Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI (0-6 BULAN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI Sarina Sarina; Amiruddin Amiruddin; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.302 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5052

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan suami dengan lama pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah korelasi.Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada ibu dan bapak yang memiliki bayi (0-6 bulan) yang diperoleh 124 sampel. Analisis yang digunakan ada 2 yaitu uji korelasi Spearman dan analisis jalur (path analysis). Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05 menunjukkan pengetahuan ibu berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena dengan pengetahuan yang baik tentang ASI eksklusif maka, ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya sampai umur 6 bulan. Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05 menunjukkan tingkat pendapatan keluarga berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena semakin tinggi tingkat pendapatan keluarga maka keluarga tersebut mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarganya sehingga ASI yang diproduksi oleh ibu menjadi lancar dan dapat memberikan ASI eksklusif pada bayi dari umur 0-6 bulan. Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,002 < 0,05 menunjukkan dukungan suami berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena semakin besar dukungan suami kepada ibu untuk memberikan ASI maka tinggi kemauan ibu untuk menyusui secara eksklusif sehingga semakin lama pula pemberian ASI eksklusif yang diberikan pada bayi. Hasil analisis statistik dengan analisis jalur (path analysis) hubungan antara pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan keluarga (suami atau anggota keluarga) dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan dan simultan antara pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan keluarga (suami atau anggota keluarga) terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) dengan pengaruh sebesar 65,4%.Kata Kunci: Pengetahuan, Pendapatan, Dukungan Keluarga, ASI Eksklusif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MATERI SISTEM EKSKRESI KELAS VIII2 MTs NEGERI 2 KENDARI Astaliati Astaliati; Muh. Sirih; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 6, No 3 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.997 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v6i3.23342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa materi sistem ekskresi pada Kelas VIIIB MTs Negeri 2 Kendari ”. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa materi sistem ekskresi pada kelas VIII2 di MTs Negeri 2 Kendari melalui penerapan model pembelajaran PBL berbasis video. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017, di MTs Negeri 2 Kendari pada siswa kelas VIII2 berjumlah 37 siswa yang terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan.  Jenis Penelitian ini berupa Penelitan Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus belajar. Sumber data penelitian ini menggunakan tes hasil belajar kognitif, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara deskriptif. Berdasarkan analisis data memperoleh nilai dengan persentase aktivitas siswa pada siklus 1 sebesar 85.9% dan meningkat pada siklus 2 menjadi 94.25%, kemudian nilai aktivitas guru pada siklus 1 dengan presentase 80% meningkat pada siklus 2 menjadi 87.50%, serta nilai hasil kognitif siswa meningkat pada siklus 1 dengan nilai ketuntasan 27.03% meningkat pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan sebesar 79.27%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis video dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa materi sistem ekskresi kelas VIII2 MTs Negeri 2 Kendari.
KELIMPAHAN GASTROPODA PADA HABITAT LAMUN DI PERAIRAN DESA TONGALI KECAMATAN SIOMPU Minarni Minarni; Jahidin Jahidin; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.193 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5032

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan Gastropoda pada habitat lamun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode transek garis (Line Transect Method). Pengambilan sampel Gastropoda dilakukan pada waktu surut dan dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu dua hari tiap engambilan sampel. Spesies Gastropoda yang ditemukan di daerah penelitian adalah Bulla sp., Cerithium sp., C. aluco, C. vertagus, Conus sp., Cymbiola vespertilio, Cypraea sp., C. moneta, C. tigris, Littorina obtusata, Natica sp., Nassarius gruneri, N. arcularius, N. fraudator, Nerita sp., Polinices mammilla, Strombus sp., S. Canarium, S. gibberulus, S. luhuanus, S. gigas, Terebellum terebellum, dan Trochus niloticus. Kelimpahan Gastropoda di habitat lamun tertinggi pada penelitian hari kedua dan hari ketiga diperoleh spesies Strombus gibberulus dengan masing-masing nilai kelimpahan yaitu 15,93 ind/m2 dan 10,46 ind/m2 sedangkan penelitian hari pertama diperoleh spesies Strombus Canarium dengan nilai kelimpahan yaitu 10 ind/m2.Kata kunci: Kelimpahan, Gastropoda, Lamun
Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau Lili Darlian; D. Damhuri; Wa Ode Hasni
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat81127652019

