Claim Missing Document
Check
Articles

Observation of Flow Loss on Pneumatic Fly Ash Transport System in Cement Plant Muhammad Akhbar; Yolli Fernanda; Refdinal Refdinal; Arwizet K
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 1 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.965 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i1.160

Abstract

Pneumatic conveying is a material transport tool that utilizes compressed air in a pipe that comes from a blower or compressor. The EP dust raw mill material transport equipment is designed using the pneumatic conveying principle which aims to deliver the material optimally to the cement mill. Therefore, this study aims to analyze the fluid flow in the EP dust Raw Mill material transport system pipe which aims to determine the phenomenon of fluid flow in the pipe design and find the head loss of the material transport pipe. This analysis uses a numerical method that is solving problems by being formulated mathematically by calculating operations and assisted by solidworks software. The size of the pipe to be analyzed is 330 meters long with a diameter of 0.2 meters and has 8 elbows and a head loss of 425.53 meters is obtained, while the results of theoretical calculations obtained a major loss of 374.61 meters and a minor loss of 20.87 meters and the total head loss is 395.48 meters. Pneumatic conveying merupakan alat transpor material yang memanfaatkan udara bertekanan dalam pipa yang berasal dari blower maupun compressor. Alat transpor material EP dust raw mill dirancang menggunakan prinsip pneumatic conveying yang bertujuan untuk menghantarkan material secara optimal menuju cement mill. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran fluida yang berada didalam pipa sistem transpor material EP dust Raw Mill yang bertujuan untuk mengetahui fenomena aliran fluida pada desain pipa dan mencari head loss dari pipa transpor material tersebut. Analisis ini menggunakan metode numerik yaitu menyelesaikan permasalahan dengan diformulasikan secara matematis dengan cara operasi hitungan dan dibantu oleh software solidworks. Ukuran Pipa yang akan dianalisis sepanjang 330 meter dengan diameter 0,2 meter dan memiliki elbow sebanyak 8 buah dan didapatkan headloss sebesar 425,53 meter sedangkan dari hasil perhitungan teoritis didapatkan major loss sepanjang 374,61 meter dan minor loss sebesar 20,87 meter dan total head lossnya sebesar 395,48 meter.
ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGELASAN LAS SMAW DENGAN LAS MIG PADA POSISI 3G DENGAN MATERIAL JIS G3101 SS400 Muhammad Shiddiq; Irzal Irzal; Purwantono Purwantono; Yolli Fernanda
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.401

Abstract

Kemajuan dunia teknologi dibidang kontruksi semakin berkembang tidak terpisah dari pengelasan, pada penelitian perbandingan jenis pengelasan ini didapatkan indentifikasi suatu masalah, dimana belum ditemukan perbandingan hasil dari pengelasan SMAW dan pengelasan MIG pada posisi 3G. pada penelitian perbandingan jenis pengelasan ini mempunyai tujuan menemukan hasil dari perbandingan pengelasan las SMAW dengan las MIG pada posisi 3G. Penelitian ini menggunakan material JIS G3101 SS400. Penelitian ini menggunakan jenis metode eksperimen yang dimulai dengan pembuatan kampuh V pada spesimen, melakukan pengelasan spesimen, dengan membuat bentuk spesimen yang sesuai dengan standar ASTM E190. Untuk pengambilan data sebanyak 10 spesimen dimana, 5 pengelasan las SMAW dan 5 spesimen pengelasan las MIG. Setelah melakukan uji bending tiap-tiap spesimen dianalisa agar dapat dirumuskan kesimpulan dimana, angkanya yang tertingi maka spesimen tersebut yang mempunyai nilai kekuatan lebih baik, dengan hasil penelitian yang didapatkan oleh spesimen, dengan proses pembuatan ukuran spesimen dan pengelasan serta menguji hasil pada spesimen dengan bantuan mesin bending test, dengan ditemukan nilai rata-rata pengelasan SMAW awal terjadinya retakan 2 mm pada sudut 160,8 dengan beban sebesar 8,3 KN. Pada spesimen las MIG nilai rata-rata awal terjadi retakan 2,4 mm pada sudut 176,2 dengan beban sebesar 1,82 KN. Hasil pebandingan kekuatan pengelasan pada material JIS G3101 SS400 dengan jenis pengelasan SMAW lebih tinggi dari hasil pengelasan las MIG.
HUBUNGAN PENGALAMAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII SMK N 1 RANAH AMPEK HULU TAPAN Fonny Maswija Priscilla; Irzal Irzal; Yolli Fernanda; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.415

