p-Index From 2021 - 2026
7.387
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Journal of Family Science JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora KELUARGA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Perspektif Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Global Health Management Journal Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Medical Technology and Public Health Journal Indonesian Journal of Community Services Risenologi Journal of Environmental Science and Sustainable Development PINISI Discretion Review Al-Mal:Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam International Journal of Business, Law, and Education International Journal of Engineering, Science and Information Technology Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek Jurnal Pendidikan dan Perhotelan Journal of Mandalika Review International Education Trend Issues JS (Jurnal Sekolah) ELIGIBLE : Journal of Social Sciences Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Journal of Counseling and Educational Research Indonesian Journal of Auditing and Accounting Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika
Claim Missing Document
Check
Articles

PLATFORM UJIAN PILIHAN MAHASISWA SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Elmanora; Oktaviani, Maya; Zulfa, Vania
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.5.1.37

Abstract

As an effort to break the chain of spreading Covid-19, the campus is implementing Distance Learning activities. There are many things that educators must prepare in carrying out distance learning activities, one of which is a platform for conducting exams. This study aims to analyze the exam platforms that are chosen by undergraduate students during Distance Learning activities. This research is quantitative descriptive. This study involved 119 students who were randomly selected. The research data was collected using Google Form. The data that has been collected were analyzed using descriptive analysis. The results showed that students chose Quizizz as a fun exam platform during Distance Learning activities. The reason is that students consider Quizizz to have an attractive design, easy to access, fun and challenging, and provide information about the results obtained and feedback. Thus, Quizizz can be an alternative choice for lecturers in giving exams to students, especially in Distance Learning activities.
ANALISIS IDENTITAS DIRI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BERDASARKAN TEORI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL Syamsidar, Abdullah; Ariyanto, Dinda Larasati; Ishak, Junta Rachmayandy; Tuela, Muhammad Qioravansyah Drysa; Rahmadini, Shakilla; Oktaviani, Maya
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.150

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis identitas diri siswa Sekolah Menengah Kejuruan berdasarkan teori perkembangan psikososial Erikson, khususnya tahap identity versus role confusion yang menjadi tugas perkembangan utama pada masa remaja. Kajian ini menelusuri bagaimana konsep diri, hubungan teman sebaya, dukungan sosial, serta dinamika lingkungan sekolah berkontribusi terhadap pembentukan identitas diri siswa di SMKN 51 Jakarta. Menggunakan metode cluster sampling, sebanyak 30 siswa berusia 16–19 tahun berpartisipasi sebagai responden melalui pengisian kuesioner psikososial yang dirancang untuk mengukur aspek identitas diri dan faktor-faktor psikososial yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki konsep diri positif, relasi sosial yang baik, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sekolah cenderung menunjukkan identitas diri yang lebih matang, tercermin dari kemampuan memahami diri, mengenali minat dan potensi, serta merencanakan masa depan secara lebih terarah, baik dalam hal pendidikan lanjutan maupun pilihan karier. Sebaliknya, siswa yang menghadapi hambatan dalam hubungan sosial atau memiliki konsep diri negatif lebih rentan mengalami kebingungan identitas dan kesulitan dalam melakukan penyesuaian diri di lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan sekolah yang suportif, termasuk peran guru, konselor, dan teman sebaya, sangat penting dalam memfasilitasi proses eksplorasi dan pembentukan identitas diri remaja. Oleh karena itu, sekolah perlu menyediakan program yang mendorong refleksi diri, eksplorasi peran, serta penguatan hubungan sosial sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan psikososial siswa di pendidikan kejuruan. Abstract: This study aims to analyze the self-identity of Vocational High School students based on Erikson’s psychosocial development theory, particularly the stage of identity versus role confusion, which represents a central developmental task during adolescence. This research explores how self-concept, peer relationships, social support, and school environmental dynamics contribute to the formation of students’ self-identity at SMKN 51 Jakarta. Using a cluster sampling method, a total of 30 students aged 16–19 years participated as respondents by completing a psychosocial questionnaire designed to assess aspects of self-identity and the psychosocial factors influencing it. The findings indicate that students who possess a positive self-concept, maintain strong social relationships, and actively participate in school activities tend to demonstrate a more mature sense of identity, as reflected in their ability to understand themselves, recognize their interests and strengths, and develop clearer plans for their future in terms of continuing education or choosing a career path. Conversely, students who experience difficulties in social relationships or hold a negative self-concept are more vulnerable to identity confusion and face challenges in adjusting to the school environment. These results highlight the essential role of a supportive school environment—including the involvement of teachers, counselors, and peers—in facilitating the exploration and formation of adolescent identity. Therefore, schools need to implement programs that foster self-reflection, role exploration, and the strengthening of social relationships as part of efforts to support students’ psychosocial development in vocational education settings.
Modeling Bureaucratic Simplification to Optimize Service Accessibility in Banten Province during the Industrial Revolution 5.0 Era Firdaus, Siti Aina; Andayani, Nopi; Ramdhani, Miftah Faiz Ali; Oktaviani, Maya; Zein, Femmy Aryanthi
PINISI Discretion Review Volume 9, Issue 1, September 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v1i1.82557

