Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Sedimentasi dari Pascabencana Banjir Sungai Belanting I.B. Giri Putra; Yusron Saadi; Lalu Wirahman; Salehudin Salehudin; Syamsul Hidayat
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v3i0.5190

Abstract

Banjir adalah bencana yang banyak terjadi. Sepanjang tahun 2016, 766 peristiwa banjir dan menyebabkan 147 orang meninggal, 107 orang terluka dan 2,72 juta orang diungsikan dari tempat tinggal mereka dan 30.669 rumah rusak. Rawan banjir banyak terjadi yang tidak pernah terjadi sebelumnya seperti Banjir di wilayah kota Bima dan daerah Belanting dll.Topan tropis Yvette yang sekarang terletak di Samudra Hindia sekitar 620 km selatan Denpasar bergerak ke Timur Laut menyebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Indonesia selatan dan hujan yang lebih ekstrim di Nusa Tenggara Barat terutama di daerah Bima, daerah Sumbawa dan daerah Belanting di bagian timur Lombok distrik.Untuk mengendalikan energi yang dihancurkan air diperlukan penanganan non fisik melalui Konservasi, menjaga ketersediaan, keberlanjutan, karakteristik dan fungsi air untuk menjaga kuantitas dan kualitas air. Hal yang paling mendesak saat ini adalah mengidentifikasi jumlah sedimen setelah banjir bandang berdasarkan transportasi sedimen dan membuat peta data dasar sungai. Peta-peta ini berisi informasi laju transpor sedimen yang terisi dalam kurva laju sedimen untuk digunakan sebagai pedoman untuk menangani setiap kondisi sungai.Hasil penelitian diperoleh volume sedimen dasar sungai Volume Belanting maksimum yang langsung ditinjau dan diamati adalah 28.623 M3 / hari dan persamaan Kurva aliran sungai Belanting yang diamati berdasarkan kondisi debit momen yang terjadi selama penelitian adalah debit aliran yang lebih besar, Qw = 3.304 m3 / dt, sehingga hasil perhitungan transpor material sedimen pada musim kemarau sangat sedikit dibandingkan dengan Sediment Discharge untuk digunakan sebagai material Galian C.
ANALISIS KARAKTERISTIK KEDALAMAN HUJAN DAN IKLIM DI PULAU LOMBOK I WAYAN YASA; YUSRON SAADI; HERI SULISTYONO; ERY SETIAWAN; HARTANA HARTANA; I DEWA GEDE JAYA NEGARA
GANEC SWARA Vol 15, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v15i2.219

Abstract

Climate and rain parameters are important factors that affect the availability of water resources on the earth's surface. The phenomenon of climate change that occurs today has an impact on the depth and distribution of rain and climatological parameters. The existence of rain and climate on Lombok Island changes very significantly every year. These changes affect various sectors, especially the irrigation sector. Thus, various adjustments must be made, such as adjusting the time of planting, cropping patterns and the types of plants being cultivated. In this case, knowledge about the characteristics of rain and climate that occurs on the island of Lombok is very important to know the pattern and magnitude of the incident as well as the time of the incident. This study was conducted to determine the condition of each climate variable in the Lombok island region by calculating the monthly average for 25 years. The smoothing uses the Theissen polygon method by utilizing 19 scattered rain station data and 4 climatological stations. Based on the analysis carried out, the results showed that the average monthly temperature ranged from 26.17-27.09°C, humidity 87.70-89.83%, sunlight 39.79-69.44%, and wind speed 53 ,73-110,21knot. The highest rainfall occurred in January of 235.33 mm, while the lowest occurred in August of 18.12 mm.
One-Dimensional Hydrodynamic Modelling for River Flood Forecasting Yusron Saadi
Civil Engineering Dimension Vol. 10 No. 1 (2008): MARCH 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.214 KB) | DOI: 10.9744/ced.10.1.pp. 51-58

