Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

English English Ghaisani, Salsa Fajrina; Saadi, Yusron; Setiawan, Ery; I Wayan, Yasa; Salehudin, Salehudin; Suroso, Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.7207

Abstract

River diversion is a procedure carried out prior to constructing a dam. It is conducted by diverting water from the main river so that the main dam construction work can be executed at a specifically dry area. In Meninting Dam, the diversion system consists of two main structures, namely cofferdam and diversion tunnel that is equipped with a navigation structure at the upstream part of the tunnel. During the construction, cofferdam experienced overtopping on June 17, 2022. The overtopping most likely occurred because of the diversion tunnel’s inability to divert the actual flood effectively during the construction. Therefore, this research aimed to analyse the effectiveness of Meninting Dam’s proposed diversion tunnel against design flood discharge for a return period of 25 years. The data used in this research were the updated version of the ones used to design the whole construction of Meninting Dam’s diversion system, while the flow conditions along the diversion tunnel were analysed using HEC-RAS. At the same time, the analysis was also carried out using the Level Pool Routing Method as a comparison. The analysis results show that the design flood discharge for a return period of 25 years in Meninting Dam Watershed is 265,62 m3/s. This causes the water level along the diversion tunnel reach el. +165,95 m above sea level. Taking into account that the cofferdam crest elevation is at +170,00 m above sea level, it could be concluded that Meninting Dam’s proposed diversion tunnel, which is 4 m wide and 4 m tall is able to divert the design flood discharge for a return period of 25 years effectively. The investigation results in Meninting Dam Watershed show that the main cause of the overtopping was heavy precipitation. This caused the increasing water level at the upstream part of the cofferdam that resulted to its inability to function properly, taking into account that it was still under construction when it occurred
Pemanfaatan Limbah Plastik dan Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Bahan Bata Ringan Di Desa Bonjeruk Ngudiyono; Agustawijaya, Didi S; Saadi, Yusron; Akmaluddin; Kencanawati, Ni Nyoman; Aini, Niza Husnul
Portal ABDIMAS Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/m8y79z88

Abstract

Desa Bonjeruk merupakan desa wisata, dimana kunjungan wisatawan mengalami peningkatan pengunjung cukup signifikan hampir 30 hingga 40 persen per tahun. Peningkatan kunjungan wisatawan, menyebabkan jumlah sampah di beberapa tempat di Desa Bonjeruk menjadi meningkat sehingga Tempat Pembuangan Sampah 3R (TPS3R) Bonjeruk tidak cukup untuk menampung sampah-sampah tersebut. TPS 3R Bonjeruk Asri merupakan satu-satunya sentra pengelolaan sampah yang ada di Desa Bonjeruk. Salah satu sampah anorganik yang paling banyak dijumpai di masyarakat adalah limbah plastik (plastik kresek, plastik mie instan dan sejenisnya). Sementara itu limbah fly ash dari PLTU Jeranjang semakin hari terus menumpuk. Penumpukan limbah plastik dan fly ash jika tidak  dimanfaatkan secara baik akan mengganggu masyarakat, wisatawan dan lingkungan disekitarnya.Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra adalah dengan memanfaatkan limbah plastik dan fly ash sebagai bahan bata ringan dengan rincian kegiatan yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat mitra dalam pengelolaan sampah melalui kegiatan sosialisasi dan tranfer teknologi tepat guna (TTG) kepada masyarakat mitra berupa kegiatan pelatihan Limbah Plastik dan Abu Terbang (Fly Ash).
Pendampingan Mahasiswa Dalam Pembelajaran Perancangan Irigasi Tetes Untuk Pertanian Lahan Sawah Tadah Hujan Di Kabupaten Lombok Tengah: Pendampingan Negara, I Dewa Gede Jaya; I Dewa Made Alit Karyawan; Rohani; Suparjo; Anid Supriyadi; M Bagus Budianto; Ery Setiawan; Agus Suroso; Heri Sulistiyono; Miko Eniarti; Eko Pradjoko; Yusron Saadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12656

Abstract

Mahasiswa tahap akhir Jurusan Teknik Sipil merupakan ujung tombak luaran Universitas Mataram yang perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan akademik secara lengkap , agar nantinya dapat beradaptasi dengan dunia kerja yang fleksibel, apalagi dewasa ini kekering menjadi hal yang meresahkan sehingga terkait pemanfaatan air secara hemat untuk irigasi tanaman penting diberikan ke mahasiswa. Untuk itu mahasiswa tahap akhir perlu didorongan agar dapat melakukan pembelajaran tingkat lapang guna melengkapi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Teknik Sipil sebelum menyelesaikan studinya. Untuk itu perlu dilakukan pendamping mahasiswa tingkat akhir dalam perancangan dan penggunaan irigasi hemat air tetes ditingkat lapang dalam kurun waktu tertentu untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sampai mampu menggunakan irigasi tetes dalam pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan mahasiswa tingkat akhir dalam perancangan dan penggunaan irigasi tetes ditingkat di lahan kering Kecamatan Pujut kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan pendampingan dilakukan dari tahap persiapan lokasi, persiapan jaringan, pengujian jaringan irigasi tetes dan penggunaan irigasi tetes pada media tanam. Perancangan irigasi menggunakan pipa pvc ¾” dan pipa pvc ½” dan pipa tetes netafim (NTF) luaran pabrik, tangki air 600 liter sebagai sumber air dan asesorisnya. Mahasiswa dibimbing dari tahap pembuatan jaringan distribusi, perancangan jaringan irigasi tetes, pengujian irigasi tetes dan penggunaan irigasi tetes pada lahan tanam. Pendampingan telah berhasil membimbing sebanyak empat orang mahasiswa tingkat akhir dan masyarakat sekitar lokasi, serta telah dapat pembangun satu set jaringan irigasi tetes pada lahan sekitar 1 are, mahasiswa telah mampu menggunakan aplikasi irigasi tetes dengan baik.
Penyuluhan Bisnis Berkelanjutan dan Penataan Lingkungan Di Kalangan Pengusaha Tahu-Tempe di Kekalik Grisak_Kekalik Jaya Sulhaini; Sulaimiah; Yusron Saadi; Fathmah Mahmud
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13554