Abstract

Praktek kerja industri ditujukan untuk meningkatkan kemampuan siswa yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Praktek kerja industri ini diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang profesional dan dapat menumbuhkan minat siswa dalam membuka usaha dibidang yang diinginkan. Karena menurut data masih banyak dari lulusan pendidikan yang menganggur sehingga persaingan antar lulusan tinggi, salah satu jawaban untuk mengatasi hal ini diperlukan pola pikir untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri atau berwirausaha. Minat untuk berwirausaha siswa diharapkan muncul atau timbul pada saat menjalani poses pembelajaran baik di sekolah maupun pada saat menjalankan praktek kerja industri karena dengan banyaknya siswa yang minat untuk membuka usaha maka akan berdampak terhadap semakin besar nya lapangan pekerjaan dan berkurangnya pengangguran yang bergantung terhadap lowongan pekerjaan. Tujuan dari riset ini yaitu meemperoleh korelasi pengetahuan praktek kerja industri terhadap minat berwirausaha. Riset kuantitatif diterapkan, populasi penilitian yaitu siswa kelas 12 SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan sebanyak 109 orang dan pada penelitian ini dengan sampel sebanyak 52 orang. Hasil uji hipotesi diketahui nilai sigfikansi atau sig. (2-tailed) 0,000, Dikarenakan data sig 2- tailed 0,000 < 0,05. maka diartikan terdapat korelasi yang tinggi antara variabel x dan variabel y, dan data koefisiens corelasi diketahui sebesar 0,75 (sedang). Yang artinya ada korelasi yang positif antar variabel x dan variabel y, yang harga koefisien korelasinya sebesar 0,75 (sedang). Berdasarkan dari hasil kajian bisa disimpulkan terdapat korelasi yang postif antara praktek kerja industri dengan minat siswa dalam berwirausaha dengan besar korelasi sebesar 0,75.
Proses Rancang Bangun Truss Apparatus (Alat Praktikum Rangka Batang) Joko Suprianto; Delima Yanti Sari; Purwantono Purwantono; Yolli Fernanda
CIVED Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.118490

Abstract

Rangka batang (truss) adalah sistem struktural yang terdiri dari sejumlah bagian (batang), yang masing-masing diyakini bertindak sebagai sambungan pada simpulnya dan yang hanya dapat menahan gaya aksial. Pengukuran gaya-gaya pada rangka batang sederhana (truss apparatus) merupakan salah satu modul dalam Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami perhitungan parameter-parameter penting dalam Fenomena Dasar Mesin secara teroritis dan melakukan eksperimen menggunakan alat ukur untuk mengukur parameter tersebut. Dalam paper ini dilakukan kajian literatur tentang proses rancang bangun alat praktikum rangka batang (truss bidang) secara sistematik dengan meninjau model truss dan instrumentasi. Tinjauan model truss meliputi tinjauan tentang bentuk truss, jumlah batang, bentuk sambungan (joint), dan material rangka batang. Tinjuan instrumentasi meliputi sensor pengukur gaya, sistem data akuisisi, rangkaian alat elektronika, tampilan data melalui LCD dll. Hasil kajian sistematis ini akan digunakan sebagai sumber acuan dalam proses rancang bangun truss apparatus (rangka batang bidang) dilakukan di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negari Padang.
Characteristics of Albizia Chinensis Wood Sawdust Briquette Product at High Compression Method Adam Mandra Suwandi; Yolli Fernanda; Ambiyar Ambiyar; Andril Arafat
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 1 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.158 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i1.196

