Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN KELUARGA BERINTEGRITAS: PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI UNTUK GENERASI EMAS Suhartono Suhartono; Dwi Retnani Srinarwati; Oksiana Jatiningsih; Titis Nurrusama Nilakandi; Anggita Aditya Fauzi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37231

Abstract

Menciptakan keluarga yang beretika melalui pendidikan anti-korupsi sebagai dasar bagi generasi yang unggul merupakan hal yang penting. Di tengah tantangan yang dihadapi akibat globalisasi dan perkembangan teknologi, pentingnya integritas perlu ditanamkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Diikuti oleh 28 ibu-ibu peserta, yang terdiri dari 7 pengurus dan 21 anggota Dharma Wanita Persatuan LLDIKTI Wilayah VII, Peserta diajak untuk berpartisipasi aktif dan berbagi pengalaman tentang penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui studi kasus, diskusi interaktif, dan presentasi. Para pemateri menekankan bahwa keluarga adalah bagian penting dari pembentukan karakter, jadi pendidikan anti-korupsi harus dimulai di rumah. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya membangun keluarga yang baik yang dapat menjadi inspirasi bagi keluarga lain. Diharapkan lebih banyak keluarga akan terlibat dalam kegiatan semacam ini dengan berkelanjutan
Strategi Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Meningkatkan Etika Berinternet untuk Mencegah Cyberbullying pada Siswa SMA Antartika Sidoarjo Anggita Aditya Fauzi; Akhmad Qomaru Zaman; Dwi Retnani Srinarwati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18601

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya penggunaan internet dan media sosial di kalangan siswa SMA yang berpotensi menyebabkan perilaku tidak etis, termasuk cyberbullying. Kondisi menuntut peran strategis guru Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan etika internet yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PPKn dalam meningkatkan etika internet untuk mencegah cyberbullying pada siswa SMA Antartika Sidoarjo dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan implementasi strategi guru PPKn diimplementasikan dengan baik melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran dan menghubungkannya dengan perilaku siswa di ruang digital. Guru tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis tetapi juga memberikan pembiasaan dan contoh nyata dalam menggunakan media sosial dengan bijak.
Seni Tari Sebagai Media Pendidikan Karakter: Penguatan Nasionalisme Pada Peserta Didik SMA Risma Widia Ramadhanti; Dwi Retnani Srinarwati; Suyono Suyono
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18633

Abstract

Ekstrakurikuler tari adalah kegiatan tambahan yang berkontribusi menumbuhkan rasa nasionalisme peserta didik, khususnya menjaga kebudayaan lokal yang merupakan bagian dari warisan bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi kegiatan ekstrakurikuler tari dalam meningkatkan rasa nasionalisme peserta didik di SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik, guru PPKn, pembina ekstrakurikuler tari, wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik analisis interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kegiatan ekstrakurikuler di SMA Antartika Sidoarjo dilaksanakan dengan baik dan tersusun sistematis sebagai bagian dari program yang ada di sekolah. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari kebijakan, anggaran, dan sarana yang disediakan sekolah. Proses menumbuhkan dan menguatkan rasa nasionalisme di SMA Antartika Sidoarjo dilakukan dengan menggabungkan kegiatan di dalam dan di luar kurikulum. Kegiatan ekstrakurikuler seni tari memberikan kontribusi memperkuat rasa nasionalisme peserta didik. Kontribusi ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, semangat kesatuan, dan kerja sama, serta sikap menghormati berbagai budaya.
Penggunaan Quizizz Sebagai Asesmen Formatif Sejarah Kelahiran Pancasila Peserta Didik Kelas VI Choirudin Abdul Ghoni; Dwi Retnani Srinarwati; Suyono Suyono; Akhmad Qomaru Zaman
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.2026121.480

Abstract

This study aims to examine the effect of using Quizizz as a formative assessment instrument on student learning outcomes in the History of the Birth of Pancasila material. Low learning achievement due to monotonous evaluation methods requires the integration of technology in learning. This research applied a quantitative approach with a quasi-experimental method using a Nonequivalent Control Group Design. The population included all seventh-grade students at SMPN 3 Candi Sidoarjo, with sampling conducted via random sampling technique, selecting class VII-8 as the experimental group and class VII-3 as the control group. Data collection instruments consisted of learning outcome tests (pretest and posttest) which were valid and reliable. Data analysis was performed using the Independent Sample T-Test inferential statistic after meeting the normality and homogeneity prerequisite tests. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between the two groups. Students who used Quizizz-based assessment obtained significantly higher average learning outcomes compared to students who used conventional assessment. This study concludes that Quizizz is proven effective as an adaptive evaluation alternative and capable of improving student learning outcomes in Pancasila Education subjects.
Hubungan Kegiatan Keagamaan dengan Pembentukan Karakter Religius Siswa Kelas VIII Maimunatul Latifah; Dwi Retnani Srinarwati; Akhmad Qomaru Zaman; Suyono Suyono; Suhartono Suhartono
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.2026121.489

