Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Masyarakat Lokal : Literature Review Mery Delvina; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 11 (2024): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i11.1102

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar memiliki wilayah pesisir yang luas dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, berbagai ancaman seperti eksploitasi berlebihan, pencemaran, dan perubahan iklim telah menyebabkan degradasi lingkungan pesisir. Pendekatan pengelolaan berbasis masyarakat lokal menjadi solusi efektif, didukung oleh kearifan lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan, yang merupakan serangkaian aktivitas yang berfokus pada metode pengumpulan data dari sumber-sumber pustaka. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang diterapkan adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengelolaan wilayah pesisir di Indonesia melibatkan berbagai aspek penting. Wilayah pesisir merupakan kawasan peralihan antara ekosistem darat dan laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi namun juga menghadapi berbagai ancaman keberlanjutan. Masyarakat lokal pesisir, yang memiliki karakteristik sosial-budaya khas dan sistem pengetahuan tradisional, memegang peran penting dalam pengelolaan wilayah ini. Pengelolaan berbasis masyarakat lokal telah terbukti efektif melalui berbagai praktik kearifan lokal seperti Panglima Laot di Aceh, Sasi di Maluku, dan Awig-awig di Bali dan NTB. Sistem ini didukung oleh kerangka hukum yang kuat, termasuk UU No. 27 Tahun 2007 yang telah diperbarui menjadi UU No. 1 Tahun 2014, serta berbagai peraturan pelaksana lainnya. Implementasi kebijakan diperkuat melalui program pemberdayaan masyarakat dan pendekatan pengelolaan terpadu yang mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, sosial budaya, dan kelembagaan, dengan melibatkan partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan.
PEMODELAN PENJALARAN GELOMBANG TSUNAMI DAN ANALISIS DAERAH JANGKAUAN DI NAGARI MANGGOPOH PALAK GADANG ULAKAN Fudla, Mariratul; Prarikeslan, Widya
JURNAL BUANA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss3/4071

Abstract

Abstract The problem in Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan is that there is no map and modeling analysis of the propagation and coverage area of tsunami waves with the 2023 earthquake scenario in Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan. With the research aim of analyzing the form of modeling of the propagation and coverage area of tsunami waves with the 2023 earthquake scenario in Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan. The method used in research is quantitative with a systematic investigation of a phenomenon by collecting data that can be measured using statistical, mathematical or computational techniques. Modeling the propagation of tsunami waves in Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan using scenario 1 with Mw 8.9 located at coordinates 99.81 E-0.87 South Latitude which results in tsunami wave propagation reaching 7.5 meters and scenario 2 with Mw 8.9 located at coordinates 97, 95 BT-1.44 South Latitude resulted in a tsunami wave propagating up to 4.5 meters.
ANALISIS KUALITAS AIR DAN ESTIMASI POTENSI BEBAN PENCEMARAN PADA SUNGAI BATANG ARAU, KOTA PADANG Adnan Sabilil Khairi Salfia; Widya Prarikeslan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30939

Abstract

The objectives of this study are: (1) Analyse water quality and determine the status of water quality in the Batang Arau River, Padang City by considering several physical (temperature, TDS, TSS,), chemical (BOD, COD, DO, total phosphate (T-Phosphate), pH, nitrate (NO3-N), ammonia (NH3-N) and biological (fecal coliform) parameters. (2) Estimating the potential pollution load of Batang Arau River from domestic, industrial and agricultural sectors. This type of research is descriptive quantitative. There are 2 methods used in this research, in analysing water quality and identifying water quality status using the STORET method. Meanwhile, to estimate the potential pollution load in Batang Arau River, this research uses an indirect calculation by calculating the potential pollution load sourced from the 2017 Citarum River Pollution Load Capacity and Allocation book. Determination of sample points using purposive sampling technique with a total of 5 sample points spread from upstream to downstream. The results showed that (1) Based on the analysis results, 7 out of 11 water quality parameters experienced problems including temperature, TDS, BOD, COD, DO, T-Phosphate and Ammonia. The quality status of the Batang Arau River at sample points 1 and 2 is still categorised as meeting quality standards, sample 3 is classified as mildly polluted, samples 4 and 5 are categorised as heavily polluted. (2) The highest potential pollution load in the Batang Arau River is caused by the domestic sector, followed by the industrial and agricultural sectors. The ability to accommodate the pollution load in the Batang Arau River is influenced by the amount of river water discharge and water quality, high water discharge accelerates the process of dissolving pollutants in water through the process of self purification.
High-Resolution Rooftop Solar PV Potential Assessment Using an Open-Source Remote Sensing Data and Cloud Computing: A Case Study in Padang Utara Subdistrict Hafizh, Surya; Prarikeslan, Widya
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/inderaja.v19i2.8800

