p-Index From 2021 - 2026
9.951
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JURNAL LITIGASI (e-Journal) Jurnal Ketahanan Nasional Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar EDUKASI JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) PEDAGOGIA JCES (Journal of Character Education Society) IQRO: Journal of Islamic Education Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Basic and Applied Education Research Journal (BAERJ) Anglophile Journal JURNAL PENDIDIKAN IPS Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan TROPICAL BIOSCIENCE: Journal of Biological Science JPM Journal of Innovative and Creativity Jurnal Aksara Raga RUKASI: Jurnal Ilmiah Perkembangan Pendidikan dan Pembelajaran SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik dan Kewarganegaran Forum Ilmu Sosial BHAKTI JIVANA Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSISTENSI BUDAYA ERTURTUR ATAU TRADISI SANTUN BERTEGUR SAPA PADA KOMUNITAS PERSADAAN BATAK KARO KOTA CIMAHI Halimah, Lili; Heryani, Heni; Kencana Barus, Mada
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2022): Isu-Isu Kontemporer
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v4i2.61

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk menganalisis budaya ertutur atau suatu tradisi bertegur sapa adat Batak Karo yang semakin hari semakin mulai ditinggalkan para generasi mudanya. Mereka umumnya tidak mengenal kembali silsilah atau keturunan terdahulunya. Di Kota Cimahi sendiri sebagian besar di Komunitas Batak Karo sebagian besar tidak mengenal budaya erturtur. Metode penelitan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara kepada anggota Komunitas Batak Karo. Hasil penelitian meunjukkan bahwa budaya erturtur sudah mulai dipahami oleh komunitas tersebut. Hal ini menjadi tugas para tokoh adat, para pemimpin keagaan untuk membumikan kembali budaya erturtur di kalangan generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman
Upaya Pelestarian Pagelaran Wayang Golek melalui Visualisasi Karakter Publik Figur Koswara, Yustandi Koswara; Halimah, Lili; Heryani , Heni
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2024): PPKn dan Berbagai dinamikanya
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v6i1.125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hampir punahnya kesenian tradisional yang menjadi identitas kebudayaan bangsa indonesia di zaman modern saat ini, sehingga meningkatkan minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional khususnya wayang golek merupakan salah satu upaya melestarikan seni dan kebudayaan bangsa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk apresiasi masyarakat khususnya generasi muda terhadap pertunjukan kesenian pagelaran wayang golek cenderung memudar, selain itu penonton yang menyaksikan wayang golek semata-mata hanya ingin menyaksikan lawakannya saja tanpa memerhatikan jalannya cerita maupun nilai-nilai yang hendak disampaikan melalui pergelaran wayang golek tersebut.
Penguatan Nilai Karakter Religius Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di SMP Muhammadiyah Subang rizkyarian, muhammadyoga; Halimah, Lili; Heryani, Heni
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2024): PPKN dan Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v6i2.137

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan kebutuhan dan memegang peranan yang sangat penting memajukan pembangunan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara secara lintas generasi intelektual dan kualitas tinggi. guru sebagai pendidik, Pengawas, pelatih, dan pengembang kurikulum dapat menciptakan kondisi dan suasana belajar favourable yaitu suasana belajar yang menyenangkan, rasa aman dan memberi Kesempatan bagi peserta didik untuk berpikir aktif, kreatif dan inovatif dalam penelitian berkolaborasi dalam keterampilan mereka Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil bahwa dalam membentuk karakter religius perlu harus ada adanya kerjasama dan pembiasaan dari setiap mata pelajaran termasuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewargenegaraan, di dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bahwa Peserta didik harus dibiasakan dengan etika dan moral untuk menghormati guru artinya apa pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan menjelaskan apa saja yang boleh dilakukan peserta didik dan apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh peserta didik seperti peserta didik harus dibiasakan berkata jujur ketika pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sedang berlangsung ini dimaksudkan agar peserta didik terbentuk rasa jujur di setiap tempat dan dimana saja, didalam pembelajaran PPKn peserta didik juga dibiasakan berdoa sebelum pembelajaran baik itu pada jam pertema, kedua, ketiga atau jam terakhir hal ini agar peserta didik dapat terbiasa bahwa setiap yang akan kita lakukan harus melibatkan Tuhan YME
Implementation Of The Positive Culture Of Seven Days Of Special Education At SDN 1 Pasanggrahan Nurhayati, Tita; Retnoasih, Agustina; Purwanto; Halimah, Lili
Forum Ilmu Sosial Vol. 51 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v51i1.5081

