Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENTINGNYA PENCEGAHAN DINI STROKE Abdurahman Berbudi B L; Mohammad Ali; Fadiya Yasmin Robbani; Irsyad Hanafi; Mohammad Rizky Anugrah; Nabila Vinca Ansari; Salsabila Putri Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2023.199

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Stroke merupakan penyakit kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Menurut Data World Stroke Organization bahwa setiap tahunnya ada 13,7 kasus baru stroke dan sekitar 5,5 juta kematian akibat penyakit stroke. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Sementara itu, kasus stroke meningkat 12,1% pada tahun 2020 menjadi 14,9% pada tahun 2021. Dalam kasus ini, fisioterapi mempunyai peran dalam proses penyembuhan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Dengan adanya kegiatan komunitas ini, kami sebagai Mahasiswa Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III berharap dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait dengan apa itu stroke, faktor risiko dari stroke, tanda dan gejala stroke, cara mencegah stroke, serta edukasi untuk keluarga. Adapun daerah yang kami jadikan sebagai lahan untuk komunitas ini, yaitu Klinik KPKM Reni Jaya, Pamulang dengan dasar karena di lahan tersebut kesadaran masyarakat akan pengetahuan terkait dengan stroke masih cukup rendah atau masih membutuhkan pengetahuan yang lebih. Kegiatan berbasis masyarakat ini, dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan terkait stroke, pengisian form faktor risiko, pemeriksaan kesehatan umum seperti pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan pada responden khususnya di komponen faktor risiko dimana pada pre-test sebesar 31,0% menjadi 72,4% yang menjawab benar. Ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang telah kami berikan membantu masyarakat dalam peningkatan pengetahuan mengenai stroke sehingga diharapkan masyarakat terutama responden dapat mencegah diri dari serangan stroke dan risiko terkena stroke.
LAYANAN FISIOTERAPI BERBASIS MASYARAKAT TERHADAP PENYANDANG PASCA STROKE Fadiya Yasmin Robbani; Irsyad Hanafi; M. Rizky Anugrah; Nabila Vinca Ansari; Salsabila Putri Wijaya; Mohammad Ali; Abdurahman Berbudi Bowo Laksono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2023.200

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Stroke merupakan penyakit kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Menurut Data World Stroke Organization bahwa setiap tahunnya ada 13,7 kasus baru stroke dan sekitar 5,5 juta kematian akibat penyakit stroke. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Sementara itu, kasus stroke meningkat 12,1% pada tahun 2020 menjadi 14,9% pada tahun 2021. Dalam kasus ini, fisioterapi mempunyai peran dalam proses penyembuhan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Dengan adanya kegiatan komunitas ini, kami sebagai Mahasiswa Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III berharap dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait dengan apa itu stroke, faktor risiko dari stroke, tanda dan gejala stroke, cara mencegah stroke, serta edukasi untuk keluarga. Adapun daerah yang kami jadikan sebagai lahan untuk komunitas ini, yaitu Klinik KPKM Reni Jaya, Pamulang dengan dasar karena di lahan tersebut kesadaran masyarakat akan pengetahuan terkait dengan stroke masih cukup rendah atau masih membutuhkan pengetahuan yang lebih. Kegiatan berbasis masyarakat ini, dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan terkait stroke, pengisian form faktor risiko, pemeriksaan kesehatan umum seperti pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan pada responden khususnya di komponen faktor risiko dimana pada pre-test sebesar 31,0% menjadi 72,4% yang menjawab benar. Ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang telah kami berikan membantu masyarakat dalam peningkatan pengetahuan mengenai stroke sehingga diharapkan masyarakat terutama responden dapat mencegah diri dari serangan stroke dan risiko terkena stroke.
Pemberdayaan masyarakat dalam rangka pencegahan hipertensi dengan pendekatan metode fisioterapi brisk walking Abdurahman Berbudi B L; Mohammad ali; toto aminoto; Heru Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2023.278

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di perumahan pamulang park residence pada kelompok ibu yang melakukan senam setiap minggu pagi, 25 orang partisipan 22 orang wanita dan 3 orang laki-laki, para partisipan diberikan edukasi mengenai bahaya hipertensi, dan kaitannya dengan penyakit yang sangat berbahaya, seperti penyakit jantung ataupun stroke, Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi ketika aliran darah mendorong pembuluh darah arteri dengan sangat kuat. Ini menyebabkan jantung perlu bekerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh, olahraga dan senam aerobik yang dilakukan memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Saat melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga, jantung Anda menjadi lebih kuat, sehingga tidak perlu bekerja lebih keras dalam memompa darah. Pada kondisi ini, termasuk untuk penderita hipertensi, membuat aliran darah menjadi lancar dan tekanan darah Anda pun menjadi lebih terkendali. Selain itu, olahraga secara teratur pun dapat mempertahankan berat badan yang ideal, sehingga terhindar dari obesitas yang merupakan salah satu penyebab hipertensi.
Pemahaman Hukum di Masyarakat Tentang Dampak Membuang Sampah Rumah Tangga di Wilayah Kelurahan Nyapah Kecamatan Walantaka Provinsi Banten Hera Damayanti; Diana Romdhoningsih; Fahisatul Jannah; Mohammad Ali; Fadilah Fadilah; Nursaidah Ahmad; Saniati Saniati; Nur'asiah Nur'asiah; Fathurrohim Fathurrohim; Mafruroh Mafruroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v4i3.360

