Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of the Implementation of Electronic Medical Record Using the Pieces Approach to Support Satu Sehat in the Emergency Department Sunargo, Bambang; Hartono, Budi; Samingan, Samingan
jitek Vol 12 No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v12i2.1799

Abstract

The application of Electronic Medical Records (EMR) has become an integral part of the global and national health service system, along with advances in digital technology that supports data integration among the service facilities. In Indonesia, the implementation of RME is directed at supporting interoperability among the health facilities through the Satu Sehat platform, as mandated by Regulation of the Minister of Health Number 24 of 2022. The research aims to evaluate the implementation of EMR in the Emergency Departement (ED) using the PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, and Service) approach. The method used is qualitative phenomenology, with data collection from interviews, observations and documentation studies. Research informants consisted of health workers, information technology staff and medical records officers. The research results show that the implementation of EMR in the ER has improved service performance, efficiency and quality of medical information. However, there are still obstacles such as a lack of information technology personnel, limited infrastructure and ongoing training that is not yet optimal. In conclusion, although the implementation of EMR in the ER at Bhayangkara Hospital has had a positive impact in supporting interoperability with Satu Sehat, improvements are still needed in terms of strengthening technological infrastructure and human resource training. This research recommends adding information technology experts, improving infrastructure to ensure data security, and ongoing training for EMR system. users to increase service effectiveness.
Analisis Umur dan Paritas Sebagai Faktor Risiko Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil Masruroh, Masruroh; Susanto, Nugroho; Khasna, Tri Mei; Susanti, Santi; Samingan, Samingan; Subaeti, Tri; Wenno, Max Robinson
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.228-235

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih berlangsung dan berdampak terhadap meningkatnya morbiditas maternal serta hambatan dalam pertumbuhan janin. Usia reproduktif dan jumlah kehamilan sebelumnya sering dianggap sebagai faktor risiko yang berpengaruh, namun temuan empiris yang konsisten masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh umur dan paritas terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan rancangan potong lintang (cross-sectional), berdasarkan data retrospektif dari catatan pelayanan kesehatan ibu hamil periode 2022 hingga 2024. Penelitian dilaksanakan di wilayah dataran tinggi dan dataran rendah Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, dengan waktu pelaksanaan analisis pada April hingga Juni 2025. Jumlah responden sebanyak 410 orang yang dipilih secara proporsional. Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji chi-square, dan regresi linier. Hasil menunjukkan bahwa 62,0% responden mengalami KEK. Umur dan paritas memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian KEK (p 0,001). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut merupakan prediktor signifikan terhadap status KEK (umur: p = 0,043; paritas: p = 0,000). Temuan ini menekankan pentingnya penguatan promosi kesehatan yang mempertimbangkan aspek demografis dalam upaya pencegahan KEK pada masa kehamilan.Kata Kunci: ibu hamil, kekurangan energi kronis, paritas, umur
Ethno-PjBL: A pedagogical strategy to foster students' critical thinking skills on environmental science topics Ratna, Lina; Pada, Andi Ulfa Tenri; Samingan, Samingan; Rahmatan, Hafnati; Safrida, Safrida; Fuadi, Tuti Marjan
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 18 No. 2 (2025): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.54197

Abstract

Ineffective teaching is one of the factors influencing the low level of students' critical thinking skills. Rooted in local wisdom, ethno-PjBL integrates project-based learning principles with ethnopedagogical values, requiring students to think critically. This research aims to determine the impact of the ethno-PjBL on students' critical thinking skills in addressing real-life environmental issues. This research uses a quasi-experimental method and a pretest-posttest non-equivalent control group design. Up to 100 of the 353 tenth-grade students at one of the upper secondary schools in Banda Aceh were selected using purposive sampling techniques. This research used 17 multiple choice with written justification tests, developed based on Ennis’s critical thinking indicators. An independent sample t-test was used to assess the intervention effect and n-gain was used to measure the score improvement. Data were analyzed using an independent sample t-test to assess the intervention effect and n-gain to calculate score improvement. The findings prove a significant effect (0.010 < 0.05) and a higher n-gain in the experimental group (0.46) compared with the control group (0.25), indicating that the ethno-PjBL effectively fosters students' critical thinking skills. Integrating indigenous knowledge in project-based learning should be encouraged to nurture students’ critical thinking skills.
Promosi Kesehatan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Transformasi Digital Aprillia, Yuna Trisuci; Notoatmodjo, Soekidjo; Samingan, Samingan; Ulfa, Laila; Sari, Ria Kurnia
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Untuk Masyarakat
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jppkm.v3i2.7043