Abstract

Education is the place where the seeds of culture are sown within society. Through the educational process, good character traits develop within individuals, equipping them to face life with physical and spiritual happiness. Education is a place for character formation. A positive culture involves good habits encompassing activities fostering students' character. The Government of Purwakarta Regency issued Regent Regulation Number 69 of 2015 on Education, laden with Sundanese philosophy through the "7 Poe Atikan Istimewa" (Seven Days of Special Education). This program features themed education with a different character-based theme daily and is implemented in schools across Purwakarta Regency. This study aims to describe and recognize the implementation of the positive culture of Seven Days of Special Education at SDN 1 Pasanggrahan. This research uses a qualitative method, with subjects being all students of SDN 1 Pasanggrahan from grades I to VI. Data collection methods include interviews, observations, and documentation. Based on the interactions between students and teachers and interviews with students, teachers, and the principal, the researchers describe ways to address student issues by implementing the positive culture of Seven Days of Special Education. This program, implemented by all primary and secondary education units in Purwakarta since 2015, effectively fosters a positive culture in schools, including at SDN 1 Pasanggrahan.
PROBLEMATIKA HUKUM DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT PADA BIDANG POLITIK: PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN KETERLIBATAN MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (UU ITE) DI INDONESIA Halimah, Lili; Hidayah, Yayuk
LITIGASI Vol. 25 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/litigasi.v25i2.18489

Abstract

Kebebasan berpendapat di era digital menjadi isu penting dalam politik Indonesia, terutama terkait penerapan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penelitian ini mengeksplorasi dampak UU ITE terhadap kebebasan berpendapat dengan pendekatan hukum normatif. Data yang digunakan mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil menunjukkan bahwa UU ITE, meskipun bertujuan melindungi masyarakat dari informasi negatif, sering digunakan untuk membatasi kebebasan berpendapat, khususnya bagi pengkritik politik. Ketidakpastian hukum akibat pasal-pasal mengenai penyebaran informasi dan ujaran kebencian menciptakan tekanan bagi individu untuk menghindari sanksi. Penelitian menekankan pentingnya keseimbangan antara perlindungan masyarakat dan hak kebebasan berpendapat melalui penegakan hukum yang adil. Selain itu, pemahaman UU ITE dalam pendidikan kewarganegaraan krusial untuk mengedukasi masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum. Keterlibatan masyarakat dalam advokasi dan pemantauan dapat mendorong penerapan UU ITE yang adil, sehingga hak-hak politik individu tetap terjaga.
Representasi Civic Disposition melalui Pendekatan Moral pada Anak Didik Pemasyarakatan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sukamiskin Provinsi Jawa Barat Halimah, Lili -; Nurlela, Khoffifah
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5 No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5i1.2076

Abstract

Di era yang sangat pesat akan perkembangan teknologi ini pasti berdampak pada penyimpangan prilaku anak-anak yang kian sulit diatasi. Apabila masalah ini terus menerus terjadi maka akan berdampak negatif bagi pengembangan karakter generasi muda, remaja, masyarakat dan orang tua. Tujuan penelitiaan adalah untuk mengetahui representasi civic disposition melalui pendekatan moral pada anak didik pemasyarakatan di lembaga pembinaan khusus anak Sukamiskin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan subjek penelitian adalah anak-anak yang sedang bersangkutan dengan hukum atau ABH. Hasil penelitian menunjukan bahwa LPKA Sukamiskin merupaka lembaga yang efektif  bagi pembentukan karakter yang baik bagi anak didik pemasyarakatan. Pembinaan dan pendidikan yang ditanamkan berupa kesadaran agama, berbangsa dan bernegara, kemampuan intelektual dan kecerdasan, kesadaran hukum, dan integrasi diri dengan masyarakat. Hal tersebut nampak dari perubahan sikap anak didik selama proses pembinaan sampai masa tahanan selesai.Representation of Civic Disposition through the Moral Approach in Correctional Students in Sukamiskin Children's Special Development Institution (LPKA) West Java Province. In an era of rapid technological development, this will inevitably have an impact on the deviations of children's behavior that is difficult to overcome. If this problem continues it will have a negative impact on the development of the character of the younger generation, adolescents, society and parents. The purpose of this research is to find out the representation of civil disposition through moral contributions to correctional students in Sukamiskin children's development institutions. This study uses qualitative and research subjects are children who are approved by law or ABH. The results showed that LPKA Sukamiskin was an effective institution for good character for correctional students. The fostering that is applied is the fostering and education of religious awareness, fostering and education of national and state awareness, fostering and education of intelligence and intelligence skills, capability of fostering and educating legal awareness, fostering and education integrating oneself with the community. This can be seen from the change in attitudes of students during the coaching process until the detention period is complete.
Membangun Karakter Antikorupsi pada Siswa SMK Negeri 3 Kota Cimahi : (Edukasi Dampak Berbagai Perilaku Koruptif di Sekolah) Halimah, Lili; Fajar, Arnie; Heni Heryani, Heni Heryani
Komunikasi Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1 April 2024
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65055/bhaktijivana.v1i1.20

