Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN PERILAKU ASERTIF PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA Ayudamayanti, Jasmine Dinda; Khoirunnisa, Riza Noviana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29045

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara self-esteem dan perilaku asertif pada mahasiswa, khususnya mahasiswa tahun pertama. Sampel penelitian adalah 235 mahasiswa tahun pertama yang sekarang menjalani semester dua di tahun 2024. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dengan kriteria antara lain, mahasiswa aktif psikologi Universitas X Surabaya semester dua dan berusia 18-24 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-esteem dan skala perilaku asertif. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson. Hasil analisis data menghasilkan nilai signifikansi 0.000 (p<0.05) yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif dari self-esteem dan perilaku asertif. Nilai koefisien korelasi adalah 0.516 yang mana termasuk dalam hubungan positif dan tergolong sedang. Sehingga ketika self-esteem tinggi, maka perilaku asertif yang ditunjukkan juga akan tinggi.
The Effectiveness of the CIPP Evaluation Model in Science Learning in the Era of the Industrial Revolution 4.0 Fitri Hilmiyati; Tongam E Panggabean; Riza Noviana Khoirunnisa; Dewanto Dewanto; Muhammad Sapril Siregar; Tomi Apra Santosa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6227

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the CIPP model in evaluating science learning in students in the 4.0 revolution era. This research is a type of quantitative research with a meta-analysis approach. The inclusion criteria in this study are 1) the research was published in 2022-2024; 2) research must be indexed by the Science Technology Index (SINTA) or Scopus; 3) research was obtained through the Google Scholar, Mendeley, and ERIC databases; 4) The research must be relevant and report complete data to calculate the effect size value—data analysis through statistical analysis with the help of JSAP applications. The analysis results of 20 publications obtained a summary effect size value ( d = 0.861; p < 0.001). Effect size is included in the category of very high effect size.  These findings conclude that using the CIPP model has a positive effect on the evaluation of science learning in students compared to other evaluation models. No publication bias was found in this meta-analysis study, so it can be scientifically accounted for.
Pelatihan Pembuatan Tracer Study bagi Guru di MA Al-Khoirot Kabupaten Malang Rizky Putra Santosa; Miftakhul Jannah; Desi Nurwidawati; Arfin Nurma Halida; Riza Noviana Khoirunnisa; Navy Tri Indah Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.5894

Abstract

Budaya evaluasi program pendidikan berbasis data perlu diinisiasi salah satunya melalui studi penelusuran (tracer study). Tracer study berfungsi untuk melacak keadaan lulusan (alumni), mengukur relevansi kurikulum pendidikan, perbaikan kualitas pendidikan dan pengelolaan Kerjasama dengan alumni. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembuatan tracer study pada guru MA-Al-Khoirot. Program pelatihan dan pendampingan menggunakan beberapa metode. Metode yang disampaikan diantaranya presentasi, diskusi, dan praktik. Melibatkan beberapa metode pelatihan dapat mengatasi keterbatasan dari satu metode dengan lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang urgensi program dengan ukuran efek besar. Pelatihan juga telah sesuai dengan desain program yang telah sesuai dengan mempertimbangkan kebutuhan dan konteks lokal sehingga mendapat keberterimaan dan efektivitas yang tinggi. Secara umum, kegiatan pengabdian sukses diselenggarakan. Terbentuk dan terlaksananya pengumpulan data oleh tim ad-hoc tracer juga telah sesuai dengan kebutuhan institusi.
Faktor yang Mempengaruhi Flourishing Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Tugas Akhir Diandra Kayana Syakirah; Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 02 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n02.p681-691