Abstract

One of the biomass potentials that can be utilized is felled wood waste which can be used as an energy source. The advantage of biomass is that it can be renewed so that it triggers a sustainable energy source. Biomass energy that will be made into briquettes is processed and compressed so that the shape is more regular and has a high calorific value. In this study, wood waste will be used as a source of biomass. The test was carried out, namely the thermogravimetric test to determine the proximate content. The method used is using Sengon wood as a raw material with a particle size exceeding 18 mesh but not exceeding 30 mesh. Briquetting using a hydraulic pump and briquette hot molding, temperature variations of 250℃, 300℃, and 330℃ with a time of 10 minutes. The test was carried out, namely the thermogravimetric test to determine the proximate content of the briquettes. Applying pressure to the briquettes while simultaneously heating makes the briquettes strong. From 3 variations of temperature treatment, it was found that the temperature of 330℃ had a high carbon content and low volatility of all test samples. Salah satu potensi biomassa yang bisa dijadikan sebagai sumber energi adalah limbah kayu hasil tebangan. Kelebihan biomassa adalah dapat diperbaharui. Energi biomassa yang akan dibuat menjadi briket diolah dan dimampatkan sehingga bentuknya lebih teratur dan mempunyai nilai kalor yang tinggi. Penelitian ini akan menggunakan sampah kayu untuk sumber biomassa. Pengujian dilakukan yaitu uji thermogravimetric untuk mengetahui kandungan proximate. Metode yang digunakan adalah dengan bahan baku kayu sengon dengan ukuran partikel antara 18 mesh tetapi tidak lebih dari 30 mesh. Pembriketan dengan pompa hidrolik dan cetak panas briket, variasi temperature 250℃, 300℃ dan 330℃ dengan waktu selama 10 menit. Pengujian thermogravimetric dilakukan untuk mengetahui kandungan proximate dari briket. Pemberian tekanan pada briket sekaligus pemanasan menjadikan briket yang kuat, dari 3 variasi perlakuan suhu. didapatkan bahwa suhu 330℃ memiliki kandungan karbon yang tinggi dan volatile yang rendah dari semua sample uji.
DAMPAK PELAKSANAAN PRAKERIN TERHADAP PSIKOMOTORIK SISWA PASCA PEMBELAJARAN DARING DI SMK NEGERI 2 SUNGAI PENUH Teki Haryono; Budi Syahri; Yolli Fernanda; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i1.491

Abstract

Pendidikan merupakan komponen penting dalam keberhasilan suatu bangsa. Lembaga pendidikan formal yang dikenal dengan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk membekali lulusannya yang berkualitas dan berkompetensi di bidang keahliannya yang diperlukan untuk sukses di dunia kerja setelah lulus. SMK tidak hanya memberikan materi teori dan praktek di sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman kerja. Salah satu inovasi yang digunakan oleh SMK adalah sistem pelatihan atau yang dikenal dengan Praktek Kerja Industri (Prakerin). Namun, sebelum siswa melaksanakan prakerin siswa dihadapkan dengan Covid-19 yang mana proses belajar mengajar harus dilaksanakan secara daring. Singkronisasi pembelajaran praktik di sekolah dengan yang ada di industri juga blum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan prakerin terhadap psikomotorik siswa pasca pembelajaran daring di SMK Negeri 2 Sungai Penuh. Sampel pada penelitian terdiri 5 orang di lapangan tempat peserta didik melakukan magang. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada industri dan mewawancarai orang-orang di industri. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sementara itu untuk mengolah data memakai dua analisis yaitu analisis deskriptif dan persentase. Menurut hasil penelitian analisis deskriptif didapatkan mean 19, median 18, mode 2, standard deviasi 5.2, range 12, minimum 14, maximum 26, sum 96. Analisis persentase menunjukkan bahwa siswa masih memiliki kendala pada aspek psikomotorik pada saat melaksanakan prakerin. Berdasarkan dari hasil analisis deskriptif dan analisis persentase dapat disimpulkan terdapat dampak mata pelajaran praktikum yang dilaksanakan secara daring terhadap psikomotorik siswa saat pelaksanaan prakerin.
Assessing the Potentiality of Aerobic Rolling Composter to Hasten Vegetable and Fruit Waste Fitri Amelia; Eka Yusmaita; Yolli Fernanda; Firma Yulianis; Sherly Rahmayani; Ashekul Islam
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 24 No. 01 (2023): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol24-iss01/368

Abstract

Organic waste is mainly categorized in recent days as household waste and city garbage. To meet eco-friendly waste management, incorrect composter or conventional composting methods do not fulfilling the demands even though sometimes the composting procedure is so lengthy. To speed up the composting process, our research team has developed an aerobic composter using microorganisms, e.g., Trichoderma, Effective Microorganism 4 (EM4), and a combination of Trichoderma. Three different aerobic rolling composters (ARC) were designed to speed up the composting process during the testing stage by employing EM4. It showed a greater reduction in waste height utilizing EM4 on the 15th day (3.8%-17.9%) than the conventional one (2%). In addition, inoculation of EM4 and Trichoderma in combination with EM4 caused a 45% reduction in weight. Thus, the composter (type 3) efficiently decomposes the waste with a shorter composting period.  
Analysis of Fluid Flow in Pipeline and Cyclone Systems for Preduster Coal Mill Indarung V Factory Using Flow Simulation Akhmad Rais; Yolli Fernanda; Arwizet K; Andre Kurniawan
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 2 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.042 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i2.224