Abstract

Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui (1) jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole), (2) organ apa saja yang dimanfaatkan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole), (3) pemanfaatan tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole) oleh Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau. Metode penelitian survey eksploratif dengan menggunakan teknik wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mendeskripsikan ciri-ciri morfologi, organ yang dimanfaatkan serta mengidentifikasi dengan mengacu buku identifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat 24 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat kehamilan (posipo), kelahiran (aqiqah) dan masa anak-anak (dole-dole). Jumlah tumbuhan terdiri dari 2 kelas, 12 ordo dan 13 famili. Kelas Dicotyledoneae sebanyak 8 jenis sedangkan Monocotyledoneae sebanyak 16 jenis. Berdasarkan hasil eksplorasi, keseluruhan tumbuhan yang ditemukan berasal dari pekarangan, perkebunan dan hutan. Famili terbanyak Arecaceae dan Liliaceae masing-masing 5 jenis dan Poaceae 3 jenis. Organ yang dimanfaatkan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga masa anak-anak (dole-dole) adalah akar, rimpang, umbi, batang, daun, bunga, buah dan biji. Cara pemanfaatan tumbuhan dalam upacara beraneka ragam setiap prosesi, tata cara serta fungsi dan makna yang berbeda. Kata Kunci : Etnobotani, Upacara Adat, Masyarakat Wolio This study investigated a natural acid-base indicator which is extracted from plants in Kupang city. There are 14 plants that potential as a source of natural indicator for acid base titration, i.e, Kol Ungu (Brassica oleracea Capitata Group), Turi Merah flower (Sesbania grandiflora L. Pers), Belimbing Wuluh flower (Averhoa bilimbi L), Kaktus Merah fruit (Opuntia vulgaris Mill), Ruelia flower (Ruellia simplex), Flamboyan flower (Delonix regia), bugenvil flower (Bougainvillea spectabilis Willd.), Bayam Merah leaves (Amaranthus tricolor L.) Jamblang fruit (Syzygium cumini L.), Murbey fruit (Morus alba L.), Pinang fruit (Areca catechu L.), Sirih fruit (Piper betle L.), Kunyit (Curcuma longa Linn), and Nanas Kerang leaves (Rhoeo discolor). Plants extract shows a sharp color change in acid and base solution. Promising results as a natural indicator also shown in acid base titration which is have similar equivalent point to synthetic indicator. We can use these natural indicators as an alternative to synthetic indicator because they are found to be simple, very useful, cheap, easy to extract, accurate, and eco-friendly.  Keywords: plant, natural indicator, acid-base. 
JENIS-JENIS SERANGGA FAMILI FORMICIDAE PADA KAWASAN KEBUN RAYA UNIVERSITAS HALU OLEO Wa Karniati; Muhammad Sirih; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 5, No 4 (2021): Edisi Februari 2021
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/ampibi.v5i4.28351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga ordo Hymenoptera famili Formicidae yang terdapat pada kawasan kebun raya Universitas Halu Oleo Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik perangkap jebak (pitfall trap) dan  metode yang digunakan yaitu pengambilan langsung spesies serangga ordo Hymenoptera famili Formicidae yang terperangkap dalam perangkap jebak (pitfall trap) dalam setiap plot pada stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis serangga ordo Hymenoptera famili Formicidae yang ditemukan pada kawasan kebun raya Universitas Halu Oleo Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu 11 jenis dalam  4 subfamili yaitu Formicinae, Ponerinae, Dolichoderinae dan Myrmicinae. Subfamili Formicinae terdiri dari lima spesies yaitu Anoplolepis gracilipes, Componatus vagus, Oechopila smaragdina, Polyrachis proxima dan Polyrachis bihamata.Subfamili Ponerinae terdiri atas tiga spesies yaitu Odontomachus simillimus, Diacamma rugosum dan Leptogenys diminuta.Subfamili Myrmicinae teridiri atas dua spesies yaitu Pheidole tumida dan Pheidole sp., serta subfamili Dolichoderinae terdiri atas satu spesies yaitu Leptomyrmex sp.
JENIS-JENIS EPIFIT DAN POHON INANGNYA DI KAWASAN HUTAN CAGAR ALAM NAPABALANO KABUPATEN MUNA Sri Darmianti; Asmawati Munir; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 5, No 4 (2021): Edisi Februari 2021
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/ampibi.v5i4.28322

