p-Index From 2021 - 2026
8.897
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Jurnal Perikanan dan Kelautan AL KAUNIYAH Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Jurnal Akuatika Indonesia Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES (JOINT-FISH) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan JURNAL PERIKANAN TROPIS Asian Journal of Aquatic Sciences Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Biosense Jurnal Pari Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Journal of Coastal and Ocean Sciences Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Journal of Rural and Urban Community Empowerment Jurnal Media Akuakultur Indonesia Abdimas Langkanae Journal of Fish Health Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Perikanan Mantis Journal of Fisheries
Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PERBEKALAN KAPAL HAND LINE SEBELUM MELAKUKAN PENANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BUNGUS SUMATERA BARAT Rizky Janatul Magwa; Khairun Najah; Ester Restiana Endang Gelis; Yoppie Wulanda; Farhan Ramdhani; Lauura Hermala Yunita; Septy Heltria
Vol 16 No 1 (2026): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v16i1.2126

Abstract

Manajemen perbekalan merupakan komponen vital dalam operasi kapal hand line yang beroperasi selama 10–20 hari di laut karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi biaya dan mutu hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis sistem manajemen perbekalan kapal hand line di PPS Bungus yang meliputi tahap pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pengendalian, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi nelayan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara purposive terhadap nakhoda, ABK, pemilik kapal, petugas pelabuhan, dan pemasok logistik pada Oktober–Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen perbekalan telah berjalan cukup terstruktur; pengadaan dilakukan berdasarkan estimasi lama trip dan jumlah ABK dengan biaya rata-rata Rp25–30 juta per trip untuk kapal 24–30 GT, penyimpanan dilakukan melalui pengelompokan muatan basah, kering, dan enak/bagus, pemeliharaan dilakukan dengan perlindungan es balok, pengawasan air bersih, dan pembagian konsumsi terukur, serta pengendalian melalui pencatatan harian, pembatasan bahan high-demand, dan evaluasi sisa perbekalan. Kendala utama meliputi keterbatasan ruang kapal kecil dan belum adanya standar kebutuhan baku berbasis GT dan durasi operasi. Secara umum, manajemen perbekalan tergolong baik namun masih berbasis pengalaman nakhoda sehingga diperlukan standar kebutuhan dan sistem pencatatan logistik yang lebih sistematis untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi perencanaan.
Trophic Structure and Vulnerability of Fish Species Exploited by Bottom Gillnet in the Coastal Waters of Lambur Luar Village, Jambi, Indonesia Rizky Janatul Magwa; Ade Khairunisa; Mairizal; Ester Restiana Endang Gelis; Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita; Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun; Yusyam Leni; Febrina Rolin
Journal of Fish Health Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Fish Health
Publisher : Study Program of Aquaculture, Department of Fisheries and Marine Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v6i2.9852

Abstract

Small-scale fisheries in coastal areas utilize various fishing gears, including bottom gillnet, which can catch fish species with different trophic levels. Fishing activities may influence the trophic structure of fish communities and the vulnerability of species to exploitation. This study aimed to analyze the trophic structure, vulnerability level, conservation status based on the IUCN Red List, and Mean Trophic Level (MTL) of fish species caught using bottom gillnet in the coastal waters of Lambur Luar Village, Tanjung Jabung Timur Regency. The study used a survey method with data collected through direct observation of fishermen's catches. Data analysis included catch species composition, trophic level values ​​obtained from the FishBase database, vulnerability analysis of each species, identification of IUCN conservation status, and calculation of Mean Trophic Level (MTL) based on the proportion of catch composition. The results showed that the catches consisted of 20 species, with trophic groups dominated by mesopredators (50%) and top predators (25%), while omnivores and herbivores were found in smaller proportions. Vulnerability analysis indicated that most species were categorized as having low to moderate vulnerability, although several species showed high vulnerability to fishing pressure. Based on the IUCN Red List, most species were classified as Least Concern (LC). The calculated Mean Trophic Level (MTL) was 3.2, indicating that the catches were dominated by mid-level carnivorous fish species.
Condition Factor and Gonadosomatic Index Study of Nilem (Osteochilus hasselti) Catch in Teluk Lake, Jambi Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita; Septy Heltria; Ester Restiana Endang Gelis; Farhan Ramdhani; Rizky Janatul Magwa
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.2.224

