Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Tradisional di Kelurahan Sukamaju Baru Kecamatan Tapos Kota Depok Ainun Wulandari; Ni’matul Khoeriyah; Teodhora Teodhora
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.975

Abstract

Penggunaan obat tradisional akan bermanfaat bagi kesehatan apabila digunakan secara tepat. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang mempengaruhi tindakan pemilihan pengobatan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan obat tradisional di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional yang bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap 153 responden dan diperoleh 149 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang mempunyai tingkat pengetahuan baik (69,1%), cukup (23,5%), dan kurang (7,4%). Hasil penelitian sikap yaitu 84,6% mempunyai sikap positif dan 15,4% mempunyai sikap negatif. Sebanyak 71,8% masyarakat menggunakan obat tradisional dengan tepat dan 28,2% masyarakat menggunakan obat tradisional tidak tepat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat tradisional (p value = 0,000) dan ada hubungan yang signifikan antara sikap terhadap penggunaan obat tradisional (p value = 0,000). Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang mempengaruhi tindakan pemilihan pengobatan seseorang, termasuk penggunaan obat tradisional.
PERAN KOLABORATIF PERGURUAN TINGGI, POLRI DAN PEMERINTAH DESA DALAM MEWUJUDKAN KAMPUNG SEHAT PADA MASA PANDEMIK COVID-19 ainun wulandari; Ilyas sarbini; Nasrullah Nasrullah; Ridwan Ridwan; M. Asad Imaduddin; Ahamd Syaifil Iman; M. Farhan Syauki
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.544 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1153

Abstract

Latar Belakang: Masalah narkoba, ancaman covid-19 dan sampah merupakan problem yang sama-sama penting yang harus menjadi perhatian bagi semua pihak. Narkoba misalnya setiap tahunnya menelan korban tidak kurang dari 4 juta jiwa. Sedangkan korban covid 19 di Indonesia menelan jiwa 83.279, dan trendnya terus bertambah. Sementara masalaah sampah juga tidak sangat mengkhawatirkan. Dengan ragam masalah tersebut, maka semua pihak harus ambil bagian mengatasi ragam masalah tersebut. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah kolaborasi berbagai pihak mengarusutamakan program kampung sehat. Tujuan, tujuan dari kegiatan ini adalah membangun kesadaran masyarakat mewujudkan kampung sehat, utamanya keasadaran atas bahaya narkoba, pencegahan penyebaran covid-19, dan kesadaran tentang lingkungan bersih. Metode, Metode Pelaksanaan dilaksanakan dengan melakkan penyuluhan, diskusi, menyeprot disivektan, dan semangat gotong royong. Hasil, hasil kegiatan: Pertama, penyuluhan narkoba-psikotropika, berupa, munculnya kesadaran masayakat desa Tonnggondoa Kabupaten Bima tentang bahaya narkoba dna psikotropika, pemerintah Desa meluncurkan program reward bagi korban narkoba yang mau melakukan rehabilitasi dengan program pemberdayaan pemberian sapi 1 ekor. Kedua, Kegiatan penyemrotan disinvektan pada fasilitass umum dan pemukiman warga, melibatkan komponen warga, mahasiswa, dan aparatur desa, hasilnya berupa lingkungan dan fasiltas umum steril dari penyebaran covid 19. Ketiga, kegiatan gotong royong menghasilkan lingkungan yang bersih, dan timbulnya kesadaran secara kontinyu kemolpok masyarakat tentang pentingnya kebersihan.
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Omeprazol dan Pantoprazol dalam Terapi Peptic Ulcer pada Pasien Lansia Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Adhyaksa Adrully El Fienda; Ainun Wulandari
Jurnal Farmasi Higea Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v14i2.475

Abstract

PPI (proton pump inhibitors) adalah salah satu obat yang umum diresepkan pada gangguan lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efektivitas biaya pada penggunaan Omeprazol dan Pantoprazol pada pasien rawat inap di RSU Adhyaksa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif dengan membandingkan Direct Medical Cost (biaya medik langsung). Subjek dari penelitian ini adalah semua pasien rawat inap di RSU Adhyaksa yang mendapatkan terapi Omeprazol dan Pantoprazol dengan usia >50 tahun dalam periode Januari 2020 – Mei 2022. Hasil efektivitas terapi dapat dilihat dari data rekam medis pasien dan biaya pengobatan pasien yang dianalisis dengan perhitungan rasio rerata efektivitas biaya (ACER). Berdasarkan efektivitas terapi pantoprazol (95,2%) lebih efektif dibandingkan omeprazol (90,5%). Terdapat perbedaan nilai ACER pada pasien yang menggunakan pantoprazole sebesar Rp 1.802.501,- dan pada omeprazole sebesar Rp 2.022.952,-. ICER pada penelitian ini menunjukkan angka Rp. 601.510,-. Pada penelitian ini terdapat perbedaan efektivitas antara pantoprazol dan omeprazole sebagai terapi Peptik ulser. Biaya terapi peptic ulser pada pantoprazol lebih rendah dibandingkan omeprazole.
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS OGAN PERMATA INDAH Ainun Wulandari; Teodhora Narendra; Sonia Mutiara
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i2.2015