Abstract

This study aims to analyze and develop a bureaucratic simplification model for processing permits for the use of road sections in the Development Work Area (WKP) I of Banten Province during the era of Industrial Revolution 5.0. The main issue addressed is the complexity of licensing procedures that cause service delays, despite the significant potential for revenue generation. Using a descriptive method with a qualitative approach, data were collected through interviews with 13 companies applying for permits. The analysis is grounded in Max Weber's rational-legal theory, which emphasizes the role of formal rules, hierarchy, and division of labor, while also highlighting the need for greater bureaucratic flexibility. The findings reveal that implementing bureaucratic simplification through full digitalization of licensing, system automation, enhanced human resource capacity, technology- and human-centered services, and GPS- and GIS-based monitoring can improve transparency, efficiency, and accountability. Consequently, this model is expected to enhance the public service system in Banten Province, making it more responsive to the needs of communities and business actors in the era of Industrial Revolution 5.0.
MEMBANGUN JIWA WIRAUSAHA SEJAK DINI: PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMK Sihotang, Angelina; Oktaviani, Maya; Marsita, Jaka
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.8.2.82

Abstract

Abstrak: Di tengah tuntutan era digital akan inovasi untuk menginvestigasi pengaruh tingkat pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha di kalangan siswa. Penelitian ini dilandasi oleh keprihatinan atas tren menurunnya kreativitas siswa yang berkorelasi dengan rendahnya ketertarikan pada mata pelajaran kewirausahaan, serta diperburuk oleh kesadaran yang minim akan pentingnya minat wirausaha. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif, studi ini mengkaji hubungan sebab-akibat antara kedua variabel tersebut. Partisipan dalam penelitian ini adalah 138 siswa kelas XII di SMK Negeri 66 Jakarta yang bertindak sebagai responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Temuan ini mengafirmasi penerimaan hipotesis penelitian, yang menyatakan bahwa semakin tinggi pemahaman siswa mengenai kewirausahaan, maka akan semakin besar pula minat mereka untuk terjun ke dunia wirausaha. Dengan demikian, penguatan konten dan metode pembelajaran kewirausahaan menjadi sebuah intervensi strategis yang esensial untuk memupuk dan menumbuhkan generasi wirausahawan masa depan. Abstract: Amidst the demands of the digital era for innovation, this study investigates the influence of entrepreneurial knowledge levels on entrepreneurial interest among students. This study is motivated by concerns over the declining trend of student creativity, which is correlated with low interest in entrepreneurship subjects, and exacerbated by minimal awareness of the importance of entrepreneurial interest. Using a quantitative approach and an associative research design, this study examines the causal relationship between the two variables. Participants in this study were 138 12th-grade students at SMK Negeri 66 Jakarta who acted as respondents. The data obtained were then analyzed in depth using a simple linear regression test. The results of the analysis indicate a positive and significant influence of entrepreneurial knowledge on entrepreneurial interest, as evidenced by a significance value of 0.000 (p < 0.05). This finding confirms the acceptance of the research hypothesis, which states that the higher students' understanding of entrepreneurship, the greater their interest in entering the entrepreneurial world. Thus, strengthening entrepreneurship learning content and methods is a crucial strategic intervention to cultivate and nurture the next generation of entrepreneurs.
Membuka Transparansi Keuangan: Peran Blockchain, Kecerdasan Buatan, dan Keamanan Siber dalam Akuntansi Amalia, Afina; Oktaviani, Maya; Nashir, Firman
Indonesian Journal of Auditing and Accounting Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71188/ijaa.v3i1.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan literatur terkini mengenai kontribusi teknologi blockchain, artificial intelligence (AI), dan cybersecurity terhadap transparansi pelaporan keuangan, serta mengidentifikasi trust issue yang muncul dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik Systematic Literature Review (SLR), yang mencakup analisis terhadap 23 artikel ilmiah yang relevan, dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dapat meningkatkan keandalan, efisiensi, dan akuntabilitas laporan keuangan. Namun demikian, ketiganya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pengungkapan, resistensi adopsi, kompleksitas sistem, serta isu kepercayaan dari para pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengintegrasikan ketiga topik utama dalam satu kerangka literatur yang utuh, yang sebelumnya lebih sering dikaji secara terpisah. Selain memberikan pemetaan teoretis, studi ini juga mengarahkan penelitian selanjutnya untuk mengkaji aspek regulasi dan praktik pelaporan berbasis teknologi secara lebih mendalam melalui pendekatan empiris.
Pengaruh Bias Gender dalam Komunikasi Keluarga terhadap Toxic Masculinity Febi Salsabila Adhani; Maya Oktaviani; Tarma Tarma
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2026): May: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/4rj44988