Abstract

The ability to forecast maximum water depth during maximum discharge of a design flood is very important in designing flood protection scheme along the river reach. This paper explains the use of ISIS Flow, a one-dimensional hydrodinamic computer modelling for river flood forecasting. The computer simulations produced detailed information from each node including the maximum water depth during maximum discharge, thus it can be expected that an economical flood protection structure can be produced.
Fractional Critical Shear Stress at Incipient Motion in a Bimodal Sediment Yusron Saadi
Civil Engineering Dimension Vol. 10 No. 2 (2008): SEPTEMBER 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.718 KB) | DOI: 10.9744/ced.10.2.pp. 89-98

Abstract

The objective of this research was to examine and to quantify the stability of mixed grain sediment beds previously exposed to different time length of uniform antecedent flow hydrograph. The assessment of bed stability was carried out based on the observation of temporal pattern of eroded sediment during two identical stability tests with time varying flow and higher peak discharge. This was linked to the movement of individual sediment fractions to obtain fractional critical shear stress in a bimodal sediment mixture. The stability tests suggest a considerable increased in the stability of individual grain. Longer exposure time by antecedent flow clearly had an influence in the increasing stability of the bed. The increased rate of fractional critical shear stress during stability tests varied between 16 % and 35 % in the coarse mode whilst in the fine mode the rate of increase varied between 27 % and 39 %.
Pengelolaan Kali Bersih Kawasan Hulu Bendung Jangkok Untuk Menunjang Sektor Pariwisata Di Lombok Barat Ida Bagus Giri Putra; Yusron Saadi; Lalu Wirahman; Salehudin Salehudin; M.Bagus Budianto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.993 KB)

Abstract

Seiring dengan dinamika pembangunan di Kabupaten Lombok Barat maka terjadi konversi lahan basah (wet land) yang cukup tinggi untuk fungsi bangunan, dengan kondisi luas wilayah tetap tidak mengalami perubahan, tentu akan menimbulkan dampak negatif terhadap kabupaten tersebut. Salah satu dampak negatifnya adalah peningkatan koefisien limpasan air hujan/air permukaan (surface run off) akibat tertutupnya permukaan tanah yang tadinya berfungsi sebagai daerah resapan air ataupun tempat parkir air (retarding pond). Untuk mengendalikan daya rusak air, diperlukan langkah-langkah penanganan non-fisik melalui usaha konservasi, memelihara keberadaan, keberlanjutan, sifat, dan fungsi sungai agar alirannya tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai. Hal mendesak dan sangat perlu dilakukan adalah melakukan penyuluhan-penyuluhan secara kontinyu kepada masyarakat setempat untuk identifikasi kondisi sungai terutama di daerah sasaran dalam hal ini Desa Sesaot. 1. Melalui program pengabdian pada masyarakat ini dapat diperoleh landasan dasar untuk menentukan konsep bentuk perlakuan pendekatan kultur dan budaya masyarakat yang dipakai dalam menanggulangi Program Kali Bersih yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil analisis jumlah angkutan sedimen pada Sungai Utama Bendung Jangkok yang terjadi sebesar 5,984 x10-3 m3/hari. Dan debit sedimen melayang (suspended load) pada Hulu Bendung Jangkok maksimum sebesar 22,355 ton/hari, sedangkan debit sedimen terendap pada Hulu Bendung Jangkok maksimum sebesar yaitu 1710,994 ton/. Dengan pendekatan ini nantinya dapat dijadikan bahan rekomendasi untuk menentukan skala prioritas penanganan Program Kali Bersih di Kabupaten Lombok Barat dalam menunjang program Nasional.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PEKERJAAN TEROWONGAN PENGELAK DAN PELIMPAH PADA BENDUNGAN MENINTING Rudy Putera Kurniawan; I Wayan Yasa; Yusron Saadi
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 6: Januari 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i6.252