Abstract

Psikologi positif menjelaskan bahwa mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir tetap dapat berfungsi secara optimal meskipun berada dalam tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi flourishing mahasiswa tingkat akhir selama mengerjakan tugas akhir. Konsep flourishing mengacu pada model PERMA dari Martin Seligman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan penelitian terdiri dari lima mahasiswa tingkat akhir dari berbagai fakultas di Surabaya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima faktor utama yang mendukung flourishing mahasiswa, yaitu kemampuan regulasi emosi dan resiliensi, pengaturan ritme dan cara bekerja, strategi coping, dukungan sosial, serta motivasi dan orientasi masa depan. Mahasiswa mampu menjaga kesejahteraan psikologis melalui pemaknaan positif terhadap tekanan, pengelolaan emosi yang adaptif, dukungan dari lingkungan sosial, serta kemampuan mempertahankan motivasi selama proses pengerjaan tugas akhir. Temuan penelitian menunjukkan bahwa flourishing mahasiswa merupakan hasil interaksi dinamis antara faktor internal dan eksternal yang membantu mahasiswa bertahan dan berkembang di tengah tekanan akademik. Abstract Positive psychology explains that students working on their final projects can still function optimally despite experiencing academic pressure. This study aimed to explore the factors influencing flourishing among final-year students while completing their final projects. The concept of flourishing referred to Seligman’s PERMA model. This research employed a qualitative phenomenological approach using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The participants consisted of five final-year students from various faculties in Surabaya selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured in-depth interviews. The findings revealed five main factors supporting students’ flourishing, namely emotion regulation and resilience, work rhythm management, coping strategies, social support, and motivation and future orientation. Students were able to maintain psychological well-being through positive meaning-making toward academic pressure, adaptive emotional regulation, supportive social relationships, and the ability to sustain motivation throughout the process of completing their final projects. Overall, the findings indicate that flourishing among final-year students emerges from dynamic interactions between internal and external factors that enable students to survive and grow amid academic demands.
The Relationship Between Emotional Regulation and Psychological Well-Being In College Sudents Aisyah Fadella Trilifazar; Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 02 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n02.p722-734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara regulasi emosi dan psychological well-being pada mahasiswa Program Studi S1 Psikologi Universitas Negeri Surabaya. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara adaptif, sedangkan psychological well-being berkaitan dengan kemampuan individu untuk mencapai keberfungsian psikologis yang optimal, seperti penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, tujuan hidup, dan pengembangan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 173 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan Skala Regulasi Emosi dan Skala Psychological Well-Being yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment setelah data dinyatakan berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara regulasi emosi dan psychological well-being (r = 0,750; p < 0,001) yang menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan regulasi emosi mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat psychological well-being yang dimiliki. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan program intervensi psikologis untuk mendukung peningkatan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Abstract This study aimed to analyze the relationship between emotion regulation and psychological well-being among undergraduate psychology students at Surabaya State University. Emotion regulation refers to an individual’s ability to recognize, understand, and manage emotions adaptively, while psychological well-being is related to an individual’s ability to achieve optimal psychological functioning, including self-acceptance, positive relationships with others, purpose in life, and personal growth. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 173 students selected using a purposive sampling technique. Data were collected through online questionnaires using the Emotion Regulation Scale and the Psychological Well-Being Scale, both of which had met validity and reliability criteria. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation test after the data were confirmed to be normally distributed. The results showed a strong and significant positive relationship between emotion regulation and psychological well-being (r = 0.750; p < 0.001), indicating that students with better emotion regulation abilities tended to have higher levels of psychological well-being. This study is expected to contribute to the development of psychological intervention programs aimed at improving students’ psychological well-being.
The Impact of Perceived Social Support and Emotion Regulation on the Psychological Well-Being of Islamic Boarding School Teachers Abdul Khodir; Damajanti Kusuma Dewi; Riza Noviana Khoirunnisa
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 8 No. 2 (2026): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026081894000

Abstract

This study aims to examine the effect of perceived social support and emotion regulation on the psychological well-being of teachers in an Islamic boarding school (pesantren) context. The study employed a quantitative cross-sectional design involving 264 permanent teachers from an integrated Islamic boarding school foundation in East Java, Indonesia. Data were collected using three standardized instruments: Ryff’s Scales of Psychological Well-Being (42 items), the Multidimensional Scale of Perceived Social Support/MSPSS (12 items), and the Emotion Regulation Questionnaire/ERQ (10 items). Data were analyzed using multiple linear regression after all classical assumptions were met. The results revealed that perceived social support and emotion regulation simultaneously had a positive and significant effect on teachers’ psychological well-being, with an F value of 160.358 and p < 0.001. The coefficient of determination indicated that these two variables explained 64.9% of the variance in psychological well-being (R = 0.806; R² = 0.649). These findings demonstrate that the psychological well-being of pesantren teachers is shaped not only by internal personal resources but also by supportive social environments. Therefore, strengthening social support and providing emotion regulation training are important strategies for promoting teachers’ mental health and sustaining educational quality in pesantren settings.
Studi Komparatif Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Rantau dan Mahasiswa Non-rantau Nindya Wahyu Hening Andjanie; Riza Noviana Khoirunnisa
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i2.8176