Abstract

Nyapah sub-district, which is one of the 14 sub-districts in Walantaka District, has problems faced by the community and the nyapah sub-district apparatus itself, namely not understanding and knowing about the legal regulations related to waste management, as well as handling waste that can actually provide good benefits from an environmental perspective. as well as the economy of the community in Nyapah sub-district. And there is also no Waste Bank for waste management. This service activity is important in providing legal education about waste and so that the community in Nyapah sub-district is legally aware of the importance of good and correct waste management in accordance with applicable legal regulations. The method used is descriptive with a qualitative approach by collecting data, including interviews, observation and documentation. The result of this service is that the community and Nyapah sub-district officials can know and understand the regulations regarding waste management contained in the law. No. 18 of 2008 concerning Waste Management, Government Regulation no. 27 of 2020 concerning Specific Waste, Minister of Environment and Forestry Regulation No. 14 of 2021 concerning Waste Management at Waste Banks, and Serang City Regional Regulation Number 7 of 2021 concerning Waste Management.
The iPosyandu Application for Midwives as Learning Media in Continuity Midwifery Care Training Curriculum Susanti, Ari Indra; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Fedri Ruluwedrata Rinawan
Journal of Education Technology Vol. 6 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v6i4.46064

Abstract

Currently, village midwives are experiencing an increased workload because there are more and more health service programs, so they cannot provide optimal sustainable midwifery care. This study analyzes the relationship between iPosyandu application-based training media and training materials for continuing midwifery care and learning evaluation. This type of research is analytical research with a cross-sectional research design. The research subjects were 110 people. Data was collected by providing the village midwife with an online questionnaire (google form). Univariate data were processed and analyzed to determine all research variables' mean and standard deviation values. Bivariate data analysis with Pearson test due to the type of numeric data. The study found no correlation between the components of the training curriculum (including training materials, learning media, and learning evaluation) and continuing midwifery care competencies. However, there is a significant correlation between training materials and learning media. In addition, a significant correlation was found between learning evaluation and learning media. It was concluded that the components of the training curriculum were interrelated so that the iPosyandu application could be used as a training medium for all competencies in training. This research implies that midwives can use the iPosyandu application as a learning medium that makes it easy to access training materials, thereby saving training costs for midwives as training participants and organizers.
Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kedunggalar Tahun Ajaran 2021/2022 Zidni, Kusumaning; Mohammad Ali; Muthoifin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.467-477

Abstract

This research is motivated by the low student learning outcomes in the PAI field at SMA Negeri 1 Kedungalar. Student learning outcomes have many influencing factors, including intelligence factors and student learning interest factors. This study aims to describe intrapersonal intelligence, interest in learning and learning outcomes of PAI at SMK Negeri 1 Kedunggalar. In this study using a quantitative approach. The population of this study were students of class X SMA Negeri 1 Kedunggalar. Data collection techniques using questionnaires and documentation. While the analysis used is multiple regression analysis technique. Research results: 1). There is a significant correlation between intrapersonal intelligence and student learning outcomes in class X SMA Negeri 1 Kedunggalar. Shown at a significance level of 5%, rxy(ro) = 0.354 and rt = 0.232, rxy > rt, then Ho is rejected. It was concluded that the higher the students' intrapersonal intelligence, the higher the PAI learning outcomes. 2). There is a significant correlation between learning interest and learning outcomes of class X students of SMA Negeri 1 Kedunggalar. Indicated by a significance level of 5%, rxy(ro) = 0.403 and rt = 0.232, rxy > rt, then Ho is rejected. It was concluded that the higher the student's learning interest, the higher the PAI learning outcomes. 3). Intrapersonal intelligence and interest in learning have a significant effect on student learning outcomes. This is indicated by a significance level of 5%, where F_count = 9.3019761 and F_table = 3.13, so Fcount > Ftable, so Ho is rejected. Based on the calculation of the coefficient of determination (R2) a value of 21.23643% is obtained, meaning that the variability of the factors of intrapersonal intelligence (x1) and learning interest (x2) has an effect of 21.23643% on PAI learning outcomes (y) and 78.76357%. Keywords: Intrapersonal Intelligence; Interest to learn; PAI learning outcomes
Teachers Navigating Faith and Inquiry Across Three School Types in Indonesia Khairil Azhar; Mohammad Ali; Eero Ropo; Juwintar Febriani Arwan
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15273