Abstract

Cyclone is a tool for selling particulates from fluid streams without a filter. Cyclone in this case is to separate particulates from the air stream so they don't enter the coal mill. This study aims to analyze the effectiveness of the cyclone, pressure drop, and head loss in the system. The particles to be separated from the fluid stream are 9 microns in size. Pipe length for flow distribution is 67.24 m and 7 units of elbows. This analysis uses numerical methods with flow simulation features and compares them with theoretical results. Theoretical results obtained a pressure drop of 4042.74 Pa and a head loss of 607.82 m. This pressure drop is greater than the pressure fan, which is 1333 Pa. The simulation results of the inlet pipe 200 with a pressure drop of 4207.42 Pa, a head loss of 632.58 m, and an efficiency of 43%. At the inlet pipe 100 with a pressure drop of 4146.04 Pa, a head loss of 623.35 m, and an efficiency of 17%. At the inlet pipe 250 with a pressure drop of 4362.61 Pa, a head loss of 655.82 m, and an efficiency of 39%. Best results on pipe inlet 200. Cyclone merupakan alat untuk memisahkan partikulat dari aliran fluida tanpa filter. Cyclone dalam hal ini untuk memisahkan partikulat dari aliran udara supaya tidak masuk ke coal mill. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas cyclone, pressure drop, dan head loss pada sistem. Partikel yang akan dipisahkan dari aliran fluida berukuran 9 mikron. Panjang pipa untuk distribusi aliran yaitu 67,24 m dan elbow sebanyak 7 unit. Analisis ini menggunakan metode numerik oleh fitur flow simulation dan membandingkannya dengan hasil teoritis. Hasil teoritis didapatkan pressure drop 4042,74 Pa dan head loss 607,82 m. Pressure drop ini lebih besar dari pressure fan yaitu 1333 Pa. Hasil simulasi inlet pipa 200 dengan pressure drop 4207,42 Pa, head loss 632,58 m, dan efisiensi 43%. Pada inlet pipa 100 dengan pressure drop 4146,04 Pa, head loss 623,35 m, dan efisiensi 17%. Pada inlet pipa 250 dengan pressure drop 4362,61 Pa, head loss 655,82 m, dan efisiensi 39%. Hasil terbaik pada inlet pipa 200.
ANALISIS NILAI KALOR BRIKET BERBAHAN BAKU SERAI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Dwi Sakti Putra; Hendri Nurdin; Yolli Fernanda; Delima Yanti Sari
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i2.459

Abstract

Bahan bakar yang digunakan dikala ini masih didominasi dengan bahan bakar fosil yang sesuatu waktu bisa habis. Buat menghindari perihal tersebut butuh dicoba studi serta inovasi dalam pengembangan bahan bakar alternatif. Salah satu bahan bakar yang tidak bisa di perbahrui merupakan batu bara yang ialah bahan bakar padat. Alternatif pengugunaan bahan bakar padat yang sudah dimanfaatkan dikala ini ialah briket. Briket yang bisa digunakan ialah biomasa yang berasal dari hasil pangan, pertanian, serta kehutanan. Serai sangat gampang ditemui di Indonesia. Dengan pemanfaatan limbah serai sebagai bahan baku briket sudah menolong pemerintah buat menanggulangi masalah sampah.Riset ini bertujuan buat mebuat briket dengan 9 kombinasi bahan baku serta perekat, dan pengujian nilai kalornya. Hasil riset meyakinkan nilai kalor maksimal briket diperoleh pada kombinasi serai 80% dengan perekat gambir 20% sebesar 10. 104, 0704 Kj/ Kg serta nilai kalor minimum dipunyai oleh kombinasi serai 60% dengan perekat tapioca 40% ialah sebesar 6. 231, 97632 Kj/ Kg. Sehingga bisa disimpulkan kalau briket berbahan baku serai bisa dijadikan selaku bahan bakar alternatif, sebab mempunyai nilai kalor yang lumayan besar.
PENGARUH PENGATURAN ALIRAN FLUIDA OLEH GUIDE VANE TERHADAP BENTUK ALIRAN, DAYA DAN KINERJA TURBIN CROSSFLOW KAPASITAS 5kW Mochammad Haikal; Yolli Fernanda; Purwantono Purwantono; Andre Kurniawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i2.542

