Claim Missing Document
Check
Articles

Keterlibatan Dosen Farmasi Dalam Pemeriksaan Kesehatan Dasar Di Apotek Byel Farma Sebagai Bagian Dari Pengabdian Masyarakat Teodhora, Teodhora; Syafriana, Vilya; Febriani, Amelia; Wulandari, Ainun; Veryanti, Putu Rika; Rachmatiah, Tiah; Sholikha, Munawarohthus; Herdini, Herdini; Akhatik, Nurul; Subaryanti, Subaryanti; Kusuma, Ika Maruya; Setyaningsih, Erwi Putri; Putri, Elvina Triana; Siswati, Siswati; Andini, Issri Mila Nova; Jaya, Rendy Indra
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i5.430

Abstract

This health check-up program aims to increase public understanding of preventive measures and healthy lifestyles. The free health check-up conducted at Byel Farma Pharmacy involved simple checks such as uric acid, cholesterol, blood glucose, and blood pressure. This activity was attended by 50 residents as participants. The results of the examination showed that blood pressure (hypertension) was the most common health problem, with 25 residents showing uncontrolled results, followed by uncontrolled fasting blood glucose in 14 residents, uncontrolled cholesterol in 10 residents, and uncontrolled uric acid in 5 residents. Lecturers involved in this activity also provided education on the correct use of medication, including the correct dosage and frequency of administration. Residents were reminded not to change or add medication without first consulting a doctor or pharmacist. It is hoped that residents in RW 04 Semanan Alas Tua, West Jakarta will continue to maintain their health, reduce the risk of worsening diseases, and undergo routine checks for hypertension, cholesterol, and uric acid.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Batuk Masyarakat Teodhora; Ainun Wulandari; Kinanthi Kusumawardhani
Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 6 No. 1 (2024): Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (December)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/kesdok.V6i1.6029

Abstract

Abstract—Self-medication is a way for someone to heal themselves in dealing with complaints such as illness or disease symptoms without using a doctor's prescription. One of the diseases that can be treated with self-medication is cough. This study aims to determine the relationship between knowledge and cough self-medication behavior in the community of RW 23, Serua Village, Ciputat District, South Tangerang City. This research is descriptive-analytical research with a cross-sectional design; research data was taken using a questionnaire. The number of respondents was 255. The sampling technique used Cluster Random Sampling. The research results obtained variable levels of knowledge in the excellent category (60.4%), sufficient category (22.0%), and poor category (17.6%). Behavioral variables in the excellent category (64.3%), sufficient category (18.4%), and poor category (17.3%). There is a relationship between education and income on knowledge of cough self-medication with a p-value of 0.000 < 0.05, so H0 is rejected and H1 is accepted. There is a relationship between the level of knowledge and cough self-medication behavior of the community in RW 23, Serua Village, Ciputat District, South Tangerang City, with a p-value of 0.000 < 0.05, so H0 is rejected, and H1 is accepted. Keywords: cough, behavior, knowledge, self-medication Abstrak—Swamedikasi adalah cara seseorang menyembuhkan diri dalam menangani keluhan seperti penyakit ataupun gejala – gejala penyakit tanpa menggunakan resep dokter. Salah satu penyakit yang dapat dilakukan dengan swamedikasi adalah batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku swamedikasi batuk pada masyarakat RW 23 Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional; data penelitian diambil menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 255. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Hasil penelitian diperoleh variabel tingkat pengetahuan dengan kategori baik (60,4%), kategori cukup (22,0%), dan kategori kurang (17,6%). Variabel perilaku dengan kategori baik (64,3%), kategori cukup (18,4%) dan kategori kurang (17,3%). Ada hubungan antara pendidikan dan pendapatan terhadap pengetahuan swamedikasi batuk dengan p-value sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi batuk masyarakat di Wilayah RW 23 Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan dengan p-value sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kata kunci: batuk, perilaku, pengetahuan, swamedikasi
Edukasi Obat Batuk oleh Dosen Farmasi pada Warga yang Berkunjung di Apotek Byel Farma Teodhora; Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Vilya Syafriana; Ika Maruya Kusuma
JCSE: Journal of Community Service and Empowerment Vol. 5 No. 1 (2024): JCSE April 2024
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jcse.v5i1.827

