Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Serta Manfaat Penerapan Akad pada Reksa Dana Syariah Bahrul Hikam, Muhammad; Muhammad Yazid
QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 1 (2023): Qulubana: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/qlb.v4i1.976

Abstract

Banyak cara ketika kita menginginkan profit tambahan yaitu salah satu caranya dengan kita beriventasi, dengan kita beriventasi tentunya uang tersebut akan berguna di masa yang akan datang, namun ada banyak masayrakat yang menginginkan profit investasi dengan cara yang halal. Dalam praktiknya, pasar modal syariah yang didalamnya termasuk ada reksa dana syariah yang dimana di reksa dana syariah mencakup konsep-konsep syariah yang sistem operasinya secara biasanya memiliki satu tujuan dengan konsep dan prinsip Islam dalam peningkatan dan pemerataan kemakmuran. Di negara Indonesia sangat berpotensi untuk menyempurnakan investasi ini, apalagi mayoritas penduduk di negara Indonesia adalah muslim atau beragama Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan lebih memfokuskan kepada penelitian perpustakaan (library research) dengan memilik tujuan yaitu untuk mengetahui implementasi penerapan akad yang digunakan di dalam reksa dana syariah serta kepantasan investasi.
Identifikasi Kondisi Daerah Resapan Air Berbasis SIG (Studi Kasus di Kabupaten Bengkalis) Rizki Ramadhan Husaini; Muhammad Yazid; Muhammad Al Amin
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 1 No. 2 (2022): VOL 1 NO 2 (NOVEMBER 2022)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1996.266 KB) | DOI: 10.56208/jtrs.v1.i2.hal58-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi daerah resapan air dan menyampaikan solusi alternatif pada kondisi resapan air existing yang mengarah pada tren negatif. Melalui metode analisis overlay parameter-parameter penentu berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No: P.32/MENHUT-II/2009 yaitu jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng, penggunaan lahan, serta citra satellite untuk melihat kenampakan existing dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan kondisi daerah resapan air Kabupaten Bengkalis terdapat dalam empat klasifikasi, yaitu kondisi Baik 85,34% didominasi lahan perkebunan dengan tanaman berkayu keras, Normal Alami 8,75% didominasi lahan semak dan belukar, Mulai Kritis 5,21% dan Agak Kritis 0,70% didominasi oleh bangunan permukiman/campuran. Kondisi daerah resapan air Agak Kritis terluas berada pada Kecamatan Bantan 4,43%, kondisi daerah resapan air Mulai Kritis terluas berada pada Kecamatan Mandau 18,06%. Adapun solusi alternatif yang bisa diterapkan pada daerah Kabupaten Bengkalis dengan kondisi resapan air Agak Kritis dan Mulai Kritis seperti pengaturan kawasan/zona perhatian khusus dengan ketentuan: pemberian disinsentif pembangunan konstruksi bertingkat pada kawasan mulai kritis, pajak yang lebih tinggi, penerapan prinsip zero delta Q Policy, tingkat kerapatan bangunan rendah atau KDB dan KLB yang lebih luas, menggunakan material yang memiliki daya serap air tinggi.
Analysis of Perceptions of UIN Sunan Ampel Surabaya Students Regarding the Existence of Sharia Banking Isnaini Maulidatu Nisa’; Muhammad Yazid
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v7i2.999

Abstract

Indonesia operates a dual banking system, namely a conventional banking system using an interest rate system and Islamic banking with a profit-sharing system. The growth of Islamic banks has not been able to keep up with conventional banks. This can be seen from the low market share of Islamic finance. There needs to be a strategy and model to increase public understanding of Islamic banks. The "Blueprint for Islamic Banking Development in Indonesia" includes a series of strategic initiatives with clear priorities to address key challenges and achieve goals in the next 10 years, including the achievement of a sizable market share for Islamic banking by deepening the role of Islamic banking in national, regional, and international financial activities, in addition to the vision, mission, and objectives of Islamic banking development. The study aims to determine the development strategy and increase understanding of Islamic banks and describe public perceptions of the existence of Islamic banks. The data collection method is done by drawing samples from the population: namely students and female students of UIN Sunan Ampel Surabaya. The technique of collecting data through questionnaires, while analyzing the data by analyzing the validity, reliability and finding the percentage of respondents. The results showed that the data we studied showed validity because we used validity and reliability tests. There is still indecision/neutral attitude of the community towards the understanding of usury.
Prinsip Dasar Operasional Perbankan Syariah Nur Izzati; Muhammad Yazid
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 4 No. 1 (2024): April: Al Maqashid Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v4i1.457