Abstract

Transformasi digital membuka peluang luas dalam mendukung promosi kesehatan, khususnya melalui media sosial dan platform daring. Namun, keterbatasan literasi digital masyarakat masih menjadi tantangan dalam pemanfaatannya secara optimal. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan pelatihan digital menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi kesehatan yang kreatif, efektif, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Maret 2024 pukul 09.00–12.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube. Metode pelaksanaan berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi pembuatan konten digital sederhana untuk kampanye kesehatan. Peserta kegiatan terdiri dari kader kesehatan, mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan, baik pada sesi diskusi maupun simulasi pembuatan konten. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa lebih percaya diri dan mampu memanfaatkan media digital dalam menyebarluaskan informasi kesehatan. Kegiatan ini juga memperlihatkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya literasi digital dalam menjaga kualitas informasi kesehatan di masyarakat. Kesimpulandari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui transformasi digital terbukti efektif sebagai strategi promosi kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas masyarakat untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam promosi kesehatan berbasis teknologi digital.
Evaluasi Keberhasilan Program Terapi Pencegahan Tuberkulosis di Puskesmas Wilayah Jakarta Barat Tahun 2024 Dickson, Dickson; Suratmi, Tri; Samingan, Samingan
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i2.6926

Abstract

Tuberculosis (TBC) remains a global health challenge, including in Indonesia. Tuberculosis Preventive Therapy (TPT) is a key strategy to prevent Latent TB Infection (LTBI) from progressing to active TB. However, the 2024 TPT program achievement in West Jakarta was only 17% against a 68% target. This study aimed to evaluate the program's success at Public health centers (PHC) using a qualitative evaluative and phenomenological approach and the Context, Input, Process, Product (CIPP) model. Subjects included health office staff (1 person), PHC officers (16 people), and health cadres (8 people). Data were collected through in-depth interviews, document studies, observation, and Focus Group Discussions (FGD), and analyzed using content analysis with triangulation for validation. The results indicate that while the program follows Ministry of Health Regulation No. 67 of 2016, its implementation faces significant challenges. Limited availability of the 3HP drug regimen and low preference for the lengthy 6H regimen were major constraints. Healthcare workers faced high workloads, while community cadres had limited capacity for public education. Additional barriers included limited counseling time, negative public perceptions of TPT, and less effective cross-sectoral coordination. The overall achievement was only 17%, with large inter-area disparities (e.g., Palmerah at 67% vs. Grogol Petamburan at 12%). Low adherence to the 6H regimen further impacted outcomes. In conclusion, the success of the TPT program in West Jakarta is hindered by limited 3HP drug availability, low public understanding, and insufficient cross-sector coordination.
SULTAN HAMID II: DIBALIK LAYAR LAMBANG GARUDA TENGGELAM DALAM SEJARAH Samingan, Samingan
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5 No 1 (2020): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v5i1.1351

Abstract

Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah menguak tentang siapa sebenarnya Sultan Hamid II. Hingga saat ini Sultan Hamid II menjadi bahan perdebatan dalam kalangan sejarawan. Sultan Hamid II merupakan sosok tokoh yang sangat misterius karena sampai saat ini keberadaan beliau seolah tenggelam dalam sejarah. Adapun untuk menguak keberadaan tokoh ini peneliti penulis menggunakan metode sejarah. Ada empat tahapan dalam metode sejarah, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Sultan Hamid II tenggelam dalam sejarah akibat pro dan kontra bagi kalangan sejarawan. Satu sisi Sultan Hamid II merupakan sosok sumbangsih pemikiran terhadap bangsa Indonesia. Tapi di sisi lain Sultan Hamid II merupakan sosok seorang pemberontak. Perdebatan ini kini belum usai masing-masing mengkalaim dan punya data dan argumen masing-masing. Sampai saat ini belum menemukan sebuah titik temu untuk mengakui keberadaan Sultan Hamid II apakah sebagai pahlawan atau sebagai penghianat.
POLITIK DAN NASIONALISME PEMIKIRAN TAN MALAKA TAHUN 1919-1949 Nurhidayanti, Nurhidayanti; Samingan, Samingan; Kenoba, Marianus Ola
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6 No 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2021 (November 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v6i2.1465

