This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Journal of Marine Research Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Jurnal Kelautan Tropis Jurnal Akuatika Indonesia Omni-Akuatika BULLETIN OF THE MARINE GEOLOGY Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN MIPA JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES (JOINT-FISH) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan JURNAL PERIKANAN TROPIS Asian Journal of Aquatic Sciences Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Laot Ilmu Kelautan Journal of Marine and Coastal Science Jurnal Biosense Jurnal Pari Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Journal of Coastal and Ocean Sciences Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira Indonesian Journal of Oceanography Abdimas Langkanae SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Limnology Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Perikanan Terpadu Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan Mantis Journal of Fisheries
Claim Missing Document
Check
Articles

GROWTH PATTERNS AND GONAD MATURITY LEVELS OF (Barbonymus schwanefeldii) FISH IN THE BATANG ASAI SAROLANGUN RIVER Wulanda, Yoppie; Magwa, Rizky Janatul; Gelis, Ester Restiana Endang; Heltria, Septy; Yunita, Lauura Hermala; Ramdhani, Farhan; Rolin, Febrina; Leni, Yusyam; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Bareta, Ainun Rohmawati
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.3.398-405

Abstract

The condition of the Batang Asai River in Sarolangun Regency, Jambi, has experienced a decline in water quality due to anthropogenic activities such as land clearing, settlement, and mining. This condition threatens the sustainability of fish populations, especially those from the Cyprinidae family, which are an important and environmentally sensitive group of fish for consumption, one of which is the lampam (Barbonymus schwanefeldii). However, scientific information on the bioecology of lampam in this region is very limited. Therefore, this research is needed to provide basic data to support adaptive conservation and fisheries management strategies. This study aims to analyze the growth patterns and gonadal maturity levels of lampam in the Batang Asai River, Sarolangun Regency, as a basis for inland fisheries management. A total of 113 fish, consisting of 64 males and 49 females, were observed. Male fish had a positive allometric growth pattern, while female fish had an isometric growth pattern. Analysis of Gonad Maturity Level (GML) found fish with GML I to GML IV, but immature gonads dominated the condition of the fish. In general, the water quality of the Batang Asai River still supports fish life, as can be seen from the growth patterns of the fish, but most of the fish found during the study were still immature despite the presence of fish with GML I to GML IV.
HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE DENGAN KEPADATAN GASTROPODA DI KAWASAN MANGROVE DESA TUNGKAL SATU KECAMATAN TUNGKAL ILIR KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia; Alwi, Yun; Hariski, M; Lisna, Lisna; Endang, Ester Restiana; Heltria, Septy
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 2 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i2.1841

Abstract

Ekosistem mangrove tumbuh di muara sungai, daerah pasang surut atau tepi laut, berfungsi sebagai daerah asuhan, daerah mencari makan dan daerah pemijahan bagi bermacam-macam jenis hewan akuatik seperti ikan, crustacea, moluska, bivalvia, gastropoda dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda di Kawasan Mangrove Pantai Kelapa, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dilaksanakan pada tanggal 1 Februari – 1 Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 4 spesies mangrove dengan nilai kerapatan berkisar dari 733,333 ind/ha – 1.266,666 ind/ha, dengan komposisi mangrove tertinggi ditempati oleh spesies Rhizopora mucronata dengan nilai 52 %. Gastropoda yang ditemukan teridentifikasi 10 spesies dengan kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun 3 dengan nilai 11.233,33 ind/ha. Indeks keanekaragamaan (H’) spesies 1,72-1,88 yang masuk kedalam kategori sedang. Indeks Keseragaman (E) dengan nilai 0,78 – 0,85. Indeks dominasi (C) dengan nilai 0,17 – 0,21. Analisis regresi linear sederhana meenunjukkan nilai R2 = 0,1459 termasuk kedalam korelasi sangat lemah artinya kerapatan mangrove tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepadatan gastropoda.
Analysis of Upwelling Events and Potential Fishing Grounds for Macarel (Thunnus sp) in the Waters of West Sumatera Heltria, Septy; Damanik, Ernawati; Lisna, Lisna
Sriwijaya Journal of Environment Vol 10, No 2 (2025): ECOLOGY AND ENVIRONMENTAL HEATLH
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22135/sje.2025.10.2.95-106

