Claim Missing Document
Check
Articles

Skrining Bioaktivitas Ekstrak Kulit Akar Bakau Merah (Rhizophora apiculata bl.) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Koloni Bakteri Streptococcus sp. Darlian, Lili
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 1, No 2 (2011): JPKS Open Access
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.85 KB)

Abstract

The research to determine the bioactivity of the root bark of Rhizophoraapiculata extract on the inhibition of the growth of colonies of bacteria Streptococcussp was carried out. Roots of Rhizophora apiculata bark extract is obtained byextraction by maceration and liquid-liquid partition using solvents methanol and thesolvent of n-hexane, chloroform, and ethyl acetate, respectively. Bioactivity testingagainst bacterial colony growth of Streptococcus sp. performed using the agar diffusionmethod on media nutrient agar. The results showed that extracts of n-hexane,chloroform extract and ethyl acetate extract of the root bark of Rhizophora apiculatawere impregnated on paper discs can form a clear zone around it. This indicates that theroots of Rhizophora apiculata bark extract could inhibit the growth of colonies ofbacteria Streptococcus sp. Greatest inhibition zone diameter derived from the ethylacetate fraction of 2.90 mm, followed by a 1:03 mm from the chloroform fraction, andby 0:47 mm fraction of n-hexane.
ANALISIS BAKTERI KOLIFORM DAN PATOGEN DEPOT AIR MINUM KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI Aswan, Muhammad Aswan; Darlian, Lili; Yanti, Nur Arfa
Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017 Vol 1, No 1 (2017): Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.434 KB)

Abstract

Refill drinking water depot used primarily in sub-district community Mandonga. Which is indicative of contamination of drinking water refill that contamination of coliform bacterial and pathogenic bacteial. The aim of  the study was to determine the microbiological quality of drinking water refill in District Mandonga. In this work, carry out were analyzed technique quantitatively and qualitatively by testing the Presumtive test, Confirmed test and Complied test as well as using specific media. The result suggest that, there is a negative one, namely coliform bacterial from the village and there are four depots Anggilowu positive coliform bacterial that is depot in the village of Alolama, Wawombalata, Labibia and Korumba, with the highest MPN value found in the depot Korumba and Wawombalata is > 1100 MPN/100 mL, whereas in the Alolama village is 240 MPN / 100 mL and in the Wawombalata village  is 460 MPN/ 100 mL to MPN a value. The result of indicate that bacterial amplifier contamintaion of the depot is a non-faecal colifom bacteria (Enterobacter). Based on the test result found pathogenic bacteria Vibrio sp. at the depot in the village Alolama, Wawombalata and Labibia.Keywords­— Coliform Bacterial, Pathogen, The Quality of Drinking Water Depots
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI (0-6 BULAN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI Sarina, Sarina; Darlian, Lili
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 2, No 2 (2018): Kesehatan Pendidikan
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.103 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dandukungan suami dengan lama pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) di wilayah kerja PuskesmasMokoau Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah korelasi.Teknik pengambilan sampel dilakukan secarapurposive sampling pada ibu dan bapak yang memiliki bayi (0-6 bulan) yang diperoleh 124 sampel.Analisis yang digunakan ada 2 yaitu uji korelasi Spearman dan analisis jalur (path analysis). Hasil analisisstatistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05 menunjukkan pengetahuan ibuberhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena dengan pengetahuan yang baiktentang ASI eksklusif maka, ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya sampai umur 6 bulan.Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05 menunjukkan tingkatpendapatan keluarga berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena semakintinggi tingkat pendapatan keluarga maka keluarga tersebut mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarganyasehingga ASI yang diproduksi oleh ibu menjadi lancar dan dapat memberikan ASI eksklusif pada bayi dariumur 0-6 bulan. Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,002 < 0,05menunjukkan dukungan suami berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karenasemakin besar dukungan suami kepada ibu untuk memberikan ASI maka tinggi kemauan ibu untukmenyusui secara eksklusif sehingga semakin lama pula pemberian ASI eksklusif yang diberikan pada bayi.Hasil analisis statistik dengan analisis jalur (path analysis) hubungan antara pengetahuan ibu, tingkatpendapatan keluarga dan dukungan keluarga (suami atau anggota keluarga) dengan pemberian ASIeksklusif pada bayi (0-6 bulan) diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yangsignifikan dan simultan antara pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan keluarga (suamiatau anggota keluarga) terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) dengan pengaruh sebesar65,4%. Kata Kunci : Pengetahuan, Pendapatan, Dukungan Keluarga, ASI Eksklusif
Studi Morfologi Stomata Daun Glodokan (Polyalthia longifolia Sonn) pada Lingkungan Berbeda Munir, Asmawati; Darlian, Lili; Nurjaya, Sri
bionature Vol 20, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.486 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v20i2.11280