Abstract

This study examines how teachers in three types of Indonesian lower secondary schools—a general lower secondary (SMP), a madrasah (MTs), and a traditional pesantren—navigate the tension between cultivating religious faith and fostering critical inquiry. Qualitatively designed, the study employed purposive sampling to select teachers, principals, and vice principals from three school types under a single educational foundation. Data were gathered through focus group discussions and semi-structured interviews, and analyzed thematically to explore how Islamic education is understood and practiced. The findings of this study indicate that Islamic education in Indonesia’s lower secondary schools—across SMP, MTs, and pesantren—is a dynamic and context-sensitive practice shaped by institutional ethos, teacher interpretations, and local socio-cultural realities. The tension between faith and inquiry, a central theme in Islamic educational theory, is not experienced as a binary but negotiated along a continuum. Teachers support questioning to varying degrees, with SMP allowing guided inquiry, MTs placing faith-based boundaries, and pesantren emphasizing critical thinking within Islamic sciences. Integration of religious and secular knowledge also ranges from ethical linkages to philosophical unification, depending on institutional vision and pedagogical approach. Despite challenges, all three school types show selective adaptation to technological, curricular, and societal changes—preserving Islamic values while engaging with contemporary demands. This confirms that Islamic education in Indonesia is an evolving project—shaped by the people, context, and purposes it serves.
Kaderisasi Ulama Muhammadiyah Sebelum Lahirnya Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Fadhlurrahman Rafif Muzakki; Mohammad Ali; Mutohharun Jinan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1372

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses kaderisasi ulama muhammadiyah sebelum berdirinya Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM). Kajian ini merupakan penelitian studi pustaka yang menggunakan sumber literatur berupa buku, dokumen, dan arsip yang berhubungan sebagai bahan kajian utamanya. Hasil penelitian diketahui bahwa adanya kaderisasi Ulama Muhammadiyah secara sistematis di Muhammadiyah ialah setelah berdirinya PUTM, namun usaha melahirkan ulama Muhammadiyah sudah ada sejak awal berdirinya lembaga pendidikan di Muhammadiyah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah (Sekolah Kiai), Volkschool Muhammadiyah Kauman Yogyakarta, Standaardschool Muhammadiyah, Al-Qismul Arqa, Pondok Muhammadiyah, Kweekschool Islam/ Kweekschool Islam Moehammadijah, Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah, Madrasah Zu’ama dan Za’imat Muhammadiyah.
Innovations in AI-Powered Healthcare: Transforming Cancer Treatment with Innovative Methods Saad Rasool; Mohammad Ali; Hafiz Muhammad Shahroz; Hafiz Khawar Hussain; Ahmad Yousaf Gill
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2024): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In this thorough review, we explore the multifaceted role of artificial intelligence (AI) in cancer medicine, highlighting its potential applications, challenges, and future directions. Artificial intelligence (AI) holds enormous promise for revolutionizing patient care and improving outcomes when integrated into various aspects of cancer medicine, including drug discovery and development, early detection and screening, and drug discovery. AI-driven methods in early detection and screening can increase sensitivity, decrease false-positive rates, and provide personalized risk assessment, which can boost the efficacy and efficiency of cancer screening programs. However, issues like algorithm bias, data quality, and regulatory compliance need to be resolved before AI can be fully utilized in this field. In addition, AI-driven drug discovery and development offers chances to speed up target identification, repurpose current medications, and create new therapeutics with improved safety and efficacy profiles. However, even with AI's potential to speed up drug discovery, issues with data accessibility, algorithm interpretability, and ethical implications still exist. Researchers, clinicians, regulators, and industry stakeholders must work together to develop strong data-sharing initiatives, ethical guidelines, and governance frameworks in order to address these challenges. By putting patient-centered approaches first, integrating multi-modal data, and encouraging interdisciplinary collaboration, we can harness the transformative power of AI to speed up the translation of research findings into novel therapies and enhance global cancer patient outcomes.
Penerapan Nilai-Nilai Serviam di Sekolah Ursulin Jenjang SMP: Penerapan Nilai-Nilai Serviam di Sekolah Ursulin Jenjang SMP Tuba, Elisabeth; Mohammad Ali
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jpkm.v15i1.297