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis-jenis tumbuhan epifit dan pohon inang di kawasan Hutan Cagar Alam Napabalano Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah metode eksplorasi dengan teknik jelajah. Teknik analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 16 spesies epifit, 9 spesies  dari familia Orchidaceae dan 7 spesies dari familia Polypodiaceae dan 10 spesies pohon inang dari 10 familia. Pohon inang yang banyak berasosiasi dengan epifit adalah Tectona grandis,  kemudian Elmerillia celebica Dandy sedangkan pohon inang yang sedikit berasosiasi epifit yaitu Shorea koordesii Bl, Ficus benjamina L., Eucalyptus deglupta Bl., Pterocarpus indicus Willd., Anthocephalus cadamba Miq., Schleichera oleosa Lour., dan Pterospermum javanicum Jungh., rata-rata ditempati 1 spesies epifit. Epifit yang banyak berasosisi dengan pohon inang yaitu dari genus Cymbidium dengan 5 spesies pohon dan genus Drynaria dengan 4 spesies pohon, sedangkan epifit yang sedikit berasosiasi dengan pohon inang yaitu Acriopsis javanica Reinw., Aerides odorata Lour., Davallia denticulate (Brum.) Mett., Drymoglossum piloselloides (Linn.) Pr., Elaphoglossum rimbachii J., Nepholepis falcata (Cap.) C. Chr. Pomatocalpa kunstleri (Hk.f) J.J.S., Phalaeonepsis denevei J.J.S., Phymatodes scolopendria (Burm. F.) Ching., Schoenorchis juncifolia Bl., Thrixspermum formolnum (Bl.) Rehbf., dan Vanda limbata Bl., yang masing-masing berasosiasi dengan 1 spesies pohon.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATERI SISTEM SIRKULASI SMAN 1 KONAWE Yustira Meidhita Lestari; I Wayan Suama; Lili Darlian
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v17i2.3172

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATERI SISTEM SIRKULASI SMAN 1 KONAWE Yustira Meidhita Lestari; I Wayan Suama; Lili Darlian
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v17i2.3172

Abstract

JENIS-JENIS SERANGGA FAMILI FORMICIDAE PADA KAWASAN KEBUN RAYA UNIVERSITAS HALU OLEO Wa Karniati, Wa Karniati; Sirih, M; Darlian, Lili
Gema Pendidikan Vol 29, No 2 (2022):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/gapend.v29i2.27029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga ordo Hymenoptera famili Formicidae yang terdapat pada kawasan kebun raya Universitas Halu Oleo Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik perangkap jebak (pitfall trap) dan  metode yang digunakan yaitu pengambilan langsung spesies serangga ordo Hymenoptera famili Formicidae yang terperangkap dalam perangkap jebak (pitfall trap) dalam setiap plot pada stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis serangga ordo Hymenoptera famili Formicidae yang ditemukan pada kawasan kebun raya Universitas Halu Oleo Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu 11 jenis dalam  4 subfamili yaitu Formicinae, Ponerinae, Dolichoderinae dan Myrmicinae. Subfamili Formicinae terdiri dari lima spesies yaitu Anoplolepis gracilipes, Componatus vagus, Oechopila smaragdina, Polyrachis proxima dan Polyrachis bihamata.Subfamili Ponerinae terdiri atas tiga spesies yaitu Odontomachus simillimus, Diacamma rugosum dan Leptogenys diminuta.Subfamili Myrmicinae teridiri atas dua spesies yaitu Pheidole tumida dan Pheidole sp., serta subfamili Dolichoderinae terdiri atas satu spesies yaitu Leptomyrmex sp.
Moringa oleifera extract affects the diameter of the Graafian follicles in female Mus musculus Amiruddin; Herman, Sriyana; Balumbi, Musthamin; Rahawarat, Marwia; Darlian, Lili; Fitrianingsih, Julia; Handayani, Rika; Rusli
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol. 32 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mog.V32I12024.14-21