Abstract

All elements of society of course really hope for prosperity and the culture of corruption is certainly one of the threats to achieving that prosperity. The easiest and most effective effort to eradicate corruption is to instill the values ​​of integrity in the younger generation. The younger generation has sufficient knowledge about corruption and anti-corruption behavior. This means that there is a weakness in the younger generation regarding awareness of developing an anti-corruption culture within themselves, so it can be concluded that anti-corruption education is needed for the younger generation in order to help grow their legal awareness. In this way, our team of lecturers and students held counseling with students at Cimahi City State Vocational High School 3 to provide understanding to the younger generation about corrupt behavior in our daily lives which we often accidentally do, and which has an impact on our future lives when we are adults. This outreach is intended to make the younger generation aware that corrupt behavior is a source of disaster for the nation's future. The younger generation is a milestone in implementing changes in a nation. The young generation with all its idealism can break the chain of corruption if it is equipped from an early age with an anti-corruption mentality which can be obtained through anti-corruption education.
Membangun Peserta Didik yang Bermoral dan Berkarakter Pancasila, tanpa Bullying di SMP Darul Hikah Parongpong Kabupaten Bandung Barat Hendrawan, Jajang; Halimah, Lili; Feniawati Darmana, Feniawati Darmana
Komunikasi Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1 April 2024
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65055/bhaktijivana.v1i1.21

Abstract

Bullying is currently still a frightening thing in the world of education in Indonesia. Bullying is a behaviour that is not often encountered in everyday life, but bullying behaviour cannot be ignored. If left alone, it will seriously impact the social environment, especially at the stage of student development. Victims who are bullied are usually quiet children and children who have difficulty getting along with their friends. Bullying occurs due to several causal factors, namely, economic differences, religion, gender, traditions, and the habit of seniors to punish their juniors, which often occurs. There are feelings of revenge or jealousy, and there is a desire to dominate the victim with physical strength and sexual attraction. Apart from that, the perpetrator carries out bullying to increase his popularity among his fellow players (per group). Counselling activities at Darul Hikmah Parongpong Middle School, West Bandung Regency, were held in January 2024 and were attended by several class VII VIII students, teachers, and students who helped carry out community service. The activities carried out include counselling on the prevention and handling of bullying in the school environment using the seminar method. Hopefully, this outreach activity can provide students with an understanding that the impact will bring destruction to the souls of the younger generation.
Implementation of 21st Century Learning for MGMP Teachers in Subang Regency Halimah, Lili; Hendrawan, Jajang Hendar; Fajar, Arnie; Heryani, Heni
Komunikasi Vol 2 No 1 (2025): Volume 2 No 1 April 2025
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65055/bhaktijivana.v2i1.22

Abstract

Revolusi industri 4.0 telah menjadi fenomena penting di banyak bidang, termasuk pendidikan. Siswa harus menggunakan teknologi digital dan meningkatkan sumber daya manusia untuk beradaptasi dengan perubahan saat ini. Untuk itu Guru Mata Pelajaran Pendidikan IPS harus beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Untuk itu kami memberikan penyegaran bagi Guru di lingkungan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Mata Pelajaran IPS di Kabupaten Subang melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan pemahaman baru melalui teori dan praktek dalam proses pmbelajaran dalam menghadapi revolusi industri 5.0. Guru Pendidikan IPS dalam menghadapi perubahan zaman harus menjadi lebih dari hanya ide atau teori; harus menjadi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi, kepekaan sosial, kolaborasi tim, pemikiran kritis, dan kemampuan pemecahan masalah. Pentingnya Pendidikan IPS tidak hanya membuat peserta didik tidak hanya memiliki kecerdasan yang tinggi, tetapi mereka juga harus menjadi warga negara yang baik, sosial, berakhlak, dan berkarakter. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan di era ini, sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era revolusi industri 4.0.
Penguatan Karakter Disiplin Pada Pembelajaran IPS di SMP Pasundan 3 Cimahi sebagai Dampak dari Masa Pandemi Ai Wita Wasilah; Lili Halimah; Khaerul Syobar
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 2 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i2.406