Abstract

High-resolution assessment of rooftop solar photovoltaic (PV) potential in urban areas is often constrained by the high cost of commercial data like LiDAR and the computational intensity of analyzing complex geometries. This study develops and applies a novel, fully open-source remote sensing workflow that leverages cloud computing to overcome these limitations. The methodology integrates open-source building and canopy height data to generate a Digital Surface Model (DSM) and introduces a novel Urban Geometric Correction Factor (UGCF). The UGCF combines a multi-temporal Shading Factor, calculated efficiently in Google Earth Engine (GEE), with a Sky View Factor (SVF) to realistically model solar irradiance on individual rooftops. Applied to the complex urban morphology of Padang Utara, Indonesia, the workflow identified significant potential, with 47.17% of viable rooftops classified as 'Optimal' or 'Very Optimal', with a radiation value range of 758.8–848.63 kWh/m²/year. Spatially, the highest potential is concentrated in lower-profile residential areas, not necessarily on the tallest buildings, Critically revealed that internal roof shading is a dominant limiting factor for large buildings. This research presents a cost-effective and replicable methodology, contributing a significant tool for detailed urban solar potential assessment and supporting data-driven sustainable energy planning.
Pengelolaan Ekosistem Mangrove untuk Mendukung Keberlanjutan Pesisir: Peran Blue Carbon dalam Mitigasi Perubahan Iklim : Penelitian Dimas Andrianto; Jihad Waffiqa Rahmah; Rizki Amelia Sasqia Putri; Eni Kamal; Widya Prarikeslan; Abdul Razak; Mhd. Ridha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3638

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan dan arah penelitian mengenai pengelolaan ekosistem mangrove dalam mendukung keberlanjutan wilayah pesisir selama periode 2019–2025. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 15 artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional diseleksi dari basis data Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema penelitian mengalami pergeseran signifikan dari konservasi struktural menuju integrasi antara ekologi, sosial-ekonomi, dan kebijakan. Lima tema utama yang diidentifikasi adalah: (1) ekologi dan blue carbon; (2) restorasi dan rehabilitasi; (3) sosial-ekonomi dan kelembagaan; (4) kebijakan dan tata kelola; serta (5) teknologi dan monitoring. Pengelolaan berbasis masyarakat, inovasi pemantauan digital, dan mekanisme pasar karbon biru muncul sebagai pendekatan strategis yang efektif. Namun demikian, ditemukan sejumlah kesenjangan penelitian, antara lain kurangnya studi longitudinal, minimnya data wilayah timur Indonesia, serta lemahnya integrasi kebijakan antar-lembaga. Oleh karena itu, riset ke depan disarankan untuk menggabungkan pendekatan socio-ecological systems dengan penguatan tata kelola dan teknologi partisipatif agar mangrove dapat menjadi fondasi keberlanjutan pesisir dan mitigasi perubahan iklim nasional.
PEMBERDAYAAN POKDARWIS DALAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL BERBASIS WEBGIS TOURISM Prarikeslan, Widya; Mariya, Sri; Nora, Desri; Lovani, Dion; Pratama, Viki Aulia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26852

Abstract

Abstrak: Tidak adanya platform pariwisata sebagai pelayanan digital terhadap wisatawan dan minimnya kemampuan POKDARWIS untuk menciptakan trobosan inovatif sektor pariwisata di Kelurahan Pulai Anak Air menjadi topik utama dalam penyelesaian permasalahan. Tujuan pengabdian dilakukan pemberdayaan untuk membekali POKDARWIS dengan kemampuan dan pengetahuan pengelolaan serta penggunaan WebGIS Tourism; Metode yang digunakan berupa focus Group Discussiun dengan melibatkan mitra secara langsung bersifat partisipatif.Tahap awal memerlukan upaya melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah, stakeholder lokal, dan masyarakat luas. Melakukan identifikasi menyeluruh terhadap objek wisata yang ada di Pulai Anak Air. Tim Kegiatan akan menjalani pelatihan awal yang komprehensif tentang penggunaan perangkat lunak GIS, teknologi web, dan pemetaan. Pembuatan Peta Digital berbasis WebGIS Sederhana; mitranya adalah POKDARWIS dan pegawai kelurahan, berjumlah 10 orang; dari evaluasi yang dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat dapat membatu masyarakat dalam mempromosikan daerah ini dan peningkatan pendapatan dari UMKM. Hasil telah dicapai dibangun sebuah WebGIS yang bisa membantu masyarakat mempromosikan baik kuliner, kerajinan dan homestay yang juga tersedia. 50% POKDARWIS mendapatkan softskill atau hardskill terkait update WebGIS yang sudah dibangun, peningkatan pendapatan bagi masyarakat dengan media digital untuk mempromosikan usaha mereka.Abstract: The absence of a tourism platform as a digital service to tourists and the lack of POKDARWIS's ability to create innovative breakthroughs in the tourism sector in Pulai Anak Air Village are the main topics in problem solving. The purpose of the service is empowerment to equip POKDARWIS with the ability and knowledge of managing and using WebGIS Tourism; The method used is in the form of focus group discussions by directly involving partners in a participatory manner. The initial stage requires efforts to conduct socialization to local governments, local stakeholders, and the wider community. Conduct a thorough identification of existing tourism objects in Pulai Anak Air. The Activity Team will undergo comprehensive initial training on the use of GIS software, web technology, and mapping. Creation of a Simple WebGIS-based Digital Map; partners are POKDARWIS and village officials, totaling 10 people; from the evaluation carried out based on the results of discussions with the community can help the community in promoting this area and increasing income from MSMEs. Results have been achieved by building a WebGIS that can help the community promote both culinary, crafts and homestays that are also available. 50% of POKDARWIS get soft skills or hard skills related to updating the WebGIS that has been built, increasing income for the community with digital media to promote their business. 
Implementasi Kebijakan Zonasi Wilayah Pesisir Dalam Mengendalikan Dampak Pariwisata: Studi Kasus Kawasan Wisata Bahari Mandeh, Sumatera Barat Lisa Anisa; Juni Rahmad Hasibuan; Rico Irvanda; Eni Kamal; Widya Prarikeslan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4405