Abstract

Coughing is a condition where an individual expels air suddenly from the thoracic cavity through the epiglottis and mouth. Coughs are commonly accompanied by phlegm or can be dry. Cough-related illnesses are frequently experienced by individuals of all ages, including adults and children. Conducting educational activities on the use of cough medicine is an essential effort to enhance public understanding of health. This educational initiative was carried out at Apotek Byel Farma to provide comprehensive and practical information on the appropriate use of cough medicine. The objective of this activity is to improve public knowledge and understanding of the types of cough medicine, correct usage, and the importance of following usage instructions. The methods employed include organizing educational sessions, question-and-answer sessions, and distributing educational materials. Participants involved in this activity comprised the general public visiting Apotek Byel Farma. The results of this activity indicate a significant increase in participants' knowledge and understanding of cough medicine usage, as well as awareness of the importance of consulting healthcare professionals. In conclusion, this educational campaign has successfully made a positive contribution to increasing public health awareness regarding the correct use of cough medicine.
Dispensasi Kawin dan Tingginya Angka Perceraian di Bima Pasca Implementasi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 Ridwan; Irawansah, Didik; Ilham; Wulandari, Ainun; Khulqiyah, Husnul; Maulana, M. Rizky; Heryanto, Anas; Mustiawan
Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 13 No. 1 (2024): Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/jf.v13i1.273

Abstract

Masalah: Pernikahan dini saat ini menjadi perhatian seluruh kalangan di negara-negara berkembang, Indonesia salah satunya. Akhirnya pemerintah pada oktober 2019 telah mengesahkan Undang-undang No 16 tahun 2019 yang isinya membahas tentang perubahan Undang-undang No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, hasil revisinya memuat sepakat mengganti batas usia minimal perempuan dan laki laki menikah menjadi 19 tahun. Oleh karena itu, Tujuan penelitian ini: pertama, untuk mendeskripsikan pengaturan hukum pernikahan dini berdasarkan Per UU di Indonesia (Menurut KUHPerdata dan UU Perkawinan 01/1974); kedua, untuk mendeskripsikan presentase tingginya angka pernikahan dini dan perceraian di Kota Bima. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan jenis penelitian Non Doktrinal (empiris) pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konseptual perundang-undangan dan sosiolegal, jenis data yang digunakan data primer berbasis wawancara, dokumentasi, dan observasi dan dipadukan berdasarkan dokumen-dokumen hukum yang relevan berdasarkan objek yang diteliti, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semistruktur yang artinya wawancara mendalam berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh peneliti terhadap objek yang diteliti, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis perspektif, dan penarikan kesimpulan deduktif ke induktif. Hasil penelitian: Dalam data permohonan Dispensasi nikah yang kami dapatkan lima tahun terakhir ini yaitu dari tahun 2019 sampai dengan 2023, yang dimana pada tahun 2019 terdapat sejumlah 93 permohonan Dispensasi Nikah, tahun 2020 sebanyak 240 permohonan Dispensasi, tahun 2021 sebanyak 230 permohonan dispensasi, tahun 2022 sebanyak 268 permohonan dispensasi, dan tahun terakhir yaitu 2023 sebanyak 302 permohonan dispensasi. Faktor utama yang mendominasi tinggi angka permohonan dispensasi kawin pada tahun 2023 ini adalah Hamil diluar nikah.
Tragedi Kanjuruhan dalam Perspektif Komponen Sistem Hukum Friedman: The Tragedy of Kanjuruhan in the Perspective of Friedman's Legal System Components Wulandari, Ainun; Tongat
Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 13 No. 2 (2024): Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/jf.v13i2.303

