Claim Missing Document
Check
Articles

Umur, motivasi, dan stress kerja sebagai faktor penentu kinerja perawat ruang rawat inap Nadila Nadila; Syamsul Arifin; Adi Nugroho; Meitria Syahadatina Noor; Eko Suhartono
THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Vol. 2 No. 2 (2025): April Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/nmi.v2i2.676

Abstract

Background: Nursing performance is the ability and skill associated with the description of a nurse's duties based on standards of nursing care that consist of five components: assessment, diagnosis of nursing, planning, implementation and evaluation. The factors affecting a nurse's performance are age, motivation and work stress. Purpose: To analyze the relationship of age, motivation, work stress with the performance of nurses inpatient unit. Methods: The study used cross-sectional with 115 nursing chosen by simple random sampling technique. Instrument used were questionnaires. Data were analyzed using Chi Square test and multiple logistic regression analysis. Results: The analysis results used Chi Square tests p values of age (p=0,005), motivation (p=0,009), and work stress (p=0,000).  The analysis results used multiple logistic regression of p value and Exp B of age variable (p=0,029; Exp B=5,843), motivation (p=0,038; Exp B=4,745) and work stress (p=0,000; Exp B= 23,914). Conclusion: In this study there was a correlation between age, motivation, work stress with the performance of nurse inpatient unit At RSD Idaman Banjarbaru City. The dominant variable was work stress.   Keywords: Age; Motivation; Nursing; Performance; Work Stress.   Pendahuluan: Kinerja perawat adalah kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan uraian tugas seorang perawat berdasarkan standar asuhan keperawatan yang terdiri dari lima komponen yaitu pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Adapun faktor yang mempengaruhi kinerja seorang perawat antara lain umur, motivasi dan stress kerja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan umur, motivasi, stress kerja dengan kinerja perawat ruang rawat inap. Metode: Desain penelitian mengggunakan crosss sectional melibatkan 115 perawat dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis statistik dengan uji Chi Square dan analisis regresi logistik berganda. Hasil: Hasil analisis dengan Chi Square menunjukkan nilai p variabel umur (p=0,005), motivasi (p=0,009), dan stress kerja (p=0,000).  Hasil analisis dengan regresi logistik berganda menujukkan nilai p dan Exp B variabel umur (p=0,029; Exp B=5,843), motivasi (p=0,038; Exp B=4,745) dan stress kerja (p=0,000; Exp B= 23,914). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kinerja perawa, terdapat hubungan motivasi dengan kinerja perawat, terdapat hubungan stress kerja dengan kinerja perawat ruang rawat inap di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Variabel yang dominan yaitu variabel stress kerja.   Kata Kunci: Kinerja; Motivasi; Perawat; Stress Kerja; Umur.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri: Systematic Literature Review Kartipani Handina; Musafaah Musafaah; Fujiati Fujiati; Meitria Syahadatina Noor; Ermina Istiqomah
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 9 (2026): Volume 8 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i9.25748

