Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Literatur: Efektivitas Penggunaan LKPD Berbasis Simulasi Phet pada Pembelajaran Fisika Damayanti, Teti; Tarigan, Yustika; Simanjuntak, Mariati Purnama
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5824

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis PhET secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, dan motivasi siswa, khususnya dalam memvisualisasikan materi abstrak dan menggantikan praktikum di sekolah dengan fasilitas terbatas. Simulasi interaktif PhET terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif dibandingkan metode konvensional. Namun, implementasinya memerlukan dukungan infrastruktur teknologi, pelatihan guru, serta pengawasan selama penggunaan. Temuan ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut LKPD berbasis PhET sebagai solusi inovatif untuk tantangan pembelajaran fisika, disertai upaya peningkatan fasilitas dan kompetensi pendidik. tujuan dari kajian literatur adalah untuk memberi penulis pemahaman yang lebih baik tentang topik penelitian, membantu mereka memformulasikan masalah penelitian, dan membantu mereka menentukan teori, metode, dan hasil penelitian yang tepat untuk diterapkan dalam penelitian.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pelajaran Fisika Irfani, Vania Ayu; Siregar, Enjelaria; Simanjuntak, Mariati Purnama
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5778

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan untuk pembelajaran abad 21 adalah  model pembelajaran berbasis masalah yaitu model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pembelajaran Model Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang menerapkan keterampilan abad 21, yaitu ketrampilan 4C (Critical Thinking, Colaboration, Communication, Creativity). Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  sejauh mana efektifitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam kemampuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan kemampuan  pemecahan  masalah  dalam pembelajaran  fisika di SMA sederajat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan pendekatan  kajian pustaka atau kajian literatur, metode kuantitatif dilakukan untuk menganalisis data numerik. Melalui analisis terhadap 10 artikel jurnal nasional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sangat baik, dan  tingkat keampuan pemecahan  masalah cukup baik terhadap pemahaman konsep fisika. Dengan  tingkat hasil  20 % untuk katagori baik dalam kemampuan berpikir kritis, 60% katagori sangat baik, dan 20% pada katagori tinggi. Untuk kemampuan pemecahan masalah 80 % menunjukkan memiliki kemampuan pemecahan maslah cukup baik, dan 20% memiliki kemampuan pemecahan masalah sangat baik. Sebagian besar jurnal yang dianalisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning  memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada konsep fisika. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning sebagai solusi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di era abad  21 ini dan penerapan  kemampuan ketrampilan abad 21 pada pelajaran  fisika.
Studi Literatur: Implementasi Teori Belajar Behaviorisme dan Humanisme serta Tantangan dalam Konteks Pendidikan: Penelitian Lerin Erzian; Mariati Purnama Simanjuntak; Renata Pasaribu; Grace Nurlela Napitupulu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2955

Abstract

Modern education faces dual challenges: implementing effective learning theories while preserving national identity amid the currents of globalization. This study aims to analyze the implementation of behaviorism and humanism learning theories, as well as to examine the challenges arising in the educational context. The method employed is a literature study with a descriptive qualitative approach, collecting and synthesizing findings from 20 relevant journals. The results show that behaviorism is effective in developing specific skills and measurable behaviors through stimulus–response mechanisms and reinforcement. Meanwhile, humanism excels in fostering self-potential, intrinsic motivation, empathy, and meaningful, student-centered learning. The integration of both theories can create holistic learning. On the other hand, globalization poses challenges such as the weakening of national identity due to the influence of foreign cultures. In conclusion, the implementation of learning theories needs to be integrated with character education, civic education, and the reinforcement of Pancasila values to build a generation that is academically competent while maintaining a strong national identity.
Kajian Literatur Model-model Pembelajaran: Analisis Inquiry dan Inquiry Training serta Penerapannya dalam Pembelajaran Fisika: Penelitian Aldi Hutagaol; Shintia Sinurat; Parno Berutu; Mariati Purnama Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2989

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan model pembelajaran inquiry dan inquiry training dalam pembelajaran fisika. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta literasi saintifik siswa akibat dominasi pembelajaran konvensional. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan konsep dasar kedua model, menganalisis persamaan, perbedaan, kelebihan, serta keterbatasannya, dan menguraikan penerapannya dalam pembelajaran fisika. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur dengan menelaah berbagai artikel yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa inquiry lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi saintifik, sementara inquiry training unggul dalam melatih kreativitas serta motivasi belajar siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kedua model dapat saling melengkapi dan relevan diterapkan sesuai kebutuhan pembelajaran fisika di sekolah
Literature Review of E-Learning, Blended Learning, and Hybrid Learning and Their Implementation in Physics Learning Siregar, Winda Sari; Sinaga, Josua Anly Hendra; Simamora, Peronika; Simanjuntak, Mariati Purnama
Schrödinger: Journal of Physics Education Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/sjpe.v6i3.2141