Abstract

Hypertension is a condition that increases blood pressure to more than 140 mmHg and diastolic blood pressure to more than 90 mmHg. The purpose of this study was to know the description of using hypertension drugs for outpatient in Ogan Permata Indah Health Center. This research is a non-experimental descriptive method and retrospective data collection. The data is taken from the medical patients’ Permata Indah Health Center records. The results of the study used 86 samples, it was found that most patients in this study were female (54,48%), with the age range of 60-74 years (65,11%), with the highest stage II hypertension (65,11%), and the most comorbidities, namely diabetes mellitus (29,07%). The most antihypertensive drug class was CCB, with the most drug being amlodipine (96,51%). The therapy pattern at most was monotherapy with the most drug, namely amlodipine (96,51%), and the use of polytherapy with 2 drugs with the highest combination of CCB and ACEI (3,49%). The suitability of the selection of appropriate antihypertensive drugs for all patients was said to be appropriate (100%), and the suitability of dose selection of antihypertensive drugs with of the appropriate dose category as much as patients (100%).
Kesesuaian Penggunaan Obat Antidiabetes pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas X Palembang Ainun Wulandari; Resi Sukma Melati
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 5 No 2 (2021): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v5i2.388

Abstract

Diabetes Mellitus is a metabolic disease characterized by hyperglycemia that insulin secretion disorders, insulin action or both. Diabetes Mellitus is one of four major non-communicable diseases that affect global health problems. The purpose of this study was to know the treatment profile and the suitability of giving antidiabetic drugs to diabetes Mellitus patients at the Health Center X, Palembang in 2020. This research is non-experimental research with a descriptive method and retrospective data collection. The data is taken from the medical records of patients at the Health Center X, Palembang in 2020. The results of the study used 138 samples, it was found that most patients in this study were female (55,07%), age range 56-65 years old (44,20%) and the most comorbidities, namely hypertension (48,55%). The most antidiabetic drug class was biguanide with the most drug being metformin (54,55%). The pattern of therapy at most was monotherapy with the most drug, namely metformin (73,91%). And to use polytherapy with two drugs with the highest combination of biguanide (metformin) and sulfonylurea (glimepiride) are (75%). The suitability of the use antidiabetic drugs of diabetes Mellitus patients with the appropriate drugs and dose category as much as 138 patients (100%).
Tyrosinase Inhibition Activity and Phytochemical Screening of Melaleuca leucadendron L. Leaves Munawarohthus Sholikha; Ainun Wulandari
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 5 No. 3 (2022): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v5i3.3694

Abstract

Melaleuca leucadendron L. is a plant whose almost all parts (bark, leaves, twigs, and fruit) can be used as medicine, such as antioxidants, antifungals, sedative effects, and anti-hyaluronidase. This research was conducted to determine tyrosinase inhibition activity and compound content of M. leucadendron leaves. Maceration of M. leucadendron leaves was done in methanol, then carried out liquid-liquid fractionation with n-butanol, chloroform, and water. Methanol extract, butanol fraction, chloroform fraction, and water fraction were tested for phytochemical screening and tyrosinase inhibition using L-DOPA substrate with an ELISA plate well reader. The results of the tyrosinase inhibition activity test at concentrations of 100, 1000 and 10000 μg/mL respectively showed that methanol extract 29.532%, 55.227%, 89.583%; butanol fraction 29.313%, 59.174%, 94.737%, chloroform fraction 21.820%, 24.671%; 53.765%; water fraction 24,086%, 47.661%, 91.118%. Inhibition of the tyrosinase enzyme is shown through the IC50 value from methanol extract, butanol fraction and water fraction, and kojic acid as a positive control, respectively 645.438 μg/mL, 517.935 μg/mL, 669.403 μg/mL, 50.064 μg/mL. Phytochemical screening showed that the extract and fraction contained tannins, flavonoids, saponins, terpenes, and steroids. These results indicate that the butanol fraction is more potent as an anti-tyrosinase agent than the others.
Menyikapi Preferensi Masyarakat Pondok Benda Pamulang Dalam Pemilihan Obat Flu Berdasarkan Iklan Dengan Bijak Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Teodhora Teodhora; Vilya Syafriana; Ika Maruya Kusuma; Hervianti Nurfitria Nugrahani; Fathin Hamida; Putu Rika Veryanti; Saiful Bahri; Refdanita Refdanita; Lili Musnelina; Pratiwi Ally Florentina
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i2.338

