Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Kaldu Jamur Sebagai Alternatif Pangan Fungsional Pada UMKM Roemah Jamoer Ikram Sambas Kiki Kristiandi; Maryono Maryono; Nurul Fatimah Yunita
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5737

Abstract

UMKM Roemah Jamoer Ikram merupakan unit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang fokus pada pengembangan jamur tiram. Sejak berdiri pada tahun 2016, UMKM ini mengalami beberapa kendala dalam pengembangan produk dan pemasaran, termasuk kegagalan panen dan penumpukan bahan baku akibat umur simpan yang singkat. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan peningkatan nilai produk pada jamur tiram yang berada di Roemah Jamoer Ikram. Hasil dari kegiatan ini melibatkan proses pengeringan bahan baku dan pengolahan kaldu dengan menggunakan alat pengering (oven). Pendekatan dalam kegiatan ini yaitu metode partisipatif. Kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan jamur tiram menjadi produk kaldu dapat membantu mengurangi kerugian akibat panen berlebih, memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan nilai tambah produk.  Meskipun demikian kondisi harga bahan baku pembuatan kaldu yang fluktuatif perlu mendapatkan perhatian agar tidak memberikan dampak kerugian. Program pengbadian masyarakat ini menjadi salah satu upaya dalam mendukung keberlanjutan usaha serta berkontribusi peningkatan ekonomi lokal di Kabupaten Sambas.
Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Produktivitas Nenas Di Kabupaten Sambas Kristiandi, Kiki; Yunita, Nurul Fatimah; Sangkala, Sangkala; Masara’T, Sudirman
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 2 (2024): JASc (Journal of Agribusiness Sciences)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i2.20635

Abstract

Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk budidaya tanaman nenas di Kabupaten Sambas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan SIG dalam memetakan produktivitas tanaman nenas dengan fokus pada wilayah di Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus di petani nenas sebagai populasi penelitian. Data yang digunakan berupa data sekunder dan dianalisis menggunakan aplikasi SIG. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penyebaran buah nenas tidak menunjukkan pola penyebaran khusus meskipun ada beberapa populasi pertanian nanas di Kabupaten Sambas yang fokus dalam membidangi hasil pertanian nenas, diantaranya adalah Kecamatan Tebas, Galing, Paloh, Sambas, Tangaran, Selakau Timur, Teluk Keramat, Semparuk, Sajingan Besar, Jawai, Salatiga, Tekarang, Sajad, Subah, Sejangkung, Sebawi. Dari hasil pemetaan produktivitas buah nenas di Kabupaten Sambas menunjukan bahwa produktivitas rata-rata selama 2018-2021, tertinggi terdapat di Kecamatan Selakau, Selakau Timur, Sebawi, Salatiga, Jawai dan Jawai Selatan berkisar pada 7.501 – 10.000 kuital/ha. Sedangkan jumlah produksi rata-rata selama 2018-2021 tertinggi berada pada Kecamatan Tebas dengan jumlah berkisar pada 7.501 – 10.000 kuintal.      
Penyuluhan Manfaat Mengonsumsi Ikan Pada Siswa Di Pondok Pesantren Al-Amin Sungai Kelambu Agam, Beryaldi; Kristiandi, Kiki; Sigiro, Oktavia Nurmawaty; Yunita, Nurul Fatimah; Fikri, Muhammad Zakiyul; Farmiansyah, Eko; Danil, Danil; Pandika, Edo; Maulana, Tan Dede
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1578

Abstract

Mengonsumsi ikan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi pelajar. Kandungan DHA dalam ikan diyakini dapat mendukung fungsi otak, termasuk peningkatan daya ingat dan konsentrasi. Nutrisi dalam ikan, terutama omega-3, telah dikaitkan dengan peningkatan kemampuan konsentrasi dan perhatian. Ini dapat membantu pelajar dalam memahami materi pelajaran dan fokus selama kegiatan belajar. Kegiatan penyuluhan  ini bertujuan  untuk mengedukasi siswa tentang manfaat mengonsumsi ikan untuk meningkatkan kecerdasan di Pondok Pesantren Al-amin Sungai kelambu, Kecamatan Tebas. Tahapan kegiatan yaitu penentuan lokasi, menentukan topik, menjadwalan, perizinan, pelaksanaan, dan dokumentasi. Metode penyuluhan yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, media visual, dan metode interaktif. Adapun hasil yang didapat bahwa penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan lancar. Peserta yang mengikuti  kegiatan penyuluhan  tersebut  sangat semangat dan  antusias dalam mendengarkan narasumber menyampaikan materi secara interaktif. Serta terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa untuk mengonsumsi ikan.
Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Gizi Ikan di MAN 1 Sambas Yunita, Nurul Fatimah; Merdekawati, Dewi; Kristiandi, Kiki; Mutiara, Liris Nata; Ningsih, Ningsih; Haliza, Haliza; Rahmawati, Reni; Alamsyah, Ricky; Fahrial, Fahrial
PUBLIKASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/padimas.v3i2.6749

