Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Karakteristik Biodiesel dari Minyak Kelapa dengan Katalis Basa Egis Egis; Sri Rizki Putri Primandari; Yolli Fernanda; Andre Kurniawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4421

Abstract

Indonesia masih sangat bergantung pada minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama biodiesel. Namun, untuk menjaga ketersediaan biodiesel dalam jangka panjang, perluasan basis bahan baku sangat diperlukan. Minyak kelapa muncul sebagai alternatif yang menjanjikan, mengingat kelapa telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakat pesisir dan kepulauan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil uji karakterisitik biodiesel dari minyak kelapa berupa densitas, viskositas, dan angka asam kemudian dibandingkan dengan standar SNI 7182:2015. Metode penelitian ini melibatkan eksperimen melalui proses transesterifikasi dengan kondisi operasi pada suhu 60°C selama 60 menit, rasio molar metanol:minyak sebesar 6:1, dan variasi konsentrasi katalis basa KOH yaitu 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dari berat minyak yang digunakan. Penelitian ini mengevaluasi karakteristik biodiesel dari minyak kelapa dengan variasi katalis basa KOH sebesar 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Hasil uji menunjukkan nilai densitas 882,93–884,75 kg/m³ dan viskositas 2,405–2,729 cSt, yang seluruhnya memenuhi standar SNI 7182:2015. Nilai bilangan asam sebesar 0,2805 mg KOH/g pada variasi 0,5% dan 1% juga sesuai dengan batas maksimum 0,5 mg KOH/g, sedangkan variasi 1,5% dan 2% melebihi standar. Dengan demikian, variasi katalis KOH 1% menghasilkan biodiesel dengan karakteristik terbaik sesuai standar SNI 7182:2015. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan katalis KOH sebesar 1% merupakan kondisi optimal dalam produksi biodiesel dari minyak kelapa, menghasilkan biodiesel dengan kualitas terbaik. Hasil ini menunjukkan potensi biodiesel sebagai alternatif bahan bakar terbarukan yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada diversifikasi energi nasional. Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan energi berbasis sumber daya lokal.
Analisis Numerik Pengaruh Kecepatan Aliran Fluida dan Desain Turbin terhadap Hidraulik Turbin Aksial pada Sistem Mikrohidro dengan Menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) Refitra Irawan; Yolli Fernanda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan aliran fluida dan variasi sudut sudu terhadap kinerja hidraulik turbin aksial pada sistem mikrohidro dengan menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) melalui perangkat lunak ANSYS Fluent. Simulasi dilakukan secara numerik dengan memvariasikan sudut sudu 45° dan 60° pada arah positif dan negatif, serta kondisi aliran 0,5 m/s untuk meninjau distribusi kecepatan, tekanan, torsi, dan efisiensi turbin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sudut sudu berpengaruh signifikan terhadap pola aliran dan besarnya tekanan pada runner, yang berdampak langsung terhadap daya dan efisiensi turbin. Sudut 60° (+) menghasilkan daya maksimum sebesar 6 kW dengan efisiensi 69%, sedangkan posisi lurus menghasilkan efisiensi tertinggi mencapai 71%. Dengan demikian, desain geometri sudu dan kecepatan aliran memiliki peran penting dalam optimalisasi performa turbin aksial mikrohidro untuk pemanfaatan energi terbarukan secara efektif dan berkelanjutan.
Emisi Gas Buang Pada Mesin Honda GX 160 Menggunakan Bahan Bakar Bioethanol Fido Delfri Tamasya; Yolli Fernanda; Arwizet. K; Dori Yuvenda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan bakar bioethanol terhadap emisi gas buang mesin bensin tipe Honda GX 160. Pengujian dilakukan dengan tiga variasi bahan bakar, yaitu Pertalite 100% (B0), campuran Pertalite–Bioethanol 50:50 (B50), dan Bioethanol 100% (B100). Parameter emisi yang diuji meliputi kadar karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), karbon dioksida (CO₂), dan oksigen (O₂) menggunakan alat Four Gas Analyzer merk Capelec. