Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of The CIPP Evaluation Model in Students’ Writing Skills for Grade X SMK Negeri 1 Purworejo Sholeh, Khabib; Hermayani, Shalma; Purwanto, Joko; Kadaryati, Kadaryati
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1514

Abstract

So far, the evaluation of writing instruction has not fully considered comprehensive assessment aspects, causing students to struggle in effectively expressing their ideas in writing. Meanwhile, writing skills have become a crucial necessity in today’s era of technological advancement. This study aims to describe the implementation process and evaluation results of the CIPP model in learning writing skills in grade X at SMK Negeri 1 Purworejo for the 2024/2025 academic year. The research was conducted using a qualitative case study approach. Data collection techniques included literature review, observation, and note-taking. The literature review involved analyzing lesson plans designed by teachers, observation was conducted during learning activities and note-taking was used to document findings from the observations. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data presentation, and data verification. The results were presented narratively, accompanied by tables and diagrams. The findings indicate a gap between planning and implementation in the evaluation process, yet the average writing skill scores demonstrate success. These findings highlight the importance of evaluation in learning to enhance effective writing skill development. Abstrak Selama ini, evaluasi pembelajaran menulis belum memperhatikan aspek evaluasi secara menyeluruh sehingga peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menuangkan ide-ide mereka secara efektif dalam menulis. Sementara itu, kemampuan menulis menjadi kebutuhan utama di era perkembangan teknologi sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan serta hasil evaluasi model CIPP dalam pembelajaran keterampilan menulis di kelas X SMK Negeri 1 Purworejo tahun pelajaran 2024/2025 yang dilaksanakan dengan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diambil dari teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Teknik pustaka berupa administrasi pembelajaran yang dirancang oleh guru, teknik simak digunakan saat menyimak kegiatan pembelajaran, dan teknik catat digunakan untuk mencatat dari hasil simak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penyajian hasil analisis dibuat dalam bentuk naratif disertai tabel dan diagram. Hasilnya menunjukkan kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan dalam proses pelaksanaan evaluasi, tetapi rata-rata nilai hasil keterampilan menulis menunjukkan keberhasilan. Temuan-temuan ini menyoroti pentingnya evaluasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis yang baik.
KRITIK SOSIAL NOVEL SABAR TANPA BATAS KARYA ADHITYA MULYA DAN KESESUAIANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Wijayanti, Tri Lutmasari; Sholeh, Khabib; Faizah, Umi; Santoso, Suryo Daru
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v13i2.9122

Abstract

Abstract : Social critique is essential for evaluating the functioning of social systems within a community and can be communicated through various forms. Critical thinking is necessary to foster empathy toward one’s surroundings. However, social critique has yet to receive adequate attention in school curricula, despite educators' potential to use literature as a tool to develop students’ critical thinking skills. This study aims to describe the social critique within Adhitya Mulya's novel Sabar Tanpa Batas through qualitative descriptive research using content analysis. Data collection involved literature review techniques, observation, and note-taking. The findings reveal that the social critique in Sabar Tanpa Batas includes: (1) Poverty, which encompasses the challenges and costs of accessing education, low income levels, and difficulties in finding employment; (2) Crime, including cases of abuse; (3) Family disorganization, such as the absence of financial support from the head of the family and instances of child abuse; (4) The role of youth in society, including undervaluation of certain skills; (5) Population issues, such as the unaffordability of housing. Based on validity, relevance, and interviews with informants, the social critique in Sabar Tanpa Batas can serve as an alternative literary teaching material for twelfth-grade high school students.Keywords: social criticism, literature teaching material.
PENERAPAN METODE DEBAT AKTIF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Komariyah, Komariyah; Sholeh, Khabib; Purwanto, Joko
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v13i2.9120