Abstract

Flu is an upper respiratory tract infection that is often treated with various flu medications on the market and promoted through various media, especially television. This research aims to understand people's preferences for flu medicine in Pondok Benda Pamulang, South Tangerang. Through group discussions and delivery of educational materials, this study found that price, quality, and brand trust factors influenced the choice of flu medication. The results show an increase in public knowledge about flu and its treatment. The attractiveness of flu medicine advertisements is important in influencing consumer behavior. The right use of endorsers and advertising frequency can increase the effectiveness of advertising in mass media. This study provides insight into the importance of education in forming wise health decisions and provides a better understanding of people's preferences for cold medicines.
Perilaku Penggunaan Antibiotik di Masyarakat Wulandari, Ainun; Rahmawardany, Claudia Y
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 1 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v15i1.1105

Abstract

A Antibiotik merupakan obat untuk untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pemberian antibiotik pada penderita penyakit infeksi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan maupun membunuh bakteri penyebab penyakit, akan tetapi jika penggunaan antibiotik tidak tepat akan mengakibatkan resistensi antibiotik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan antibiotik pada masyarakat dan hubungan pengetahuan terhadap penggunaan antibiotik. Penelitian ini termasuk penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara cross sectional menggunakan alat bantu kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 106 responden. Hasil penelitian menunjukkan responden yang paling banyak menggunakan antibiotik berjenis kelamin perempuan 63 (59,4%), pada rentang usia 17-23 tahun 54 (54,7%). Responden mendapatkan antibiotik dengan menggunakan resep sebanyak 80 (76,2%), apotek sebagai tempat membeli antibiotik 60 (56,6%) terbanyak, dan Amoxicillin jenis antibiotik yang paling banyak digunakan 83 (87,3%). Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik dalam kategori cukup sebanyak 52 (49%) dan perilaku penggunaan antibiotik juga berada dalam kategori cukup sebanyak 73 (68,9%). Terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik di masyarakat p-value (0,04) < 0,05 (0,04).
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Karyawan Giant Pondok Kopi Pada Penggunaan Multivitamin di Era Pandemi Covid-19 Putri, Elvina Triana; Wulandari, Ainun; Illahi, Sakinah Ayu
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 2 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v15i2.1268

Abstract

Salah satu upaya pencegahan di tengah pandemi Covid-19 yang dilakukan adalah mengonsumsi multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh terutama mereka yang masih bekerja saat pandemi ini. Akan tetapi, pengetahuan para karyawan sangat diperlukan karena dapat berpengaruh terhadap sikap karyawan dalam memilih multivitamin secara tepat. Hal tersebut juga seiring dengan maraknya penggunaan multivitamin yang tidak rasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap karyawan pada penggunaan multivitamin di era pandemi Covid-19. Metode penelitian adalah observasional deskriptif dengan desain pengambilan data cross sectional menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner dengan sampel berjumlah 71 responden. Hasil penelitian didapatkan data demografi karyawan Giant Pondok Kopi, Jakarta Timur, yaitu perempuan (49,3%) dan laki-laki (50,7%), usia 18-27 tahun (45,1%), pendidikan SMA sederajat (84,3%), pendapatan Rp.3.000.000-Rp.5.000.000 (71,8%), dan status menikah (71,4%). Tingkat pengetahuan karyawan terkait multivitamin tergolong baik (90,2%), sikap pada penggunaan multivitamin tergolong positif (95,8%), serta terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap penggunaan multivitamin pada karyawan Giant Pondok Kopi, Jakarta Timur (p-value = 0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik dapat mendorong karyawan untuk mempunyai sikap yang baik pula, termasuk dalam penggunaan multivitamin.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Swamedikasi Diare pada Balita di Jagakarsa Wulandari, Ainun; Madhani, Suci
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 2 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v15i2.1287