Abstract

ABSTRAK :Peran tokoh Tan Malaka untuk Indonesia dalam bentuk pemikiran serta sikap nasionalisme yang ditunjukannya menjadi penting untuk diteliti secara mendalam. Masalah yang diteliti di dalam penelitian ini, yaitu: 1) bagaimana biografi Tan Malaka dan karyanya? 2) bagaimana perjuangan politik Tan Malaka di Indonesia? 3) bagaimana nasionalisme pemikiran Tan Malaka di Indonesia?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui biografi Tan Malaka dan karyanya 2) untuk mengetahui perjuangan politik Tan Malaka di Indonesia 3) untuk mengetahui nasionalisme pemikiran Tan Malaka di Indonesia. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah (Historical Methods). Langkah-langkah dalam penelitian metode sejarah meliputi: heuristik, verifikasi (kritik sumber), interpretasidan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tan Malaka terlahir dan berasal dari ranah Minang yang subur dan asri.Sejak belia, Tan Malaka menunjukan tipikal pribadi yang berkemauan keras dan agamis.Tan Malaka di didik di dalam lingkungan keluarga yang taat pada agama.Berbekal pengetahuan yang diperoleh selama mengeyam pendidikan di Belanda, telah memungkinkan untuk mendobrak sistem pengetahuan politiknya.Ketika kembali ke Indonesia, Tan Malaka memiliki semangat perjuangan yang tinggi untuk menentang kolonialisme serta imperialisme Belanda yang menduduki Indonesia.Gagasan-gagasan tertulis tokoh nasional ini memperlihatkan bahwa Tan Malaka adalah seorang nasionalis sejati.  
CUT NYAK DIEN : RATU PERANG ACEH DALAM MELAWAN PEMERINTAH KOLONIAL BELANDA TAHUN 1878-1908 Soraya, Siti Khaidah; Samingan, Samingan; Roe, Yosef Tomi
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6 No 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2021 (November 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v6i2.1475

Abstract

Perang Aceh merupakan Perang Sabil yang dilakukan oleh rakyat Aceh untuk membelah tanah air tercinta karena kolonial Belanda dianggap kafir dan harus diperangi. Peang Aceh merupakan perang terlama dalam sejarah Indonesia yang bersifat kedaerahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis empat permasalahan yaitu (1) bagaimana Biografi Cut Nyak Dien (2) bagaimana latar belakang Perang Aceh, (3) bagaimana proses perjuangan Cut Nyak Dien dalam Perang Aceh, (4) bagaimana dampak perjuangan Cut Nyak Dien dalam Perang Aceh. dalam penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui biografi Cut Nyak Dien, (2) mengetahui latar belakang Perang Aceh, (2) mengetahui biografi Cut Nyak Dien, (3) mengetahui proses perjuangan Cut Nyak Dien dalam Perang Aceh dan (4) dampak dari perjuangan Cut Nyak Dien dalam Perang Aceh. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahap penelitian yaitu pengumpulan data (heuristik), kritik sumber (verifikasi), interpretasi, dan penulisan sejarah (historiografi). Hasil penelitian ini menunjukan Perang Aceh merupakan perang terlama dalam sejarah Indonesia yang terjadi sekitar tahun 1873-1904. Perang ini terjadi karena Belanda melanggar perjanjian Traktak Sumatera dan Sultan Aceh diminta mengakui kedaulatan Belanda. Hal ini merupakan penghinaan terhadap sultan Aceh. Terjadilah perang antara rakyat Aceh dengan Pasukan Belanda. Perang Aceh ini melibatkan semua golongan baik bangsawan, kaum ulama maupun rakyat biasa. Perang Aceh dipimpin oleh seorang perempuan, yaitu Cut Nyak Dien. Cut Nyak Dien merupakan anak seorang uleebalang yang memiliki jiwa kesatria dan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsanya. Taktik perang yang dilakukan oleh Cut Nyak Dien adalah berperang di dalam hutan dengan berpindah-pindah tempat untuk membingungkan pasukan Belanda. Taktik dan strategi ini berhasil dan membuat Belanda kewalahan dan sulit menemukan keberadaan Cut Nyak Dien beserta pasukannya. Akhir perang ini berujung pada penghianatan dari laskar anggota perang yang berujung pada penangkapan Cut Nyak Dien. Cut Nyak Dien ditangkap oleh Belanda kemudian diasingkan ke Sumedang, Jawa Barat pada tahun 1907 dan meninggal pada tahun 1908. Identitas Cut Nyak Dien selama berada dipengasingan disembunyikan oleh Belanda agar tidak ada pergolakan yang terjadi. Perjuangan Cut Nyak Dien dalam Perang Aceh memberikan pengaruh atau dampak yang begitu besar baik dalam bidang agama, sosial budaya maupun bidang politik. Cut Nyak Dien kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional atas perjuangannya dalam mempertahankan tanah airnya dari cengkaraman penjajah.
DUA BAPU KEPERCAYAAN KEPADA ROH NENEK MOYANG DENGAN PEMBERIAN SESAJIAN PADA UPACARA ADAT DI DESA SOKORIA KECAMATAN NDONA TIMUR KABUPATEN ENDE Deno, Rosdiana; Roe, Yosef Tomi; Samingan, Samingan
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7 No 1 (2022): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v7i1.1961