Abstract

West Sumatera has high fishery potential, particularly for macarel(Thunnus sp), whose presence is influenced by oceanographic factors such as sea surface temperature (SST), chlorophyll-a concentration, and ocean currents. This study aims to analyze the variability of SST, chlorophyll-a, and currents in West Sumatera waters, identify oceanographic indicators of upwelling events, and examine the relationship between upwelling and potential macarel fishing grounds. Using a qualitative survey approach and ArcGIS 10.8, spatial analysis was conducted to determine potential fishing zones. Results indicate SST fluctuated between 28.1°C (February 2023) and 30,4°C (July 2022), while chlorophyll-a showed seasonal variation, peaking at 0.40 mg/m³ in June 2022. Current patterns are influenced by monsoonal winds and global atmospheric phenomena, with stronger currents during the East season, promoting upwelling and marine productivity. Overlay analysis revealed weak to very weak upwelling occurring periodically. Despite the weak upwelling, West Sumatera remains a highly potential fishing area, supported by positive correlations between SST and chlorophyll-a with macarel fishing zones. Regression analysis shows SST and chlorophyll-a negatively affect macarelcatches, whereas currents have a positive influence. Overall, oceanographic variability significantly impacts fishing potential in West Sumatera. 
Peningkatan Estetika dan Fungsionalitas Kemasan Produk Perikanan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kampung Laut Wulanda, Yoppie; Yunita, Lauura Hermala; wulandari, wulandari; Hariski, M; Gelis, Ester Restiana Endang; Magwa, Rizky Janatul; Heltria, Septy; Ramdhani, Farhan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata Kampung Laut merupakan daerah pesisir yang memiliki potensi perikanan yang tinggi, salah satunya adalah makanan diversifikasi perikanan. Namun saat ini produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Laut masih terkendala pada aspek pemasaran. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya keterampilan pelaku UMKM dalam menyajikan kemasan yang modern. Tujuan pengabdian ini adalah mengintegrasikan ilmu dan teknologi bidang pengolahan hasil perikanan, khususnya pada aspek teknik pengemasan dan branding pada produk olahan perikanan lokal menggunakan aplikasi design. Kegiatan pengabdian dilakukan pada tannggal 06 September 2025 di Balai Pertemuan Kelurahan Kampung Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan kegiatan ini dinilai sangat membantu pengembangan usaha, dengan skor rata-rata 4,6 (skala 5) dan sebanyak 95% peserta optimis bahwa penggunaan apliaksi design dapat meningkatkan daya tarik produk mereka di pasaran. Setelah melakukan rangkaian kegiatan dan evaluasi dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini membantu pelaku UMKM kampung laut dalam memperkaya pengetahuan mengenai teknik pengemasan dan branding pada produk olahan perikanan lokal.
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR DI DESA LAMBUR LUAR, KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Setiyano, Regi; nelwida; Roiska, Riris; lisna, lisna; ramadan, fauzan; heltria, septy
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan alat tangkap jaring insang dasar (bottom gillnet) di perairan Desa Lambur Luar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan produksi perikanan laut mencapai 23.491, 54 ton pada tahun 2020. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus–06 September 2025 menggunakan metode survei dengan teknik observasi langsung terhadap hasil tangkapan nelayan. Data yang dikumpulkan meliputi jenis ikan, jumlah individu (ekor), dan berat total (kg) dari setiap spesies hasil tangkapan. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan komposisi jenis dan proporsi hasil tangkapan utama (main catch) serta hasil tangkapan sampingan (bycatch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lambur Luar menangkap 12 jenis spesies dengan total tangkapan sebanyak 1.877 ekor dan berat 24.737 kg. Hasil tangkapan utama (HTU) didominasi oleh ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum) sebanyak 1.175 ekor (62,60%) dengan bobot 5.613 kg (22,69%) dan ikan kembung (Rastrelliger sp.) sebanyak 506 ekor (26,96%) dengan bobot 5.686 kg (22,99%). Proporsi hasil tangkapan berdasarkan jumlah menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama mencapai 94,14%, sedangkan hasil tangkapan sampingan sebesar 5,86% tanpa adanya hasil tangkapan buangan (discard). Berdasarkan berat, hasil tangkapan utama mencapai 67,14% dan hasil tangkapan sampingan 32,86%. Secara umum, alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lambur Luar bersifat selektif dan efisien dalam menangkap spesies target dengan nilai ekonomis tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan jaring insang dasar mendukung kegiatan penangkapan yang berkelanjutan serta ramah lingkungan. Kata Kunci: Jaring insang, komposisi, Eleutheronema tetradactylum, Lambur Luar, perikanan tangkap.
Pentingnya Ekosistem Mangrove dan Inovasi Perangkap Sampah Laut dalam Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Gelis, Ester Restiana Endang; Septy Heltria; Farhan Ramdhani; Rizky Janatul Magwa; Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.637