Abstract

Indonesia as an archipelagic country faces complex challenges in managing coastal areas that have high economic value but are vulnerable to environmental degradation. This research analyzes the implementation of coastal zoning policies through the Coastal and Small Islands Zoning Plan (RZWP3K) based on West Sumatra Provincial Regulation Number 2 of 2018 in controlling tourism impacts in the Mandeh Marine Tourism Area. Using a normative-empirical gap analysis case study approach, this study examines the effectiveness of zoning policies in balancing economic utilization and coastal ecosystem conservation. The results show that the implementation of RZWP3K Regional Regulation in the Mandeh Area successfully created a legal framework that divides the area into five main zones: conservation zone (325 ha of mangroves), tourism zone (18,000 ha), capture fisheries zone, cultivation zone, and special mangrove zone with specific regulations in each zone. Integration with the Tourism Development Master Plan (RIPPAR) of Pesisir Selatan Regency 2026-2045 shows strong government commitment to realizing sustainable blue tourism, reflected in the 59% growth of accommodation infrastructure (56 hotels with 622 rooms in 2023) and tourism sector contribution to West Sumatra's GDP reaching 1.89%[1][2]. However, implementation faces challenges including delays due to revision of Regional Regulation Article 41(b) ratified in 2023, zoning conflicts between traditional fishing areas and tourism zones, and gaps between nagari government master plans and provincial regulatory provisions[3]. The research recommends harmonization of multi-level regulations, strengthening cross-sectoral coordination mechanisms, and optimizing technology-based monitoring systems for more effective implementation.
Dampak Dan Kerentanan Abrasi Pantai Terhadap Garis Pantai Painan Sumatera Barat Fadila Fadila; Yuli Susanti; Akbarullah Akbarullah; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4761

Abstract

Wilayah pesisir Painan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat termasuk suatu daerah yang mempunyai potensi sumber daya laut tinggi namun menghadapi tekanan lingkungan akibat abrasi pantai. Fenomena abrasi menyebabkan mundurnya garis pantai yang berdampak pada kerusakan fisik, ekologis, dan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan garis pantai serta tingkat kerentanan kepada abrasi di wilayah pesisir Painan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif serta analisis spasial yang bergantung pada teknologi penginderaan jauh serta Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil dari analisis memperlihatkan bahwa di beberapa lokasi di pesisir, terutama di daerah Painan Timur dan Painan Selatan, garis pantai telah berubah sejauh 5-20 meter. Faktor alam seperti gelombang laut, arus sejajar pantai, dan pasang surut, serta faktor manusia seperti alih fungsi lahan, penebangan vegetasi pantai, dan pembangunan pemukiman di dekat pantai, bertanggung jawab atas perubahan ini. Wilayah pesisir Painan diklasifikasikan sebagai memiliki tingkat kerentanan abrasi tinggi hingga sangat tinggi, yang berdampak besar pada infrastruktur, ekosistem pantai, dan mata pencaharian masyarakat pesisir. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini merekomendasikan rehabilitasi vegetasi pantai melalui penanaman cemara laut dan mangrove, penerapan zona sempadan pantai setidaknya 100 meter, dan pengelolaan pesisir berbasis kerentanan. Ini akan menjaga lingkungan dan kesejahteraan penduduk pesisir Painan.
Tourism WEBGIS Processing Training To Help POKDARWIS In Update Tourism Data Digitally Sri Mariya; Widya Prarikeslan; Triyatno Triyatno; Pasaribu Pasaribu; Vivi Angraini; Dion Lovani; Viki Aulia Pratama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5212