Abstract

This study examines the influence of gender bias in family communication on toxic masculinity among adolescent boys. The research employed an empirical quantitative approach with an associative design involving male students aged 12–15 years at SMP Negeri 74 Jakarta. Data were collected through structured questionnaires distributed using Google Forms and analyzed using binary logistic regression. Gender bias in family communication was measured through dimensions of marginalization, subordination, stereotypes, violence, and double burden, while toxic masculinity was assessed through threat and boost dimensions. The findings indicate that gender bias in family communication significantly affects toxic masculinity among adolescents, with a Nagelkerke R Square value of 0.719. The results demonstrate that patriarchal communication patterns within families contribute to the reproduction of rigid masculine norms among adolescent boys. Family based gender awareness is therefore essential to support healthier and more inclusive adolescent social development.
PELATIHAN SOFT SKILLS BAGI SISWA SMK DI JATINEGARA KAUM UNTUK PERSIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA Sugeng Priyanto; Maya Oktaviani; Ahmad Lubi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.032.03

Abstract

Agar siswa dapat bersaing di dunia saat ini di mana kondisi kerja ditentukan oleh ekonomi global, mereka perlu mengembangkan keterampilan abad 21. Sehingga penting bagi siswa untuk memiliki soft skills guna mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja. Dengan demikian, perlu persiapan yang matang agar calon pencari kerja dapat melalui berbagai tahap tes seleksi untuk mendapatkan pekerjaan. Pelatihan soft skills bagi siswa SMK ditujukan agar siswa mendapatkan pembekalan berupa motivasi dan pemahaman tentang soft skills untuk persiapan memasuki dunia kerja. Sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah siswa SMK di Kelurahan Jatinegara Kaum. Kegiatan telah dilaksanakan pada September 2023, dengan melibatkan 30 siswa SMK. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan terdiri atas perizinan, penetapan jadwal, penyusunan konsep dan materi, pelaksanaan, evaluasi, dan penyusunan luaran kegiatan. Materi yang disampaikan meliputi tips mencari pekerjaan, contoh website yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan, membuat daftar riwayat hidup (CV) dan resume, dan persiapan diri untuk menghadapi wawancara kerja. Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi siswa mengenai hal-hal yang perlu disiapkan saat akan mencari kerja setelah lulus sekolah. Tim pelaksana juga mendampingi siswa dalam menyusun daftar riwayat hidup dan resume. Hasil kegiatan pelatihan diharapkan bermanfaat bagi siswa secara langsung dan bagi sekolah untuk meningkatkan keterserapan lulusan.
Kecemasan Statistik Mahasiswa: Sebuah Analisis Pada Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga di Berbagai Tahapan Pembelajaran Oktaviani, Maya; Tarma, Tarma
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 10, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v10i1.116595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kecemasan statistik mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) berdasarkan tahapan pembelajaran (belum, sedang, dan telah menempuh mata kuliah). Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, penelitian ini melibatkan 250 mahasiswa Program Studi PKK Universitas Negeri Jakarta yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kecemasan statistik dan dianalisis melalui uji one-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat kecemasan statistik antar kelompok mahasiswa (F = 3,055; p = 0,049). Temuan utama mengungkapkan bahwa mahasiswa yang belum menempuh mata kuliah Statistika memiliki tingkat kecemasan tertinggi dibandingkan kelompok yang sedang (p = 0,025) maupun yang telah mengikuti perkuliahan (p = 0,018). Disimpulkan bahwa kecemasan statistik dipengaruhi oleh pengalaman formal dalam pembelajaran subjek