Claim Missing Document
Check
Articles

MULTIPLIER EFFECT PERTANIAN NANAS (Ananas Comosus) TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATANMASYARAKAT DI DESA KUALU NANAS, KECAMATAN TAMBANG, KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU Ridho Al Maghribi; yurni suasti; ratna willis
JURNAL BUANA Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v1i1.49

Abstract

The purpose of this research is to know the Multiplier Effect of pineapple agriculture in Kualu Nanas village towards the absorption of manpower and community income.This research was conducted in the village of Kualu Nanas, Tambang Subdistrict, Kampa Regency, Riau Province. This research is descriptive quantitative. The population and sample of this research are pineapple farmer in Kampung Riau Village, with 4 sample by looking at seller and industry by using percentage method and using formula to measure multiplier effect.This research found: (1) Multiplier Effect of pineapple agriculture on the absorption of labor affecting service sector, industry and pineapple trader, the value of Multiplier Effect is 1,195. This value shows every addition of one unit of labor base sector (pineapple agriculture) it will result in the addition of non-base sector employment as much as 0.195 times. If the increase of manpower as many as 10 people in the pineapple agriculture sector (base) it will create the opening of employment as much as 2 people in the non-base sector. (2) Multiplier Effect of pineapple agriculture on revenues affects the pineapple industry and trade with a grade of 3.04. This shows that every increase of one unit of pineapple agriculture sector (base) will result in an increase in non-base sector by 2.04 times. If the income increase is Rp.1000. In the base sector it will increase the revenue of Rp. 2.040. In the non-base sector. From the above results with the existence of pineapple agriculture will cause Value added or added value for other sectors.
ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA NAGARI PARIANGAN KABUPATEN TANAH DATAR Vandy Fahrul; yurni suasti; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v1i1.51

Abstract

This study aimed to obtain data and information on the Potential Human Resources Nagari Pariangan Tanah Datar relating to (1) Population Density, (2) age, (3) Level of Education, (4) Livelihood Principal, (5) Religion and Beliefs, (6) Citizenship, (7) Ethnic and Tribal, and (8) Labor. This study was a descriptive study using secondary data analysis using scoring techniques. Research region includes Nagari Pariangan consisting of four ellipse that is, Guguak, Padang Panjang, Pariangan, and Sikaladi.Results of the study (1) Population Density more than 100 inhabitants / km2, (2) the age group of 25-50% of the population aged 18-56 years, (3) education level, age group 7-18 years are out of school less than 10%, the age group of 12-56 years who have never attended school less than 10%, the age group of 12-56 years do not complete primary school less than 10%, 12-56 years who had not completed junior high school each less than 30%, the age group 18-56 years who did not graduate from high school less than 15%, (4) Total distribution of basic livelihood livelihood range of 5-10 kinds of goods, largely residents of livelihood of farmers, ranchers, merchants, (5) religious distribution of the population, all the inhabitants of religion ISLAM, ( 6) Citizenship residents, all residents of an Indonesian citizen (citizen), (7) the intermingling of ethnic / tribal people, all residents are from one ethnic / tribal namely Minang tribe, (8) labor viewed from, the age group 18-56 years residents who do not work on average below 5%, the age group of 18-56 t ear who work more than 50%, whereas the number of work-age population dependency 18-56 years of working with people 0-56 years and over who did not work reaches 50-90%.
PENGEMBANGAN MODUL GEOGRAFI BERBASIS POE (PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) PADA MATERI PEMANFAATAN PETA, PENGINDERAAN JAUH DAN SIG DI KELAS XII SMA NEGERI 1 BUKITTINGGI Fadhilah Santi Harahap; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui dan mendeskripsikan kevalidan dan kepraktisan modul geografi berbasis POE (Predict, Observe, Explain) pada materi pemanfaatan peta, penginderaan jauh, dan SIG kelas XII SMA Negeri 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) pengembangan dengan mengadaptasi model 4-D. Modul dikembangkan dalam empat tahapan yaitu (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), (4) penyebaran (disseminate). Validasi dilakukan dua orang dosen geografi. Kepraktisan dilakukan oleh 3 orang guru dan 35 orang siswa SMA Negeri 1 Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul geografi berbasis POE pada materi pemanfaatan peta, penginderaanjauh, dan SIG ini valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Terbukti dari nilai akhir oleh dua orang dosen yaitu 0,70 dengan kategori valid. Nilai akhir dari guru yaitu 4,21 dan nilai akhir dari siswa yaitu 4,36 dengan kategori praktis.
ANALISIS POLA DAN JANGKAUAN PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN RAMBAH SAMO KABUPATEN ROKAN HULU-RIAU ade irma; Yurni Suasti; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.155