Abstract

Pada pekerjaan Bendungan Meninting ini terdapat pertemuan antara bangunan pengelak dan bangunan pelimpah, dimana pekerjaan penggaliannya dilakukan dengan cara peledakan (blasting). Pertemuan bangunan ini membutuhkan perhatian khusus mengingat tingkat kesulitannya cukup tinggi, yaitu pada pekerjaan hauling (pengangkutan) material blasting, dimana pada pelaksanaannya kendaraan angkut dan excavator memiliki ruang gerak yang sempit di dalam terowongan. Alternatif untuk percepatan pekerjaan dilakukan dengan menentukan arah mulainya pekerjaan, yaitu dari arah atas (pelimpah), arah hulu (pengelak), atau dari arah hilir.Penentuan arah ini dilakukan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process), dimana AHP adalah sistem atau model yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran.Dari hasil Analisa menggunakan metode AHP didapat skala prioritas dalam pelaksanaan pekerjaan bangunan pelimpah dan pengelak ini yaitu, dari arah hilir, kemudian dari atas (pelimpah), dan terakhir dari arah hulu (pengelak). Dengan demikian hasil Analisa ini diharapkan dapat membantu dalam penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan pekerjaan terowongan pelimpah dan pengelak yang ada pada proyek Bendungan Meninting
PEMBUATAN JARINGAN PIPA IRIGASI TETES DI DESA MERTAK TOMBOK KECAMATAN PRAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; I Wayan Yasa; Yusron Saadi; Salehudin Salehudin; Hartana Hartana; Ery Setiawan
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2482

Abstract

Desa Mertak Tombok merupakan salah satu desa di Kecamatan Praya KabupatenLombok Tengah. Letak Desa Mertak cukup strategis dekat dengan pusa-pusat perdagangan (pasar Renteng), terletak di tepi jalan raya Praya-Mantang yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan eknomi di luar kota Praya. Wilayah Desa Mertak Tombok sebagian besar merupakan area persawahan (256 Ha) dan lahan kering (66 Ha). Penduduk Desa Mertak sebagian besar adalah petani, pedagang, karyawan dan buruh. Secara geografis dan ekonomis desa ini berpotensi menjadi lebih maju. Usaha memajukan desa ini dapat dilakukan antara lain dengan mengubah lahan kering menjadi lahan pertanian yang produktif dengan cara menerapkan sistem irigasi tetes. Sistem irigasi tetes sangat cocok dikembangkan di daerah lahan kering karena sistem irigasi ini memiliki efisiensi yang sangat tinggi sehingga debit air yang diperlukan kecil sesuai dengan kebutuhan air tanaman. Metode pemberian air hemat air ini sesuai dengan karakteristik lahan kering yang jumlah ketersediaan airnya terbatas. Sistem irigasi tetes mengalirkan air dari sumber air langsung ke zona perakaran tanaman melalui jaringan pipa berporasi. Kelebihan jaringan irigasi tetes agar kehilangan air selama pengaliran seperti evaporasi dan infiltrasi dapat diminimalkan. Sistem irigasi tetes sangat mudah dibuat tidak membutuhkan tenaga dengan keahlian khusus. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu 35 orang petani lahan kering di Desa Mertak Tombok memperoleh pengetahuan baru irigasi hemat air dan mampu membuat sistem jaringan irigasi secara mandiri. Masyarakat Desa Tombok Mertak saat ini juga dapat secara langsung melihat model jaringan irigasi tetes di Kantor Desa Mertak Tombok dan dapat mengaplikasikannya pada lahan masingmasing sesuai dengan luas lahan yang dimiliki.
Penerapan Sumur Resapan Sebagai Upaya Pengendalian Banjir dan Konservasi Air Tanah di Desa Lembah Sari Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat Tri Sulistyowati; Didi S. Agustawijaya; Ismail Hoesain M.; Miko Eniarti; Yusron Saadi
Portal ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v1i1.2350