Abstract

Abstract. This study investigated a natural acid-base indicator which is extracted from plants in Kupang city. There are 14 plants that potential as a source of natural indicator for acid base titration, i.e, KolUngu (Brassica oleracea Capitata Group), Turi Merah flower (Sesbania grandiflora L. Pers), BelimbingWuluh flower (Averhoa bilimbi L), Kaktus Merah fruit (Opuntia vulgaris Mill), Ruelia flower (Ruellia simplex), Flamboyan flower (Delonix regia), bugenvil flower (Bougainvillea spectabilisWilld.), Bayam Merah leaves (Amaranthus tricolor L.) Jamblang fruit (Syzygiumcumini L.), Murbey fruit (Morus alba L.), Pinang fruit (Areca catechu L.), Sirih fruit (Piper betle L.), Kunyit (Curcuma longa Linn), and Nanas Kerang leaves (Rhoeo discolor). Plants extract shows a sharp color change in acid and base solution. Promising results as a natural indicator also shown in acid base titration which is have similar equivalent point to synthetic indicator. We can use these natural indicators as an alternative to synthetic indicator because they are found to be simple, very useful, cheap, easy to extract, accurate, and eco-friendly. Keywords: plant, natural indicator, acidbase.
Studi Tentang Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Vulva Hygiene Remaja dengan Kejadian Keputihan pada Siswi SMA Negeri 1 Kota Kendari Amiruddin, Amiruddin; Darlian, Lili; Safitri, Indra
bionature Vol 22, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v22i2.24279

Abstract

Abstract. Vaginal discharge is a problem that is often experienced by young women, especially in the transition period along with the maturity of the reproductive organs that need special attention. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge, attitudes and actions of adolescent vulva hygiene with the incidence of vaginal discharge in students of SMA Negeri 1 Kendari. This type of research is associative with a proportional stratified random sampling design. The population of this study were students of SMA Negeri 1 Kendari who experienced vaginal discharge as many as 322 people. The results showed that from 126 respondents there were 64 (50.80%) respondents in the high knowledge category and 62 (49.2%) respondents in the medium knowledge category, for attitudes there were 100 (79.37%) respondents in the good attitude category and 26 (20 ,63%) respondents have a moderate attitude category, and vulvar hygiene measures there are 90 (71.43%) respondents have a good vulvar hygiene action category and 36 (28.57%) respondents have a bad vulvar hygiene action category. Based on the results of the chi-square test, it can be concluded that the level of knowledge, attitudes and actions of vulva hygiene is related to the incidence of vaginal discharge in students of SMA Negeri 1 Kendari (P 0.05).Keywords: knowledge, attitude, vulvar hygiene action, adolescent vaginal discharge
Flora Lexicon of Kaghati in Muna Speech Community La Ino; Nirmalasari Nirmalasari; Lili Darlian; Damhuri Damhuri; Rahmat Sewa Suraya; Muhammad Alkausar
JURNAL ARBITRER Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.9.1.39-47.2022

Abstract

Diversity of the flora lexicon in the environment of Kaghati is part of the ethnic richness in the form of local knowledge that must be explored for the sake of environmental sustainability. This article intends to: (1) discover and portray the flora lexicon of kaghati; and (2) examine the dynamic of inter-generational comprehension. The researcher used qualitative method and upheld by quantitative method. The information required were gotten by perception, meeting, and poll strategies. At that point, the survey is directed upon 150 respondents. The extent of the respondents’ ages was from 15 to 65 years. In light of information examination, there were two discoveries discovered: (1) the flora lexicon of kaghati comprises of fifteen dictionaries as ostensible and biotic class. (2) There is an alternate degree of between generational comprehension on flora lexicon of kaghati. The old age (46-65 years) 84% (best), the middle generation (25-45 years) 74% (best), and the young generation (15-24 years) 55% (better).
Ekstrak Daun Singkong Berpotensi Sebagai Antioksidan pada Burung Puyuh yang Mendapat Cekaman Panas Singkat La Jumadin; Aryani Sismin Satyaningtijas; Zulvia Maika; Lili Darlian; Warysatul Ummah; Koekoeh Santoso
Jurnal Veteriner Vol 19 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.235 KB)