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan informasi tentang Jangkauan Pelayanan Publik di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu-Riau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Unit analisis penelitian ini adalah sarana perdagangan pasar, dan sarana kesehatan puskesmas di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu-Riau. Teknik analisis yang digunakan yaitu, Network analyst.Penelitian ini menemukan : jangkauan pelayanan (a) puskesmas dalam hasil persentase termasuk kategori baik dalam pelayanan publiknya. (b) jangkauan pelayanan pasar di daerah penelitian ini dalam hasil persentase termasuk kategori baik.
Tingkat Investasi Wisata di Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2010-2017 nanda elsyana mutia; Yurni Suasti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.167

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perkembangan investasi wisata di Pesisir Selatan tahun 2010-2017. (2) Sasaran investasi dalam perkembangan objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2010-2017. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian ini di lakukan di Kabupaten Pesisir Selatan. Subjek dalam penelitian ini adalah Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Dinas Pariwisata serta pihak pengelolah wisata yang ada di kabupaten Pesisir selatan. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat pengumpulan data panduan wawancara, catatan lapangan, tape recorder, camera, teknik analisis data reduksi data, teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa (1) perkembangan investasi dalam wisata Tahun 2010-2017 dapat dijelaskan dari tahun 2010-2011 menurun, tahun 2011-2015 mengalami kenaikan dan dari 2015-2016 menurun lagi dan di akhir 2017 naik lagi. (2) untuk sasaran lokasi investasi para investor banyak yang melirik ke arah Carocok serta Bukit Langkisau karena sasaran tersebut baik untuk di kembangkan serta menjanjikan dilihat dari tingkat atau jumlah wisatawan yang banyak datang ke sana. Kata Kunci: Tingkat Investasi, wisata. ABSTRACT This study aims to determine (1) the development of tourism investment in the South Coast in 2010-2017. (2) Investment target in the development of tourism object in South Pesisir Regency 2010-2017. This type of research is a qualitative descriptive research. The location of this research is done in Pesisir Selatan Regency. Subjects in this study are the Board of Investment and Integrated Licensing Services and Tourism Department and the tourism pengelolah existing in the southern Pesisir district. This study was conducted in the odd semester of the academic year 2017/2018. Observation data collection techniques, interviews and documentation. Data collection tool interview guide, field notes, tape recorder, camera, data analysis techniques data reduction, data validity techniques using triangulation. This study resulted that (1) the development of tourism investment in 2010-2017 can be explained from the year 2010-2011 decreased, the year 2011-2015 has increased and from 2015-2016 decline again and in late 2017 rise again. (2) to target investment location of many investors who glance in the direction of Carocok and Langkisau hill because the target is good to be developed and promising seen from the level or number of tourists who many come there. Keywords: Investment grade, tourism.
Profil Rumah Tangga Miskin di Nagari Pakan Rabaa Tengah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan Vivi dona sari; Yurni Suasti; ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.222

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kemiskinan dan profil rumah tangga miskin di Nagari Pakan Rabaa Tengah. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga miskin yaitu 565 KK dengan jumlah sampel 57 KK. Hasil penelitian ini menemukan bahwa : (1) tingkat kemiskinan masih tinggi, karena hampir 100 % jumlah rumah tangga miskin masuk ke dalam pentahapan keluarga sejahtera I (miskin), (2) profil rumah tangga miskin adalah: tingkat pendidikan kepala keluarga sebagian besar tamat SD, sebagian besar rumah tangga miskin memiliki jarak ke sekolah 7 km, umumnya rumah tangga miskin memiliki anak putus sekolah 2 orang, rata-rata rumah tangga miskin memiliki beban anggota keluarga 4 orang, jenis pekerjaan umumnya buruh tani, tidak memiliki usaha sampingan, tidak memiliki sumber modal usaha sampingan, pendapatan rumah tangga miskin masih rendah, pengeluaran rumah tangga miskin sangat besar, dan lahan pertanian milik kaum. ABSTRACT This study aims to determine poverty and the factors that cause poverty in Nagari Pakan Rabaa Tengah, Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study were all poor households with a number of 565 households with a total sample of 57 respondents. The results of this study indicate that (1) poverty is still high (96.49%) poor households including poor (I) poor families. (2) the factors that cause poverty are: (a) education level of primary school heads (49.12%), (b) distance of poor households to school 7 km (43.85%), (c) number of children dropping out 2 students (82.45%), (d) the number of family members 4 (61.40%), (e) the type of farm labor (70.17%), (f) no side business (94 , 73%), (g) non-existent business capital sources (94.73%), (h) income in the range of Rp 71,000 - Rp 80,000 per day (70.17%), (i) expenditure in the range of Rp 201,000 - Rp 300,000 per day (96.49%), (j) land ownership status belonging to the people (96.49%).
Analisis Tingkat Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Tangkap Sebelum dan Pasca Langkanya Fauna Endemik Rinuak (rosterang ryroania) di Kenagarian Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Rido Fernando Fernando; Yurni Suasti; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i4.223