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan bioethanol mampu menurunkan kadar CO dan HC secara signifikan dibandingkan dengan Pertalite murni, menandakan bahwa pembakaran berlangsung lebih sempurna dan ramah lingkungan. Campuran B50 menghasilkan keseimbangan terbaik dengan kadar CO rendah (0,07–0,61%) dan HC menurun hingga 157 ppm pada 3000 rpm, serta kadar O₂ relatif tinggi (8,71–12,78%), yang menunjukkan pembakaran mendekati kondisi lean. Sebaliknya, kadar CO₂ meningkat seiring dengan peningkatan efisiensi pembakaran, dengan nilai tertinggi sebesar 7,9% pada B50 dan 7,4% pada Pertalite murni. Secara keseluruhan, bioethanol terbukti meningkatkan kualitas pembakaran dengan menurunkan emisi berbahaya, sehingga berpotensi sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan dapat digunakan pada mesin pembakaran dalam tanpa modifikasi besar.
Studi Simulasi Perpindahan Panas pada Kuningan dan Kayu dalam Pengujian Konduktivitas Termal Felia Maresta; Yolli Fernanda; Arwizet K; Andre Kurniawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja alat uji konduktivitas termal pada material padat melalui pendekatan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak ANSYS Steady-State Thermal. Kajian ini didasarkan pada metode Comparative Cut Bar yang mengacu pada standar ASTM E1225, di mana dua batang logam identik digunakan sebagai meter bar untuk memastikan aliran panas berlangsung secara linier dan satu dimensi. Sumber panas menggunakan Catridge Heater bertenaga 300 W dengan sistem pengendali suhu REX C-100, sedangkan pendinginan dilakukan menggunakan Heat Sink Water Block untuk menjaga kestabilan temperatur. Simulasi dilakukan pada dua jenis material spesimen, yaitu kuningan dan kayu, dengan variasi suhu sumber panas sebesar 150°C, 250°C, dan 350°C. Hasil simulasi menunjukkan bahwa distribusi temperatur pada kuningan bersifat lebih merata dibandingkan kayu karena nilai konduktivitas termalnya yang lebih tinggi. Nilai konduktivitas termal rata-rata yang diperoleh dari hasil simulasi adalah 109 W/m·K untuk kuningan dan 0,12 W/m·K untuk kayu. Temuan ini mengonfirmasi bahwa material dengan konduktivitas termal tinggi mampu mentransfer panas lebih efisien, sedangkan efektivitas sistem Heat Sink berperan penting dalam menjaga kestabilan suhu dan mengurangi kehilangan panas selama proses pengujian.
Analisis Elemen Hingga Terhadap Ekspansi Termal dan Distribusi Tegangan Pada Alat Uji Konduktivitas Termal Fretina Sari; Yolli Fernanda; Arwizet K; Rifelino Rifelino
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspansi termal dan distribusi tegangan pada alat uji konduktivitas termal tipe Comparative Cut-Bar Method menggunakan pendekatan Finite Element Method (FEM) melalui perangkat lunak ANSYS R2 2025. Analisis dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur kerja dan beban mekanik terhadap kestabilan komponen utama alat sebelum tahap pembuatan prototipe. Geometri alat dirancang dengan komponen utama berupa heat source, meter bar, spesimen, heat sink, isolator, dan shell, dengan kondisi pembebanan termal pada suhu 200°C dan tekanan mekanis penjepit sebesar 0,1 MPa. Hasil simulasi menunjukkan bahwa distribusi temperatur menyebar secara aksial dari heat source menuju heat sink dengan suhu tertinggi sebesar 202,1°C. Nilai deformasi maksimum sebesar 0,0040569 mm terjadi pada spesimen kuningan, sedangkan deformasi terkecil terdapat pada heat sink sebesar 0,00000019885 mm. Nilai tegangan ekuivalen tertinggi sebesar 241,18 MPa terjadi pada heat source dengan yield strength 305 MPa, menghasilkan safety factor 1,26. Nilai ini menunjukkan bahwa seluruh komponen masih berada dalam batas elastis material dan aman terhadap deformasi plastis. Secara keseluruhan, alat uji konduktivitas termal hasil perancangan menunjukkan performa struktural yang baik dan stabil terhadap pengaruh temperatur kerja maupun beban mekanik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam proses optimasi desain serta pembuatan prototipe fisik alat uji konduktivitas termal berbasis metode Comparative Cut-Bar.
Karakterisasi Briket Arang Bekas Sampah yang Diproduksi dengan Press Hidrolik M. Ilham Anugrah Illahi; Primawati Primawati; Yolli Fernanda; Dori Yuvenda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4516