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the implementation, advantages, challenges, and impacts of E-Learning, Blended Learning, and Hybrid Learning models in physics education through a systematic literature review of nationally accredited journal articles published between 2016 and 2025. Methodology: The research employed a literature review method, drawing on 55 articles from nationally accredited journals published between 2016 and 2025. Sources were obtained from Garuda Kemdikbud, Sinta, university journal portals, and open repositories. The selection process applied inclusion–exclusion criteria, keyword-based searches, and classification according to learning models (E-Learning, Blended Learning, and Hybrid Learning) in the context of physics education. Main Findings: The results indicate that E-Learning enhances students’ independence, creativity, and conceptual understanding through digital platforms such as Moodle, Google Sites, and Chamilo. Blended Learning effectively reduces misconceptions and improves learning outcomes by combining face-to-face and online instruction. Meanwhile, Hybrid Learning provides the most optimal academic achievement by integrating synchronous and asynchronous learning. Nevertheless, all three models face challenges related to infrastructure limitations, teacher preparedness, and students’ digital literacy. Novelty/Originality of this study: This study offers a comprehensive comparative analysis of E-Learning, Blended Learning, and Hybrid Learning in physics education, which has not previously been systematically reviewed. It enriches the body of knowledge by synthesizing empirical evidence, highlighting the strengths, weaknesses, and integration potential of the three models, and providing valuable insights for educators and policymakers in adopting effective digital learning strategies.
Studi Literatur : Teori Pembelajaran Kognitivisme dan Konstruktivisme serta Keterkaitannya dengan Model Pembelajaran dalam Penerapan Fisika: Penelitian Nanda Sawitri Silaen; Nurmaretta Tambunan; Nurul Qadrina; Mariati Purnama Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2945

Abstract

This literature study analyzed 20 scientific journals to explore the application of constructivism theory in physics learning. The main focus is identifying how the principles of constructivism are implemented in learning strategies, media development, and learning environments. The results of the analysis show that the constructivist approach, which emphasizes the active role of students in building knowledge through experience, significantly influences the design of physics learning. Learning models such as Problem-Based Learning (PBL) and guided inquiry, which are based on this theory, have proven effective in improving students' understanding of concepts and critical thinking skills. This research highlights the importance of a constructivist approach to creating a more meaningful and relevant physics learning environment.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN POWTOON TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Syah Putra Sembiring, Jantri; Simanjuntak, Mariati Purnama; Nababan, Loriana R; Manalu, Marlinda; Aditia, Yuda Haridsya
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v8i2.21482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media animasi Powtoon terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi usaha dan energi. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di Kota Medan yang terdiri atas tujuh kelas dengan total 224 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh dua kelas, yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model PBL berbantuan Powtoon dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Setiap kelas terdiri atas 35 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test dan perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar kognitif siswa pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata nilai pretest dan posttest kelas eksperimen adalah 37,71 dan 81,71, sedangkan kelas kontrol sebesar 35,71 dan 75,86. Dengan demikian, penerapan model PBL berbantuan media Powtoon efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi usaha dan energi.
Studi literatur: Optimalisasi Model Discovery Learning dalam Peningkatan Pemahaman Konsep, Sikap Ilmiah, Berpikir Kritis, dan Hasil Kognitif Siswa pada Materi Fisika: Penelitian Ulil Hidayah; Meliati; Zukhrufi Nahla; Mariati Purnama Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3027