Abstract

Abstrak: Abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi, pemecahan masalah, kreativitas, serta penguasaan teknologi. Namun, realitanya kemampuan berpikir kritis siswa menengah masih dalam kategori kurang kritis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode debat aktif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 1 Kebumen tahun pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi tes lisan, lembar observasi, kuesioner, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa. Sebelum tindakan, hanya 2,7% siswa tergolong “sangat kritis”, dan 8,3% “kritis”. Setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 dan II, meningkat menjadi 13,8% “sangat kritis”, 16,6% “kritis”, dan 41,6% “cukup kritis”. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan metode debat aktif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan metode debat aktif sebagai strategi pembelajaran yang sistematis dalam meningkatkan kualitas berpikir kritis di tingkat pendidikan menengah.Kata kunci: Pendidikan; debat aktif; berpikir kritis
PENERAPAN MODEL EVALUASI CIPP DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS DI KELAS X SMK NEGERI 1 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Hermayani, Shalma; Sholeh, Khabib; Purwanto, Joko
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v13i2.9121

Abstract

Abstrak: Selama ini evaluasi pembelajaran menulis belum memperhatikan aspek evaluasi secara menyeluruh sehingga peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menuangkan ide-ide mereka secara efektif dalam menulis. Sementara itu, kemampuan menulis menjadi kebutuhan utama di era perkembangan teknologi sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan serta hasil evaluasi model CIPP dalam pembelajaran keterampilan menulis di kelas X SMK Negeri 1 Purworejo tahun pelajaran 2024/2025 yang dilaksanakan dengan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diambil dari teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Teknik pustaka berupa administrasi pembelajaran yang dirancang oleh guru, teknik simak digunakan saat menyimak kegiatan pembelajaran, dan teknik catat digunakan untuk mencatat dari hasil simak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penyajian hasil analisis dibuat dalam bentuk naratif disertai tabel dan diagram. Hasilnya menunjukkan kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan dalam proses pelaksanaan evaluasi, tetapi rata-rata nilai hasil keterampilan menulis menunjukkan keberhasilan. Temuan-temuan ini menyoroti pentingnya evaluasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis yang baik.Kata kunci: evaluasi pembelajaran, CIPP, keterampilan menulis
Kesalahan Ejaan pada Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X TPTAV SMK PN 2 Purworejo 2023/2024 dan Pembelajarannya di SMK Nirmala, Maulana Galih; Faizah, Umi; Sholeh, Khabib
SURYA BAHTERA Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tulisan siswa dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Namun, faktanya masih banyak siswa SMK yang belum bisa menerapkan EYD edisi V dalam menulis sebuah teks. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesalahan ejaan pada teks laporan hasil observasi siswa kelas X TPTAV SMK PN 2 Purworejo 2023/2024 dan (2) pembelajaran teks laporan hasil observasi di SMK. Fokus penelitian ini adalah kesalahan ejaan pada teks laporan hasil observasi siswa kelas X TPTAV SMK PN 2 Purworejo yang meliputi (a) kesalahan penggunaan huruf kapital, (b) kesalahan penuisan kata, (c) kesalahan penulisan angka atau lambang bilangan, dan (d) kesalahan penggunaan tanda baca. Dalam pengumpulan data, digunakan teknik baca dan simak. Analisis data yang digunakan adalah metode agih. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) kesalahan ejaan pada teks laporan hasil observasi siswa terdiri atas: (a) kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal, tengah, dan nama geografi, (b) kesalahan penulisan kata depan ditulis serangkai, kata ulang disingkat dengan 2, dan berimbuhan ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya, (c) kesalahan penulisan angka atau bilangan pada tahun yang ditulis tidak menggunakan tanda hubung(-), serta ukuran panjang yang ditulis menggunakan huruf, dan (d) kesalahan penggunaan tanda baca titik pada akhir kalimat, tanda koma pada konjungsi, serta tanda hubung pada kata ulang, dan (2) pembelajaran teks laporan hasil observasi, peserta didik harus dapat menganalisis kebahasaan. Untuk menganalisis kaidah kebahasaan, peserta didik perlu mendalami materi dasar bahasa Indonesia, seperti ejaan. Kata Kunci : kesalahan ejaan, LHO, pembelajaran
Prototipe Model Pengembangan Diri berbasis Participatory Multiple Intelligences sebagai Penguatan Karakter dan Literasi Siswa Sholeh, Khabib; Sukirno, S; Fakhrudin, Mohammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi kebutuhan dan prototipe model pendidikan pengembangan diri berbasis participatory multiple intelligences (parmi) untuk penguatan nilai karakter dan literasi siswa. Desain penelitian dirancang melalui pendekatan research and development (The R, & D model dari Plomp, 1997) dengan subjek siswa dan guru di SMA 5, SMA 7, dan SMA 1 Purworejo. Pengembangan model dilakukan melalui tahap deskriptif dan evaluatif. Penelitian diawali dengan tahap preliminary investigation research and design, yaitu penelitian pendahuluan untuk mengetahui masalah yang muncul di lapangan berkaitan dengan pendidikan pengembangan diri yang telah dilakukan di sekolah. Penelitian tahun pertama dari waktu dua tahun yang direncanakan menghasilkan prototipe model pengembangan diri di SMA dan pengaruhnya terhadap penguatan nilai-nilai karakter dan literasi siswa. Hasil penelitian ini adalah pendidikan pengembangan diri memerlukan model dan materi ajar yang banyak melibatkan aktivitas dan mengkonstruksi pengalaman. Berpedoman pada teori model pembelajaran, ditetapkan prototipe model parmi dalam pendidikan pengembangan diri yang khas yaitu memadukan model pendidikan dalam tim dan individu, menyampaikan masalah melalui pengalaman, dan belajar terbuka.
PUISI SEPLAWAN KARYA ANIS ROFIQOH DENGAN NOVEL RENGGANIS ALTITUDE 3088 KARYA AZZURA DAYANA: KAJIAN INTERTEKSTUAL Setyorini, Nurul; Ruswanto, Hendra; Sholeh, Khabib
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.11602