Abstract

This study aimed to describe the implementation of religious activities, identify the level of religious character, and examine the relationship between both variables among eighth-grade students at SMP Negeri 16 Gresik. The study used a quantitative correlational design. The population consisted of 295 students, and 75 students were selected through proportionate random sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires on religious activities and students' religious character. Data analysis employed descriptive statistics, normality and linearity tests, Pearson Product Moment correlation, and coefficient of determination. The results show that religious activities were in the high category (M = 61.46), while students' religious character was also high (M = 61.00). The prerequisite tests confirmed normal distribution and linear relationship. Hypothesis testing revealed a positive and significant relationship between religious activities and students' religious character (r = 0.612; p < 0.05). Religious activities contributed 37.4% to the formation of religious character. These findings indicate that systematic school religious programs support the internalization of religious values in students' daily lives.
EFFECTIVENESS OF BUANA.ID: CULTURE-BASED AUGMENTED REALITY LEARNING MEDIA AS A CHARACTER BUILDER FOR STUDENTS Dwi Retnani Srinarwati; Annisa Dwi Sulistyaningtyas; Hanim Faizah; Icha Dwi Listari
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.7279

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of BUANA.ID, a local culture-based Augmented Reality (AR) learning media, in supporting the learning process and strengthening the character of junior high school students. The study uses a quantitative descriptive approach with respondents being teachers and junior high school students who have implemented BUANA.ID in learning activities. Data collection was conducted through a satisfaction questionnaire covering aspects of ease of use, media appeal, learning usefulness, and its contribution to strengthening student character. The data were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages and mean values. The results showed that the majority of teachers and students responded positively with a high level of satisfaction with the use of BUANA.ID. The questionnaire results showed that the effectiveness level of BUANA.ID was in the highly effective category, in terms of media appeal, ease of use, assistance in understanding teaching materials, and clear and readable BUANA.ID media content. Teachers also considered this media effective in increasing student engagement and facilitating contextual learning, while students felt that learning became more interactive, interesting, and meaningful. The integration of local cultural content in AR media has been proven to contribute to character building, such as discipline, honesty, hard work, responsibility, and mutual cooperation. Based on the results of the teacher and student satisfaction survey, it can be concluded that BUANA.ID is effective as an innovative learning medium that supports learning and character building for junior high school students.
PENGEMBANGAN SDM MELALUI PEMBERDAYAAN BUDAYA MENULIS SERTA BERPIKIR KRITIS BERBASIS ISU SOSIAL Dwi Astutiek; Nyoman Suarta; Edi Dwi Riyanto; AV Sri Suhadiningsih; Dwi Retnani Srinarwati; Anies Listyowati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59562

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan era digital yang ditandai oleh derasnya arus informasi dan kompleksitas permasalahan sosial. Salah satu kompetensi yang diperlukan adalah kemampuan literasi, menulis, dan berpikir kritis sebagai sarana membangun kesadaran sosial serta partisipasi masyarakat. Pengurus Forum PAUD Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai penggerak pendidikan masyarakat dan penguatan karakter anak usia dini, namun budaya menulis dan kemampuan berpikir kritis masih belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM pengurus Forum PAUD Jawa Timur melalui pemberdayaan budaya menulis dan berpikir kritis berbasis isu sosial. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, workshop penulisan, advokasi dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif, kolaboratif, dan berbasis pemberdayaan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi peserta dalam menulis, berkembangnya kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis isu sosial pendidikan, meningkatnya keberanian menyampaikan gagasan melalui tulisan, serta terbentuknya budaya diskusi dan komunitas literasi organisasi. Selain itu, dihasilkan beberapa karya tulis dan buku kolaboratif sebagai luaran kegiatan. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan budaya menulis dan berpikir kritis efektif dalam mendukung pengembangan SDM berbasis komunitas serta memperkuat kapasitas organisasi pendidikan masyarakat secara berkelanjutan.
Improving early childhood teachers' competence through deep learning model mentoring to shape Pancasila student profiles in East Java Astutiek, Dwi; Srinarwati, Dwi Retnani; Suhardiningsih, A.V. Sri; Listyowati, Anies; Alfitamma, Mohammad Falah
Community Empowerment Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.15608