Abstract

Tourism activities are not supported by technology so that tourism potential is not optimally utilized. The platform designed for tourism in Pulai Anak Air is WebGIS Taourism. The program is carried out by involving the Pulai Anak Air Village Government, POKDARWIS, Homestay Managers, and local MSMEs. The method used is Focus Group Discussion (FGD) and training with WebGIS Tourism data management practices and updates that involve participants directly. The number of participants is 10 people who are representatives of each Institution. The results achieved are that training participants are able to update data in real time according to the needs of tourism, homestays, and MSMEs. Based on the evaluation conducted by the Community Service Team of training participants, it was found that 6 out of 10 participants were able to manage WebGIS Tourism independently. In addition, the sustainability of the program carried out by the team is in the form of regular mentoring related to website management.
Co-Authors Abdul Hadi Putra Abdul Razak Abdul Razak Abdul Razak Abellia Fanny Aldeta absyari putri nediya Adian Hazizah Aditya Herfianda Aditya Saputra Adnan Sabilil Khairi Salfia Afifa, Nurma afriza febriana rahmadani Ahmad fadil ahmad Rusdi Kamal Ahyuni Ahyuni Aidila Fitri Fitri Akbarullah Akbarullah Al Khautsar Aldri Frinaldi Anggi Ansyari Apriadi Agussalim Aprihatin, Yessy Aprizon Putra ardanda manjuto Ardian Syahroni Aswin, Zeus Marullah Bayu Wijayanto Bigharta Bekti Susetyo Cakra Haji Cania, Regi Dasrizal Dasrizal David Ramadi Deded Chandra Dedi Suarto Desi Wahyuni Devi Maria Lumbantoruan Dian Adhetya Arif DIMAS ANDRIANTO Dinda Dewi Safitri DINO WILMANSYAH Dion Lovani Dongoran, Ahmad Soleman Dwi happy anggia sari Elda Nengsih Elsa Yuniarti Endah Purwaningsih Eni Kamal Eni Kamal Eri Barlian Erna M.Si Juita S.Pd Ernawati . ernawati . Erpita Yanti Fadila Fadila Fajri Febrian Fandi Ahmad Fardilla, Midratul Fernado, Gito Jandio Fikri, Husnul Fitri Sri Wulandari Fudla, Mariratul Hafizh, Surya Handayuni, Linda Hardiyanti Rizki Saputri Haryeni Helfia Edial Helga Oktaviana Heru Gusti Alrino Ine Sentia Intan dwi rahayu IRSA GUNAWAN Jefri Kurniawan, Jefri Jihad Waffiqa Rahmah Jumaidi, Rabby Juni Rahmad Hasibuan Kamal, Eni - Lailatur Rahmi Lisa Anisa Lovani, Dion Maharani Sakinah, Fitri Mardianti Peranita Marya, Sri Maulana, Ibnu Mery Delvina Mhd Ridha Mhd. Ridha MUHAMMAD ARIFIN Muhammad Danil Ihsan Muhammad Ikhsan Nia Deswita Andari Nora, Desri Nora. AN, Desri Nova, Sari Novri Yani Asmi Nurfadhilla Nurfadhilla Nurul Maidah Nasution Nurul Rahmadilla Edgar Oktavia, Mutiara pasaribu pasaribu Pratama, Viki Aulia Prayoga, Rendi Putri, Verenika Syah Rahayu, Lisa Rahma Dani Putra Rahmaneli, Rahmaneli Rahmanelli Rahmanelli Ramadhan, Risky randi kurnia Randu Prayoga Putra Ratna Wilis Razak, Abdul - Rembrandt Rery Novio Rico Irvanda Rindry Handayani Rizki Amelia Sasqia Putri Rizki Putra Ronal Wilnika RR. Ella Evrita Hestiandari Sadilla, Fitri Salsabila, Ilham Sari, Indri Gus Permata Shintia Franzela Sri Mariya Suhaini, Yelvi Sutarman Karim Sy, Asmalinda Syafarman Syafri Anwar Tasa Anike Tifani, Aprilia Triyatno Triyatno . Triyatno . Triyatno Triyatno Triyatno Triyatno Viki Aulia Pratama Vir Diannisa Zahra Vivi Angraini Vivi gustia Widia Lolina Fidani wisesty soulina Yeni Erita YOVY IRFANOLLA Yuli Susanti Yumita Sufitri Yunita Sri Mayanti Yurni Suasti Yurni Suasti Zulkarnain