Abstract

Kebutuhan energi di Indonesia yang terus meningkat menyebabkan ketergantungan tinggi terhadap bahan bakar fosil. Sebagai solusinya, biomassa khususnya sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif terbarukan karena ketersediaannya melimpah. Energi biomassa yang akan dibuat menjadi briket diolah dan dimampatkan sehingga bentuknya lebih teratur dan mempunyai nilai kalor yang tinggi. Melalui proses penekanan dan pemanasan, sampah organik dapat diolah menjadi briket dengan nilai kalor dan efisiensi pembakaran yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengolahan sampah organik menjadi briket menggunakan alat press hidrolik, menganalisis pengaruh variasi suhu terhadap karakteristik briket, serta menentukan kandungan proximate dan nilai kalor (Heating Heat Value). Metode yang digunakan adalah eksperimen menggunakan bahan baku sampah organik degan ukuran partikel lewat dari 18 mesh tetapi tidak lewat dari 30 mesh, variasi suhu 200℃, 250℃, dan 300℃ selama 10 menit. Pengujian yang dilakukan yaitu uji thermogravimetric untuk mengetahui kandungan proximate dari briket. Hasil penelitian menunjukkan suhu karbonisasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas briket. Suhu 300℃ menghasilkan briket paling optimal dengan nilai kalor tertinggi (23.914 J/g), kandungan volatile terendah, dan fixed carbon tertinggi. Metode kompresi cetak panas menghasilkan briket padat dan kuat tanpa perekat tambahan. Nilai kalor sangat dipengaruhi oleh kandungan volatile dan fixed carbon yang dapat terlihat seiring dengan menurunnya kadar volatile dan meningkatnya fixed carbon. Pengolahan limbah sampah organik menjadi briket bisa menjadi potensi bahan bakar alternatif dengan besarnya Heating Value yang dihasilkan.
Calculation of High Pressure Heater Efficiency in the Feedwater System of PT PLN IP Teluk Sirih Unit 2 Steam Power Plant Andre Kurniawan; Arwizet K; Yolli Fernanda; Zulvani Adha
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/v1frxb70

Abstract

PT PLN IP Teluk Sirih is a coal-fired steam power plant that supplies electricity to the West Sumatra region. In steam power plants, the High Pressure Heater (HPH) functions as a heat exchanger that preheats feedwater before entering the boiler by utilizing extraction steam from  turbine. Damage or performance degradation of the HPH can reduce its effectiveness and lifespan, decrease feedwater temperature, increase the required heating in  boiler, raise fuel consumption, and ultimately lower the overall efficiency of the power plant cycle. Therefore, this study aims to determine the efficiency of HPH at PT PLN IP Teluk Sirih Unit 2 in order to support proper maintenance planning and reduce operational costs. The research employs a quantitative method with a descriptive–analytical approach using actual operational data obtained from the Distributed Control System (DCS) of PLTU Teluk Sirih Unit 2. The efficiency of HPH is calculated by comparing the heat released by the steam  and the heat absorbed by the feedwater  or HPH 1 and HPH 2. The variables used include the feedwater inlet temperatures of 192.9 °C for HPH 1 and 141.5 °C for HPH 2. The results show that the efficiency of HPH 1 is 91.26%, while the efficiency of HPH 2 is 88.11%. For HPH 1,  and  are 49,552,500 kJ/h and 54,297,300 kJ/h, respectively, whereas for HPH 2,  and  are 71,613,300 kJ/h and 81,288,480 kJ/h. These results indicate that a higher inlet temperature leads to a greater ratio between  and  , and consequently to a higher HPH efficiency.  
Numerical Simulation of the Effect of Blade Shape on Vertical Axis Wind Turbine Using NACA 0015, NACA 4415, and NACA 7510 Randi Purnama Putra; Yolli Fernanda; Fitrah Qalbina; Alhakim, Rezki
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/8fw5gp43