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perbandingan antara puisi "Seplawan" karya Anis Rofiqoh dan novel "Rengganis Altitude 3088" karya Azzura Dayana. Dengan menyoroti fakta bahwa kedua karya tersebut memiliki tema yang serupa, seperti keindahan alam dan perjuangan manusia, penelitian ini mencoba untuk mengisi kesenjangan dalam literatur mengenai perbandingan antara jenis karya sastra yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis intertekstual Julia Kristeva, dengan fokus pada identifikasi persamaan dan perbedaan antara dua karya tersebut. Data dari penelitian ini adalah kutipan puisi “Seplawan” karya Anis Rofiqoh dan kutipan novel Rengganis Altitude 3088 karya Azzura Dayama. Sumber data pada penelitian ini adalah puisi “Seplawan” karya Anis Rofiqoh yang termuat dalam antologi puisi Kaloka Tanah Pusaka yang terbit pada tahun 2020 dan novel Rengganis Altitude 3088 karya Azzura Dayana yang terbit pada 2014 dari penerbit Indiva.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pustaka yang menggunakan pendekatan objektif dengan analisis intertekstual oleh Julia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki tema yang mirip, bentuk karya, latar tempat, dan pesan yang disampaikan memiliki perbedaan yang signifikan. Kata kunci: intertekstualitas, puisi, dan novel
PERSEPSI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DAN KOMITMEN AFEKTIF ORGANISASI GURU SMK DI KABUPATEN KEBUMEN Sholeh, Khabib; Sukirno, Sukirno; Fakhrudin, Mohammad
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1799

