwanto Marwoto marwoto marwoto Miftah Syarif, Miftah Mohammad Basyuni Muhamad Syafri Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Muhammad Muhammad Safri, Muhammad Mukhzarudfa, Mukhzarudfa Muryunika, Rince Napitupulu, Richard RP Nasution, Annio Indah Lestari Nisya, Dian Nofianti, Zera Olivia Nuraini, Putri Nurmansah, Rahmad Nurul Fadhilah NUZUL, A Oky Pramudya Paryono Prabowo Tjitropranoto Priambodo Priambodo Putra Tamar Jaya Qosyim, Muhammad Rizki Rahmaniar Suciani Pujiningrum, Andi Rainiyati Rainiyati Rajjitha Handayani rendi Nofiandi Resti Arimbi, Anjaswari Ria Rif’atunidaudina Riana Anggraini Riana Anggraini Rike Puspitasari Tamin Rosyani Roy Ibrahim Sadikin Amir Safira, Doani Anggi Saipul Yusuf, Fredi Saptono Waspodo Septy Heltria Sirait, Uli Arta Siregar, Helmalia Vareira Sri Novianti SRI RAHAYU Sri Rahayu Suci Rahayu Suci Ratna Puri Sumardjo Ulfah Juniarti Siregar Utari, Indah Tri Windra Setiawan Pohan Wiwik Tiswiyanti Y. G. Armando Yudi Yudi Yunus, Arsyad Zuhdi, M.