Abstract

The purpose of this study was to explore the potential of cassava leaves extract as an antioxidant in quail (Coturnix coturnix japonica) females as a result of heat exposure. The parameter are total erythrocyte count, hematocrit value, hemoglobin concentration and erythrocyte index (MCV, MCH, MCHC). Quails were devided into six groups. The control group (K0) was not given cassava leaves extract and heat. Treatment group (KL) was only given chlorophyll cassava leaves extract dose 5,29 mg/g. Group P was only given heat exposure. Group P+KL1, P+KL2, and P+KL3 were exposed to heat and given the doses of cassava leaves extract 5,29 mg, 10,58 mg, and 21,16 mg/168 g body weight, respectively orally for 28 days after a week of adaptation. Parameters such as the total erythrocyte count, hematocrit value, hemoglobin concentration and erythrocyte index (MCV, MCH, MCHC) were observed every two weeks. Results showed that the mean of eritrosit ranged from 8,64 x 106/mm3 in K0 to 10,47 x 106/mm3 in P+KL3. Hematocrit value in all treatment groups did not increase. Temperature exposure and paste of cassava leaves with different level of dosages were not significantly different from MCV (P>0,05). The highest level of MCV was obtained in treatment K0 (0,48 fl). The highest level of MCH ranged from 5,83-6,33 pg. The highest level of MCH was obtained in treatment P (6,33 pg). The highest level of MCHC was obtained in treatment P (63,38 %). The mean of MCHC level in quail treated with the paste of cassava leaves tended to decrease compared to those were not treated with the paste. Conclusion of this study is cassava leaf extract has potential as an antioxidant in adult quail given short heat exposure. The application of chlorophyll extracted from cassava leaves did not significantly affect the quantity of blood cells, haemoglobin level, hematocrit value and eritrosite index in adult quail treated by short thermal stress.
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID 19 DI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS HALU OLEO M Sirih; Lili Darlian; Suarna Samai; Kasman Arifin; Asmawati Munir
Gema Pendidikan Vol 29, No 1 (2022): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/gapend.v29i1.22834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran daringselama masa pandemi covid 19 di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP UHO. Metode dalampenelitianiniadalahdeskriptifkuantitatif.Populasipenelitianiniadalah seluruh mahasiswa pada Jurusan Pendidikan Biologi FKIP UHO mulai angkatan2017-2020 yang aktif tahun akademik 2020.1sebanyak 287 orang. Pengambilan sampeldiambil 40% dari populasi, sehingga jumlah sampel sebanyak 113 orang. Penentuan sampel yang terpilih dilakukansecararandom sampling. Data  dalam penelitian ini adalah data primerdengan menggunakan kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkandata. Penelitian ini menggunakan kuisioner online dengan google form untuk disebarkepada responden sehingga pada masa pandemi COVID-19 ini responden dapat mengisikuisionerdaritempattinggalnyamasing-masing.Kuisionerterdiridaribeberapapertanyaan tertutup dengan menggunakan skala Likert. Kuisioner yang dibuat melihatdariaspekproses pembelajaran,aspeksaranaprasarana, dan efisiensiwaktupembelajaran. Teknik analisis data yangdigunakan analisis deskriptif dengan menghitung presentase tanggapan respondenterhadappelaksanaanpembelajarandaringpada masapandemi covid19. Tanggapan responden terhadap pelaksanaan proses pembelajaran daring 54,5% kategori baik, 23,7% menyatakan sedang dan 21,8% menyatakan kurang baik. Tanggapan responden terhadap sarana dan prasarana pembelajaran dalam pelaksanaan proses pembelajaran daring  55,3%  kategori baik, 26,1% menyatakan sedang dan 18,6% menyatakan kurang baik. Tanggapan responden terhadap efisiensi waktu dalam pelaksanaan proses pembelajaran daring selama masa pandemi covid 19 menyatakan bahwa 73,6%  kategori baik, 16% menyatakan sedang dan 10,4% menyatakan kurang baik. 
PENGARUH MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMAN 1 WANGI-WANGI Murni Sabilu; Lili Darlian; Wa Ode Surianti Nur
Gema Pendidikan Vol 29, No 1 (2022): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/gapend.v29i1.22833