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang mengkaji tentang tragedi Kanjuruhan dalam perspektif komponen sistem hukum Friedman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perihal tragedi Kanjuruhan dalam perspektif komponen sistem hukum oleh Friedman yang terdiri dari substansi hukum, struktur hukum dan komponen kultural. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan beberapa pendekatan yaitu: 1) Pendekatan perundang-undangan; 2) Pendekatan konsep; dan 3) Pendekatan analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa peristiwa tragedi Kanjuruhan ditemukan banyak pelanggaran yang terjadi jika dikaji dari berbagai faktor, mulai dari faktor pengaturan hukum, faktor penegak hukum serta faktor masyarakat (kultural). Pada komponen sistem hukum yang dikemukakan oleh Friedman, yang terdiri dari komponen substansi hukum (segi aturan hukum), komponen struktur hukum (para penegak hukum), dan komponen kultural hukum yang berkaitan dengan budaya hukum masyarakat. Ketiga komponen sistem hukum tersebut menjadi penentu dari pelaksanaan penegakan hukum yang terjadi dalam masyarakat. Substansi hukum berupa aturan yang berlaku di Indonesia baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Pada segi struktur hukum yang berpijak pada upaya Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai pelaksana dari substansi atau aturan hukum itu sendiri. Pada segi kultural masyarakat, berkaitan erat dengan perilaku dan budaya hidup masyarakat yang ditunjukan terhadap aturan hukum itu sendiri. Orisinalitas, penelitian ini sangat penting untuk dilakukan mengingat belum ada penelitian sebelumnya yang meneliti perihal tragedi Kajuruhan dalam perspektif sistem hukum oleh Friedman yang berkaitan dengan aturan hukum dalam permainan sepak bola, peran penegak hukum, serta respon masyarakat saat peristiwa kegaduhan terjadi.
Analisis Kontribusi Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Implikasinya Pada Pengelolaan Keuangan Di BPPKAD Kota Probolinggo Ainun Wulandari; Fara Diana Dewi; Ari Fahimatussyam Putra Nusantara
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengaruhnya terhadap pengawasan keuangan di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo. Mengingat PBB merupakan sumber pendapatan yang vital bagi pemerintah daerah, memahami peran dan pengaruhnya terhadap administrasi keuangan sangat penting untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus, yang memfasilitasi wawasan mendalam dari berbagai sudut pandang. Informasi dikumpulkan melalui wawancara terperinci dengan personel dan staf kunci di BPPKAD Kota Probolinggo, pengamatan langsung terhadap kegiatan manajemen PBB, dan analisis dokumen termasuk peraturan, laporan keuangan, dan informasi terkait. Analisis data dilakukan secara tematis, yang bertujuan untuk mengungkap tren, topik, dan signifikansi yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PBB memiliki potensi untuk berkontribusi, data menunjukkan bahwa kontribusinya tidak konsisten dan perlu adanya evaluasi serta perbaikan dalam sistem pemungutan PBB untuk memastikan kontribusi yang lebih stabil dan signifikan terhadap pendapatan daerah. Tantangan dalam pengelolaan PBB meliputi tingkat kesadaran wajib pajak yang perlu ditingkatkan, sistem administrasi yang perlu dioptimalkan, kapasitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan, dan pemutakhiran data yang kurang rutin. Implikasi dari kontribusi PBB terhadap pengelolaan keuangan daerah sangat luas, termasuk peningkatan kemampuan keuangan daerah untuk membiayai pembangunan, peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan, serta fleksibilitas dalam alokasi anggaran untuk program prioritas. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi diajukan untuk meningkatkan kontribusi PBB terhadap PAD dan memperbaiki pengelolaan keuangan daerah, meliputi peningkatan sosialisasi dan edukasi wajib pajak, optimalisasi sistem administrasi dengan teknologi informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antar instansi terkait, dan peningkatan kegiatan pemutakhiran data Objek Pajak dan Wajib Pajak secara berkala. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan PAD dan memperbaiki pengelolaan keuangan melalui optimalisasi PBB.
A Gambaran Pola Penggunaan Obat Antipsikotik Kombinasi Pada Pasien Skizofrenia Paranoid Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan : Gambaran Pola Penggunaan Obat Antipsikotik Kombinasi Pada Pasien Skizofrenia Paranoid Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Hutagaol, Sartika; Veriyanti , Putu Rika; Jerry, Jerry; Wulandari, Ainun; Putri , Elvina Triana; Febriani, Amelia; Winahayu, Neng Esti
Jurnal Kesehatan Masa Depan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Masa Depan
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/tfwdm962