Abstract

Integrative education which is not only oriented towards educating the nation's children intellectually, but also spiritually, socially-emotionally and kinesthetically, must be the concern of all education stakeholders. This is also a concern of educational stakeholders in Ursuline schools. Ursuline schools have main values or core values, namely Serviam which means "I Serve". Serviam's values include love and compassion, integrity, courage and sincerity, unity, totality and service. These values are sourced from holy books, Church teachings and the spirituality of Santa Angela. How is the application of these values in Ursuline education? So far, there has been no research on this. This research was conducted to fill this gap with the aim of exploring and describing a model for implementing Serviam's values in education in Ursuline schools. The method used is a qualitative method. Data obtained by interview technique, observation and documentation study. Data validation was carried out by means of technique and source triangulation. Furthermore, the data were analyzed with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the application of Serviam's values was carried out through (1) learning activities in all subjects both in planning (96.3% of teachers prepared lesson plans with Serviam's character), implementation (88.9% of teachers implemented lesson plans with Serviam's character in learning) and assessment (100% of teachers filled out an attitude assessment journal containing Serviam's character values); (2) developing school culture through routine activities, spontaneous activities, exemplary and conditioning; (3) extracurricular activities and (4) daily activities at home and in the community. This research contributes to enriching the literature on character education and provides important input for stakeholders regarding the development of character education that is integrative and systematic so that it can be input in conducting prove and improve curriculum construction at the document level and practice in the field so that students have a calling in life. and ready to serve in his life.
Co-Authors Abdurahmah Berbudi BL Abdurahman Berbudi B L Abdurahman Berbudi Bowo Laksono Achwan Achwan Aditya Muhamad Muldani Ahmad Fajar Fadlillah Ahmad Yousaf Gill Alisa Qtrunnada Amelia Rezeki Andriani Ana Ratna Wulan Andria Pragholapati Andy MA Hariandja Andy Martahan Andreas H Angga Hadiapurwa Anita Yosepha Ari Indra Susanti Ari indra Susanti Asep Herry Hernawan Aviessita Mar'ah Nuruttamami Bunga Darina Puteri Bustam, Muhammad Rayhan Cepi Riyana Christianty Christianty Dadang Sukirman Dadi Mulyadi Dadi Mulyadi Debora Pratiwi Sibarani deiza Novamaria Aziza Della Amelia Diana Romdhoningsih Dinn Wahyudin, Dinn Dr. Mamun Habib Eero Ropo Eero Ropo Eero Ropo Eero Ropo Effy Mulyasari Elisabeth Tuba Erna Sariana Erna Satwika Retno Pamungkas Fadhlurrahman Rafif Muzakki Fadilah Fadilah Fadiya Yasmin Robbani Fahisatul Jannah Fahmi Nurqolbi Faizatur Rohmah Fathiyyah Salsabila Az-Zahra Kamil Fathurrohim Fathurrohim Fedri Ruluwedrata Rinawan Feisal Reinardy Fenny Febrianty Fenny Febrianty Firdausa Febriana Flora Honey Darmawan Freddy Hidayat Ganesa P.D Kurniawan Ganesa Puput Dinda Kurniawan Hafiz Khawar Hussain Hafiz Muhammad Shahroz Hana Lestari Hana Lestari Hera Damayanti HERU SETIAWAN I Made Sriundy M Ike Dayi Febriana Ima Rahmawati Ima Rahmawati Imam Syafi’i Irsyad Hanafi Isniatun Munawaroh Juwintar Febriani Arwan Juwintar Febriani Arwan Khairil Azhar Laksmi dewi Lestari, Hana M. Rizky Anugrah Mafruroh Mafruroh Mazid, Sukron Moch Gilang Pratama Mohammad Faruk Mohammad Rizky Anugrah Moreen Zedko Isaura Sumual Muhammad Naufal Fazqa Murtaqia Tusholihat Murtaqiatusholihat Murtaqiatusholihat Muthoifin Mutohharun Jinan Nabila Vinca Ansari Norazrena Abu Samah Norlidah Alias Novi Indah Susanthi Nur Achirda Nur Amelza Wahyu Aqilla Nur Fitri Ayu Pertiwi Nur'asiah Nur'asiah Nursaidah Ahmad Purwani Sari, Retno R. Nadia Hanoum Rahmawati, Ima Resky Wiradhika Restu Arya Pambudi Rizki Kurniawan Roikhatul Jannah Rudi Susilana, Rudi Rumawi Rumawi Rusman Rusman Saad Rasool Salsabila Putri Wijaya Salsabila Rohadatul Aisy Saniati Saniati Setiana, Soni Mulyawan Sholikul Hadi ST. Sariroh supianto supianto Syihabuddin Syihabuddin Talitha Ragilia Sani Toto Aminoto Tuba, Elisabeth Udiyo Basuki Wahyu Sopandi Zidni, Kusumaning Zifana, Mahardhika