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penyuluhan tentang pentingnya gizi ikan. Penyuluhan tentang gizi ikan dilakukan di MAN 1 Sambas. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang kandungan gizi ikan. Perencanaan kegiatan penyuluhan peningkatan pengetahuan tentang gizi ikan di MAN 1 Sambas dilaksanakan pada bulan Oktober - November 2023 di MAN 1 Sambas, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi secara langsung dan sesi tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa siswa-siswi di MAN 1 Sambas menyimak materi yang disampaikan dan bertanya mengenai materi yang belum dimengerti, sehingga terjadi interaksi dua arah antara pemateri dan audiens. Keaktifan siswa-siswi MAN 1 Sambas menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan dan rasa ingin tahu yang tinggi, meskipun perlu adanya peningkatan yang lebih baik. Setelah kegiatan penyuluhan di MAN 1 Sambas ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang kandungan gizi ikan yang sangat baik untuk pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak sehingga kedepannya kita sebagai generasi penerus bangsa dapat mencetak generasi emas yang berilmu dan berpikir kritis.
Pengelolaan Sampah di Pantai Wisata Bahari Desa Jawai Laut Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas Saputra, Mulpi Iman; Nurhaban, Nurhaban; Dwiana, Nida; Nuriza, Nuriza; Saifullah, Saifullah; Agam, Beryaldi; Merdekawati, Dewi; S, Indra Mahyudi; Maryono, Maryono; Yunita, Nurul Fatimah; Jordi, Jordi; Urabi, Debby; Haq, Izhar Amirul
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.720

Abstract

Marine Tourism Beach in Jawai Laut Village, Sambas Regency, has great potential as a community-based tourism destination. However, the increasing number of tourist visits has caused environmental problems, especially in terms of waste management, especially plastic waste. Lack of facilities, low public and tourist awareness, and lack of external support are the main obstacles in creating a clean and sustainable tourism environment. This community service activity aims to evaluate the condition of waste management, identify the obstacles faced, and formulate strategic solutions. The methods used include field observation, interviews with the community and Pokdarwis, and visual documentation. The results show that despite community efforts to maintain cleanliness, the waste management system has not been running optimally. Therefore, the solutions offered include the application of the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle), increasing environmental education, providing adequate cleaning facilities, utilizing digital media and influencers for campaigns, and implementing a waste sorting system from the source. It is hoped that this strategy can encourage the creation of clean, healthy, and sustainable tourist destinations.
Spatial And Temporal Analysis Of Changes In Mangrove Vegetation Area In Jawai District, Sambas Regency During 2013-2023 Yunita, Nurul Fatimah; Merdekawati, Dewi; Usman, Muhammad; Agam, Beryaldi; Fikri, Muhammad Zakiyyul; Maryono; Masara'T, Sudirman
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 4, Issue 2, 2025
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.vi.41662

Abstract

Monitoring mangrove vegetation is an essential initial step in mangrove management. The aim of this study was to observe the spatial and temporal changes in the coverage and extent of mangrove vegetation in the Jawai District. The method used in this research was remote sensing through geometric analysis of changes in coverage and the density of mangrove vegetation using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) and Green Chlorophyll Index (GCI) as indicators of mangrove vegetation health. The results of the analysis using Landsat 8 satellite imagery recorded in 2013 and 2023 as input data revealed that the extent of mangrove vegetation coverage experienced both increases and decreases in certain villages. A total of six villages saw an increase in mangrove vegetation covering 171.2 hectares, including Dungun Laut, Sentebang, Sei Nyirih, Parit Setia, Pelimpaan, and Sarang Burung Kuala. Meanwhile, five villages experienced a reduction in mangrove vegetation area, comprising Bakau, Sarang Burung Usrat, Sarang Burung Kolam, Sei Nilam, and Sarang Burung Danau. The village with the largest increase in mangrove area was Parit Setia, with an addition of 45.075 ha, while the greatest decrease occurred in Sarang Burung Usrat, with a reduction of 32.917 ha. Furthermore, the NDVI and GCI values showed a similar pattern, with an increase in index values from 2013 to 2023. When the NDVI value increases, the GCI value also increases. The density of mangrove vegetation based on NDVI ranged from 0.0249 to 0.4300 in 2013, and increased in 2023, ranging from 0.0451 to 0.5117. The GCI values in 2013 ranged from 0.0030 to 1.1628, and in 2023 they ranged from 1.0499 to 2.5708.
Penyuluhan Konsumsi Ikan Pada Ibu Dan Anak Dalam Pencegahan Stunting di Desa Makrampai Kecamatan Tebas Ridwan; Agam, Beryaldi; Merdekawati, Dewi; Yunita, Nurul Fatimah; Saputra, Iwan; Fitriyandi; Tantilia, Erma; Saputra, Ari; Bulano, Lassram; Winarto, Trijuli; Syafiq, Muhammad
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): December 2022
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PPPM) POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.51 KB) | DOI: 10.47767/hippocampus.v1i2.428

