p-Index From 2021 - 2026
6.827
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP SELF-ESTEEM PADA IBU PRIMIGRAVIDA Utami, Sri Rezki; Nugraheni, Prastiti Laras; Oktaviani, Maya
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.765 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap self-esteem pada ibu primigravida. Ibu primigravida adalah ibu yang baru pertama kali mengalami kehamilan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu sejak bulan Desember 2019 hingga Januari 2020. Penelitian ini dilaksanakan di tiga puskesmas Kota Jakarta Pusat antara lain: Puskesmas Kecamatan Menteng, Puskesmas Kecamatan Johar Baru, dan Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif asosiatif dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Responden pada penelitian ini adalah ibu primigravida sebanyak 60 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Butir instrumen pada penelitian ini sebanyak 33 item pernyataan yang terdiri dari 23 butir pernyataan instrumen dukungan sosial keluarga dan 10 butir pernyataan instrumen self-esteem yang diukur menggunakan skala Likert. Uji hipotesis data menggunakan koefisien korelasi product moment menunjukan rhit =0,575 > rtabel = 0,254. Hasil uji t dengan taraf signifikansi 0,05 sebesar thitung = 5,35 > ttabel = 1,67. Hal ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial keluarga terhadap self-esteem pada ibu primigravida. Perhitungan uji signifikansi regresi diperoleh Fhitung = 28,57 > Ftabel = 4,01 maka terdapat pengaruh yang signifikan dukungan sosial keluarga terhadap self-esteem pada ibu primigravida. Dukungan sosial keluarga memberikan sumbangan efektif terhadap self-esteem pada ibu primigravida sebesar 33,00%, sedangkan sisanya 67,00% ditentukan oleh faktor yang lain. Kata kunci: dukungan sosial keluarga, ibu primigravida, self-esteem Effect of Family Social Support on Self-Esteem in Primigravida Mothers Abstract This study aims to determine how much the effect of family social support on self-esteem in primigravida mothers. Primigravida mothers are mothers who are having their first pregnancy. This research conducted for two months from December 2019 to January 2020 in three Central Jakarta City Health Centers including: Menteng District Health Center, Johar Baru District Health Center, and Cempaka Putih District Health Center. This study uses a survey method with an associative quantitative approach and uses a questionnaire as a data collection tool. Respondents in this study were 60 primigravida mothers choosen using a purposive sampling technique. The instrument items in this study were 33 statement items consisting of 23 family social support instrument statements and 10 self-esteem instrument statement items measured using a Likert scale. Hypothesis test data using product-moment correlation coefficient showed r-count=0.575 > r-table=0.254. T-test results with a significance level of 0.05 is t-count = 5.35 > t-table = 1.67. This result explains that there is a positive relationship between family social support for self-esteem in primigravida mothers. The calculation of the regression significance test obtained F-count = 28.57 > F-table = 4.01; then there was a significant effect of family social support on self-esteem in primigravida mothers. Family social support contributes effectively on self-esteem in primigravida mothers by 33.00%, while other factors determine the remaining 67.00%. Keywords: family social support, primigravida mothers, self-esteem
PERAN ORANG TUA DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA PRASEKOLAH Oktaviani, Maya; Novitasari, Annisa Widya; Glosalalia; Madinatuzzahra; Aulia, Nur
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 02 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.082.04