Abstract

Overview Of The Pattern Of Use Of Combination Antipsychotics Drugs In Outpatient Paranoid Schizophrenia At Dr. Soeharto Heerdjan Hospital Abstract Schizophrenia is a severe mental disorder characterized by impaired reality values in the form of hallucinations and delusions. This study aims to determine the pattern of use of combination antipsychotic drugs in outpatients with paranoid schizophrenia at Dr. Mental Hospital. Suharto Heerdjan. This study is descriptive and data collection is retrospective and the sample data obtained are 109 patients. The results showed that the most paranoid schizophrenic patients in the 35-44 year age group were 51 patients (46.79%), 80 patients (73.40%) were male, 42 patients (38.53%) had high school education, not working as many as 89 patients (81.65%), unmarried as many as 88 patients (80.73%), long suffering 1-5 years as many as 57 patients (52.30%), without complaints, calm and cooperative as many as 94 patients (86.24%). The most widely used group of drugs was atypical – atypical combination antipsychotic drugs as many as 66 patients (51.36%). The most widely used therapy was the combination of risperidone + clozapine (54.54%). The use of antipsychotic drugs in outpatient paranoid schizophrenia patients at the Dr. Soeharto Heerdjan Hospital had the right indication, the right drug, the rightdose and frequency of the drug, the right route of administration, the right time administration and alert for side effects. Keywords: Antipsychotics; paranoid schizophrenia; drug use pattern
PENTINGNYA KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI PENYULUHAN DI PUSKESMAS MANADO Rogahang, Preisilia; Welisa, Selfina Junita; Wulandari, Ainun; Teodhora; Syafriana, Vilya; Febriani, Amelia
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i2.457

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang umum terjadi pada lansia dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan lansia dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara teratur. PkM dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2025 di Puskesmas X, Kelurahan Teling Atas Lingkungan IV, Kota Manado. Metode yang digunakan mencakup registrasi peserta, pemeriksaan tekanan darah, pengisian kuesioner, penyuluhan menggunakan media leaflet dan ceramah interaktif, serta sesi tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh 20 lansia, dengan 95% di antaranya memiliki riwayat hipertensi. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 90% responden telah memperoleh obat hipertensi secara rutin, namun 40% pernah lupa mengonsumsinya dan 10% menghentikan obat saat tidak merasakan gejala. Setelah penyuluhan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya minum obat secara konsisten sesuai aturan pakai. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya literasi kesehatan dan kesadaran lansia dalam pengelolaan penyakit hipertensi, yang diharapkan mampu menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Edukasi langsung terbukti efektif dalam membentuk perilaku hidup sehat pada kelompok lansia, serta dapat menjadi intervensi sederhana di puskesmas.
Tingkat Pengetahuan Konsumen di Apotek X Pabuaran Bojonggede, Kabupaten Bogor terhadap perilaku penggunaan Antibiotik Khoirunnisa, Amalia; Teodhora, Teodhora; Djuhariah, Yayah Siti; Wulandari, Ainun
Herbal Medicine Journal Vol 8 No 2 (2025): Herbal Medicine Journal
Publisher : Program Studi S1 Farmasi, STIKES Senior, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58996/hmj.v8i2.158