Abstract

Current students face academic pressure, social challenges, and academic problems in higher education due to the presence of artificial intelligence technology. This study aims to determine the significance of differences in academic resilience levels between students living away from their families and students living with their families. A quantitative comparative design approach was used in this study, involving 168 students selected using purposive sampling. Data were collected through an academic resilience scale and then analyzed using the Independent Sample T-Test to observe differences in academic resilience between students living away from their families and students living with their families. The results showed no significant difference in academic resilience between students living away from their families and students living with their families (p = 0.359, p > 0.05). Overall, these findings confirm that both students living away from their families and students living with their families are able to develop academic resilience through different adjustment mechanisms but with relatively equal levels of ability. The practical implications of this research are expected to assist educational institutions in designing policies and services to optimize academic resilience capabilities for all students in an inclusive and accessible manner.
The Relationship Between Emotion Regulation and Quarter-Life Crisis Among Generation Z Master’s Degree Students Ervira Febriati; Damajanti Kusuma Dewi; Riza Noviana Khoirunnisa
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3779

Abstract

High academic demands, career pressures, and social expectations among Generation Z master’s students may increase the risk of experiencing a quarter-life crisis. This study aims to analyze the relationship between emotion regulation strategies, namely cognitive reappraisal and expressive suppression, and quarter-life crisis among Generation Z master’s students. A quantitative approach with a correlational design was employed. The participants were 204 master’s students from the Faculty of Education and the Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya, selected using proportional stratified sampling. The instruments used were the Quarter-Life Crisis Scale and the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results revealed that cognitive reappraisal and expressive suppression simultaneously had a significant relationship with quarter-life crisis. Specifically, cognitive reappraisal was significantly negatively associated with quarter-life crisis, while expressive suppression showed a positive significant association. The contribution of both emotion regulation strategies to quarter-life crisis was 24.4%. These findings indicate that adaptive emotion regulation strategies such as cognitive reappraisal serve as protective factors, whereas expressive suppression may act as a risk factor in increasing quarter-life crisis among Generation Z master’s students.
Optimalisasi Psychological Well-Being pada Pengurus Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak Nusantara (KOPPATARA) Riza Noviana Khoirunnisa; Hermien Laksmiwati; Ellyana Ilsan Eka Putri
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8159

Abstract

Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak Nusantara (KOPPATARA) sebagai lembaga advokasi perempuan dan anak di Kabupaten Malang memerlukan program optimalisasi psychological well-being bagi pengurusnya untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan profesionalitas kerja dalam menghadapi tuntutan serta tantangan emosional di bidang sosial. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengoptimalkan psychological well-being pada pengurus Koppatara. Intervensi dilakukan melalui rangkaian pelatihan terstruktur yang berfokus pada pengenalan konsep kesejahteraan psikologis, refleksi diri, serta keterampilan dasar pengelolaan emosi dan pola pikir adaptif. Evaluasi menggunakan desain pre–post dengan skala psychological well-being. Hasil menunjukkan peningkatan yang bermakna terkait dengan psychological well-being. Hasil PKM menunjukkan bahwa pengurus mendapat manfaat dari program dalam hal autonomi, penguasaan lingkungan, pertumbuhan pribadi, hubungan yang positif, tujuan hidup, dan keyakinan diri. Secara praktis, pelatihan ini relevan untuk memperkuat kesiapan psikologis pengurus dalam menjalankan peran advokasi dan layanan, serta layak direplikasi dengan pemantauan jangka panjang dan penyempurnaan materi berbasis kebutuhan organisasi.
The Role of Perceived Social Support in Enhancing Psychological Well-Being among Pesantren Teachers Khodir, Abdul; Dewi, Damajanti Kusuma; Khoirunnisa, Riza Noviana
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol. 7 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v7i1.31187