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan mata pencaharian dan tingkat pendapatan kepala rumah tangga nelayan tangkap sebelum dan pasca langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) (Sebelum dan pasca November 2016). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah kepala rumah tangga nelayan tangkap dan sampel responden yaitu total sampling dengan sampel wilayah dibatasi menjadi 3 jorong sehingga berjumlah 70 orang.. Penelitian menemukan : (1) Profil kepala rumah tangga nelayan tangkap terbanyak berdasarkan umur yaitu 45-49 tahun. Tingkat pendidikan yaitu SD sampai akademi dan yang tebanyak adalah SD. (2) Sebahagian besar mata pencaharian nelayan tangkap setelah langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) mengalami perubahan pada umumnya yaitu sebagai petani , buruh keramba Jaring Apung (KJA) dan yang bertahan sekitar 20%. (3) Pendapatan pokok nelayan tangkap pasca langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) mengalami penurunan dari rata-rata sebelumnya Rp.2.560.000 menjadi Rp.1.700.000. Abstrack This study aims to look at changes in livelihoods and income levels of capturing fishermen's household heads before and after the scarcity of endemic rinuak fauna (rosterang ryroania) (before and after november 2016). This type of research is quantitative descriptive. The study population was the head of the capture fishermen's household and the sample of respondents, namely the total sampling with a sample area restricted to 3 jorong so that there were 70 people. The study found: (1) Profile of the most capture fishermen household heads based on age, namely 45-49 years. The level of education is elementary school to academy and the most elementary school. (2) Most of the livelihoods of fishermen caught after the rare fauna endemic rinuak (rosterang ryroania) experienced changes in general, namely as farmers, the floating cage labored (KJA) and who survived around 20%. (3) The main income of fishermen catches after the scarcity of endemic fauna (rosterang ryroania) has decreased from the previous average of Rp. 2,560,000 to Rp. 1,700,000.
KOMPARASI ANGGARAN OBJEK WISATA PULAU PASUMPAHAN DAN PULAU ANGSO DUO PROVINSI SUMATERA BARAT Dela Oktaviani Chandra; Yurni Suasti; Fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.227