Abstract

Energy is a resource that can be used to perform various tasks, including fuel, electricity, mechanical energy, and heat. With technological advances and global economic development, the demand for electricity will continue to increase. This drives various research efforts towards alternative energy sources, ranging from the development of existing tools to the creation of new innovations. Wind turbines work by utilizing the kinetic energy of the wind flow to rotate the blades, which are then converted into electrical energy through a generator system. The purpose of this study is to analyze the effect of curvature shape on the Lift Coefficient (Cl), Drag Coefficient (Cd), and Power Coefficient (Cp) of vertical axis wind turbine blades. Simulations were carried out in 3D using ANSYS Fluent software and the SST turbulence model, with wind speeds ranging from 4 to 7 m/s. The aerodynamic profiles analyzed were NACA 0015, NACA 4415, and NACA 7510. Aerodynamic simulations of vertical axis wind turbines were carried out using a steady-state approach with a multi-reference frame (MRF) rotation model to obtain the average aerodynamic characteristics of the rotor. The simulation results show that NACA 4415 produces the best Cl value with relatively controlled Cd, while NACA 0015 shows the worst aerodynamic performance. NACA 7510 produces the highest Cp value at all wind speed variations, despite low Cl and high Cd values, indicating that the drag mechanism dominates torque generation at low speeds.
ANALISIS KINERJA TURBIN AIR VERTIKAL TIPE S-SHAPE PADA SALURAN MELENGKUNG MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Asadellah, Dimas Pandhu; Qalbina, Fitrah; Fernanda, Yolli; Putra, Randi Purnama
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5793

Abstract

Abstract: The s-shaped turbine is a hydrokinetic turbine that has the potential to be applied to open channel flows due to its ability to operate at low flow velocities and its simple construction. However, the performance of this turbine is greatly influenced by the surrounding hydrodynamic conditions, including the geometry of the flow domain. This study aims to analyze the effect of variations in the open channel domain angle on the flow characteristics and performance of the s-shaped Savonius turbine using a Computational Fluid Dynamics (CFD) approach. Simulations were carried out at three variations of domain angles, namely 20°, 30°, and 40°, with an inlet flow velocity of 0.5 m/s, a turbine diameter of 76 mm, and a turbine height of 76 mm. The performance parameters analyzed included torque, power coefficient (Cp), and torque coefficient (Ct), as well as flow characteristics in the form of velocity contours, pressure contours, and streamlines. The simulation results show that variations in the domain angle have a significant effect on the flow distribution, pressure pattern, and torque stability produced by the turbine. The domain with an angle of 20° produces the highest Cp and Ct values, while the 30° domain shows a significant decrease in performance due to the increase in the recirculation zone and pressure imbalance around the rotor. Keyword: S-Shape Turbine; Hydrokinetics; Open Channel; CFD; Domain Angle Abstrak: Turbin tipe s-shape merupakan salah satu turbin hidrokinetik yang potensial untuk diaplikasikan pada aliran saluran terbuka karena kemampuannya beroperasi pada kecepatan aliran rendah dan konstruksinya yang sederhana. Namun, kinerja turbin ini sangat dipengaruhi oleh kondisi hidrodinamika di sekitarnya, termasuk geometri domain aliran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut domain saluran terbuka terhadap karakteristik aliran dan performa turbin s-shape menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi dilakukan pada tiga variasi sudut domain, yaitu 20°, 30°, dan 40°, dengan kecepatan aliran masuk 0,5 m/s, diameter turbin 76 mm, dan tinggi turbin 76 mm. Parameter kinerja yang dianalisis meliputi torsi, koefisien daya (Cp), dan koefisien torsi (Ct), serta karakteristik aliran berupa kontur kecepatan, kontur tekanan, dan streamline. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi sudut domain memberikan pengaruh signifikan terhadap distribusi aliran, pola tekanan, dan stabilitas torsi yang dihasilkan turbin. Domain dengan sudut 20° menghasilkan nilai Cp dan Ct tertinggi, sedangkan domain 30° menunjukkan penurunan kinerja yang cukup signifikan akibat meningkatnya zona resirkulasi dan ketidakseimbangan tekanan di sekitar rotor. Kata kunci: Turbin S-Shape; Hidrokinetik; Saluran Terbuka; CFD; Sudut Domain
ANALISIS NUMERIK KINERJA TURBIN ANGIN DARRIEUS TIPE H TERHADAP VARIASI JUMLAH BLADE DAN KECEPATAN ANGIN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI CFD Diki Afrianto; Andre Kurniawan; Yolli Fernanda; Fitrah Qalbina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8776