Abstract

The growth and development of children will depend on how the stimulation provided by the environment. Preschool-age children are in the preoperational stage, wherein during this golden period, children experience rapid progress in their development, including language development. Language development in preschool-age children has a goal so that children can communicate verbally with their surroundings. This research aimed to describe the role of parents in stimulating language development in preschool-age children. This research uses the descriptive qualitative method. The study was conducted at PAUD Bintang Bangsaku, Cimanggis District, Depok City from May to June 2021. The population in this study were children aged 3-6 years (preschool). The sample was selected using the saturation sampling technique of as many as 20 people. Data were collected using a questionnaire with a secondary data source, namely the parents of the sample. The data collected was then analyzed descriptively to describe the role of parents in stimulating language development in preschool-age children. The results showed that parents have many essential roles in the language development of preschool-age children. Parents can be examples and supervisors in the development of children. Togetherness between children and parents is considered necessary because children still easily absorb their surroundings at that age. Several factors can affect language development in children, namely communication between parents and children, parenting, and providing facilities to children. Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak akan bergantung pada bagaimana stimulasi yang diberikan oleh lingkungannya. Anak usia prasekolah berada pada tahap pra operasional di mana dalam periode emas ini, anak mengalami kemajuan yang pesat dalam perkembangannya, termasuk dalam perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah memiliki tujuan agar anak mampu berkomunikasi secara lisan dengan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di PAUD Bintang Bangsaku, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada bulan Mei hingga Juni 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 3-6 tahun (prasekolah). Sampel dipillih menggunakan teknik saturation sampling sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan menggunakan angket dengan sumber data sekunder yaitu orang tua dari sampel. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki banyak peran penting dalam perkembangan bahasa anak usia prasekolah. Orang tua dapat menjadi contoh dan pengawas dalam perkembangan anak. Kebersamaan antara anak dan orang tua dinilai penting karena pada usia tersebut anak masih dengan mudah menyerap sekitar. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak yaitu komunikasi antara orang tua dan anak, pola asuh yang dilakukan oleh orang tua, dan pemberian fasilitas kepada anak.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PELAJARAN TAMBAHAN DI MASA PANDEMI PADA SISWA KELAS 4 – 6 DI SDN JATIBENING BARU II Putri, Nadia Lusiana; Wardhani, Marshela Ayu; Damawanti, Rosi; Arsyita, Syifa; Pratama, Wanda Septya; Oktaviani, Maya; Lusiana, Rizky
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since the Covid-19 pandemic hit Indonesia, students need to undergo online learning. Students study from home using various learning applications such as e-learning. However, not all students can participate in learning activities optimally. Therefore, additional lessons or tutoring is needed so that students do not miss the material in the learning. This study aims to determine the effectiveness of giving additional lessons to students in grades 4-6 SD N Jatibening Baru II. The method used in this research is descriptive quantitative. The research was conducted from May to June 2021 at SD N Jatibening Baru II, Pondok Gede District, Bekasi City. The samples of this study were students in grades 4-6 of SD N Jatibening Baru II who had been studying from home for two semesters. The sample was selected using a purposive sampling technique for ten people. The data was collected using a questionnaire given online to the sample. The results showed that as many as 40% of students took additional lessons because of the demands of their parents. As many as 70% of students feel that when studying online, taking additional lessons helps students to understand the material well so that students can complete school assignments. Longer tutoring times can make students learn more material at one time. A smaller proportion of teachers and students allow students to focus more on studying and consulting with teachers. Tutoring teachers do not have administrative demands, and rigid lesson plans to make learning activities more fun with exciting learning media. ABSTRAK Semenjak pandemic Covid-19 menimpa Indonesia, pembelajaran diubah menjadi online. Siswa belajar dari rumah menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran seperti e-learning. Namun, tidak semua siswa mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan optimal karena itu bimbingan belajar tambahan atau les diperlukan agar siswa tidak tertinggal dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pelajaran tambahan pada siswa kelas 4-6 SD N Jatibening Baru II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Juni 2021 di SD N Jatibening Baru II, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas 4-6 SD N Jatibening Baru II yang sudah menjalani belajar dari rumah selama dua semester. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 10 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan secara online kepada sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40% siswa mengikuti pelajaran tambahan karena tuntutan orang tua. Sebanyak 70% siswa merasa bahwa pada saat belajar daring, mengikuti pelajaran tambahan membantu siswa untuk memahami materi dengan baik sehingga siswa dapat menyelesaikan tugas sekolah. Waktu les yang lebih lama dapat membuat siswa mempelajari lebih banyak materi dalam satu waktu serta proporsi jumlah guru dan siswa yang lebih sedikit membuat siswa bisa lebih fokus dalam belajar dan berkonsultasi. Guru les tidak memiliki tuntutan administrasi dan rencana pembelajaran yang kaku, sehingga kegiatan pembelajaran bisa dibuat lebih menyenangkan dengan media pembelajaran yang menarik.
THE EFFECT OF FAMILY SOCIAL SUPPORT ON STUDENTS' RESILIENCE WITH SINGLE PARENTS Anggraini, Agata Christiana; Hasanah, Uswatun; Oktaviani, Maya
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 02 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.092.09