Abstract

Banking fundamentals play an important role as a framework for all transactions in the field of Islamic finance, including muamalah. Free maghrib (maysir, gharar, haram, usury, and batil), trust and prudence in the administration of Islamic financial activities, and contract-based principles are the basic principles of Islamic finance. These three guidelines should be followed in various activities as they are based on Islamic sharia and the Qur'an and Hadith
Antara Tradisi dan Inovasi: Menelisik Ustadzah Halimah Alaydrus dalam Dakwah Digital Jum'ah, Jum'ah; Muhammad Yazid; Lukmana, Lukmana
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 15 No 2 (2024): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan (in progress)
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v15i2.9883

Abstract

Da'wah is the act of inviting people to do good and avoid wrongdoing (amar ma'ruf nahi mungkar). Traditionally, mosques, prayer rooms, and similar settings have hosted lectures and gatherings for da'wah. However, as technology advances, da'wah has adapted to the digital age, with social media becoming an increasingly popular medium. Among the figures utilizing these platforms is Ustadzah Halimah Alaydrus, who actively employs YouTube and Instagram to reach a broader audience, particularly Muslim women. As a prominent female Muslim figure, Ustadzah Halimah Alaydrus has embraced the opportunities offered by digital platforms to carry out da'wah in the modern era. This study examines two key aspects: the role of Ustadzah Halimah Alaydrus in digital da'wah and the strategies she employs to convey Islamic teachings through YouTube and Instagram. Using a qualitative approach with a descriptive research method, this study applies content analysis to explore the messages shared by Ustadzah Halimah Alaydrus on these platforms. The findings highlight her significant role in promoting digital da'wah, particularly in empowering Muslim women. Her efforts have had a positive impact on strengthening women's faith, expanding their knowledge, and improving their social awareness. What distinguishes her da'wah is the way she delivers her messages—thoughtfully crafted to inspire and resonate with the daily lives of Muslim women. Furthermore, her success in leveraging Instagram and YouTube lies in her ability to present engaging and creative content that effectively spreads Islamic values to a broader audience
Kesejahteraan Sosial dalam Perspektif Ekonomi Islam: Teori dan Praktik Ainin Nafisah Luthfiani; Muhammad Yazid
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 1 (2025): January-Maret (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/csej.v8i1.1077

Abstract

Kesejahteraan sosial merupakan salah satu isu krusial dalam proses pembangunan masyarakat. Dalam hal ini, perspektif ekonomi Islam menghadirkan pendekatan yang khas dan menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konsep kesejahteraan sosial dalam konteks ekonomi Islam serta penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan mengkaji berbagai literatur, termasuk jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti zakat, infak, dan sedekah, memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Selain itu, institusi sosial berbasis syariah juga berkontribusi secara nyata dalam distribusi sumber daya serta pengentasan kemiskinan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan ekonomi syariah tidak hanya menawarkan solusi terhadap tantangan kesejahteraan sosial, tetapi juga berpotensi menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Oleh karena itu, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan dan praktisi dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan sosial berdasarkan pendekatan ekonomi Islam.
Model Mitigasi Risiko Likuiditas pada Fintech Syariah P2P Lending : Liquidity Risk Mitigation Model in Fintech Sharia P2P Lending Ardiansyah, Jefri; Muhammad Yazid
LITERA: Jurnal Ilmiah Mutidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of Sharia-based peer-to-peer (P2P) lending fintech in Indonesia is accompanied by major challenges, particularly liquidity risk that may disrupt platform stability. This study aims to identify the sources of liquidity risk in Islamic fintech and formulate a mitigation model aligned with Sharia principles. A qualitative approach with descriptive-analytical and case study methods was employed. Data were collected from literature review, official reports by the Financial Services Authority (OJK), and observation of practices in selected Islamic P2P platforms. The findings indicate that liquidity risks are primarily caused by borrower payment delays, maturity mismatch, panic withdrawals by lenders, and the limited availability of Sharia-compliant liquidity instruments. The proposed mitigation model includes the use of Sharia reserve funds based on tabarru’, automated payments via blockchain-based smart contracts, funding diversification through fintech sukuk, and early warning systems powered by AI. This study recommends that regulators issue specific guidelines on liquidity risk management in Islamic fintech and promote inter-institutional collaboration to ensure a resilient and sustainable Islamic financial ecosystem.
Dampak Tren Budaya K-Pop Terhadap Perubahan Perilaku Sosial Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Winda Kustiawan; Muhammad Yazid; Mhd Darul Amin Sitorus
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 5 No. 2 (2025): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v5i2.6945