Abstract

The nilem fish (Osteochilus hasselti) is one of the most easily caught fish in Teluk Lake. Currently, cage farming activity in the lake slightly exceeds the water carrying capacity, which is suspected to affect the life of fish in the lake, including nilem. This study aimed to determine the condition factor and Gonadosomatic Index (GSI) of the nilem catch in the lake. This study was conducted from August to September 2023 in Teluk Lake. This research used a survey method with simple census sampling techniques. The analysis of the length-weight relationship of nilem fish obtained from Teluk Lake showed a positive allometric relationship with a value of b = 3.7148. It showed that the increase in body weight of nilem fish was not linear with the increase in length. The catch results by fishermen for nilem fish found a male-to-female sex ratio of 1:2.15, with 90% of the captured fish in a mature gonad condition. The GSI for females ranged from 3.20% to 8.33% and for males, from 0.03% to 28.89%. The first maturation size (Lm) for male fish was 125.847, with a size class range of 116–126 mm. For female fish, the first maturation size calculation resulted in 112.996 with a size range in the 104–113 mm class. Lm is smaller than the average size of the captured fish, indicating that it is safe to catch, and there is a low likelihood of recruitment overfishing. Keywords: GSI, Lm, Osteochilus hasselti, positive allometric, Teluk Lake.Top of FormBottom of Form
Manajemen Konservasi Iktiofauna di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi Tedjo Sukmono; Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita; Rizky Janatul Magwa; Tri Syukria Putra; Pradita Eko Prasetyo Utomo
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 19 No. 2 (2026): AL-KAUNIYAH: JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v19i2.42701

Abstract

Penurunan kualitas perairan Sungai Batanghari akibat aktivitas pencemaran antropogenik telah mengurangi keanekaragaman ikan secara signifikan dari 297 spesies menjadi ±134 spesies dalam dua dekade terakhir. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi untuk mengidentifikasi spesies ikan langka dan terancam punah, menilai karakteristik habitatnya, serta menyusun rancangan konservasi berbasis zonasi. Data diperoleh pada musim hujan 2023 dan musim kemarau 2024 melalui survei, pemetaan habitat, studi populasi ikan, dan wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil penelitian yang dilakukan di berbagai stasiun di KCBN Muaro Jambi, ditemukan 38 spesies ikan dengan status konservasi menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), seperti Betta rubra dan Betta picta (EN), Hemibagrus planiceps (VU), dan Trichopodus leerii (NT). Rancangan zonasi konservasi meliputi zona inti (Danau Klari, Sungai Melayu) untuk perlindungan habitat dan populasi ikan langka, zona pemanfaatan Terbatas (Sungai Jambi, Parit Johor) untuk kegiatan restocking dan penangkapan ikan terbatas, serta zona penyangga (Hilir Sungai Berembang, Danau Tebat Patah, Kolam Telago Rajo) untuk pemulihan habitat oleh masyarakat. Zonasi ini diharapkan dapat melestarikan keanekaragaman hayati perairan Sungai Batanghari dan mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Exploitation rates and oceanographic characteristics of anchovy fishing grounds in FMA-572 West Sumatra Farhan Ramdhani; Septy Heltria; Ester Restiana Endang Gelis; Rizky Janatul Magwa; Noferdiman Noferdiman; Muhamad Gilang Arindra Putra; Muhammad Halim
Depik Vol 13, No 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.2.36105