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah dapat dikembangkan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Aspek keterampilan ini belum diberdayakan secara spesifik oleh guru yang mengajar di SMA Negeri 1 Wangi-wangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa di SMA Negeri 1 Wangi-Wangi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan prasyarat analisis dan hipotesis menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata N-gain kelas eksperimen sebesar 0,68 lebih tinggi dari kelas kontrol sebesar 0,58. Hasil uji t menunjukkan bahwa data yang dihasilkan sesuai dengan kriteria yaitu t-hitung = 0,031 < t-tabel = 0,05, artinya H0 ditolak dan H1 diterima, artinya model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi sistem pencernaan.
PENGEMBANGAN E-BIOMAGAZINE SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA KOTA KENDARI asmawati munir; M Sirih; Lili Darlian; Damhuri Damhuri; Dwi Nurhidayah
Gema Pendidikan Vol 29, No 1 (2022): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/gapend.v29i1.22840

Abstract

Tujuan Penelitian adalah mengembangan E-Biomagazine Sebagai Bahan Ajar Materi Keanekaragaman Hayati Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Kendari. Metode dalam penelitian adalah Research and Development yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Hasil penilaian ahli media terhadap kelayakan E-Biomagazine sebagai bahan ajar diperoleh rerata yaitu 93.51% (kriteria sangat valid), kemudian penilaian ahli materi terhadap kelayakan materi E-Biomagazine sebagai sumber belajar diperoleh rerata yaitu 90.98% (kriteria sangat valid), sedangkan tanggapan tingkat keterbacaan desain media E-Biomagazine oleh peserta didik di Sekolah Menengah Atas diperoleh rerata 87.94% (kriteria sangat sesuai) dan hasil tanggapan tingkat keterbacaan materi E-Biomagazine oleh peserta didik di Sekolah Menengah Atas diperoleh rerata 90.24% (kriteria sangat sesuai). Berdasarkan hasil validasi dari ahli media, ahli materi, tanggapan guru Biologi, dan peserta didik di SMA Kota Kendari dapat disimpulkan bahwa E-Biomagazine yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada materi keanekaragaman hayati di kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA).
Co-Authors A.S. Satyaningtijas Agustan Ahdiat Agriansyah Akhmad Sidiq Riza Akmalsyah Akmalsyah Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Andi Murlina Tasse Andri Priono Aris Suarna AS Aku, AS Asmawati Munir Asmawati Munir asmawati munir Asmawati Munir Asmawati Munir, Asmawati Astaliati Astaliati Aswan, Muhammad Aswan Balumbi, Musthamin Damhuri Damhuri Deki Zulkarnain Dian Apriani Dwi Nurhidayah Ede, Suriana G. Ede, Suriana Gende Fitrianingsih, Julia Fuji Astuty Auza Gende Ede, Suriana Handayani, Rika Harpa Pria Gawaksa Hasnawati Hasnawati Herman, Sriyana Hittah Wahi Sudrajat HM Sirih I Wayan Suama Indra Safitri, Indra Jahidin Jahidin Jumadin, La Kasman Arifin koekoeh santoso La Ino La Jumadin La Kolaka LA KOLAKA, LA M Sirih M. Sirih Marnitasari, Marnitasari Minarni Minarni Muh Syahruramadhan Muh. Sirih Muhammad Alkausar Muhammad Sirih Murni Sabilu Narsa Narsa Nirmalasari Nirmalasari Noni Andriani Nuning Martianingsih Nur Arfa Yanti Nur Arfa Yanti Nurhidayah Z, Dwi Nurhidayah Z., Dwi Nurjaya, Sri Nurrijal Nurrijal, Nurrijal Nursamdiyanti Nursamdiyanti Nurul Adha H Rahawarat, Marwia Rahmat Sewa Suraya Rayani, Nur Reza Ighnas Adhi Jaya Rindra Rusli S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sabilu, Murni Saprin Saprin Sarina Sarina Sirih, M Sitti Aisyah May Sri Darmianti Sri Wahyuningsi Dwi Astuti Suarna Samai Suarna Samai Suriana Gende Ede Wa Karniati Wa Karniati, Wa Karniati Wa Mirna Wa Ode Hasni Wa Ode Nur Hikmat Wa Ode Saleha Wa Ode Surianti Nur Walukou, Maryce A. Warysatul Ummah Yustira Meidhita Lestari Zulvia Maika