Abstract

The purpose of this research is to examine the impact of K-Pop cultural trends on changes in social behavior of students of the Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of North Sumatra. This research is a field study with a descriptive qualitative approach and also uses literature studies. The research informants consisted of students of the Faculty of Da'wah and Communication who are fans of Korean Culture and are directly involved with K-Popers activities. The results showed that K-Pop culture trends have a complex impact on changes in student social behavior. On the one hand, this trend promotes positive values such as solidarity, hard work, and multicultural understanding. However, on the other hand, this trend can also lead to lifestyle changes, social pressure, disruption of academic balance, and financial problems. Therefore, it is important for university students to adopt K-Pop culture wisely, considering its impact on their social, academic and personal lives. The results of this study are expected to be a contribution to the study of popular culture, especially with regard to the influence of foreign culture on students.
Komunikasi Antarpribadi Dai dalam Pembinaan Mualaf di Kota Medan Muhammad Yazid; Abdullah; Ahmad Sempurna
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v10i1.12917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis bentuk komunikasi antar pribadi yang dilakukan oleh para dai dalam proses pembinaan mualaf di Kota Medan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai interaksi yang terjalin antara dai dan mualaf, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar pribadi yang dilakukan para dai bersifat empatik, terbuka, dan intensif, dengan penekanan pada pendekatan persuasif dan spiritual. Komunikasi ini berperan penting dalam memperkuat keimanan mualaf, menumbuhkan rasa aman dalam lingkungan baru, serta membantu mereka beradaptasi dengan ajaran dan praktik keislaman. Faktor kepercayaan, kesamaan latar belakang, serta komitmen dai menjadi elemen penentu keberhasilan komunikasi dalam pembinaan tersebut.
Implementasi Prinsip Qaulan Sadidan dan Qaulan Ma'rufan dalam Komunikasi Pembangunan di Pedesaan Sumatera Utara Muhtadiah Hasibuan; Rudi Salam; Muhammad Ihsan; Muhammad Yazid; Zainun
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 7 No. 2 (2025): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v7i2.6782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip komunikasi Islam, yaitu Qaulan Sadidan (perkataan yang benar) dan Qaulan Ma’rufan (perkataan yang baik), dalam mendukung program pembangunan di pedesaan Sumatera Utara. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur yang mengacu pada teks Al-Qur’an, hadis, dan berbagai kajian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qaulan Sadidan diterapkan melalui kejujuran dan transparansi dalam penyampaian informasi, penyelesaian konflik secara terbuka, serta upaya mencegah penyebaran informasi palsu. Sementara itu, Qaulan Ma’rufan diwujudkan dalam bentuk komunikasi yang santun dan konstruktif, yang efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekaligus meminimalkan konflik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kedua prinsip tersebut mendukung keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan, menciptakan komunikasi yang harmonis, serta membangun kepercayaan antara pelaksana program dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip komunikasi Islam ke dalam strategi pembangunan untuk mendorong perubahan sosial yang positif dan memberdayakan masyarakat sebagai subjek pembangunan.