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: perbandingan pemasukan dana dan alokasi dana antara objek wisata Pulau Pasumpahan dan Pulau Angso Duo dari tahun 2015-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2015-107. Penelitian ini menemukan alokasi anggaran Pulau Pasumpahan tahun 2005 adalah Rp. 225.000.000,00 naik menjadi Rp. 400.000.000 pada tahun 2016 dengan kenaikan 56,25%, kemudian naik lagi menjadi Rp. 895.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 44,69%. Sedangkan pemasukan anggaran Pulau Angso Duo pada tahun 2015 adalah Rp. 228.000.000,00 naik menjadi Rp. 277.000.000,00 pada tahun 2016 dengan kenaikan 82,31% , kemudian naik lagi menjadi Rp. 395.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 70,12%. Bila dibandingkan kedua objek tersebut, alokasi anggaran lebih besar di Pulau Pasumpahan dari pada di Pulau Angso Duo tetapi bila dibandingkan persentase, kenaikannya lebih tinggi di Pulau Angso Duo dari pada di Pulau Pasumpahan. Alokasi dana Pulau Pasumpahan untuk 6 asset sedangkan Pulau Angso Duo untuk 5 asset, sehingga dana Pulau Pasumpahan lebih lengkap dari pada Pulau Angso Duo. Kata Kunci: Komparasi Anggaran, Aset, Objek Wisata. ABSTRACT The purpose of this study is to describe: the comparison of fund revenues and allocation of funds between Pasumpahan Island and Angso Duo Island tourist objects from 2015-2017. The data used is secondary data from 2015-107. This study found that the 2005 Pasumpahan Island budget allocation was Rp. 225,000,000.00 rose to Rp. 400,000,000 in 2016 with an increase of 56.25%, then rose again to Rp. 895,000,000.00 in 2017 with an increase of 44.69%. While the revenue of Angso Duo Island in 2015 was Rp. 228,000,000.00 rose to Rp. 277,000,000.00 in 2016 with an increase of 82.31%, then rose again to Rp. 395,000,000.00 in 2017 with an increase of 70.12%. When compared to the two objects, the budget allocation is greater in Pasumpahan Island than in Angso Duo Island but when compared to the percentage, the increase is higher in Angso Duo Island than in Pasumpahan Island. Pasumpahan Island funds allocation for 6 assets while Angso Duo Island is for 5 assets, so Pasumpahan Island funds are more complete than Angso Duo Island. Key term: Budget comparation, Asset, Tourist attaction.
Partisipasi Pedagang kaki lima dalam Pengelolaan Sampah Pasar bawah kota Bukittinggi mentari tari; Yurni Suasti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi pedagang kaki lima dalam pengelolaan sampah Pasar Bawah Kota Bukittinggi yang terletak di kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan selama 3 bulan. Populasi dalam penelitian ini seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di Pasar Bawah Kota Bukittinggi berjumlah 577 orang. Teknik sampel menggunakan Random sampling dengan rumus slovin dan jumlah sampel 85 pedagang kaki lima. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dan data diolah menggunakan formula persentase. Berdasarkan hasil analisis deskriptif maka dapat diketahui tingkat partisipasi pedagang kaki dalam pengelolaan sampah di Pasar Bawah Kota Bukittinggi tergolong baik dengan skor keseluruhan yang di dapat yaitu 1910. Bentuk partisipasi tertinggi yaitu partisipasi membayar retribusi sampah dengan persentse 12,77 %. Kata Kunci : Partisipasi, Pedagang kaki lima, Pengelolaan Sampah Abstract This study aims to determine the level of participation of street vendors in waste management in Pasar Bawah Bukittinggi city which located in Guguak Panjang Sub-district, Bukittinggi city. This type of research uses quantitative descriptive method which is carried out for 3 months. The population in this study all the street vendors selling in the Pasar Bawah of Bukittinggi City totaled 577 people. The sample tecnique uses Random Sampling with Slovin formula and the number of samples is 85 street vendors. Data collection tools used are questionnaires and data processed using percentage formulas. Based on the results of the descriptive analysis, it can be seen that the participation level of street vendors in the Pasar Bawah management of Bukittinggi is classified as good with an overall score of 1910. The highest form of participation is participation in paying waste retribution with a percentage of 12,77%. Keywords : participation, street vendors, waste management
Internalisasi Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pembelajaran Geografi di Sekolah Adiwiyata (Studi Kasus: SMAN 11 Padang) Dewi Yulia Noviarti; Yurni Suasti; Dedi hermon
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.233