Abstract

This study aims to describe the optimization of the Discovery Learning model in improving conceptual understanding, scientific attitudes, critical thinking, and students’ cognitive outcomes in physics learning through a literature review. The research method used is a narrative review with a descriptive analysis technique that collects various information from references related to the implementation of discovery learning in physics material. Data were obtained from accredited national and international journals by considering methodological quality and topic relevance. The data collection technique was carried out through scientific article searches, data filtering, and secondary document analysis. The analysis results show that the implementation of the Discovery Learning model can be an effective alternative learning approach, as it has been proven to enhance students’ conceptual understanding of physics, scientific attitudes, and critical thinking. In addition, Discovery Learning also contributes to improving students’ cognitive outcomes through more active, interactive, and meaningful learning activities.
Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Training Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Tinjauan Sistematis Sidabutar, Efimah; Situmorang, Imelda; Simanjuntak, Mariati P.
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis efektivitas model pembelajaran Inquiry Training dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, dan keterampilan ilmiah peserta didik di berbagai jenjang pendidikan dan bidang studi. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah *15 artikel ilmiah terpublikasi pada 2019–2025 di jurnal terindeks Sinta dan Scopus. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu, seperti fokus pada penerapan Inquiry Training, penyajian data empiris, serta relevansi dengan konteks pembelajaran abad ke-21. Hasil analisis menunjukkan bahwa Inquiry Training secara konsisten memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, dan keterampilan ilmiah, dengan nilai effect size antara 0,885 hingga 1,90. Model ini efektif karena mendorong siswa untuk aktif bertanya, menyelidiki, dan merefleksikan pengetahuan. Integrasi dengan teknologi digital seperti PhET Simulation dan *Google Classroom memperkuat keterlibatan siswa dan memperluas pengalaman belajar. Selain itu, Inquiry Training juga efektif diterapkan pada pembelajaran non-sains, seperti Pendidikan Agama Islam dan Fiqih. Secara teoretis, keberhasilan model ini selaras dengan teori konstruktivisme dan tuntutan kompetensi abad ke-21 (4C). Dengan demikian, Inquiry Training merupakan model pembelajaran yang efektif, fleksibel, dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Penelitian lanjutan disarankan mengeksplorasi integrasi Inquiry Training dengan strategi lain seperti Project-Based Learning dan Problem-Based Learning guna memperkuat hasil pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Hasanah, Niswatun; Saragi, Shela Estica; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul IPA berbasis pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPA yang digunakan selama ini belum memenuhi standar pembelajaran berdiferensiasi. Analisis dokumen mengungkapkan bahwa modul dan LKPD yang ada masih bersifat konvensional, didominasi teks, kurang interaktif, dan belum mengakomodasi keragaman belajar siswa. Wawancara dengan guru IPA mengidentifikasi kebutuhan mendesak terhadap bahan ajar digital yang fleksibel, menarik, dan mampu memfasilitasi diferensiasi konten, proses, maupun produk pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan pengembangan e-modul IPA "JELAJAH IPAKU" yang mengintegrasikan pendekatan diferensiasi dengan fitur multimedia dan project-based learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-modul berdiferensiasi merupakan solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang inklusif dan relevan dengan tuntutan abad 21.
Co-Authors Abdul Hamid Adeline Silaban Aditia, Yuda Haridsya Aditia, Yuda Haridsyah Aldi Hutagaol Aristo Hardinata Aristo Hardinata Aristo Hardinata Asister Fernando Siagian Ayu Lestari Azmi Mustafa Batubara, Astrida J.A Beatrik Nova Beatrik Nova Bernis Dian Florensyah Berta Masrifa Panggabean Berta Masrifa Panggabean Betty Marisi Turnip Betty Marisi Turnip Chatarina M.S Purba Damanik, Nora Damayanti, Teti Devi Permata Sari Dewi Ramadhani Ely Djulia Ely Djulia Ely Djulia Emmy Magdalena Enjelina Siagian Etri Sucita Firmansyah Simanjuntak Ghania D U Lubis Ginting, Angga Raditia Grace Angeline Manurung Grace Nurlela Napitupulu Gultom, Esmeralda Gultom, Febry Yeni Gusrianta Gusrianta H, Helen Veronita Halim Simatupang Harisi, Fitria Fadila Hendra Waldi Sihaloho Heri Manotas Lumban Gaol Irfani, Vania Ayu Ita Wira Zebua Jamalum Purba Johan Sinurat Johannes Febriko Napitupulu Jonathan Hutapea Juniar Hutahaean Juniastel Rajagukguk, Juniastel Koriatul J Siregar Lastama Sinaga Ledi Mei Lastri Silalahi Lenny PS Situmorang Lerin Erzian Lismayadi Lismayadi Magdalena Simbolon Mailita Sari Pulungan Manalu , Marlinda Manalu, Marlinda Marni Anggi Sigalingging Marpaung, Fytry Vebiola Matanari, Ninta Dumaria Meliati Monika M. Simanjuntak Motlan . Nababan, Loriana R Nababan, Loriana R. Nadiyah Nanang Winarno Nanda Sawitri Silaen Napitupulu, Jernita Yohana Nasution, Irma Riavael Niswatun Hasanah Nurdin Bukit Nurdin Siregar Nurliana Marpaung Nurliana Marpaung Nurliana Marpaung Nurmaretta Tambunan Nurul Qadrina Panjaitan, Dita Trisna Pardede, Florezita Hosanna Parno Berutu Primadana Barus Purba, Greace Enita Purba, Yobelia Tagus Rajagukguk, Elida Weny Ramlan Silaban Rappel Situmorang Renata Pasaribu Retno Dwi Suyanti Reza Tondi D Sitompul Rifka Aulya Rika Indah Lestari Rizki Maulida Sahyar Sahyar Saragi, Shela Estica Sehat Simatupang Sehat Simatupang Sembiring, Jantri Syah Putra Sentia Situmorang Sherly Christina Octavia Shintia Sinurat Siagian, Candra Tandi Siagian, Rhodo Mauritz Sianturi, Septriyanti Sidabutar, Efimah Sihite, Judika Adventis Maleakhi Simamora, Peronika Sinaga, Josua Anly Hendra Sinaga, Odor Debora Pita Uli Siregar, Enjelaria Siregar, Suci Asda Mutia Siregar, Winda Sari Siti Hapsari Siti Nurlayly Batubara Sitinjak, Abraham Pranata Sitorus, Rika Fitriana Situmorang, Imelda Solin, Naomi Putri C. Sunita K Purba Syah Putra Sembiring, Jantri Syukurman Laia Tarigan, Calvin Mahaga Tarigan, Yustika Ulil Hidayah Waruwu, Ardianis Widia Ningsih Wijayanti Wijaya Wijayanti Wijaya Yenni Dwi Aprilita Sagala Yenni Triana Lumban Gaol Zaskya Laksmita Utami Zukhrufi Nahla