Abstract

This study aims to determine the impact of family social support on student resilience among single parents. This study is a quantitative associative study that employs a survey method. This study collects data using a social support questionnaire (29 items) and a student resilience questionnaire (51 items). The research sample consisted of 95 students chosen using the purposive sampling technique. They are students who live in East Jakarta with only one parent because of divorce or death. The research data collection period runs from April to July 2022. Test the hypothesis using the Pearson Product Moment Correlation and simple regression. Data analysis reveals that most samples have moderate resilience (37.9%), and most students receive high family social support levels (53.7%). The calculations show that family social support has a 37.7% significant effect on student resilience (p-value = 0.00 < 0.05). According to this study, the greater the student's family social support, the greater the student's resilience, even when they live with only one of their parents. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap resiliensi mahasiswa dengan orang tua tunggal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan angket dukungan sosial (29 item) dan angket resiliensi mahasiswa (51 item). Sampel penelitian terdiri atas 95 mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian merupakan mahasiswa yang tinggal di Jakarta Timur dengan hanya memiliki satu orang tua karena perceraian atau kematian. Periode pengumpulan data penelitian berlangsung dari bulan April sampai Juli 2022. Uji hipotesis menggunakan Korelasi Pearson Product Moment dan regresi sederhana. Analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki resiliensi sedang (37,9%), dan sebagian besar mahasiswa menerima tingkat dukungan sosial keluarga yang tinggi (53,7%). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga berpengaruh signifikan sebesar 37,7% terhadap resiliensi mahasiswa (p-value = 0,00 < 0,05). Menurut penelitian ini, semakin besar dukungan sosial yang diberikan oleh keluarga mahasiswa, semakin besar pula resiliensinya, bahkan ketika mereka tinggal hanya dengan salah satu orang tuanya.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN PERILAKU KONSUMTIF REMAJA Abdurrahman, Naufal; Doriza, Shinta; Oktaviani, Maya
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.112.09

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan perilaku konsumtif pada remaja. Perkembangan teknologi yang pesat telah mendorong perubahan perilaku sosial, termasuk kebiasaan berbelanja secara daring melalui media sosial. TikTok kini tidak hanya menjadi platform hiburan, tetapi juga wadah promosi dan transaksi yang mendorong perilaku konsumtif di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Populasi penelitian adalah remaja berusia 17–22 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden, terdiri dari 62 perempuan dan 22 laki-laki, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala intensitas penggunaan media sosial TikTok (23 item) dan skala perilaku konsumtif remaja (33 item). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan hasil r = 0,572 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan perilaku konsumtif remaja, dengan keeratan hubungan dalam tingkat sedang. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi frekuensi penggunaan TikTok, semakin besar pula kecenderungan remaja untuk berperilaku konsumtif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan kontrol diri agar remaja dapat menggunakan media sosial secara bijak dan tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang berlebihan. Abstract This study aims to determine the relationship between the intensity of TikTok social media use and adolescent consumer behavior. Rapid technological developments have driven changes in social behavior, including online shopping habits through social media. TikTok is now an entertainment platform and a promotional and transaction platform that encourages consumer behavior among adolescents. This study used a quantitative approach with a correlational survey method. The study population was adolescents aged 17–22 with a sample of 84 respondents, 62 females and 22 males, selected through a purposive sampling technique. The research instruments included a scale of TikTok social media use intensity (23 items) and a scale of adolescent consumer behavior (33 items). Data analysis using the Pearson Product-Moment correlation test showed a result of r = 0.572 with p = 0.000 (p < 0.05), which means there is a positive and significant relationship between the intensity of TikTok social media use and adolescent consumer behavior, with a moderate level of closeness. These results indicate that the higher the frequency of TikTok use, the greater the tendency of adolescents to behave in a consumer manner. The implications of this study emphasize the importance of digital literacy and self-control so that teenagers can use social media wisely and not get caught up in excessive consumer behavior.
Parenting Style, Social Support, Peer Relationship, and Coping Strategies among Students During Online Learning Oktaviani, Maya; Elmanora; Hasanah, Uswatun
Journal of Family Sciences Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Family Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jfs.v8i2.49756

Abstract

Covid-19 has significantly impacted the daily lives of all people, so the government needs to take public health measures such as distance and online learning, which makes students adapt to solving problems through coping strategies. This study analyses the influence of parenting style, social support, and peer relationships on students' online learning coping strategies. This study uses an associative quantitative approach. The population in this study were students at the Universitas Negeri Jakarta (UNJ). This study involved 505 students at the Universitas Negeri Jakarta with a voluntary sampling technique. The researcher conducted this study at Universitas Negeri Jakarta from April to June 2023. The researcher analyses the research data using descriptive and inferential statistics, including multiple linear regression tests. The regression test results show that parenting style, social support, and peer relationships can improve student coping strategies. As much as 34.7 percent of adaptability in adjusting or solving student problems can be explained through parenting style, social support, and peer relationships. This research implies that parents and peers contribute significantly to students' coping strategies. Both have their respective roles that can increase or decrease a student's ability to adapt to the problems they face.
Digital Parenting and School Climate to Improve Discipline Character in Students Ngulandari, Puspita Rini; Oktaviani, Maya; Elmanora, Elmanora
Journal of Family Sciences 2024: Special Edition from National Seminar on Family, Child, and Consumer Issue: Building a Quality
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jfs.vi.49888