Abstract

Anchovy is one of potential commodities widely found and caught by fishermen in FMA-572 West Sumatra. Examining its exploitation rate is a part of taking control and monitor toward the fishing activities to avoid overfishing possibility. This recent study aims to calculate exploitation rate and oceanographic characteristics of anchovy fishing grounds. The data was collected from Bungus Oceanic Fishing Port, West Sumatra in 2018-2022. Meanwhile, sea surface temperature and chlorophyll data were obtained from https://marine.copernicus.eu/ and https://oceancolor.gsfc.nasa.gov 2018-2022, respectively. The results showed that the exploitation rate of anchovies in 2020 and 2022 has exceeded maximum sustainable yield categorized as overexploitation with a percentage of 130.44% and 112.84%. Anchovy catches are significantly influenced by oceanographic factors with F value 0.00000115 ( 0.05). An increase in CPUE value is align with chlorophyll increase and in contrary to sea surface temperature. The findings are expected to give an overview related to anchovy fishing activities implementation and become an input for fisheries governance that lead to sustainable fisheries management.Keywords:FMA-572MSYOverfishingSustainable fisheriesStolephorus sp
Perbandingan Efektivitas Atraktor Pelepah Sawit pada Rumpon Permukaan dan Dasar dalam Menarik Ikan: Comparison of the Effectiveness of Palm Frond Attractors on Surface and Bottom Fish Aggregating Devices (Fads) in Attracting Guppy Fish Magwa, Rizky Janatul; Gelis, Ester Restiana Endang; Heltria, Septy; Yunita, Lauura Hermala
JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research Vol. 10 No. 2 (2026): JFMR on July
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2026.010.02.6

Abstract

Rumpon merupakan alat bantu penangkapan ikan yang berfungsi menarik dan mengumpulkan ikan pada suatu lokasi tertentu sehingga memudahkan proses penangkapan. Salah satu komponen penting pada rumpon adalah atraktor, seperti pelepah sawit, yang dapat meningkatkan agregasi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas atraktor pelepah sawit pada rumpon permukaan dan rumpon dasar dalam menarik ikan. Penelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium Jurusan Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi pada April–Juni 2024 menggunakan ikan guppy (Poecilia reticulata) sebagai organisme uji. Dua perlakuan digunakan yaitu rumpon dasar dan rumpon permukaan. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah ikan pada zona ketertarikan, distribusi vertikal ikan, serta perilaku ikan. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumpon permukaan lebih efektif dalam menarik ikan dibandingkan rumpon dasar. Rata-rata jumlah ikan yang tertarik pada rumpon permukaan mencapai 20 ekor dengan efektivitas 44%, sedangkan rumpon dasar hanya 12 ekor dengan efektivitas 25%. Ikan juga lebih banyak berada pada lapisan permukaan akuarium serta menunjukkan respons makan dan agregasi yang tinggi. Kesimpulannya, atraktor pelepah sawit pada rumpon permukaan lebih efektif dalam menarik ikan dibandingkan rumpon dasar karena lebih mudah dideteksi pada zona aktivitas utama ikan. Fish Aggregating Devices (FADs) are commonly used to improve fishing efficiency by attracting and concentrating fish in a particular area. Palm fronds are often used as natural attractors to increase fish aggregation. This study aimed to compare the effectiveness of palm frond attractors on surface and bottom FADs in attracting fish. The experiment was conducted at the Fisheries Laboratory, Faculty of Animal Science, University of Jambi from April to June 2024 using guppy (Poecilia reticulata) as the test organism. Two treatments were applied: surface FAD and bottom FAD. Observations included the number of fish in the attraction zone, vertical fish distribution, and fish behavior. Data were analyzed using Independent Sample t-test and descriptive analysis. Results showed that the surface FAD attracted more fish than the bottom FAD. The average number of fish around the surface FAD reached 20 individuals (44% effectiveness), while the bottom FAD attracted 12 individuals (25% effectiveness). Fish were mostly distributed in the surface layer and showed active feeding and aggregation behavior. In conclusion, palm frond attractors placed on surface FADs are more effective in attracting fish than those placed on bottom FADs.
GROWTH PATTERNS AND GONAD MATURITY LEVELS OF (Barbonymus schwanefeldii) FISH IN THE BATANG ASAI SAROLANGUN RIVER Yoppie Wulanda; Rizky Janatul Magwa; Ester Restiana Endang Gelis; Septy Heltria; Lauura Hermala Yunita; Farhan Ramdhani; Febrina Rolin; Yusyam Leni; Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun; Ainun Rohmawati Bareta
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.3.398-405