Abstract

Antibiotics are drugs used to treat or prevent bacterial infections. When used improperly, bacteria can adapt and develop resistance. Public awareness of appropriate antibiotic use plays a significant role in combating antibiotic resistance. To determine the relationship between antibiotic use behavior and the level of consumer knowledge at Jovita Pharmacy, Pabuaran, Bojonggede, Bogor Regency. This study employed a descriptive-analytic design with a cross-sectional approach. A total of 106 respondents who met the inclusion criteria were surveyed using a structured questionnaire. The data were analyzed using the Chi-Square test with a significance level of 0.05. Only 2.8% of respondents had good knowledge, and 33% demonstrated appropriate antibiotic use behavior. The Chi-Square test showed a significant correlation (p = 0.001) between knowledge and behavior in antibiotic use. There is a strong relationship between the level of knowledge and behavior in the use of antibiotics. Increased education and regulation are needed to promote rational use of antibiotics among the public.
DETEKSI DINI DIABETES PADA LANSIA MELALUI SINERGI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENYULUHAN DI CILANDAK, JAKARTA Tri Soehartati; Yunisa Simehete; Muh. Faris Hidayat; Risma Eka Putri; Dwi Okta Mellya; Shella Utami; Fitria Rahayu; Ainun Wulandari; Teodhora, Teodhora; Herdini; Vilya Syafriana; Amelia Febriani; Jenny Pontoan; Dini Juliana
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya lansia, terhadap pentingnya deteksi dini penyakit degeneratif seperti diabetes melitus menjadi tantangan serius dalam upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia terhadap pencegahan dan pengelolaan diabetes melalui pemeriksaan gula darah gratis serta penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2024 di RT 008, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Farmasi ISTN. Hasil pemeriksaan dari 39 peserta menunjukkan 20 orang dengan kadar gula darah tidak normal. Berdasarkan kuesioner, 95% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai gaya hidup sehat, pengelolaan obat, dan pentingnya kepatuhan terhadap terapi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi edukatif berbasis masyarakat mampu menjadi sarana efektif dalam membangun budaya hidup sehat serta mendorong pencegahan penyakit degeneratif secara berkelanjutan.
Co-Authors Aditya Fitriasari Aditya Fitriasari Adnan Adnan Adrully El Fienda Ahamd Syaifil Iman Akhatik, Nurul Alladin, Dwi Amalia Khoirunnisa Aminudin, Iwan Andini, Issri Mila Nova Ardhianingsih, Vira Ardhianingsih, Vira Arum, Fitria Diah Dea Selia Dienillah, Qonita Dini Juliana Diny Auliya Mawarni Djuhariah, Yayah Siti Dwi Okta Mellya Edy Meiyanto Erham Erwi Putri Setyaningsih Ester Marintan Purba Fadly, Iqbal Faraidlika Fara Diana Dewi Fathin Hamida Febriani, Amelia Fiandani, Afifah Fina Aryani Goenadi Fina Aryani Goenadi, Fina Aryani Firdha Aprilya Utami Firmanto, Taufik Fitria Rahayu Fitria Yustisiani Gufran, Gufran Herdini Herdini , Herdini Hervianti Nurfitria Nugrahani Heryanto, Anas Hindrayani, Woro Hutagaol, Sartika Ika Maruya Kusuma Iksan Iksan ILHAM Illahi, Sakinah Ayu Ilyas Ilyas sarbini Indra Wani Irawansah, Didik Januarto, Daniel Jaya, Rendy Indra Jerry, Jerry Jessica Khairunnisa Kartika Dyah Palupi Kartika Dyah Palupi Kartin Aprianti Kasmar , Kasmar Khairiah, Ardian Kholid Alfan Nur Kholid Alfan Nur Khulqiyah, Husnul Kinanthi Kusumawardhani Krisnawati, Indah Kusuma, Ika Maruya Lestiana, Elina Lidia Anggita Ramadhani Lili Musnelina Loamena, Raisul Amin M. Farhan Syauki M. Yahya Madhani, Suci Marsa Falihah Masrin, Masrin Maulana, Arif Andy Maulana, M. Rizky Mira Permata Miskun, Miskun Muh Asad Imaduddin Muh. Faris Hidayat Muhammad Amin Mulandita Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikhah Nasrullah Nasrullah Nastion, Nastion Ni’matul Khoeriyah Nopianti, Hermila Nugrahani, Hervianti Nurfitria Nurul Akhatik Nusantara, Ari Fahimatussyam Putra Oktari, Anggi Irma Yani Pontoan, Jenny Pratiwi Ally Florentina Putra, Anis Fuady Surya Putri , Elvina Triana Putri, Clarisya Pramirusanti Putri, Elvina Triana Rachmatiah, Tiah Rahmawardany, Claudia Y Ramadhani, Lidia Anggita Ratna Nilam Cahya Refdanita Refdanita Refdanita Refdanita, Refdanita Resi Sukma Melati Rianty, Ira Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Risma Eka Putri Ritha Widyapratiwi Rivita, Maisya Rogahang, Preisilia Rosario Trijuliamos Manalu Sahidah, Sahidah Saiful Bahri Saiful Bahri Saputri, Ika Septiyani Monalisa Setiadi, Fandy Rezha Shella Utami Siregar, Tahoma Siswati Siswati Siti Fadila Azahra Sonia Mutiara Subaryanti Subaryanti, Subaryanti Suci Tiara Sukirman Sukirman Syafriana, Vilya Teodhora, Teodhora Teti Indrawati Teti Indrawati Tiah Rachmatiah Tongat Tongat Tri Soehartati Vahlevi, Rizky Reza Veriyanti , Putu Rika Veryanti, Putu Rika Welisa, Selfina Junita Widyapratiwi, Ritha Winahayu, Neng Esti Windiarto, Henriko Suryo Wiwik Handayani Yayah Siti Djuhariah Yunisa Simehete Yunita Kartini Zabitha Zahwa Zaini, Jamal Zuhrah