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud ritual Du’a Bapu bagi penghormatan pada Du’a Ngg’e yang dilaksanakan didalam rumah adat Sa’o Nggua terhadap masyarakat adat di Desa Sokoria.Tujuan dalam penelitian ini dapat dideskripsikan sebagai berikut: Untuk mengetahui wujud ritual Du’a Bapu bagi penghormatan pada Du’a Nga’e yang dilaksanakan didalam rumah adat Sa’o Nggua terhadap masyarakat adat Desa Sokoria. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data digunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola penerapan Du’a Bapu sebagai wujud penghormatan bagi Du’a Ngga’e pada masyarakat adat Desa Sokoria Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende merupakan wujud kepercayaan masyarakat kepada roh nenek moyang yang telah meninggal dunia pada jaman dulu. Du’a Bapu memiliki makna sebagai tempat peletakan sesajian bagi arwah atau roh nenek moyang yang telah meninggal dunia. Tua adat berkuasa atas seluruh wilayah kekuasaan atas tanah ulayat, pemimpin seremonial adat, serta menyelesaikan segala persoalan yang melanggar hukum adat dan nilai adat istiadat. Masyarakat merupakan tokoh panutan dan sebagai sandaran hidup bagi semua masyarakat adat seperti fai walu ana kalo. Peneliti menyimpulkan disimpulkan bahwa Du’a Bapu yaitu roh nenek moyang yang dipercaya oleh masyarakat Sokoria sebagai tempat tinggal para leluhur sehingga Du’a Bapu ini di jaga dan dianggap sangat sakral.
ARSITEKTUR RUMAH ADAT KLAN LEIN DAN FUNGSINYA SEBAGAI BENTUK KEARIFAN LOKAL BAGI MASYARAKAT DESA LITE KECAMATAN ADONARA TENGAH KABUPATEN FLORES TIMUR Sari Kolo, Nini; Samingan, Samingan; Anita, Anita
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7 No 2 (2022): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v7i2.2420