Abstract

Family is not the only factor that can shape the character of a child's discipline. Schools where children get education and experience, can form a disciplinary character because they must comply with applicable regulations. This study aims to determine the effect of digital parenting and school climate on students' disciplinary character. The research method used an associative quantitative approach. The researcher distributed questionnaires using Google Forms. A proportionate stratified random sampling technique was used to select the sample with 251 students in seventh and eighth grades at Public Junior High School in East Jakarta. The results showed a significant simultaneous effect between digital parenting and school climate on students' disciplinary character. Digital parenting and school climate together can explain the character of discipline by 44.1 percent. So that parents need to increase assistance and control to children by implementing digital parenting. To the school it is necessary to maintain a healthy school climate to form and improve the character of discipline in students. Thus, the higher the application of digital parenting and the healthier or more open the school climate, the higher the character of discipline in students.
Penanaman Karakter Hormat dan Santun pada Anak Usia 4-6 Tahun melalui Media Character Smart Box di Rumah Baca Zhaffa Riswanti, Kayla; Lase, Aswinda; Alrayyan, Muhammad Resyad; Oktaviani, Maya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Baca Zhaffa sebagai penyedia fasilitas pendidikan non-formal bagi anak-anak usia dini di Tebet, Jakarta Selatan. Pendidikan karakter menjadi isu sentral dalam dunia pendidikan, terutama pada anak-anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia 4-6 tahun melalui media pembelajaran inovatif bernama Character Smart Box. Media ini dirancang untuk mengajarkan nilai-nilai hormat dan santun serta Pancasila melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Rumah Baca Zhaffa, Jakarta Selatan dengan melibatkan 20 anak sebagai peserta. Dengan metode pre-experimental design menggunakan rancangan one-group pretest-posttest, penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap nilai-nilai karakter setelah diberikan pembelajaran dengan Character Smart Box. Hasil pre-test dan post-test mengindikasikan peningkatan skor rata-rata dari 5,05 menjadi 9, yang menunjukkan efektivitas media dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan metode pembelajaran karakter yang menarik, serta menjadi referensi bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
PARENTING AND CHILDREN'S EMOTIONAL DEVELOPMENT Oktaviani, Maya; Dwijulianto, Aditya; Istiqoma, Aisya Putri; Saefullah, Deza Rajulirahma; Sagita, Fitri; Nabiel, Maryam; Devi, Shavira Karunia
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 4 No. 1 (2023): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v4i1.100

Abstract

Every child is born with His nature, and children are entitled to good education and upbringing to build their character. Parents have a crucial role in forming a child's character. Parents become role models for their children, so they must choose a good parenting pattern. In addition to parenting provided by parents, the environment is also one of the influences in forming children's character. This study aims to determine the influence of parents' parenting on children's emotional development. The sample of this study consisted of 15 parents and 15 children aged 12-20 years, using a quantitative survey method that focuses on the views between parents and children. This study indicates that there is indeed an influence caused by choice of parenting patterns on children's emotional development.
PENGARUH PERAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA REMAJA USIA 12-20 TAHUN Oktaviani, Maya; Elmanora; Septiana, Anisya; Deviyani, Tya; Afifah, Lu'Lu Fadiyah; Adhani, Febi Salsabila; Pratiwi, Karin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.032.6