Abstract

Swamedikasi adalah proses pengobatan yang dilakukan sendiri oleh seseorang mulai dari pengenalan gejala sampai pemilihan dan penggunaan obat. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan dan penyakit ringan yang sering dialami masyarakat seperti demam, pusing, nyeri, batuk, influenza, maag, kecacingan, penyakit kulit dan diare. Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya ditandai dengan peningkatan volume cair serta frekuensi buang air besar tiga kali atau lebih. Apabila swamedikasi tidak dilakukan dengan benar maka dapat berisiko munculnya keluhan lain karena penggunaan obat yang tidak tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap swamedikasi diare pada balita di Kelurahan Jagakarsa. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional, serta menggunakan teknik sampling berupa simple random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 211 responden. Hasil menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 52,1%, memiliki pengetahuan cukup sebanyak 27%, dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 20,9%. Hasil analisis perilaku swamedikasi diare menunjukkan bahwa responden mempunyai perilaku yang baik sebanyak 47,4%, berperilaku cukup sebanyak 37,9%, dan berperilaku kurang baik sebanyak 14,7%. Hasil analisis uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan ibu terhadap swamedikasi diare pada balita dengan nilai p value 0,000 < 0,05.
Co-Authors Aditya Fitriasari Aditya Fitriasari Adnan Adnan Adrully El Fienda Ahamd Syaifil Iman Akhatik, Nurul Alladin, Dwi Amalia Khoirunnisa Aminudin, Iwan Andini, Issri Mila Nova Ardhianingsih, Vira Arum, Fitria Diah Dea Selia Dienillah, Qonita Dini Juliana Diny Auliya Mawarni Djuhariah, Yayah Siti Dwi Okta Mellya Edy Meiyanto Erham Erwi Putri Setyaningsih Ester Marintan Purba Fadly, Iqbal Faraidlika Fara Diana Dewi Fathin Hamida Febriani, Amelia Fiandani, Afifah Fina Aryani Goenadi Fina Aryani Goenadi, Fina Aryani Firdha Aprilya Utami Firmanto, Taufik Fitria Rahayu Fitria Yustisiani Gufran, Gufran Herdini Herdini , Herdini Hervianti Nurfitria Nugrahani Heryanto, Anas Hindrayani, Woro Hutagaol, Sartika Ika Maruya Kusuma Iksan, Iksan ILHAM Illahi, Sakinah Ayu Ilyas Ilyas sarbini Indra Wani Irawansah, Didik Januarto, Daniel Jaya, Rendy Indra Jerry, Jerry Jessica Khairunnisa Kartika Dyah Palupi Kartika Dyah Palupi Kartin Aprianti Kasmar , Kasmar Khairiah, Ardian Kholid Alfan Nur Kholid Alfan Nur Khulqiyah, Husnul Kinanthi Kusumawardhani Krisnawati, Indah Kusuma, Ika Maruya Lestiana, Elina Lidia Anggita Ramadhani Lili Musnelina Loamena, Raisul Amin M. Farhan Syauki M. Yahya Madhani, Suci Marsa Falihah Masrin, Masrin Maulana, Arif Andy Maulana, M. Rizky Mira Permata Miskun, Miskun Muh Asad Imaduddin Muh. Faris Hidayat Muhammad Amin Mulandita Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikhah Nasrullah Nasrullah Nastion, Nastion Ni’matul Khoeriyah Nopianti, Hermila Nugrahani, Hervianti Nurfitria Nurul Akhatik Nusantara, Ari Fahimatussyam Putra Oktari, Anggi Irma Yani Pontoan, Jenny Pratiwi Ally Florentina Putra, Anis Fuady Surya Putri , Elvina Triana Putri, Clarisya Pramirusanti Putri, Elvina Triana Rachmatiah, Tiah Rahmawardany, Claudia Y Ramadhani, Lidia Anggita Ratna Nilam Cahya Refdanita Refdanita Refdanita Refdanita, Refdanita Resi Sukma Melati Rianty, Ira Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Risma Eka Putri Ritha Widyapratiwi Rivita, Maisya Rogahang, Preisilia Rosario Trijuliamos Manalu Sahidah, Sahidah Saiful Bahri Saiful Bahri Saputri, Ika Septiyani Monalisa Setiadi, Fandy Rezha Shella Utami Siregar, Tahoma Siswati Siswati Siti Fadila Azahra Sonia Mutiara Subaryanti Subaryanti, Subaryanti Suci Tiara Sukirman Sukirman Syafriana, Vilya Teodhora, Teodhora Teti Indrawati Teti Indrawati Tiah Rachmatiah Tongat Tongat Tri Soehartati Vahlevi, Rizky Reza Veriyanti , Putu Rika Veryanti, Putu Rika Welisa, Selfina Junita Widyapratiwi, Ritha Winahayu, Neng Esti Windiarto, Henriko Suryo Wiwik Handayani Yayah Siti Djuhariah Yunisa Simehete Yunita Kartini Zabitha Zahwa Zaini, Jamal Zuhrah