Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kinerja karyawan Pabrik Kelapa Sawit PT. Hutahaean Dalu-Dalu dalam tiga tahun terakhir, diduga dipengaruhi oleh lemahnya budaya organisasi, komitmen, dan kurangnya kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Sampel berjumlah 61 responden, dan data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (F hitung = 138,662; Sig. = 0,000). Secara parsial, budaya organisasi (t = 2,313; Sig. = 0,024), komitmen organisasi (t = 3,107; Sig. = 0,003), dan kepuasan kerja (t = 5,401; Sig. = 0,000) berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,879. Variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja adalah kepuasan kerja. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan kepuasan dan pembinaan budaya organisasi untuk memperkuat kinerja karyawan dan daya saing perusahaan.