Abstract

The condition of the Batang Asai River in Sarolangun Regency, Jambi, has experienced a decline in water quality due to anthropogenic activities such as land clearing, settlement, and mining. This condition threatens the sustainability of fish populations, especially those from the Cyprinidae family, which are an important and environmentally sensitive group of fish for consumption, one of which is the lampam (Barbonymus schwanefeldii). However, scientific information on the bioecology of lampam in this region is very limited. Therefore, this research is needed to provide basic data to support adaptive conservation and fisheries management strategies. This study aims to analyze the growth patterns and gonadal maturity levels of lampam in the Batang Asai River, Sarolangun Regency, as a basis for inland fisheries management. A total of 113 fish, consisting of 64 males and 49 females, were observed. Male fish had a positive allometric growth pattern, while female fish had an isometric growth pattern. Analysis of Gonad Maturity Level (GML) found fish with GML I to GML IV, but immature gonads dominated the condition of the fish. In general, the water quality of the Batang Asai River still supports fish life, as can be seen from the growth patterns of the fish, but most of the fish found during the study were still immature despite the presence of fish with GML I to GML IV.
ESTIMATION OF CARBON STOCK AND BIOMASS OF MANGROVE IN PANGKAL BABU VILLAGE TANJUNG JABUNG BARAT Ester Restiana Endang Gelis; Septy Heltria; Lauura Hermala Yunita; Rizky Janatul Magwa; Yoppie Wulanda; Farhan Ramdhani; Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 9 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.9.1.39-44

Abstract

Mangrove ecosystems play a critical role as blue carbon sinks, yet quantitative data on carbon stocks in many coastal villages of Jambi Province remain scarce. This study estimated above- and belowground biomass and carbon stocks in the mangrove ecosystem of Pangkal Babu Village, Tungkal Ilir District, Tanjung Jabung Barat Regency, Jambi Province, Indonesia. A non-destructive inventory method was employed across three stations, with a total of eighteen 10 × 10 m sample plots. Tree diameter at breast height (DBH) was measured for all individuals with DBH ≥ 4 cm, and biomass was computed using the generic allometric equation of Komiyama et al. (2005). Six mangrove species were recorded: Sonneratia alba, Avicennia alba, A.marina, Rhizophora apiculata, R. mucronata, and Bruguiera gymnorrhiza, with a total of 246 individual trees. Mean total biomass was 189.29 ± 69.91 Mg/ha and mean carbon stock was 88.96 ± 32.88 Mg C/ha, equivalent to 326.50 ± 120.70 Mg CO₂e/ha. Station 2 exhibited the highest carbon stock (127.88 Mg C/ha), dominated by Avicennia alba with the highest importance value index (IVI = 97.65). These results confirm that the mangrove ecosystem of Pangkal Babu Village serves as a substantial carbon reservoir and should be prioritized for conservation and rehabilitation programs
Peningkatan Estetika dan Fungsionalitas Kemasan Produk Perikanan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kampung Laut Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita; wulandari wulandari; M Hariski; Ester Restiana Endang Gelis; Rizky Janatul Magwa; Septy Heltria; Farhan Ramdhani
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata Kampung Laut merupakan daerah pesisir yang memiliki potensi perikanan yang tinggi, salah satunya adalah makanan diversifikasi perikanan. Namun saat ini produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Laut masih terkendala pada aspek pemasaran. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya keterampilan pelaku UMKM dalam menyajikan kemasan yang modern. Tujuan pengabdian ini adalah mengintegrasikan ilmu dan teknologi bidang pengolahan hasil perikanan, khususnya pada aspek teknik pengemasan dan branding pada produk olahan perikanan lokal menggunakan aplikasi design. Kegiatan pengabdian dilakukan pada tannggal 06 September 2025 di Balai Pertemuan Kelurahan Kampung Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan kegiatan ini dinilai sangat membantu pengembangan usaha, dengan skor rata-rata 4,6 (skala 5) dan sebanyak 95% peserta optimis bahwa penggunaan apliaksi design dapat meningkatkan daya tarik produk mereka di pasaran. Setelah melakukan rangkaian kegiatan dan evaluasi dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini membantu pelaku UMKM kampung laut dalam memperkaya pengetahuan mengenai teknik pengemasan dan branding pada produk olahan perikanan lokal.
Pentingnya Ekosistem Mangrove dan Inovasi Perangkap Sampah Laut dalam Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Ester Restiana Endang Gelis; Septy Heltria; Farhan Ramdhani; Rizky Janatul Magwa; Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.637