tersebut. Penelitian ini menekankan perlunya strategi pedagogis yang adaptif, seperti program orientasi dan peningkatan efikasi diri, untuk mereduksi kecemasan mahasiswa sebelum memulai perkuliahan statistika guna mengoptimalkan performa akademik mereka. Students’ anxiety toward statistics: An analysis of family welfare education students at various stages of learning Abstract: This study aims to analyze the differences in statistical anxiety levels among Family Welfare Education (PKK) students based on their learning stages (pre-course, ongoing, and post-course). Using a comparative quantitative approach, the study involved 250 students from the PKK Study Program at Universitas Negeri Jakarta, selected via convenience sampling. Data were collected using a validated statistical anxiety scale and analyzed using one-way ANOVA. The results indicate a significant difference in statistical anxiety levels across the groups (F = 3.055; p = 0.049). Key findings reveal that students who have not yet taken the Statistics course exhibit the highest anxiety levels compared to those currently enrolled (p = 0.025) and those who have completed the course (p = 0.018). It is concluded that statistical anxiety is significantly influenced by formal exposure to the subject. This study emphasizes the need for adaptive pedagogical strategies, such as orientation programs and self-efficacy enhancement, to reduce anxiety before students begin the course to optimize their academic performance.
Co-Authors Abdurrahman, Naufal Adelia Nasya Andani Adhani, Febi Salsabila Afifah, Lu'Lu Fadiyah Ahmad Lubi Aini Nurul Alrayyan, Muhammad Resyad Amalia, Afina Anan Sutisna Andayani, Nopi Anggraini, Agata Christiana Anggun Rakhmawati, Tri Annisa Dwi Rahmadina Annisa Zahra Annisa Zakiyah Tribrilianti Ardhianissa, Finka Ariyanto, Dinda Larasati Arsyita, Syifa Aulia, Aulia Ayu Friditya Wulaningrum Ayumaharani, Alifia Zelika Damawanti, Rosi Devi, Shavira Karunia Deviyani, Tya Dewi Firliyanti Dewi, Nadia Puspa Dwi Rahmadina, Annisa Dwi Yunita, Sahara Dwihapsari, Kartika Dwijulianto, Aditya Elmanora Elmanora Elmanora Elmanora Elmanora Fadhilah, Rahil Nurul Faesal, Muhammad Febi Salsabila Adhani Febryanti Peedro Widyasari Firdaus, Siti Aina Glosalalia Gusti Priambodo, Eko Haniyah, Maisan Hasanah, Uswatun Hurriyyatun Kabbaro Inayati, Titik Intan Wulandari Irawaty, Dian Kristiani Ishak, Junta Rachmayandy Islami, Mutiara Nur Istiqoma, Aisya Putri Istiqomah, Rika Kantoni Kantoni Lase, Aswinda Lusiana, Rizky Madinatuzzahra MAGFIROH, LAILATUL Marjan, Lu'lu' Wal Marsha Novanda Fahirza Marsita, Jaka Martiastuti, Kenty Mashabi, Nurlaila A Muchtar, Eka Nur Pebriyanti Muhammad Faesal Mulyati Mulyati Nabiel, Maryam Nada Nafisah Nadya Safira Sugiarto Nafisah, Nada Nashir, Firman Ngulandari, Puspita Rini Nibras Syafriani Manna Nida Hanifah Niken Utami Wahyu Novitasari, Annisa Widya Nugraheni, Prastiti Laras Nurhartanti, Wulan Nurlaila Abdullah Mashabi Nursamsu, Alisah Palupi, Zahra Dinda Permata, Yukke Nilla Pirmaningsih, Lilik Pradika, Novaldy Arief Pratama, Wanda Septya Pratiwi, Fita Pratiwi, Karin Putri, Nadia Lusiana Putri, Yanniah Rahmadina, Annisa Dwi Rahmadini, Shakilla Rahmasari, Vina Rakhmawati, Tri Anggun Ramadhianti, Medina Ramdhani, Miftah Faiz Ali Ratu Sheila Azzahra Rena Agustina, Rena Rini Ngulandari, Puspita Riri Herawati Prasojo Riswanti, Kayla Rizky Lusiana Rizqi Fauziah Rozak, Dewi Nur Lathifa Abdul Saefullah, Deza Rajulirahma Sagita, Fitri Sahara Dwi Yunita Septiana, Anisya shinta doriza Siffa, Nur Sihotang, Angelina Silitonga, Mirdat Sitanggang, Renata Kantate Getsemani Sugeng Priyanto Sutrisno, Wildan Arismunandar Syamsidar, Abdullah Syelviana Wati Syifa Amaresty, Radhitya Tarma Tarma Tarma Tarma, Tarma Tondy Arya Putra Tri Anggun Rakhmawati Tuela, Muhammad Qioravansyah Drysa Uswatun Hasanah USWATUN HASANAH Utami, Sri Rezki Vania Zulfa Wardani Rahayu Wardhani, Marshela Ayu Wira Saputri, Anggie Wulan Dian Ningsih Sahariantono Zaharani, Fitri Kirana Zahra, Annisa Zein, Femmy Aryanthi Zulfa, Vania Zulri Ramadhan