Abstract

Educators in Indonesian Islamic Boarding Schools operate under a complex triple mandate that requires them to act simultaneously as academic instructors, moral guides, and character builders. The complexity of these overlapping roles, combined with the constant expectation to serve as flawless moral exemplars within a highly communal environment, creates a unique psychological vulnerability among these educators. Therefore, this study aims to determine and analyze the predictive influence of perceived social support on teachers' psychological well-being across four schools within Islamic Boarding School X in Bojonegoro, East Java, Indonesia. A quantitative cross-sectional design was employed, using a saturated sampling technique to capture data from all 264 teachers across various educational tiers. Data were collected via highly validated psychological well-being and multidimensional perceived social support scales, and subsequently analyzed using simple linear regression. The results demonstrated that perceived social support significantly predicted teachers' psychological well-being (β = .534, t = 10.227), explaining 28.5% of the variance (R² = .285). These findings indicate that higher levels of perceived social support are associated with better psychological well-being among pesantren teachers. The study highlights the importance of strengthening social support systems within Islamic boarding schools to promote teachers' psychological well-being and support their professional functioning. The originality of this study lies in extending the literature on psychological well-being by examining the predictive role of perceived social support among pesantren teachers within the distinctive context of Indonesian Islamic boarding schools.
Co-Authors . Budhiningthiyas A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aat Ruchiat Nugraha Abdul Khodir Aditya Rahman Ahmad Zain Sarnoto Aini Nadhiba Cinta Suryokusumo Aisyah Fadella Trilifazar Aldha Dhamarani Alfira Tara Rachmaningtyas Alya Novita Amilina, Hasna Nabila Andi Ledy Permata Putri Anggi Raylian Arum Aprilia Nanda Nabilah Arfin Nurma Halida ATIEN PURWANA PUTRI, NOVI Aulia Qurrotu Ayuni Aulia Rahmah AYNUR ROCHILLAH AYU KHOIRIYATUL AMALIYAH Ayudamayanti, Jasmine Dinda Azzahra Yulia Pinasti Azzahras Shandy Camelia Wahida Syauqi Cicilya Deristarini Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi, Damajanti Kusuma Deristarini, Cicilya Desi Nurwidawati DESI NURWIDAWATI Desi Nurwidawati Devi Pramisjayanti Devi Ulfa Sari Dewanto Dewanto Dewi Arum Dewi, Damajanti Diah Arum Sari Diah Fatma Sjoraida Diandra Kayana Syakirah Dwi Melinda Wulandari Elisa Noviana Ellyana Ilsan Eka Putri Ervira Febriati Fadia Aulia Sandi Fadila Dian Wardani Fadila, Noerma Ayu Fauzi, Rizal Ula Ananta Felisca Novitria Fitri Hilmiyati FITRI INAYAH Gelora Wahyu Wiratama Pradhana Hadiatus Sholiha Hafidzah Rahmah Adi Setia Putri Hamidah Anzalna Rahmah Hanandita Veda Saphira HARUM KEMBANG MUSTIKA JAGAD Hermien Laksmiwati Hermien Laksmiwati Hetti Rahmawati Hilmiyati, Fitri HILYATUL MASLAHAH Humaida, Venna Arzika Inayah, Fitri Ira Darmawanti Ira Darmawanti Ira Darmawanti IRA DARMAWANTI Ivania Ardiningrum Jatayu, Salsa Tri Jihan Falabisa Rahma KEMBANG MUSTIKA JAGAD, HARUM Khodir, Abdul KHOIRIYATUL AMALIYAH, AYU Krisna Aji Triovano Laila Nur Syafitri Lailatul Mufidah Lailatus Sholihah MASLAHAH, HILYATUL Meita Santi Budiani Melani Rahmawati MIFTAKHUL JANNAH Miftakhul Jannah Miftakhul Jannah Miftakhul Jannah Mila, Najwa Athiyatul Mochamad Nursalim Mochammad Nursalim, Mochammad Mohammad Edy Nurtamam, Mohammad Edy MUFIDA MAHFUD, SITI Muhammad Aufa Al Farisi Ann Haba Sauda Muhammad Sapril Siregar MUHAMMAD SYAFIQ Nabila Rachman Nabilla Desmasari Kustanto Nafila Ikrima Navy Tri Indah Sari Navylia Tirta Kencana Nindya Wahyu Hening Andjanie Ningsih, Vina Oktafiana Nisrina Sonna Salsabila Nisyarulita Mujirohmawati NOVI ATIEN PURWANA PUTRI Nur Eka Maulidyah Nur Eva Nur Hasan Nurchayati Nurchayati Nyoman Dharma Mahendra OLIEVIA PRABANDINI MULYANA Pinkan Pinardi Qorina, Mayzuhra Nikma Rachmah Dwi Wulan Cahya Rachman Widohardhono Radita Nurdianti Rafidatuddini, Ishmah Rahmawati Wulandari Rangga Febriano Wahyu Setiawan Raviika Widyasari Wowor Reza Asep Adi Purnomo Riva Amalia Nailah Annashirah Riya Ulfa Juniatin Rizky Putra Santosa ROCHILLAH, AYNUR Sabrina Dwi Novanti Safitri, Adisti Dian Salsa Tri Jatayu Santosa, Tomi Apra Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satwika, Yohana Wuri Satwika, Yohana Wuri Seftilia, Tresella Frisca Sindy Elbahani Syahputri Sinta Erika Maya Sinta Khusnullia Siregar, Muhammad Sapril Siti Ina Savira Siti Ina Savira, Siti Ina Siti Jaro'ah SITI MUFIDA MAHFUD Syauki, Muhammad Azmi Talenta Adiyanti Putri Tomi Apra Santosa Tongam E Panggabean Vina Oktafiana Ningsih Virga Prameswari Wahidah, Anfiyah Zahrotul Wahyu Nur Isna Wulandari Winda Hamidah Yohana Wuri Satwika Yohana Wuri Satwika Yohana Wuri Satwika Zahrotin Nisail Islamiyah ’Alimah, Chabibatul