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi, kondisi ini mendorong pada kesadaran masyarakat akan peran dan fungsi ekosistem mangrove itu sendiri pada kawasan pesisir. Selain itu juga mangrove menjadi pemerangkap sampah laut yang umumnya menjadi salah satu masalah utama pada kawasan pesisir. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bapak dan ibu rumah tangga nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi serta pengenalan inovasi alat perangkap sampah laut sederhana dari alat tangkap bekas. Selama kegiatan berlangsung peserta antusias mengikuti dan berdiskusi terkait upaya pelestarian eksosistem mangrove dan penanggulangan sampah pada kawasan ekosistem mangrove. Kegiatan pengabdian ini menjelaskan beberapa point penting yaitu fungsi ekosistem secara ekologi dan ekonomi, dampak yang akibat penurunan tutupan ekosistem mangrove dan juga titik berat dalam pengelolaan sampah laut. Serta pengenalan alat perangkap dan pemasangan serta pencatatan data sampah laut yang akan membantu masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan maupun penanggulangan sampah kawasan pesisir.
Estimasi Potensi Lestari dan Musim Penangkapan Cumi-cumi (Loligo sp) di WPPNRI 571 Sumatera Utara Farhan Ramdhani; Septy Heltria; Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun; BS Monica Arfiana; Fauzan Ramadan
Journal of Marine Research Vol 15, No 1 (2026): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v15i1.52709

Abstract

Perairan Sumatera Utara yang termasuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 memiliki potensi sumber daya cumi-cumi (Loligo sp.) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi lestari (Maximum Sustainable Yield/MSY) dan menganalisis pola musim penangkapan cumi-cumi yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan. Data yang digunakan adalah data produksi dan upaya penangkapan cumi-cumi pada periode tahun 2018–2022, kemudian dianalisis menggunakan model surplus produksi Schaefer dan Indeks Musim Penangkapan (IMP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai MSY cumi-cumi sebesar 3.886,62 ton/tahun dengan effort optimum (Fopt) sebanyak 3.078 trip/tahun. Rata-rata produksi tahunan berada di bawah nilai MSY, namun peningkatan effort yang signifikan disertai penurunan CPUE dari 2,07 ton/trip (2018) menjadi 1,66 ton/trip (2022) mengindikasikan tekanan eksploitasi yang meningkat. Analisis IMP menunjukkan musim puncak penangkapan terjadi pada bulan Mei, Oktober, November, dan Desember, yang diindikasikan dengan nilai IMP >100% dan peningkatan kelimpahan klorofil-a (0,60–0,69 mg/L). Hubungan positif antara IMP dan klorofil-a menunjukkan bahwa dinamika oseanografi memiliki kaitan terhadap kelimpahan cumi-cumi di perairan WPPNRI 571 Sumatera Utara.  The waters of North Sumatra, located within Fisheries Management Area of the Republic of Indonesia (FMA-RI) 571, are known to have a high potential of squid (Loligo sp). This study aims to estimate the Maximum Sustainable Yield (MSY) and analyze the fishing season patterns of squid landed at the Oceanic Fishing Port (PPS) of Belawan. The data used include squid production and fishing effort from 2018 to 2022, which were analyzed using the Schaefer surplus production model and the Fishing Season Index (IMP). The results indicate that the MSY of squid is 3,886.62 tons/year with an optimum effort (Fopt) of 3,078 trips/year. Although the annual production remains below the MSY, the significant increase in fishing effort accompanied by a decrease in CPUE—from 2.07 tons/trip in 2018 to 1.66 tons/trip in 2022—suggests increasing exploitation pressure. The IMP analysis shows that peak fishing seasons occur in May, October, November, and December, indicated by IMP values exceeding 100% and an increase in chlorophyll-a concentrations (0.60–0.69 mg/L). The positive correlation between IMP and chlorophyll-a implies that oceanographic dynamics play an important role in influencing the availability of squid in the waters of FMA-RI 571. These findings highlight the need for adaptive and ecosystem-based fisheries management strategies to ensure the sustainability of squid stocks in this region.
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJAGA KAWASAN PESISIR EKOSISTEM MANGROVE DI KAMPUNG NELAYAN TANJUNG JABUNG BARAT Gelis, Ester Restiana Endang; Ester Restiana Endang; Heltria, Septy; Ramdhani, Farhan; Wulanda, Yoppie; Janatul Magwa, Rizky; Hermala Yunita, Lauura
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikana Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9699