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Arsitektur Rumah Adat Klan Lein. (2) Bagaimana Fungsi Rumah Adat Klan Lein. (3) Bagaimana makna Rumah Adat Klan Lein. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Arsitektur Rumah Adat Klan Lein dan Fungsinya sebagai bentuk kearifan lokal bagi masyarakat Lite Kecamatan Adonara Tengah Kabupaten Flores Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian data kualitatif data-datanya berupa kata-kata yang di peroleh melalui berbagai sumber. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: (a) Observasi, (b) Wawancara, (c) Dokumentasi. Teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa arsitektur rumah adat Klan Lein terdapat tiga komponen yaitu (1) sejarah rumah adat Klan Lein yang perlu dilestarikan oleh generasi-generasi penerusnya berkaitan dengan semua ritual atau dalam pembuatan rumah adat klan lein tersebut. (2) bentuk arsitektur dari rumah adat Klan Lein seperti: arsitektur dari alang-alang, arsitektur dari Tanduk Kerbau, arsitektur dari tujuh batang bambu, arsitektur dari batu alam, dan arsitektur dari Tali koli. Rumah adat Klan Lein bagi masyarakat Klan Lein tidak sekedar menjadi rumah tradisional biasa, tetapi menyimpan sekian banyak makna : (1) Wujud tertinggi hadir : masyarakat Klan Lein mengakui adanya Rerawulan Tana Ekan yang mendiami rumah adat Klan Lein. (2) persekutuan dengan leluhur : masyarakat klan Lein mengingat kepada sang pewaris atau para leluhur. (3) Relasi sesama setiap kegiatan menjalankan ritual adat budaya, semua warga keturunan Klan Lein (kakak adik) hadir dalam satu persekutuan adat. (4) Persatuan dengan alam semesta :rumah adat Klan Lein menjadi salah satu sarana penghubung antara manusia (Masyarakat Klan Lein) dengan alam semesta.
Co-Authors . Mudatsir . Supriatno Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Adawiyah, Asyifa Robiatul Agustina Agustina Alex Hartana Alfizar Alfizar Ali Sarong Amalia Amalia Amelia Putri Andayani, Dewi Andi Ulfa Tenri Pada Andi Ulfa Tenri Pada Andi Ulfa Tenri Pada Andi Ulfa Tenri Pada Anita Anita Anwar A. Rahman Aprillia, Yuna Trisuci Asiah MD Asyaratil Zaura Audina, Marchella Axnesia Ike Rianto Azi, Maria Anjelina Bonaventura R. Seto Se Budi Hartono Budi Tjahjono Cut Intan Evtia Nurina Cut Nisna Juwita Cut Nurmaliah Dede Setiadi Deno, Rosdiana Desi Ratnasari Devi Syafrianti Devi Syafrianti Dewi Andayani Dian Monika Dian Safitri Dickson, Dickson Dini Indah Lestari Djufri - Endang Rizeki Erlinda Erlinda Essy Harnelly Evi Apriana Faisal Mustafa Fatma wati Gani, Mainal Ghina Amirah Mulyani Hafnati Rahmatan Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin* HENDRIX INDRA KUSUMA Ida Sartika Irfa Masyura Ismaini, Mauli Ismul Huda Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Karla Amelia Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khasna, Tri Mei Lisa Rauzatul Maretia Lisdar Idwan Sudirman Lismarita Lismarita M Ali Sarong M. Nasir Marianus Ola Kenoba Masruroh MASRUROH Millina Aprilla Mira Fitriana Moh Affifuzzin Mudatsir Mudatsir Mudatsir Mudatsir Mudatsir Mudatsir MUHAMMAD ADRIYAN FITRA Muhammad Rivai Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Mustafa Sabri Nabila Rizka Anisa Nanda Berliana Tania Fidzikri Nellyati Pulungan Nisa, Husnul Novi Yanti Novia Lestiandari Nugroho Susanto Nur Viya Lisma Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurul Husna Oviana Lisa QURRATU AINI Rahmatan*, Hafnati Ratna, Lina Ririn Yuningsih Rivan Rinaldi Roe, Yosef Tomi Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Santi Susanti, Santi Sari Kolo, Nini Sari, Ria Kurnia Seku Abe, Yohana Sirtina Sirtina Siti Maryam Fadhilah Palestina Soekidjo Notoatmodjo Soraya, Siti Khaidah Subaeti, Tri Suci Hatru Ramadhani Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Sunargo, Bambang suratmi, tri Syaukani Syaukani Tara Raudhatul Jannah Tasya Karima Tuti Marjan Fuadi Ujang Sumarwan Ulfa, Laila W Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wasa, Damianus R. Sumbi Wasa, Damianus R.S Wenno, Max Robinson Wiwit Artika Wiwit Artika Wiwit Artika Wiwit Artika Wulandari, Rafina Yaumil Istiqlal M. Nur Yuliana Yuliana Yunizar Hendri Yuri Gagarin Yursal Yursal Zai, Sajid Ali Yousuf Zairin Thomy Zairin Thomy ZAIRIN THOMY Zulfiana Zulfiana Zulia Ananda Zuriani Rizki