Abstract

HIGHLIGHTS This study unveils a dose-dependent relationship between Moringa leaf extract and increased Graafian follicle size in female mice. The significant positive effect of Moringa leaf extract on Graafian follicles suggests promising implications for fertility interventions, offering hope for individuals seeking natural treatment to address infertility challenges.   ABSTRACT Objective: This study aimed to determine the effect of Moringa leaf extract (Moringa oleifera Lam.) on the diameter of Graafian follicles in female mice (Mus musculus). Materials and Methods: This study used experimental design, employing a cohort of 24 female mice of 20-25 grams in weight, aged between 2-3 months, and in good health. These subjects were divided into three treatment groups and subjected to oral doses of Moringa leaf extract at 300 mg/kg BW, 400 mg/kg BW, and 500 mg/kg BW over a 14-day period. The study procedures involved the preparation of the experimental animals, preparation of Moringa leaf extract, treatments administration, and the preparation of histological specimens. Subsequently, the diameters of Graafian follicles within each treatment group were measured. Data analysis were performed using the ANOVA test (p <0.05) followed with the Least Significance Difference (LSD) test utilizing the IBM SPSS software. Results: There were variations in Graafian follicle diameters across the experimental groups. The average diameters were 180.944 µm in the control group, 239.942 µm in treatment group 1, 315.006 µm in treatment group 2, and 396.650 µm in treatment group 3. This indicated that dose administration starting from 300 mg/kg, 400 mg/kg, and 500 mg/kg had an effect on the size of the follicle and antrum diameter. The number of granulosa cells was found to increase, as well as the size of the ovum. Conclusion: Moringa leaf extract in different doses has a significant positive effect on increasing the diameter of the Graafian follicles in female mice.
Co-Authors A.S. Satyaningtijas Agustan Ahdiat Agriansyah Akhmad Sidiq Riza Akmalsyah Akmalsyah Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Andi Murlina Tasse Andri Priono Aris Suarna AS Aku, AS Asmawati Munir asmawati munir Asmawati Munir Asmawati Munir Asmawati Munir, Asmawati Astaliati Astaliati Aswan, Muhammad Aswan Balumbi, Musthamin Damhuri Damhuri Deki Zulkarnain Dian Apriani Dwi Nurhidayah Ede, Suriana G. Ede, Suriana Gende Fitrianingsih, Julia Fuji Astuty Auza Gende Ede, Suriana Handayani, Rika Harpa Pria Gawaksa Hasnawati Hasnawati Herman, Sriyana Hittah Wahi Sudrajat HM Sirih I Wayan Suama Indra Safitri, Indra Jahidin Jahidin Jumadin, La Kasman Arifin koekoeh santoso La Ino La Jumadin La Kolaka LA KOLAKA, LA M Sirih M. Sirih Marnitasari, Marnitasari Minarni Minarni Muh Syahruramadhan Muh. Sirih Muhammad Alkausar Muhammad Sirih Murni Sabilu Narsa Narsa Nirmalasari Nirmalasari Noni Andriani Nuning Martianingsih Nur Arfa Yanti Nur Arfa Yanti Nurhidayah Z, Dwi Nurhidayah Z., Dwi Nurjaya, Sri Nurrijal Nurrijal, Nurrijal Nursamdiyanti Nursamdiyanti Nurul Adha H Rahawarat, Marwia Rahmat Sewa Suraya Rayani, Nur Reza Ighnas Adhi Jaya Rindra Rusli S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sabilu, Murni Saprin Saprin Sarina Sarina Sirih, M Sitti Aisyah May Sri Darmianti Sri Wahyuningsi Dwi Astuti Suarna Samai Suarna Samai Suriana Gende Ede Wa Karniati Wa Karniati, Wa Karniati Wa Mirna Wa Ode Hasni Wa Ode Nur Hikmat Wa Ode Saleha Wa Ode Surianti Nur Walukou, Maryce A. Warysatul Ummah Yustira Meidhita Lestari Zulvia Maika