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi serta memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat pesisir. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove menyebabkan degradasi kawasan yang berdampak pada penurunan produktivitas perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat mengenai fungsi ekosistem mangrove secara ekologi dan ekonomi, dampak kerusakan mangrove, serta upaya pelestarian. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan pembagian handout kepada kelompok nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep ekosistem mangrove, perannya dalam siklus karbon, fungsi sebagai habitat biota, dan dampaknya terhadap hasil tangkapan nelayan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi yang terlihat dari diskusi aktif mengenai upaya pelestarian mangrove melalui penanaman dan pengelolaan sampah laut. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat pesisir untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove sebagai penunjang keberlanjutan mata pencaharian nelayan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abel Azzahra Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia Afriani Afriani Afriani Harahap Amir Yarkhasy Yuliardi Annisa Rianti Ardelia, Icha Dewi Arfiana, BS Monica Arfiana, Bs. Monica Bagus Pramusintho Brigita Novianti Butar-butar BS Monica Arfiana Damanik, Ernawati Darlim Darmawi Dea Amelia, Dea Denny Alberto Satrya Gumay Depison Depison Dinanty, Fawwaz Dyah Muji Rahayu Eko Wiyanto, Eko Ester Restiana Endang Gelis Farhan Ramadhani, Farhan Farhan Ramdhani Fauzan Ramadan Febrina Rolin Fiki Harjuni Firdaus, Randi Gentio Harsono Hadi, Sutanto Harahap, Afriani Hariski, M Hasanah Hasanah Hawis H Madduppa Hermala Yunita, Lauura Hutwan Syarifuddin I Wayan Nurjaya Ibadillah, Sultonu Irfan Zidni Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Lauura Hermala Lauura Hermala Yunita Leni, Yusyam Lerma Yuni Siagian lestari, dewi joni lestari Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lisna Lisna Lisna, Lisna Luhur Moekti Prayogo Luhur Prayogo, Luhur M Hariski Mairizal Mairizal Marita Ika Joesidawati Meta Dinda Pangaribuan Miradni, Asni Muhamad Gilang Arindra Putra Muhammad Farhan Al Iqromi Muhammad Halim, Muhammad Nahlunnisa, Hafizah Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Noverdiman, Noverdiman Nugroho, Agung Tri Nurhayati Nurhayati Nurwijayanti Nyoman M N Natih Putra, Muhamad Putra, Muhamad Gilang Arindra Rahmalia, Diah Ayu Ratu Almira Kismawardhani Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Robin Rohmawati Bareta, Ainun Romie Jhonnerie RR. Ella Evrita Hestiandari Santika, Lora Sari, Ratna Juita Sarwo Edy Wibowo Sarwo Sucitra Amin Sayyidah Fatchiyyah Setiyano, Regi Setiyawan, Khoirudin Anton Simaibang, Karina Theresia Sinaga, Nurlince Sri Novianti Sukma, Raka Suryono Suryono Taj, Kemal Togatorop, Alfa Immanuel Tri Suryono Windarti Windarti Wiwaha Anas Sumadja WULANDARI Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yoppie Wulanda Yudi Arista Yulanda Yun Alwi