Abstract

ABSTRACT Anemia among adolescent girls remains an important public health problem because it affects learning capacity, physical fitness, and reproductive health in later life. Iron Supplementation Tablets (Tablet Tambah Darah/TTD) programs have been widely implemented; however, the success of these programs is highly dependent on adherence to tablet consumption. This study aimed to synthesize scientific evidence regarding factors associated with adherence to iron supplementation tablet consumption among adolescent girls. This study was conducted as a systematic literature review using the PRISMA 2020 guidelines and the PECO framework. Literature searching was carried out through Google Scholar, ScienceDirect, and PubMed/PMC for primary research articles published in Indonesian or English between 2021 and 2026. A total of 20 articles met the inclusion criteria and were included in the qualitative synthesis. The review found that the factors most consistently associated with adherence were knowledge of anemia and iron supplementation tablets, understanding of tablet-taking instructions, information exposure, family support, peer support, teacher and health worker support, attitudes and motivation, tablet availability, and the quality of school-based program implementation. The most frequently reported barriers were forgetfulness, unpleasant taste, nausea or side effects, the perception of not needing the tablets, and inadequate reminders or counseling. Intervention studies also showed that digital reminders, app-based education, and strengthened school programs could improve adherence. Improving adherence to iron supplementation tablet consumption among adolescent girls requires a multilevel approach that integrates education, clear instruction communication, social support, tablet availability, and sustainable reminder strategies. Keywords: Iron Supplementation, Adherence, Adolescent Girls, Anemia.  ABSTRAK Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena berdampak pada kapasitas belajar, kebugaran, dan kesehatan reproduksi pada masa mendatang. Program suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) telah diterapkan secara luas, namun keberhasilan program sangat ditentukan oleh kepatuhan konsumsi. Penelitian ini bertujuan menyintesis bukti ilmiah mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Penelitian disusun secara systematic literature review dengan acuan PRISMA 2020 dan kerangka PECO. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, Sciencedirect, dan PubMed/PMC terhadap artikel primer berbahasa Indonesia atau Inggris tahun 2021–2026. Sebanyak 20 artikel diinklusi dalam sintesis kualitatif. Hasil review menunjukkan bahwa faktor yang paling konsisten berhubungan dengan kepatuhan adalah pengetahuan tentang anemia dan TTD, pemahaman instruksi minum tablet, paparan informasi, dukungan keluarga, dukungan teman sebaya, dukungan guru/tenaga kesehatan, sikap dan motivasi, ketersediaan tablet, serta kualitas implementasi program sekolah. Hambatan yang paling sering muncul adalah lupa, rasa tidak enak, mual/efek samping, persepsi tidak membutuhkan tablet, dan lemahnya pengingat atau konseling. Studi intervensi menunjukkan bahwa pengingat digital, edukasi berbasis aplikasi, dan penguatan program sekolah dapat meningkatkan kepatuhan. peningkatan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri memerlukan pendekatan multilevel yang menggabungkan edukasi, komunikasi instruksi yang jelas, dukungan sosial, ketersediaan tablet, dan strategi pengingat yang berkelanjutan. Kata Kunci: Tablet Tambah Darah, Kepatuhan, Remaja Putri, Anemia.
Co-Authors Ade Satria Wiguna Adhi Surya Adi Nugroho Agung Ary Wibowo Agung Ary Wibowo Ahmad Rianza Hutasuhut Alfi Yasmina Andini Octaviana Puteri Andini Octaviana Puteri Andini Octaviana Putri Andini Oktaviana Putri Andini Oktaviani Putri Annie Khairun Nida Ardik Lahdimawan Ari Yunanto Arifin Syamsul Budi Santoso Budianto Tedjowitono Budianto Tedjowitono Chelsea Zefanya Narang Cindana Amalia Paramitha Daniar Agustini Husniah Della Tanzilia Hidayat Dian Rosadi Djallalluddin Djallalluddin Dwi Rezki Safitri Dwika Fresty Dian Mustika Sari Dwike An Nisa Kurniawan Edi Hartoyo Edyson Edyson Eka Novica Puspa Dewi Eko Suhartono Erfan Maulana Ermina Istiqomah Fahrin Noor Fahrini Yulidasari Fakhriyah Fakhriyah Farida Heriyani Fauzie Rahman Ferry Armanza Filistea Winda Emilia Fitrah Noor Pratama Fujiati Fujiati H.M Bahkriansyah Hadrianti H. D. Lasari Harapan Parlindungan Ringoringo Harapan Parlindungan Ringoringo Harapan Parlindungan Ringoringo Hardyan Sauqi Herawati Herawati Husaini Husaini Husaini Husaini Husaini Husaini Husaini Husaini Husnul Fatimah I Made Gede Darma Susila Ihya Hazairin Noor Ihya Ridlo Nizomy Ihya Ridlo Nizomy Inanda Kasmawardah Indra Rukmana Bangsawan Ira Nurrasyidah Irmae Irmae Isnaini Isnaini Istiana Istiana Iwan Aflanie Izaak Zoelkarnain Josephine Olivia Cristie Juhairina Juhairina Junaidy, Junaidy Kartipani Handina Kharis Faridan Khuzaini Krishna Satyagraha Kusuma Putera Laily Alfisahrinie Laily Khairiyati Leny Suardi Lisa Fitriani Lisda Hayatie, Lisda M Riduan Abriadi M. Hafiz Ansari M. Irpan Mami Susanti Martinus Anggriawan Salim Mohamad Isa Muhammad Aldy Rahman Muhammad Hasfhi Abdurrahman Muhammad Hashfi Abdurrahman Muhammad Irwan Setiawan Muhammad Riza Muhammad Zulfi Karami Fachir Musafaah Musafaah Musafaah Musafaah Nadila Nadila Najibah Lestari Nani Mi’rajiah Nelly Nur Cahya Nika Sterina Skripsiana Nita Pujianti Noor Khalisha Puteri Nur Laily Nur Qamariah Nur Qamariah Nurul Auliah Oktriyanto Oktriyanto Oski Illiandri Panghiyangani, Roselina Pribakti Budinurdjaja Pribakti Budinurdjaja Puspita Aisyiyah Ranindy Qadrinnisa Riki Welli Saputra Rini Pratiwi Rizky Yusnida Amelia Roselina Parahiyangan Rosihan Adhani, Rosihan Silvia Kristanti Tri Febriana Singgih Sidarta Siti Wasilah Sulastini Suriani Agreini Sagoba Syahrial Shaddiq Syamsul Arifin Syellin Ivasga Baylina Triawanti Triawanti Triawanti Triawanti Widjiati Widjiati, Widjiati Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati Yulida Mufidah Yustin Ari Prihandini Zairin Noor Zairin Noor Zhafira Khoirunnisa Suwanto