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripikan dan menganalisis muatan nilai karakter peduli lingkungan dalam RPP, transformasi nilai, transaksi nilai, dan trans-internalisasi nilai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru geografi yang mengajar di kelas XI IS 2 SMAN 11 Padang. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan analisis dukomen. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru belum memasukkan nilai karakter peduli lingkungan dalam RPP. (2) Transformasi nilai dilaksanakan guru dengan memperkenalkan nilai karakter peduli lingkungan di kelas. (3) Transaksi nilai dilaksanakan guru dengan membiasakan peserta didik melaksanakan kegiatan peduli lingkungan di kelas. (4) Trans-internalisasi nilai dilaksanakan guru dengan memberikan teladan dalam melaksanakan nilai karakter peduli lingkungan di kelas. Kata kunci: Internalisasi, karakter peduli lingkungan, pembelajaran geografi Abstract This study aimed to describe and analyze the content of character care for the environment in the RPP, transformation of value, transaction of value, trans-internalization of value. This research is a descriptive qualitative research. The research subject was geography teacher who taught in class XI IS 2 of SMAN 11 Padang. The Methods of data collection with observation, interview, and document analyzes. The techniques of data analyze were data reduction, data display, and verification. The validity of data used triangulation of sources and technique. The results of study indicated that: (1) The teacher does not yet to include the value of character care for the environment in the RPP. (2) Transformation of value was habituation by the teacher to students for introducing the value of character care for the environment in the classroom. (3) The transaction of value was implemented by the teacher to familiarize students with activities for care the environment in the classroom. (4) The trans-internalization of value was imolemented by the teacher to provide the example of caring the environment in the classroom. Key word: Internalization, character care for the environment, learning of geography
Co-Authors . Triyatno ade irma Ade Perdana Putra ahyuni . Ahyuni Ahyuni Ahyuni ahyuni ahyuni aziz Aini Lativa, Nur’ Akmal, Zika Alraniri, Dawet Amrin Sobirin Andika Rahman Andrio Saputra anggun oktavia Anita Ratu Sitrah Ardi Wijayanto Azmi, Nadya Al Azwar Ananda Bayu Wijayanto Beben Saputra Bestary Rizkiani, Ardhika Bigharta Bekti Susetyo Deded Chandra Dedi Hermon Dela Oktaviani Chandra Delli Hardianti Detti Wijayanti Dewi Yulia Noviarti Dewi, Susi Fitria Dilla Marfa Wanni dion, nofrion Emillia Shandia Dewi Endah Purwaningsih Endah Wahyuningtias Erianjoni Erianjoni erna wati erna, ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Erniwati Erniwati Fadhilah Santi Harahap faiz zaindra Falah, Nur Fatmariza Fatmariza Fatmariza febri pratama febriandi . febriandi . febriandi andi fefrori putri Fella Melifa Fenni Febriati Fikri Akbar Dinata Fikri Hidayatullah Fina, Safinatun Najah Fini Yuliska Fransiscus Elfin Hulu, Richard Frist Adam Tampubolon gebi permata sari Gilang Satrya Purnama Gustina, Adri Harahap, Muhammad Ranto Harby Prasetya Hardiyanti Rizki Saputri harpendi pendi bahri Haryati, Riri Hendry Frananda, Hendry Henni Muchtar Ideal Putra IDRIS AFANDY Ika Laksita Warti Ika Reski Yolanda Ikhwan Ikhwan Ilham Rahmat Yadi Ilhamdi Bagus Perdana Ilvia Rahmi Indrawadi, Junaidi irma putri arima Irwan Hamdi Iswara, Dedi Izhar, Herliani Joesa Yolandari Khairani Khairani Khairil Khairil Lailatur Rahmi Lisa, Nur Ifa Lusiana, Eva M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Maisyaqinah Qinah Maria Montessori Medeti, Siti Florensia Memo Memito mentari tari Meri Andani Meri Novia Roza Mirna Erisya Misrida aini Mona Adria Wirda muhammad arfan latanza Muhammad Ikhsan Munadi Munadi Murni Sulastri Muthmainnah Istiqadinalova Halibrata Mutia Ayulanda Mutiara Indah Shafira mutiara putri insani Nada Nilam Suri Nadia Turrahima nanda elsyana mutia Nelly Neny Widya. N Pane Nia Audina Nilam Purnama Sari Nilam Putri Cahayati noveri yarmansyah Nurhidayah, Tiara Parin nurmansyah, eric Osmi Zein R Paus Iskarni Prasantika, Arsih Putri Andini PUTRI WAHYUNI Putri, Hellen Apriani Rafelyna Afrilla Rahmad Ramadhan Rahmanelli Rahmanelli RAHMAT HIDAYAT Rahmayoni Rahmayoni rahmi ulfa fajrina Rama Laicha Ramadani, Nadila ramadhan fahrul Ramadhan, Risky Randa Permata Ilahi Ratna Wilis ratna willis Reka Maulidina Maulidina Reni Pristia Wani Rery Novio rezki dwi pernanda dwi pernanda Rezki Pratama Ridho Al Maghribi Rido Fernando Fernando Rika Febriani Rika Reskika Roni - Firdaus Roni Suryadi Rosnelly, Rosnelly RR. Ella Evrita Hestiandari Safina, Laila Salsadila Avron Santoso, Titis Saputri, Elza Yulian Shinta, Ridvia Silvi Herwindah Siska Sasmita Siti Khodijah Sri Mariya Suci Allara Putri Suhadi Rahman Surtani Surtani Syafri Anwar Syahar, fitriana Syamsiar, Syamsiar tio buana putra Titi Syafura Triska, Epa Triyatno Triyatno Uirma Triwi Deana Ulyadi Adam Vandy Fahrul Vivi dona sari wahyuni fajriah Wely Yelvia Sartika Widya Prarikeslan Wulan Sri Handayani Wulandari, Fitria Irza yanti, elfi da Yanti, Eriza YEFRIDA KOGOYA KOGOYA Yolanda Putri, Resti Yolandari, Joesa Yudi Antomi Yulia Yulia yulia, yananda yulia Yusuf Baihaqi Yuyun Sri Handayani Zahra Miftahul Ain Zahra Miftahul Aini zalni, fina okta Zulfina, Ilma