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi guru terhadap minat belajar siswa dengan komitmen afektif profesi pada guru SMK Negri di Kabupaten. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala likert sebagai alat untuk mengumpulkan data. Dalam penelitian ini digunakan statistik korelasi product moment dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil analisis data dengan metode analisis product moment pearson menunjukkan koefisiensi korelasi antara variabel persepsi terhadap minat belajar dengan komitmen afektif organisasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap minat belajar dengan komitmen afektif terhadap organisasi yang ditunjukkan oleh angka koefisisen korelasi r = 0,370 dengan peluang kesalahan p = 0,010 (p < 0,01). Tidak adanya tanda negatif pada skor korelasi tersebut menunjukkan bahwa makin positif persepsi guru terhadap minat belajar siswa maka akan semakin tinggi pula komitmen afektif terhadap organisasi yang ditunjukkan para guru. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, didapat bahwa sumbangan efektif (R Squared) adalah sebesar 13,7%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap minat belajar siswa memberikan kontribusi sebesar 13,7% terhadap komitmen afektif organisasi pada guru.
Analisis Tindak Tutur Direktif Guru dalam Pembelajaran di SMP Negeri 26 Purworejo Khabib Sholeh; Ica Melvira Pratiwi; Vita Andriliani; Choirotul Umam; Putri Ida Pangestu
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i2.8966

Abstract

The purpose of this study is to describe the form of teacher directive speech in the learning process at SMP Negeri 26 Purworejo. This study uses a descriptive qualitative approach to provide a detailed overview of the use of speech actions by teachers in teaching and learning activities. The research data is in the form of teachers' speech during the learning process, while the source of the research data is Mr. Deddhy Herrath, S.Pd., as a teacher at SMP Negeri 26 Purworejo. The data collection technique was carried out with free and capable involvement, which allowed the researcher to observe and record the teacher's speech directly in the context of learning. Data analysis is carried out by listening, understanding, organizing, categorizing, and combining between categories based on their context, so that forms of directive speech can be identified systematically. The results of the study show that there are five forms of directive speech, namely asking speech, hope speech, command speech, welcome speech, and asking speech, each of which has its function and context of use in teacher-student interaction. This research is expected to contribute to the development of teachers' communication strategies in learning to be more effective and on target.
Pelatihan Pembuatan Media Ajar Quiziz dan Komic Digital dengan Aplikasi Comic Life 3/5/15 Full Version Bagi Guru Paud, Taman Kanak-Kanak, dan Sekolah Dasar Setyorini, Nurul; Khabib Sholeh; Suryo Daru Santoso; Kadaryati; Umi Faizah
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v4i1.955

Abstract

Educational media has become a crucial tool that teachers need to provide in the teaching process, particularly in the current era of digital disruption. One relevant option for instructional media is digital comics. Digital comics hold the potential to be an effective and engaging learning tool. This study aims to conduct training on using instructional media in the form of Quizizz and digital comics through the Comic Life application in versions 3, 5, and 15. The methodology involves approaches such as lectures, discussions, and demonstrations. The activities take place at Wilcambidik Ngombol Elementary School, Purworejo Regency, targeting 30 teachers from PAUD (early childhood education), TK (kindergarten), and SD (elementary school) levels in the Wilcambidik Ngombol area. The challenges faced are the limited skills of teachers in developing innovative instructional media like digital comics and interactive quizzes. To address this, the proposed solution is to organize training on using Comic Life versions 3, 5, and 15, as well as Quizizz, for PAUD, TK, and SD teachers in the region. Furthermore, resource support and mentoring will be provided to enhance the development of innovative instructional media. This engagement activity encourages the participation of teachers from various school levels to enhance their understanding of utilizing digital comic media and the Quizizz platform. Preliminary analysis results indicate unmet needs in instructional media development. After participating in training involving experts like Dr. Khabib Sholeh, Mr. Suryo Daru Santoso, and Nurul Setyorini, participants demonstrated improved understanding and skills in digital literacy, utilizing the Quizizz platform, and implementing the Comic 2 Lite approach in the teaching process.