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi, kondisi ini mendorong pada kesadaran masyarakat akan peran dan fungsi ekosistem mangrove itu sendiri pada kawasan pesisir. Selain itu juga mangrove menjadi pemerangkap sampah laut yang umumnya menjadi salah satu masalah utama pada kawasan pesisir. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bapak dan ibu rumah tangga nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi serta pengenalan inovasi alat perangkap sampah laut sederhana dari alat tangkap bekas. Selama kegiatan berlangsung peserta antusias mengikuti dan berdiskusi terkait upaya pelestarian eksosistem mangrove dan penanggulangan sampah pada kawasan ekosistem mangrove. Kegiatan pengabdian ini menjelaskan beberapa point penting yaitu fungsi ekosistem secara ekologi dan ekonomi, dampak yang akibat penurunan tutupan ekosistem mangrove dan juga titik berat dalam pengelolaan sampah laut. Serta pengenalan alat perangkap dan pemasangan serta pencatatan data sampah laut yang akan membantu masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan maupun penanggulangan sampah kawasan pesisir.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Ade Khairunisa Afriadi, Ahmad Afriana, Bs Monica Afriani H Afriani H. Ainun Rohmawati Bareta Ainun Rohmawati Bareta Ainun Rohmawati Bareta Ainun Rohmawati Bareta Akmal Akmal Alfebrianti, Dhea Amir Yarkhasy Yuliardi Ananda, Destha Dwi Anggreini, Ratu Putri Arfiana, BS Monica Bagus Pramushinto Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho BS Monica Arfiana Darlim Darmawi Darlim Darmawi Depison Depison Destiani, Dinda Dwi Rizki Oktaviani Dwinda Pangentasari Eka Anjar Sari Nasution Eko Wiyanto, Eko Erwin Erwin Ester Restiana Endang Gelis Ester Restiana Endang Gelis Farhan Ramdhani Farhan Ramdhani Farizal Farizal Fatati Fauzan Ramadan Fauzan Ramadhan Febrina Rolin Fiki Harjuni Filawati Filawati Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Gelis, Ester Reastiana Endang Gilang Ramadhan H., Afriani Hadi, Sutanto Hariski, M Haryani, Nova Hasanah Hasanah Hawis H Madduppa Ica Andela Ilham Khaaliq Khairun Najah Khairun Najah Khairunissa, Ade Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Leni, Yusyam Lisna Lisna Lisna Lisna Lisna Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna M Hariski M. Hariski M. Hariski Mairizal Mairizal Mairizal Mairizal mairizal Mairizal Mairizal Mairizal Mairizal Maulana, Taufiq Ikhsan Muhamad Gilang Arindra Putra Muhammad Farhan Muhammad Farhan Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Halim Muhammad Hariski Nahri Idris Nasution, Eka Anjar Sari Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nurcholifah, Nadilla Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati P Sormin, Abel Luanda Pangentasari, Dwinda Pramunsintho, Bagus Putinur Putra, Tri Syukria Putri, Julia Rahma Dini Arbajayanti Rais, Amin Ramadhan, Fauzan Riris Roiska Riris Roiska Riris Roiska Rohmawati Bareta, Ainun Romie Jhonnerie RR. Ella Evrita Hestiandari Sa'adah, Shopiyatus Sayyidah Fatchiyyah Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Setiyawan, Khoirudin Anton Sihotang, Yosi Sulastri Br Taufiq Ikhsan Maulana Tedjo Sukmono Togatorop, Alfa Immanuel Tri Syukria Putra Utomo, Pradita Eko Prasetyo Windarti Windarti WULANDARI wulandari wulandari Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yosi Sulastri Br Sihotang Yuhana Sormin Yun Alwi Yun Alwi Yurleni Yurleni Yurleni Yusyam Leni Yusyam Leni Yusyam Leni Yusyam Leni Yusyam Leni Yusyam Leni