Abstract

Stunting is one of the conditions where children experience chronic nutritional problems. Counseling activities on the importance of fish consumption in mothers and children as an effort to prevent stunting were held on Tuesday, November 15, 2022 in Sutera Hamlet, RT 09 RW 04, Makrampai Village, Tebas District, Sambas Regency. The targets in counseling activities are mothers and children. Makrampai village is one of the villages that experiences quite high stunting. This counseling activity aims to increase knowledge and understanding of good nutrition, especially the importance of eating fish in mothers and children as an effort to prevent stunting. The counseling activities went well and smoothly. Participants consisting of mothers and children who participated in the counseling activity were very active and enthusiastic, Participants had an understanding of the importance of consuming fish to fulfill body nutrition and one of the efforts to prevent stunting.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pemasaran Ikan Di Desa Arung Medang Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas Roujesy, Roujesy; Mahyudi S, Indra; Agam, Beryaldi; Yunita, Nurul Fatimah; Maryono, Maryono
Journal of Fisheries and Marine Applied Science Vol 3 No 1 (2025): MARCH
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfmas.v3i1.761

Abstract

Arung Medang Village is a coastal area where most residents depend on salted fish processing and marketing as their main source of income. However, the marketing applied by fishermen have not been optimal, resulting in less than maximum income. This study aims to identify the factors that influence salted fish marketing in Arung Medang Village, Tangaran Sub-District, Sambas Regency. The research employed a descriptive quantitative method with a survey approach. The population consisted of 42 salted fish processing fishermen, all selected as respondents using purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26 to examine the effect of the marketing mix (11P) on fishermen’s income. The results showed that simultaneously, all eleven marketing mix variables significantly affected fishermen’s income, with a significance value of 0.043 and a determination coefficient (R²) of 79.4%. Partially, six variables had a significant influence, namely Price, Promotion, Packaging, Promise, Partnership, and Physical Evidence. These findings confirm that such factors are the main determinants of successful salted fish marketing in Arung Medang Village.
ANALISIS KUANTITATIF KANDUNGAN PROTEIN PADA OLAHAN KERIPIK BUAH Kristiandi, Kiki; Yunita, Nurul Fatimah; Maryono
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v13i2.3693

Abstract

Fruit chips are a popular snack among the public, as they have a long shelf life and are easy to carry. This study aims to analyze the protein content in various types of fruit chips, including banana chips, papaya chips, and pineapple chips, using the Kjeldahl method. This method was chosen for its ability to measure nitrogen levels, which can be converted into protein content. The results showed that the protein content in papaya chips ranged from 5.150% to 5.462%, in banana chips from 3.250% to 3.762%, and in pineapple chips from 3.169% to 3.919%. Based on these findings, papaya chips have the highest protein content compared to banana and pineapple chips. Factors influencing the difference in protein content include the composition of the fruit, the processing methods, and the drying techniques used in making the chips. The conclusion of this study is that the Kjeldahl method is effective for analyzing the protein content in various types of fruit chips. Papaya chips have the highest protein content, making them a superior choice in terms of nutritional value compared to banana and pineapple chips. This research is expected to serve as a reference for the development of more nutritious fruit chip products.
Distribution and changes in mangrove area using satellite imagery of Landsat 8 OLI TIRS Yunita, Nurul Fatimah; Usman, Muhammad; Merdekawati, Dewi; Maryono, Maryono; Januardy, Uray; Kristiandi, Kiki
JURNAL MINA SAINS Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Mina Sains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jmss.v10i1.10565

Abstract

Abstract This research aims to observe the distribution and changes in the area of mangrove vegetation in Jawai District, Sambas Regency, West Kalimantan Province. This sub-district is part of the administrative area of Sambas Regency and is one of 6 sub-districts that have coastal regions. The data used in this research is Landsat 8 satellite imagery, recording data from 2016 and 2022. The results of the data analysis show that of the total of 13 villages, only one village did not find mangrove vegetation in its area, namely Dungun Laut Village. Based on the analysis of the distribution of mangrove vegetation in 12 villages, there are two villages, namely Mutus Darussalam and Sarang Burung Danau, which show a decrease in the area of mangrove vegetation cover. Both experienced a reduction in the area of 0.184 ha and 42,081 ha, respectively. During 2016 and 2022, the lowest mangrove vegetation area was in Sentebang Village, 2,768 ha and 19,112 ha. The highest area of mangrove vegetation is increasing in Sarang Burung Kolam Village, with an area of 188,889 ha (2016) and 212,335 ha (2022). These findings show the importance of conservation in protecting the mangrove ecosystem in this area.