Abstract

Bencana banjir bandang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Lombok Barat pada bulan Desember 2021. Hal ini disebabkan intensitas curah hujan tinggi dan kurangnya kawasan resapan air sehingga terjadi luapan air sungai dan menggenangi permukiman penduduk. Desa Lembah Sari merupakan salah satu desa terdampak banjir bandang tersebut. Sebanyak 404 rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 37 rumah rusak berat karena tertimbun lumpur dan sisanya rusak sedang. Selain itu banjir juga mengakibatkan jembatan penghubung desa putus. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Lembah Sari. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penerapan sumur resapan sebagai upaya pengendalian banjir dan konservasi air tanah. Sumur resapan berfungsi untuk menampung air permukaan dari hujan dan meresapkan ke dalam tanah menjadi cadangan air tanah untuk memenuhi kebutuhan air baku penduduk. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode sosialisasi, ceramah, diskusi, dan praktek membuat sumur resapan. Berdasarkan hasil kegiatan, maka peserta telah memahami manfaat dan cara membuat sumur resapan. Sehingga diharapkan dapat membangun sumur resapan di lingkungan permukiman masing-masing sebagai upaya pengendalian banjir dan konservasi air tanah.
Penyuluhan Pembuatan Irigasi Tetes Bertingkat Pada Anak Sekolah Pesraman Dan Masyarakat Di Sekitar Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram I Dewa Gede Jaya Negara; I Dewa Made Alit Karyawan; I Kade Wiratama; Made Mahendra; I Wayan Joniarta; I Nyoman Merdana; Agus Suroso; Hasyim; I Wayan Yasa; Yusron Saadi; Heri Sulistiyono; Hartana; Atas Pracoyo
Portal ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v1i2.3539

Abstract

Anak Pesraman di Kecamantan Sandubaya Kota Mataram perlu diberikan penyuluhan irigasi modern seperti system tetes, agar memiliki pengetahuan irigasi dalam rangka melakukan usahatani di pekarangan. Hal ini menjadi penting karena dilingkungan perumahan anak-anak pesraman rata-rata memiliki lahan pekarangan yang luas tetapi tidak dimanfaatkan, sehingga perlu disentuhkan dengan irigasi tanaman pada lahan pekarangan yang sempit agar nantinya dapat memberikan manfaat pada keluarga. Untuk mendukung hal tersebut maka penyuluhan cara pembuatan irigasi tetes perlu diberikan sebagai media pembelajaran non formal dan untuk meningkatkan wawasan anak-anak Pesraman tersebut.Memperhatikan potensi anak-anak yang umurnya sangat dini, maka Pengabdian dilakukan dengan tahapan survey lokasi, penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi dengan cara iteraktif dimana materi suluh disampaikan dan juga dengan cara bermain.Penyuluhan diawali dengan pembukaa, sosialisasi tim penyuluh, materi suluh tediri dari teori irigasi irigasi dan irigasi tetes, teori lahan irigasi dan lahan bertingkat, serta materi contoh-contoh system irigasi tetes dan aplikasinya. Diskusi dan tanyajawab dilakukan secara berurutan pada tiap sesi penyuluhan termasuk sebagai evaluasi kegiatan.Pengabdian ini telah menyuluhkan 15 anak-anak pesraman, penyuluhan telah memberi wawasan irigasi tetes dan cara pembuatan irigasi tetes bertingkat dengan iteraktif. Anak-anak Pesraman sangat antosias mengikuti pengabdian ini sampai selesai. Dimasa mendatang diharapkan ada contoh aplikasi irigasi tetes untuk media pembelajaran anak -anak di Pesraman ini, agar dapat dipraktikan langsung.
PENGARUH VARIASI EMITTER PADA JARINGAN IRIGASI TETES PIPA PVC BERTINGKAT TERHADAP DISTRIBUSI DAN KESERAGAMANAN IRIGASI I DEWA GEDE JAYA NEGARA; ANID SUPRIYADI; EKO PRADJOKO; ATAS PRACOYO; YUSRON SAADI; I WAYAN YASA
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.791