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum requires a paradigm shift from surface learning to deep learning. This community service program aims to enhance Early Childhood Education (ECE) teachers' pedagogical competence in designing Deep Learning-based instruction aligned with the Pancasila Student Profile. Utilizing a participatory approach, the program included pedagogical training, coaching clinics, and reflective classroom mentoring. Program effectiveness was measured through self-efficacy pre-tests and post-tests, classroom observations, and lesson plan analysis. Results indicated a significant increase in teacher self-efficacy, with mean scores rising from 3.01 to 3.96 (a 31.5% increase; p < 0.01). The highest specific gains were recorded in the ability to use inquiry-based open questions (41.0%) and critical project design (38.6%). Qualitatively, a transformation in teaching practices was observed, characterized by the use of relevant local contexts, explicit communication of learning goals, and consistent scaffolding of critical reasoning. These findings confirm that reflective practice-based mentoring effectively drives a measurable and sustainable transition toward deep learning pedagogy in ECE settings.
Civic Education and Students' Political Participation in an Indonesian Senior High School: A Sustainable Democracy Perspective Suyono Suyono; Dwi Retnani Srinarwati; Suhartono Suhartono; Zohaib Hassan Sain; Yew Yun Xin
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v32i12026p214-227

Abstract

This study examines the role of Civic Education in strengthening students' political participation at SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, Indonesia, from a sustainable democracy perspective. Using a qualitative descriptive case study design, the research involved 20 informants: two Civic Education teachers and 18 students from Grades X, XI, and XII. Data were collected through classroom observation, semi-structured interviews, and document analysis, then analyzed using data condensation, display, and conclusion drawing. Findings show that Civic Education broadened students' understanding of democracy beyond voting toward deliberation, tolerance, responsibility, fairness, and accountability. Participatory pedagogy encouraged opinion expression, respectful disagreement, digital information verification, and civic responsibility. The study concludes that Civic Education bridges civic knowledge and democratic practice, supporting politically literate and responsible young citizens. Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam memperkuat partisipasi politik siswa di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, Indonesia, dari perspektif demokrasi berkelanjutan. Dengan desain studi kasus deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 20 informan: dua guru Pendidikan Kewarganegaraan dan 18 siswa kelas X, XI, dan XII. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen, lalu dianalisis melalui kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memperluas pemahaman demokrasi siswa dari sekadar pemungutan suara menuju deliberasi, toleransi, tanggung jawab, keadilan, dan akuntabilitas. Pedagogi partisipatif mendorong penyampaian pendapat, perbedaan pendapat secara santun, verifikasi informasi digital, dan tanggung jawab kewargaan. Penelitian menyimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan menjembatani pengetahuan kewargaan dan praktik demokrasi untuk membentuk warga muda yang literat politik dan bertanggung jawab.
Co-Authors Abil Wafa Almaulana Ach. Syaifur Rahman Akhmad Qomaru Zaman Alawiyah, Kasita Albertin Agit Arinta Ayu Lestari Kewa Bunga Kiloona Aldi Wahyu Saputra Alfitamma, Mohammad Falah Anggita Aditya Fauzi Anggita Fajerin, Wisnaya Anies Listyowati Ardhana, Nehru Firdaus Ardhianti, Mimas Asep Priatna Astutiek, Dwi AV Sri Suhadiningsih Ayulusiana, Winda Eka Bernadetta Budi Lestari BERNADETTA BUDI LESTARI Cahyono Cahyono Choirudin Abdul Ghoni Cicik Pramesti Dadang Mulyana, Dadang Diah Ariani Arimbi Dwi Astutiek Edi Dwi Riyanto Eka Safitri Utami Eliana Meidi Asiafi Erdianto Widogo Faizah, Hanim Hartono Hartono I Ketut Samodra I Made Arsana I Made Arsana I Wayan Arsana Icha Dwi Listari Ika Ismurdyahwati Imaniar, Rahmatul Irmandini, Putresa Ika Irnawati Irnawati Irnawati Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Sutrisno Khomsiyatil Askinah Kornelis Agul Lestari, Bernadetta Budi Maimunatul Latifah Marsela Keventina Iwas MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Mayta Nur Azizah Meishin Nabilah Melania Tesa Iana Maya Anugraheni Muhamad Aji Nugroho Muhammad Muhyi Natasha Bilqies Andriayani Neneng Rika Jazilatul Kholidah Nur Sabilatul Ulfa Nurul Eka Fitria Nyoman Suarta Oksiana Jatiningsih Pandu Rudy Widyatama Prastyo, Danang Putri, Nakhisa Abelia Fayza Rahmatul Imaniar Riki Suliana Risma Widia Ramadhanti Salma, Jihan Aulia Saptandari EP, Pinky Siti Hajarmaryam Suhardiningsih, A.V. Sri Suhari Suhari Suhari Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Sulistyaningtyas, Annisa Dwi Suryanti Suryanti Suyono Suyono Suyono Suyono Suyono Titis Nurrusama Nilakandi Titis Nurrusama Nilakandi Tri Ari Prabowo Utami, Eka Safitri Widayanti, Dwi Wisnu Fataaz Dzaki Yakiya Al Rizkiya Jaya Yew Yun Xin Zohaib Hassan Sain