Abstract

Setelah melewati masa pandemi, pembelajaran Kembali menggunakan sisten tatap muka. Dampak dari pembelajaran daring tentunya beragam, namun yang paling utama adalah pembelajaransarana dan prasarna berbasis teknologi yang menjadi fokus karakter disiplin karena siswa biasanya belajar secara daring pada saat itu. Ketika fase pengajaran tatap muka (pembelajaran luring) berlangsung, tentu akan ada perbedaan yang signifikan dibandingkan cara guru belajar sebelum pandemi. Dampak positif dan negatif pembelajaran daring tentunya berdampak pada cara guru mengajar pembelajaran khususnya pembelajaran secara luring pada tahun ajar 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas bagaimana dampak pembelajaran pasca pandemi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan sebagai sumber informasi. Temuan menunjukkan bahwa penyelenggaraan pembelajaran daring dengan segala tantangannya dapat diatasi dengan berbagai upaya dari sekolah, guru, siswa, dan orangtua sebagai pendamping pembelajaran di rumah.
Co-Authors Abdul Azis Wahab Abimanto, Dhanan Agustina Retnoasih Ai Ratnahayati Ai Ratnahayati Ai Wita Wasilah Alatif, Muhamad Isman Aling Heryani Anis Suryaningsih Anis Suryaningsih Suryaningsih Anisah Arfiawati, Fristi Arnie Fajar Arnie Fajar Arnie Fajar Ayu Wulandari Azhari, Nurul Devi Andriyani Dewi Shopiah Dinna Daniati Edy Sofyan, Edy Eneng Martini Eneng Serli Eriwan Edna Pratama Ernandia Pandikar Ernawati Simatupang Eva Enzelia Barus Faizah Farida Sartika Fauzi, Muhammad Ikhsan Feniawati Darmana Feniawati Darmana, Feniawati Darmana Fredy Fredy Guntara, Diki Halibanon, Dewi Saparina Hari Rudiana Hartati, Yayu Setia Hasim Bisri, Hasim Hasyim, Umar Al Faruq A Hendrawan, Jajang Hendrawan, Jajang Hendar Heni Heryani Heni Heryani Heni Heryani Heni Heryani, Heni Heryani Herlina Herlina Heryani , Heni Hidayah, Yayuk Ichtiat, Helmi Qodrat Idrus Affandi Iis Suryani Herdiah Indah Khoirunnisa Tosin Indah Kristina Wulandari Indah Kristina Wulandari Ismi Sujastika Jajang Hendar H Jajang Hendar Hendrawan JULYANTI, ANISA Kencana Barus, Mada Khaerul Syobar Khaerul Syobar Kokom Kokom Kokom Kokom Kokom, Kokom Koswara, Yustandi Koswara Laksmi Puspitasari Lilis Setiawati Lilis Suryani Linda Nurkania M. Andriansah Mada Kencana Barus Mada Kencana Barus Marwan Effendi Marzuki , Marzuki Meiwatizal Trihastuti Mira Moh Isman Al Latif Muhammad Andriansyah Purba Nanang Zakaria Nasim, Eman Sulaeman Neneng Tri Puspita Neneng Tri Puspita Neneng Tripuspita Nufikha Ulfah, Nufikha Nur Pitri Arisandi Nurhayati, Tita Nurlela, Khoffifah Nurul Azhari Nurul Azhari nurul khotimah Nurul, Siti Fauziah Pandikar, Ernandia Purwanto Purwanto Purwanto Ramadhani Irma Tripalupi Ratna Wulan Munggaran Ratnasari Ratnasari Redjeki, Finny Regina Dalih Gandes Ivoni Lubis Retnoasih, Agustina Risti Aulia Ulfah rizkyarian, muhammadyoga Roza Ruspita SEPTIANI SEPTIANI Shaleh, R. Komarudin Siti Amini Siti Hodijah Siti Hodijah Siti Sangadah Siti Sangadah Siti Saniah, Siti Sopii Sopii Tedi Sutisna Tia Ihsantiani Umar Al Faruq A Hasyim Weti Sri Nuryani Jamilah Yadi Budiman Yayu Setia Hartati Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yeni Siti Rokayah Yeni Siti Rokayah Yomi Romlah, Oom Yusi Sri Mulyan Yusi Sri Mulyani