Abstract

Test efforts to find alternatives to increase the even distribution of irrigation water on service land. The results of previous research conducted by researchers show that drip irrigation which is designed in stages with a water source from a drip irrigation tank using two types of emitters in a multi-stage drip irrigation system provides different irrigation water distribution results, so it is necessary to find a solution. so that irrigation can occur evenly. To get an alternative that might be tested is to use several types of emitters in the PVC pipe drip point holes, because these tools already exist on the market. This research aims to determine the effect of using two types of emitters, namely 2 lt/min and 4 lt/min emitters on distribution of irrigation water in a 4-tiered drip irrigation network. The test data analyzed includes irrigation distribution data, flow discharge data and irrigation uniformity (Cu), and the results of the analysis are presented in the form of tables and graphs and discussed before conclusions are drawn. The analysis results show that the average Cu for the two types of emitters is above 97%, which is very good and the two emitters have a very even distribution. The difference in distribution volume for each emitter, for a 2ml/min emitter is around 1ml -2 ml and for a 4 ml/min emitter it is 1ml -2 ml, with an irrigation network flow rate of around 84ml/min – 99.7 ml/min.
Co-Authors Agus Suroso Agus Suroso Agus Suroso Agustawijaya, Didi S Aini, Niza Husnul Aji, Eko Usman Akmaluddin Akmaluddin Akmaludin Akmaludin, Akmaludin Ali, AM ANID SUPRIYADI Anid Supriyadi Aslam, Firar Bismi ATAS PRACOYO Atas Pracoyo Budianto, M Bagus Didi S. Agustawijaya Didik Agusta Wijaya EKO PRADJOKO Eko Pradjoko Eniarti, Miko ERY SETIAWAN Ery Setiawan Ery Setiawan Ery Setiawan Ery setiawan Estyana, Ema Fathmah Mahmud Ghaisani, Salsa Fajrina Hardi Pratomo Hartana Hartana HARTANA HARTANA Hartana Hartana Hartana, Hartana Hasim, Yanuar Hasyim Hasyim, Hasyim hasyim, hasyim Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono, Heri HERI SULISTYONO Hidayat, Syamsul Hidayaty, Baiq U’un Ratih Humairoh Saidah I Dewa Gede Jaya Negara I Kade Wiratama I Nyoman Merdana I Wayan Joniarta I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan I Wayan, Yasa I.B. Giri Putra Ida Bagus Giri Putra Ihsan Ihsan Ismail Hoesain M. Jaya Negara I.D.G Jaya Negara, I Dewa Gede Jaya Negara, I Dewa Made Julio, Ryan Bagus Julkifli Jurnal Pepadu Karyawan, I Dewa Made Alit Kurdiawan, Ujang Lalu Wirahman Lalu Wirahman Lalu Wirahman W M Bagus Budianto M.Bagus Budianto Made Mahendra Mahendra, Made Merdana, I Nyoman Miko Eniarti Miko Eniarti Muhajirah, Muhajirah N, Aditya Febrianto NEGARA, I D G JAYA Ngudiyono Ni Nyoman Kencanawati Pathurahman PRACOYO, ATAS Putra, I B. Giri Putra, I.B. Giri RAI K W, I G AGUNG NGURAH Rohani Rohmayani, Hairun Nisak Rudy Putera Kurniawan Saidah H Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin, Salehudin Sulaimiah Sulhaini Sulhaini Sulistyono, Heri Supardi Supardi Suparjo SUPRIYADI, ANID Suteja I.W Tampang, Tampang Tri Sulistyowati Veithzal Rivai Zainal Wakidi Wakidi WIRADARMA, LALU WIRAHMAN Wirahman, Lalu