Abstract

This study aims to analyze the aerodynamic performance of an H-type Darrieus wind turbine by varying the number of blades and wind speeds using the Computational Fluid Dynamics (CFD) method. The turbine geometry was modeled using SolidWorks 2022 and numerically simulated with ANSYS Fluent 2025. The models consist of three-blade and four-blade configurations employing the NACA 0012 airfoil profile, tested under three different freestream wind velocities: 7 m/s, 9 m/s, and 11 m/s. The simulations were conducted within static and rotating domains to examine the fluid flow characteristics around the rotor, including velocity distribution, pressure field, torque, and power efficiency. The results show that increasing wind speed leads to more complex and turbulent flow behavior, characterized by the emergence of vortex shedding behind the blades. The torque coefficient (Ct) and power coefficient (Cp) increased with higher wind speeds in the three-blade configuration, indicating greater energy conversion efficiency compared to the four-blade configuration. Conversely, the four-blade turbine exhibited reduced efficiency at higher wind speeds due to increased drag forces and inter-blade interactions, which caused energy losses. Overall, the findings demonstrate that the three-blade H-type Darrieus turbine provides superior aerodynamic efficiency and rotational stability at medium to high wind speeds, whereas the four-blade configuration performs better at lower wind speeds by generating higher starting torque. These results are expected to serve as a reference for the development of efficient vertical-axis wind turbine designs suitable for wind conditions in Indonesia.
Co-Authors - Primawati A, Yufrizal Abdillah Irfan Abdu Idham Adam Mandra Suwandi Agustian, Rizki Ahmed, Shabir Akbar, Arifki Akhmad Rais Al Rahman, Muhammad Fadil Albasyit, Muhammad Ravi Alhakim, Rezki Ambiyar, Ambiyar Aminuyati Ananda, Yoga Rizki Andika Putra ANDIKA SAPUTRA Andre Kurniawan Andre Kurniawan Andre Kurniawan Andri, Junil Arafat, Andril Arwizet Arwizet Arwizet Arwizet, Arwizet Arwizet. K Asadellah, Dimas Pandhu Ashekul Islam Azis, Ismail Badri Kurniawan Budi Syahri Delima Yanti Sari Desyandri Desyandri Devky Meinaldi Fernanda Diki Afrianto Dionova, Aldi Dori Yuvenda Dori Yuvenda Dwi Sakti Putra DWI SURYANTO Egis Egis Eko Indrawan Elvira Zondra, Elvira Erizon, Nelvi Fadhilah Fadhilah Fadri, Muhammad Al Fahrendra, Aqsal Faisal, Afdal Farhan Rahmat Putra Fathi Aulia DZ Febri Prasetya Felia Maresta Fido Delfri Tamasya Firma Yulianis Firman Firman Fitrah Qalbina Fitri Amelia Fonny Maswija Priscilla Fretina Sari Hadi, Farhan Handayani, Meisuri Handrianto Handrianto Hendri Nurdin Ikhsan, Ghufra Irzal Irzal Irzal, Irzal Jasman Jasman Kandena Putra, Tegar Kiwata, Takahiro Kresna Adi Prasetya La Ode Ahmad Barata M Chalid Kurnia M. Ilham Anugrah Illahi Mega Oktaviani Mochammad Haikal Muhammad Akhbar Muhammad Firdaus Muhammad Raihan Muhammad Riski Hidayat Muhammad Shiddiq Muhammad, Maghfiridhani Mulianti Nasution, Ridhollah Nelvi Erizon Nurdin Hendri Nurwijayanti Pratomo, Muhammad Agung Primandari, Sri Riski Putri Primawati Primawati, Primawati purwantono purwantono Purwantono Purwantono Purwantono, Purwantono Putra, Kevinda Putra, Randi Purnama Rafki Irianto Rahmadiawan, Dieter Ramadhan, Fadli Randi Purnama Putra Refdinal Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Refitra Irawan Remon Lapisa Revaldo Nur Hidayat Ridhatul Arif Riezky Hidayattullah Rifelino Rifelino Riki Saputra, Riki Riky Satria Rizki Ramadhan Nasution, Muhammad Robby, Muhammad Rudy Anarta Salmat, Salmat Seprianto, Ekon Sherly Rahmayani Shi, Shih-Chen Sri Rizki Putri Primandari Surya, Fajar Syahril Syahril Syaiful Salim Teki Haryono Toto Sugiarto Usin Usin Waskito Willy Vernando Yovindra, Difa Yufrizal Yufrizal Yuliardiansyah, Haris Yusmaita, Eka Zainal Abadi Zhuang, Wei-Ting Zulvani Adha