Abstract

Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama dalam rumah tangga mempunyai peran yang sangat besar untuk membentuk sikap dan perilaku anak agar peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepedulian lingkungan keluarga melalui sikap dan peranannya terhadap upaya dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada anak sedang berada pada tahap usia remaja. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui teknik angket kuesioner yang dibagikan kepada remaja usia 12 hingga 20 tahun, kemudian diolah dengan SPSS menggunakan uji statistik deskriptif, normalitas, linearitas, dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dan positif antara peran lingkungan keluarga dengan peduli lingkungan pada remaja. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Sig. yang lebih kecil dari 0,05 (0,017<0,05). Hubungan yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi peran lingkungan keluarga, maka semakin tinggi pula karakter peduli lingkungan pada remaja. Besar pengaruh peran lingkungan keluarga terhadap karakter peduli lingkungan pada remaja menunjukkan nilai sebesar 0,051 atau 5,1%, yang berarti 94,9% lainnya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti sehingga dapat dikatakan kemandirian remaja banyak dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan pada remaja diperlukan peran lingkungan keluarga yang dapat membangun karakter tersebut, salah satunya membuat peraturan di rumah sedari dini agar dapat membentuk karakter yang baik pada diri seorang remaja.
Co-Authors Abdurrahman, Naufal Adelia Nasya Andani Adhani, Febi Salsabila Afifah, Lu'Lu Fadiyah Aini Nurul Alrayyan, Muhammad Resyad Amalia, Afina Anan Sutisna Andayani, Nopi Anggraini, Agata Christiana Anggun Rakhmawati, Tri Annisa Dwi Rahmadina Annisa Zahra Annisa Zakiyah Tribrilianti Ardhianissa, Finka Ariyanto, Dinda Larasati Arsyita, Syifa Aulia, Aulia Ayu Friditya Wulaningrum Ayumaharani, Alifia Zelika Damawanti, Rosi Devi, Shavira Karunia Deviyani, Tya Dewi Firliyanti Dewi, Nadia Puspa Dwi Rahmadina, Annisa Dwi Yunita, Sahara Dwihapsari, Kartika Dwijulianto, Aditya Elmanora Elmanora Elmanora Elmanora Elmanora Fadhilah, Rahil Nurul Faesal, Muhammad Febryanti Peedro Widyasari Firdaus, Siti Aina Glosalalia Gusti Priambodo, Eko Haniyah, Maisan Hasanah, Uswatun Hurriyyatun Kabbaro Inayati, Titik Intan Wulandari Irawaty, Dian Kristiani Ishak, Junta Rachmayandy Islami, Mutiara Nur Istiqoma, Aisya Putri Istiqomah, Rika Kantoni Kantoni Lase, Aswinda Lubi, Ahmad Lusiana, Rizky Madinatuzzahra MAGFIROH, LAILATUL Marjan, Lu'lu' Wal Marsha Novanda Fahirza Marsita, Jaka Martiastuti, Kenty Mashabi, Nurlaila A Muchtar, Eka Nur Pebriyanti Muhammad Faesal Mulyati Mulyati Nabiel, Maryam Nada Nafisah Nadya Safira Sugiarto Nafisah, Nada Ngulandari, Puspita Rini Nibras Syafriani Manna Nida Hanifah Niken Utami Wahyu Novitasari, Annisa Widya Nugraheni, Prastiti Laras Nurhartanti, Wulan Nurlaila Abdullah Mashabi Nursamsu, Alisah Palupi, Zahra Dinda Permata, Yukke Nilla Pirmaningsih, Lilik Pradika, Novaldy Arief Pratama, Wanda Septya Pratiwi, Fita Pratiwi, Karin Putri, Nadia Lusiana Putri, Yanniah Rahmadina, Annisa Dwi Rahmadini, Shakilla Rahmasari, Vina Rakhmawati, Tri Anggun Ramadhianti, Medina Ramdhani, Miftah Faiz Ali Ratu Sheila Azzahra Rena Agustina, Rena Rini Ngulandari, Puspita Riri Herawati Prasojo Riswanti, Kayla Rizky Lusiana Rizqi Fauziah Rozak, Dewi Nur Lathifa Abdul Saefullah, Deza Rajulirahma Sagita, Fitri Sahara Dwi Yunita Septiana, Anisya shinta doriza Siffa, Nur Sihotang, Angelina Silitonga, Mirdat Sitanggang, Renata Kantate Getsemani Sugeng Priyanto, Sugeng Sutrisno, Wildan Arismunandar Syamsidar, Abdullah Syelviana Wati Syifa Amaresty, Radhitya Tarma Tondy Arya Putra Tri Anggun Rakhmawati Tuela, Muhammad Qioravansyah Drysa Uswatun Hasanah USWATUN HASANAH Utami, Sri Rezki Vania Zulfa Wardani Rahayu Wardhani, Marshela Ayu Wira Saputri, Anggie Wulan Dian Ningsih Sahariantono Zaharani, Fitri Kirana Zahra, Annisa Zein, Femmy Aryanthi Zulfa, Vania Zulri Ramadhan