Abstract

Berdasarkan letak geografis, Indonesia memiliki banyka sungai sehingga memiliki potensi untuk mengembangkan energi listrik dengan memanfaatkan aliran air atau lebih sering disebut pembangkit listrik tenaga air, dan untuk merealisasikannya dapat menggunakan jenis turbin crossflow, jenis tersebut mempunyai kecepatan rendah dan sangat cocok untuk lokasi dengan head rendah tetapi memiliki aliran besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bukaan guidevane dengan masing-masing variasi bukaan sudut terhadap kecepatan air, putaran runner, torsi, dan efisiensi dari turbin crossflow. Penelitian ini menggunakan metode Computational Fluids Dynamics (CFD) dibantu dengan perangkat lunak solidwork. Metode CFD merupakan metode yang mempelajari dinamika fluida. Dari hasil penelitian diperlihatkan bantuk aliran dan kecepatan dari setiap bukaan guidevane, dimana hasil dari setiap variasi bukaan guidevane memiliki hasil yang sedikit berbeda pada bentuk aliran dan kecepatan aliran, sedangkan nilai tertinggi dari torsi didapatkan pada bukaan guidevane 100% sebesar 19.50 Nm, dan untuk nilai efisiensi tertinggi berada pada bukaan guidevane 100% dengan nilai efisiensi yang dihasilkan sebesar 12% dengan kondisi tanpa beban. Bisa ditarik kesimpulan bahwa semakin besar bukaan guidevane pada turbin crossflow maka hasil dari torsi runner dan efisiensi turbin yang dihasilkan akan semakin besar.
Co-Authors A, Yufrizal Abdu Idham Adam Mandra Suwandi Agustian, Rizki Ahmed, Shabir Akbar, Arifki Akhmad Rais Al Rahman, Muhammad Fadil Albasyit, Muhammad Ravi Ambiyar, Ambiyar Aminuyati Ananda, Yoga Rizki Andika Putra ANDIKA SAPUTRA Andre Kurniawan Andre Kurniawan Andre Kurniawan Arafat, Andril Arwizet Arwizet, Arwizet Ashekul Islam Azis, Ismail Budi Syahri Delima Yanti Sari Desyandri Desyandri Dionova, Aldi Dori Yuvenda Dwi Sakti Putra DWI SURYANTO Egis, Egis Eko Indrawan Elvira Zondra, Elvira Erizon, Nelvi Fadhilah Fadhilah Fadri, Muhammad Al Fahrendra, Aqsal Faisal, Afdal Fathi Aulia DZ Febri Prasetya Firma Yulianis Fitrah Qalbina Fitri Amelia Fonny Maswija Priscilla Hadi, Farhan Handayani, Meisuri Handrianto Handrianto Hendri Nurdin Hidayattullah, Riezky Illahi, M. Ilham Anugrah Irawan, Refitra Irfan, Abdillah Irzal Irzal Irzal, Irzal Jasman Jasman Kandena Putra, Tegar Kiwata, Takahiro Kurniawan, Badri La Ode Ahmad Barata Maresta, Felia Mega Oktaviani Mochammad Haikal Muhammad Akhbar Muhammad Ihsan Muhammad Riski Hidayat Muhammad Shiddiq Muhammad, Maghfiridhani Mulianti Nasution, Ridhollah Nelvi Erizon Nurdin Hendri Nurwijayanti Prasetya, Kresna Adi Pratomo, Muhammad Agung Primandari, Sri Riski Putri Primawati Primawati, Primawati Purwantono Purwantono purwantono purwantono Purwantono, Purwantono Putra, Randi Purnama Rahmadiawan, Dieter Ramadhan, Fadli Refdinal Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Ridhatul Arif Rifelino Rifelino Riki Saputra, Riki Riky Satria Rizki Ramadhan Nasution, Muhammad Robby, Muhammad Rudy Anarta Salmat, Salmat Sari, Fretina Seprianto, Ekon Sherly Rahmayani Shi, Shih-Chen Sri Rizki Putri Primandari Surya, Fajar Syahril Syahril Syaiful Salim Tamasya, Fido Delfri Teki Haryono Toto Sugiarto Usin Usin Waskito Willy Vernando Yovindra, Difa Yufrizal Yufrizal Yuliardiansyah, Haris Yusmaita, Eka Zainal Abadi Zhuang, Wei-Ting