Abstract

Para pelaku usaha tahu-tempe di lingkungan Kekalik Grisak-Kekalik Jaya, Kota Madya Mataram - NTB masih menjalankan bisnisnya secara sederhana. Pemahaman mereka terkait bisnis berkelanjutan masih sangat terbatas. Hal ini terlihat dari inovasi produk dan pemasaran yang masih sangat konvensional. Mereka menjalankan usaha sebagaimana mereka pelajari dari orang tua mereka yang sangat mungkin tidak relevan lagi dengan situasi saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penyuluhan penerapan bisnis berkelanjutan di kalangan mereka. Pelaksanaan berjalan lancar dan diikuti oleh peserta sesuai dengan target. Dari kegiatan ini dihasilkan berbagai rekomendasi bagi para pengusaha tahu-tempe. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menguatkan kemampuan mereka beradaptasi dan kemampuan bertahan serta kontribusi mereka pada pelestarian lingkungan.
Simple Downflow Water Filtration System in Sasake Village Sulistiyono, Heri; Supriyadi, Anid; Saadi, Yusron; Pathurahman; Akmaluddin; Pratomo, Hardi
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December: In Progress
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1219

Abstract

The availability of clean water needs to be a special concern in the community, because there are several cases in various regions in Indonesia where the availability of clean water sources becomes difficult to obtain during the long dry season, one of which is in the West Nusa Tenggara region, specifically in Sasake Village, Praya Tengah District, Central Lombok Regency. The main water source used in Sasake Village is PDAM water. However, in recent years, several villages in Central Lombok Regency have experienced drought, making it difficult to obtain clean water. The BPBD of Central Lombok Regency must prepare clean water at the peak of the dry season for several villages, including Sasake Village. Alternative water sources in Sasake Village are wells and the Batujai Reservoir. However, at the peak of the dry season, the water in several wells becomes cloudy and smelly, so residents cannot use it as clean water. This community service initiative seeks to implement a user-friendly downflow water filtration system designed for community-level ownership, operation, and maintenance. The design of this filter uses a 4" PVC pipe containing filter media, including sand, palm fiber, charcoal (activated carbon), and cotton. This physical water purification process excludes chemical and biological reactions, relying instead on gravity-driven separation of suspended solids from the fluid phase. Based on the filtering results, it is known that this tool can reduce turbidity concentration by 69.3% and eliminate odors. According to the evaluation results of the counseling participants, there has been a significant increase in understanding of simple water filtration methods. Counseling regarding this water filtration tool is crucial so that the community can overcome clean water problems independently.
Co-Authors Agus Suroso Agus Suroso Agus Suroso Agustawijaya, Didi S Aini, Niza Husnul Aji, Eko Usman Akmaluddin Akmaluddin Akmaludin Akmaludin, Akmaludin Ali, AM Anid Supriyadi ANID SUPRIYADI Aslam, Firar Bismi ATAS PRACOYO Atas Pracoyo Budianto, M Bagus Didi S. Agustawijaya Didik Agusta Wijaya Eko Pradjoko EKO PRADJOKO Eniarti, Miko Ery Setiawan Ery Setiawan Ery setiawan ERY SETIAWAN Ery Setiawan Estyana, Ema Fathmah Mahmud Ghaisani, Salsa Fajrina Hardi Pratomo Hartana Hartana Hartana Hartana HARTANA HARTANA Hartana, Hartana Hasim, Yanuar Hasyim hasyim, hasyim Hasyim, Hasyim Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono, Heri HERI SULISTYONO Hidayat, Syamsul Hidayaty, Baiq U’un Ratih Humairoh Saidah I Dewa Gede Jaya Negara I Kade Wiratama I Nyoman Merdana I Wayan Joniarta I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan I Wayan, Yasa I.B. Giri Putra Ida Bagus Giri Putra Ihsan Ihsan Ismail Hoesain M. Jaya Negara I.D.G Jaya Negara, I Dewa Gede Jaya Negara, I Dewa Made Julio, Ryan Bagus Julkifli Jurnal Pepadu Karyawan, I Dewa Made Alit Kurdiawan, Ujang Lalu Wirahman Lalu Wirahman Lalu Wirahman W M Bagus Budianto M.Bagus Budianto Made Mahendra Mahendra, Made Merdana, I Nyoman Miko Eniarti Miko Eniarti Muhajirah, Muhajirah N, Aditya Febrianto NEGARA, I D G JAYA Ngudiyono Ni Nyoman Kencanawati Pathurahman PRACOYO, ATAS Putra, I B. Giri Putra, I.B. Giri RAI K W, I G AGUNG NGURAH Rohani Rohmayani, Hairun Nisak Rudy Putera Kurniawan Saidah H Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin, Salehudin Sulaimiah Sulhaini Sulhaini Sulistyono, Heri Supardi Supardi Suparjo SUPRIYADI, ANID Suteja I.W Tampang, Tampang Tri Sulistyowati Veithzal Rivai Zainal Wakidi Wakidi WIRADARMA, LALU WIRAHMAN Wirahman, Lalu